Claim Missing Document
Check
Articles

PERENCANAAN KEBUTUHAN KAPASITAS WAKTU PRODUKSI PRODUK SPON ALAS TIDUR (Studi Kasus: Perusahaan Alas Tempat Tidur Di Sidoarjo) Muhamad Abdul Jumali; Yitno Utomo
WAKTU Vol 17 No 1 (2019): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v17i1.1867

Abstract

Pemenuhan kebutuhan konsumen terhadap produk akan mempengaruhi perusahaan secara langsung, maka diperlukan perhitungan pengendalian produksi lebih tepat dan cermat. Permasalahan global perusahaan penghasil spon alas tidur saat ini adalah adanya selisih perhitungan antara kebutuhan kapasitas waktu produksi dengan kapasitas sumber daya yang dimiliki. Sehingga dibutuhkan perencanaan antara kapasitas sumber daya dengan kapasitas kebutuhan waktu produksi guna meningkatkan kinerja perusahaan dalam aktifitasnya. Maka metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode Rough Cut CapacityPlanning (RCCP). Hasil studi kasus ini dapat disimpulkan bahwa Coiller work center dan Bend Frame work center mengalami over capacity.
ANALISA PRODUKTIFITAS MESIN DIGITAL PRINTING “SAKURAI OLIVER 458 – EII” DI PERUSAHAAN PERCETAKAN SIDOARJO Andarmadi Jati Abdhi Wasesa; Muhamad Abdul Jumali
WAKTU Vol 18 No 1 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i1.2375

Abstract

Six Big Losses merupakan enam kerugian yang harus dihindari guna mengurangi tingkat efektivitas suatu mesin. Indikasi losses mesin Sakurai Oliver 458 – EII adalah tidak lancarnya sirkulasi olie all unit sehingga menganggu waktu proses produksi. Metode pendekatan menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui availability time pada mesin digital printing Sakurai Oliver 458 - EII. Hasil analisa dan pengukuran menunjukkan hasil nilai sebesar 30.57% selama bulan Maret 2019. Sedangkan untuk nilai OEE tertinggi berada pada tanggal 1-3 Maret 2019 yaitu sebesar 67.71%. Sehingga Standart waktu setting menurut JIPM (Japan Institute of Plant Maintenance) dikatakan belum sesuai standar acuan, maka rescheduling preventive and corrective maintenance perlu diilakukan guna menghindari kerusakan mendadak.
INCREASING THE PRODUCTIVITY OF THE FURNITURE INDUSTRY WITH KAIZEN CASE STUDY IN SBRC FURNITURE JEPARA Antonius Cahyono; Muhamad Abdul Jumali; Rusdiyantoro Rusdiyantoro
Journal of Industrial Engineering Management Vol 8, No 1 (2023): Journal of Industrial Engineering and Management Vol 8 No 1
Publisher : Center for Study and Journal Management FTI UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jiem.v8i1.1466

Abstract

In the era of economic digitalization, global business and industry competition is very tight and moves fast. Fashion, trends, and innovations are growing vigorously so that all business and industry players continue to increase their productivity in all fields. The increase in productivity is in line with the company's efforts to increase profits along with optimal product and service quality to consumers. However, efforts to increase it will be hampered by several aspects of waste, this is what is felt by small and medium business actors such as SBRC Furniture which is engaged in the production of carving frames. This research aims to identify various wastes that occur by changing them through the Kaizen method to provide constructive notes to increase business productivity.
Kompak: Komparasi Indikasi Kecacatan Hasil Pengelasan Logam Dengan Uji Non Destructive Test (Ndt) Yitno Utomo; Manik Ayu Titisari; Muhamad Abdul Jumali
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non Destructive Test (NDT) merupakan langkah visual dalam pengawasan terhadap kualitas hasil pengelasan logam. Kebutuhan dasar ini merupakan rangkaian dari pembuatan Welding Procedure Specification (WPS). Pelaksanaan uji NDT dilakukan dengan Penetrant Test. Tujuan penelitian ini mengetahui kecacatan untuk 21 logam yang di las dengan arus 90 ampere dan 21 logam yang dilas dengan arus 100 ampere. Analisa data menggunakan odds ratio. Hasil penelitian diperoleh analisis bahwa arus mesin las SMAW yang menggunakan 90 ampere lebih banyak menyebabkan kecacatan berupa indikasi rounded mencapai 33,3 persen. Sedangkan arus mesin las 100 ampere lebih banyak menyebabkan kecacatan berupa indikasi linier mencapai 28,2 persen. Hasil analisis menunjukkan nilai odds ratio OR = 2,200 (95 persen CI 0,632 < OR < 7,660) artinya arus mesin las 100 ampere cenderung menyebabkan kecacatan indikasi rounded 2,2 kali lebih besar daripada yang arus mesin las 90 ampere.
Optimizing Company Performance Through Industrial Coordinator Training : A Practical Needs Assessment Putri Nia Luki Patmasari Putri; Muhamad Abdul Jumali; Rusdiyantoro rusdiyantoro
Tibuana Vol 6 No 2 (2023): Tibuana
Publisher : UNIPA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/tibuana.6.2.7665.104-108

