Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Preeklamsia Dengan Kejadian Intra Uterine Fetal Death (IUFD) di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo : Relationship Between Preeklamsia and Intra Uterine Fetal Death (IUFD) Occurrences At Prof. Dr. H. Aloei Saboe Hospital Kota Gorontalo Fills Felicia Ismail; Ridha Hafid; Andi Mursyidah; Rini Wahyuni Mohamad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7583

Abstract

Kehamilan dapat mengalami komplikasi serius seperti Intra Uterine Fetal Death (IUFD), yang turut meningkatkan angka kematian ibu dan bayi. Salah satu faktor risiko IUFD adalah preeklamsia, yakni hipertensi setelah usia kehamilan 20 minggu. Informasi dari perawat ruang VK RSUD Prof Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo, sebanyak 120 kasus preeklamsia dan 33 kasus IUFD selama tahun 2022 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan kuantitatif retrospektif dengan pendekatan cross-sectional. Varibel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen preeklamsia dan variabel dependen kejadian intra uterine fetal death (IUFD). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan populasi sebanyak 120 sampel. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan uji Chi-Square untuk analisa data dengan hasil p-value 0,319 yang artinya tidak ada hubungan antara preeklamsia dengan kejadian intra uterine fetal death (IUFD) di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Kesimpulannya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara preeklamsia dengan kejadian intra uterine fetal death (IUFD) di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lanjutan dengan mengeksplorasi variabel lain yang berperan dalam kejadian IUFD.
Hubungan Neuropati Diabetik Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Tapa: The Relationship Between Diabetic Neuropathy and Sleep Quality in Type 2 Diabetes Mellitus Patients at Tapa Health Center Sri Handayani Luawo; Ita Sulistiani Basir; Andi Mursyidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7762

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah dan intoleransi glukosa yang terjadi karena kelenjar pankreas tidak adekuat dalam memproduksi insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Angka kematian akibat diabetes pada penduduk usia 20 hingga 79 tahun di Indonesia diperkirakan mencapai 236,711. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan neuropati diabetik dengan kualitas tidur pada pasien diebates melitus tipe 2 di puskesmas tapa. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 144 responden dengan besar sampel sebanyak 83 responden menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengalami neuropati ringan sebanyak 26 pasien, neuropati sedang sebanyak 27 pasien, dan neuropati berat sebanyak 30 pasien. Selain itu, responden yang mengalami kualitas tidur buruk sebanyak 67 pasien dan yang memiliki kualitas tidur baik sebanyak 16 pasien. Berdasarkan hasil uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara neuropati diabetik dan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan nilai p value = 0,000 (<0.05). Neuropati diabetik adalah salah satu komplikasi yang sering dialami oleh individu yang menderita Diabetes Melitus. Gejalanya dapat berupa sensasi terbakar, getaran, dan nyeri, terutama terasa lebih intens pada malam hari, yang dapat mengganggu tidur dan pola tidur penderita. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan neuropati diabetik dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2 di puskesmas tapa.
Pengaruh Senam Otak Terhadap Peningkatan Kesehatan Kognitif Pada Lansia Di LKS – LU Beringin Kabupaten Gorontalo: The Effect of Brain Gymnastics on Improving Cognitive Health in the Elderly at LKS – LU Beringin, Gorontalo Regency. Thesis. Nursing Science Study Program, Faculty of Sports and Health, Gorontalo State University Siti Rahmah H. Djafar; Ita Sulistiani; Andi Mursyidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7831

Abstract

Penurunan fungsi kognitif merupakan penyebab utama ketidakmampuan lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti mengingat tanggal, tahun, nama seseorang, dan memahami informasi dari orang di sekitarnya. Salah satu cara mengatasinya dengan senam otak yang terdiri dari 11 gerakan yang membantu menjaga fungsi kognitif lansia dengan meningkatkan koordinasi, menjernihkan pikiran, mengurangi kelelahan mental, dan mendorong pemikiran logis serta positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap peningkatan kesehatan kognitif pada lansia Di LKS – LU Beringin Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian menggunakan kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan one grup pre-test dan post-test design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 31 sampel dengan menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini di hitung menggunakan rumus slovin 10%. Instrumen penelitian berupa lembar observasi MMSE untuk melihat nilai fungsi kognitif normal, ringan dan berat pada lansia. Hasil penelitian menunjukkan 18 responden (58,1%) fungsi kognitif normal, 10 responden (32,3%) gangguan fungsi kognitif ringan, dan 3 responden (9,7%) gangguan fungsi kognitif berat. Analisis data digunakan uji wilcoxon diketahui nilai p-value = 0,000<0,05, sehingga disimpulkan H1 diterima artinya ada pengaruh senam otak terhadap peningkatan kesehatan kognitif pada lansia di LKS – LU Beringin Kabupaten Gorontalo.
Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Anak SD Tentang Bahaya Minuman Berwarna Bagi Kesehatan Ginjal Di Sekolah Dasar Negeri 14 Telaga Biru: The Effect of Education Using Animated Video Media on Elementary School Children's Knowledge About the Dangers of Colored Drinks for Kidney Health at State Elementary School 14 Telaga Biru Zihan Pratiwi Ali; Nanang Roswita Paramata; Andi Mursyidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8259