Abstract

The study of performance is incredibly fascinating. One of them is the way in which mid-level management functions as both a conduit for information to top management and the person in control of subordinates. This study aims to enhance the coordinator of the industrial department's performance. This study's data processing and analysis procedure employs a qualitative approach by carrying out an analysis using the TNA (Training Need Analysis) method. At electromotor engine repair service firms in East Java, this method is used to assess the variables that contribute to delays in the completion of repairs of goods as well as the kind of training provided to coordinators to prevent delays in the completion of repairs of goods. The outcomes show in the study, it was discovered that the absence of effective communication between division coordinators in the industrial department, skill gaps, and workers who are not suited for the job are the main causes of delays in the completion of goods. Because the percentage is still low for corporate performance and still less productive, the performance value in each division, such as industrial repair, is 6.1%, vacuum pump 6.6%, blower 6.2%, fabrication 7.4 and rewinding 7.5% to complete the items.
IMPLEMENTASI SAFETY STOCK DALAM PENGENDALIAN PERSEDIAAN MINYAK GORENG Jumali, Muhamad Abdul; Siswoyo, Qurrota Ainiy Rezita
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v6i2.20857

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mengatasi permasalahan terkait pengendalian persediaan produk minyak goreng dengan menerapkan safety stock untuk menemukan tingkat persediaan yang ideal. Tujuannya adalah untuk mengatasi kendala permintaan yang tidak dapat diprediksi dan memastikan proses produksi berjalan lancar. Pendekatan dalam penelitian ini adalah menerapkan safety stock dalam menentukan jumlah persediaan yang optimal. Data yang digunakan adalah data historis permintaan dan biaya terkait untuk menghitung safety stock yang diperlukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan safety stock dapat membantu perusahaan menentukan jumlah safety stock yang lebih tepat. Dengan menggunakan pendekatan ini, perusahaan dapat meminimalkan risiko kekurangan atau kelebihan persediaan, serta mengoptimalkan penggunaan ruang penyimpanan dan modal. Penggunaan yang aman yang menguntungkan efisiensi operasional perusahaan. Hal ini membantu perusahaan untuk menjaga kelancaran produksi, mengurangi biaya penyimpanan, dan memenuhi permintaan konsumen secara efektif. Jadi penghitungan safety stock merupakan pendekatan yang efektif untuk mengelola keamanan persediaan di suatu perusahaan. Penerapan safety stock membantu perusahaan melayani permintaan dan mengoptimalkan persediaan, sehingga mendukung kelancaran produksi dan memenuhi kebutuhan pelanggan secara efektif dan efisien. Kata kunci: safety stock, persediaan, pengendalian, minyak goreng ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengatasi masalah dalam pengendalian persediaan minyak goreng dengan menerapkan safety stock  untuk menentukan jumlah persediaan yang optimal. Hal ini di lakukan mengurangi risiko dan menjamin kelancaran proses produksi. Pendekatan dalam penelitian ini dengan penerapan safety stock   dalam menentukan jumlah persediaan yang optimal. Data yang digunakan adalah data historis permintaan dan biaya terkait untuk menghitung jumlah persediaan pengamanan yang diperlukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan safety stock   menentukan keputusan penentuan kuantitas persediaan pengamanan yang lebih tepat. Penggunaan pendekatan dalam perusahaan dapat meminimalkan risiko kekurangan atau kelebihan persedian, serta mengoptimalkan penggunaan ruang penyimpanan juga modal. Memalui safety stock  memberikan dampak positif pada efisiensi operasional perusahaan. Hal ini membantu perusahaan untuk menjaga kelancaran produksi, mengurangi biaya simpan, dan memenuhi permintaan konsumen dengan efektif. Maka dapat disimpulkan bahwa safety stock   adalah pendekatan yang efektif untuk mengelola pengamanan persediaan di perusahaan. Implementasi safety stock   ini membantu perusahaan dalam melayani permintaan dan mengoptimalkan persediaan, sehingga mendukung kelancaran produksi dan memenuhi kebutuhan pelanggan secara efektif dan efisien. Kata kunci:  safety stock  , persediaan, pengendalian, minyak goreng
Analisa Safety Culture Terhadap Produktivitas Karyawan Bakery Sidoarjo Muhammad Tony Gusmanto; Muhamad Abdul Jumali
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya keselamatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di divisi produksi pada UMKM Roti Bakery Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Penelitian ini dilakukan karena pentingnya keselamatan kerja dalam meningkatkan produktivitas karyawan dan mengurangi risiko kecelakaan kerja.Data dikumpulkan melalui survei yang diisi oleh karyawan di divisi produksi UMKM roti bakery Sidoarjo. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya keselamatan kerja dengan produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini menemukan bahwa peningkatan budaya keselamatan kerja dapat meningkatkan produktivitas karyawan dengan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen UMKM roti bakery Sidoarjo perlu mengadopsi pendekatan yang lebih holistik dalam mengelola keselamatan kerja, termasuk mengadakan kampanye keselamatan, melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan terkait keselamatan, dan memberikan penghargaan bagi karyawan yang mematuhi prosedur keselamatan. Kata kunci: Safety Culture; Produktivitas Karyawan;UMKM roti bakery Sidoarjo
Imlementasi Metode Line Balancing Guna Perbaikan Proses Produksi Di PT. Sol Sepatu Di Sidoarjo Shilfira Nova Pratiwi; Muhamad Abdul Jumali
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, teknologi membawa banyak pengaruh pada industri pada tingkat yang tinggi persaingan,maka perusahaan dituntut untuk lebih produktif. Perusahaan PT. Sol Sepatu Di Sidoarjomempunyai tingkat produktivitas yang baik dapat mempertahankan eksistensinya dan tumbuhmenjadi perusahaan yang lebih besar. Dalam prakteknya memerlukan bahan baku, komponen,mesin, atau alat-alat produksi, energi serta melibatkan tenaga kerja pada tingkat yang lebih tinggikualitas dan kuantitas yang lebih besar. Di PT. Sol Sepatu di Sidoarjo seringkali menjadi masalahpada bagian produksi adalah pembagian beban kerja dan kapasitas mesin atau operator padaperakitan proses pada setiap stasiun kerja tidak seimbang dan menghambat proses produksi. Halini tentu memerlukan pendekatan sistematis dalam penyelesaian masalah. Dengan penerapanmetode line balancing di PT Sol Sepatu Di Sidoarjo yang awalnya memiliki efesiensi 87% dan idletime atau waktu tunggu 14% dapat dioptimalkan sehingga efisiensi lintasan produksi meningkat93% dari waktu dan sumber daya yang tersedia digunakan secara produktif untuk kegiatanproduksi. Waktu idle time 7% dari total waktu produksi yang tidak digunakan untuk aktivitasproduktif Kata Kunci : Line Balancing, Bottleneck, Work Produktivity
ANALISIS PRINSIP 5S DALAM MEMBENTUK SAFETY CULTURE DI PERUSAHAAN KONTRAKTOR SYSTEM INTEGRATOR Sabbiqun, Diego Dzikrul; Jumali , Muhamad Abdul
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i9.2358