Abstract

Gangguan fungsi ginjal pada anak-anak semakin meningkat, salah satunya akibat konsumsi minuman berwarna yang mengandung zat aditif berbahaya. Data Kementerian Kesehatan tahun 2022 mencatat lebih dari 300 kasus gagal ginjal akut pada anak-anak di Indonesia, dengan 204 di antaranya meninggal dunia. Di Provinsi Gorontalo, terdapat 10 kasus di RS Toto Kabila dan 5 kasus di RS MM Dunda Limboto selama tahun 2023–2024. Kondisi ini menunjukkan pentingnya edukasi kesehatan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video animasi terhadap pengetahuan siswa SD tentang bahaya minuman berwarna bagi kesehatan ginjal. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 48 siswa kelas V dan VI di SDN 14 Telaga Biru, diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test setelah pemberian edukasi melalui video animasi berdurasi 3 menit 40 detik. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi video animasi (p-value < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai dampak konsumsi minuman berwarna terhadap kesehatan ginjal.
Pengaruh Bridging Exercise Terhadap Perubahan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Di RSUD Toto Kabila: Pengaruh Bridging Exercise Terhadap Perubahan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Di RSUD Toto Kabila Nurul Fitrah Akadji; Nasrun Pakaya; Andi Mursyidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8281

Abstract

Stroke merupkan penyebab utama kecacatan yang berdampak pada kelemahan otot dan gangguan mobilitas. Data menunjukkan prevalensi stroke terus meningkat di Indonesia, sehingga diperlukan rehabilitasi yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup. Salah satu interfensi non-farmakologis adalah Bridging exercise, yaitu latihan sederhana yang bertujuan untuk mempekuat otot sekitar panggul dan tulang belakang serta meningkatkan stabilitas tubuh pasien stroke. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-experimental dengan rancangan Two-group pre-test post-test control group design. Varibel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen Bridging Exercise dan variabel dependen perubahan kekuatan otot. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden (15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol). Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur kekuatan otot adalah Manual Muscle Test (MMT) dan uji Wilcoxon untuk analisa data dengan hasil nilai p-value <0,05 yang artinya ada pengaruh antara Bridging exercise terhadap perubahan kekuatan otot pada pasien stroke di RSUD Toto Kabila. Kesimpulannya terdapat pengaruh yang signifikan antara Bridging exercise terhadap perubahan kekuatan otot pada pasien stroke di RSUD Toto Kabila. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Instansi RSUD Toto Kabila dalam menerapkan intervensi ini sebagai bagian dari program rehabilitsi untuk mempercepat pemulihan fungsi motorik pasien stroke.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Periksa Payudara Sendiri Pada Mahasiswi Keperawatan Di Universitas Negeri Gorontalo : The Relationship Between Knowledge and Attitudes with Breast Self-Examination Behavior in Nursing Students at Gorontalo State University Nur Fidyathul Husna Abdul; Ika Wulansari; Andi Mursyidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8286

Abstract

Kanker payudara merupakan kondisi di mana sel-sel payudara tumbuh tidak terkendali membentuk tumor ganas yang berasal dari saluran susu atau jaringan penghasil susu kemudian membentuk benjolan atau massa. Deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan dengan pemeriksaan payudara sendiri atau yang dikenal dengan istilah SADARI secara mandiri setiap bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku periksa payudara sendiri pada mahasiswi keperawatan di Universitas Negeri Gorontalo. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini yaitu 79 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian ini menggunakan Chi Square didapatkan pada variabel pengetahuan p-value 0,026 (<0,05), sikap p-value 0,008 (<0,05) yang berarti terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku periksa payudara sendiri pada mahasiswi keperawatan di Universitas Negeri Gorontalo. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mahasiswi dapat meningkatkan perilaku SADARI agar terhindar dari resiko terjadi kanker payudara.
Factors Related to the Incident Emesis Gravidarum in Pregnancy in the Region Work of Limboto Health Center Lyssa Khairunnisa Nuwa; Ika Wulansari; Andi Mursyidah
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.8270

Abstract

Pregnancy is a condition where a woman has a fetus that is growing in the womb. In pregnancy, nausea and vomiting is called emesis gravidarum, which is a condition that occurs due to an increase in the hormones estrogen and progesterone. If not treated, this emesis gravidarum will increase to hyperemesis gravidarum. This study aims to determine the factors related to the incidence of emesis gravidarum in pregnancy in the working area of the Limboto Health Center. The research design used in this study is to use quantitative research with a cross sectional approach. The sample in this study was 35 respondents using the total sampling technique. The results of this study using the Fisher Exact Test were obtained at the age variables p-value 0.039 (<0.05), work p-value 0.029 (<0.05), psychological p-value 0.020 (<0.05), family support p-value 0.043 (<0.05) which means that there is a significant relationship between age, work, psychology, and family support with the incidence of emesis gravidarum in pregnancy. The suggestion from this study is that it can be used in increasing knowledge about knowing the factors related to the incidence of emesis gravidarum in pregnancy in the working area of the Limboto Health Center.
Pengaruh Health Education Menggunakan Video Animasi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Asi Ekslusif Pada Ibu Primigravida Di Puskesmas Tapa: The Effect of Health Education Using Animated Videos on Mothers' Knowledge of Exclusive Breastfeeding in Primigravida Mothers at the Tapa Community Health Center Astrid Dunaya; Ika Wulansari; Andi Mursyidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9219

Abstract

ASI Ekslusif merupakan pemberian ASI tanpa tambahan makanan atau minuman lain kepada bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan, Namun, cakupan ASI Ekslusif di beberapa wilayah masih rendah akibat kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai manfaat, teknik dan pentingnya ASI. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Health Education menggunakan Video Animasi terhadap pengetahuan Ibu tentang Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Primigravida di Puskesmas Tapa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-post test. Sampel pada penelitian ini sebanyak 21 orang dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling jenis total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan health education menggunakan video animasi, mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan sedang (62,0%). Setelah intervensi, pengetahuan responden meningkat signifikan, dengan sebagian besar berada pada kategori pengetahuan tinggi (90,4%). Hasil uji Wilcoxon signed rank test diperoleh nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil primigravida mengenai ASI ekslusif. Kesimpulan penelitian ini adalah penyuluhan kesehatan menggunakan media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil primigravida tentang pemberian ASI ekslusif.
Gambaran Kualitas Hidup Pada Ibu Hamil Dengan Risiko Tinggi Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo: Overview of Quality of Life in High-Risk Pregnant Women in the Limboto Community Health Center Work Area, Gorontalo Regency Jovita Aulyana; Ika Wulansari; Andi Mursyidah; Nur Fitriah Jumatrin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10314

Abstract

Ibu hamil dengan kehamilan risiko tinggi sering kali menghadapi tantangan yang lebih besar dibandingkan dengan kehamilan normal. Perubahan yang dialami wanita dengan kehamilan risiko tinggi dapat bersifat sementara, namun mempengaruhi kualitas hidupnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif, yang menggunakan variabel tunggal berupa kualitas hidup. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 202 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, didapatkan sampel sebanyak 67 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner kualitas hidup WHOQOL-BREF versi Indonesia. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat untuk mengetahui frekuensi dan persentase pada variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Ibu hamil dengan risiko tinggi memiliki kualitas hidup buruk 7,5%, sedang 10,4%, dan baik 82,1% yang artinya ibu hamil dengan risiko tinggi lebih banyak merasa nyaman secara fisik, psikologis, sosial serta lingkungan yang secara optimal memanfaatkan kehidupannya untuk kebahagiaan dirinya maupun orang lain. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan dan petugas KIA dalam penyuluhan mengenai Antenatal Care, tanda bahaya kehamilan, konseling kesehatan mental serta pentingnya dukungan orang terdekat pada saat kehamilan. Oleh karena itu, dapat meningkatkan derajat kesehatan yang juga berdampak baik terhadap kualitas hidup ibu hamil.
The Relationship of Breakfast and Hemoglobin Levels in Adolescent Girls at SMP Negeri 1 Tapa Nur Sabrina Aisya Putri Radjak; Sitti Rahma; Andi Mursyidah
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i1.10391

Abstract

This study aims to determine the relationship between breakfast and hemoglobin levels in adolescent girls in the SMP Negeri 1 Tapa area. This study is a quantitative research with descriptive correlation analysis using a cross sectional approach. Based on the results of a study involving 68 respondents, it shows that most young women have breakfast habits in the adequate category, which is as many as 40 respondents (58.8%). The students who were in the breakfast category were good at 18 respondents (26.5%), while the breakfast category was less than 10 respondents (14.7%). In the examination of hemoglobin levels, it was found that the majority of female students experienced low hemoglobin levels, namely 46 respondents (67.6%). Meanwhile, female students with normal hemoglobin levels amounted to 22 respondents (32.4%). The results of the analysis using the Chi-square test obtained a value of p = 0.047, which shows a significant relationship between breakfast habits and hemoglobin levels in adolescent girls at SMP Negeri 1 Tapa.