Abstract

Perusahaan kontraktor system integrator merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi yang dirancang untuk membantu kehidupan manusia dalam kesehariannya. Perusahaan kontraktor system integrator memiliki permasalahan terhadap adanya prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) yang masih belum sesuai dalam membentuk safety culture di area gudang khususnya dikarenakan masih banyak produk yang sudah tidak dipakai tapi berserakan di area kantor tanpa ada yang di buang atau ditata dengan bersih dan rapi. Hal ini berdampak pada aktivitas kegiatan karyawan yang berada di gudang. Penelitian ini bertujuan untuk merangcang, dan mengevaluasi faktor sebagai acuan yang dapat di gunakan dalam prinsip 5S untuk membentuk safety culture dengan menggunakan teknik jenuh dengan mengambil sampel 10 karyawan pada gudang. Peneliti mengumpulkan data menggunakan observasi dan wawancara yang dijadikan sebagai data kuisioner yang dilontarkan terhadap karyawan sehingga akan mendapatkan hasil untuk dianalisis menggunakan uji chi-square. Peneliti mengacu terhadap variable indikator yaitu karakteristik individu yang dimana dijabarkan mulai dari umur, masa kerja, Pendidikan, jenis kelamin, dan etika bekerja. Uji chi square menghasilkan 3 indikator yang berhubungan terhadap prinsip 5S dalam membangun safety culture antaranya yaitu umur sebesar 0,441, masa kerja sebesar 0,570, etika kerja sebesar 0,217 sehingga safety culture di bentuk dari prisnip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). Dan 2 indikator yang tidak ada hubungan pada acuan prinsip 5S yaitu jenis kelamin yang memiliki nilai presentatife 0,644 dan indikator Pendidikan yang bernilai 0,670 yang dapat dikorelasikan tidak berhubungan terhadap acuan prinsip 5S dalam membentuk safety culture.
ANALISIS BEBAN KERJA KARYAWAN DI DEPARTEMEN MAINTENANCE PADA PERUSAHAAN BUMBU DI GRESIK Jumali, Muhamad Abdul; Gilang Nanda Dwy Pradana; Rusdiyantoro
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.13292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memuat beban kerja personel di Departemen Perawatan Pabrik Rempah di Gresik dengan menggunakan pendekatan Workload Analysis (WLA). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan pengumpulan data seperti observasi langsung, wawancara, dan pemeriksaan dokumen perawatan mesin sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja keseluruhan selama dua bulan adalah 179 jam, sedangkan total jam kerja yang tersedia adalah 352 jam, menghasilkan tingkat utilisasi tenaga kerja sebesar 50,85%. Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat kapasitas kerja yang tidak terpakai secara optimal, yang dapat dikorelasikan dengan efisiensi tenaga kerja dan alokasi tugas di departemen tersebut.
Co-Authors Abdul Chodir Abdul Haris Akhmad Solikin Alfi Rohmatil Maulidah Andarmadi Jati Abdhi Wasesa Anita Kristina Anita Kristina Anita Kristina Anita Kristina, Anita Anjeli Riza Umami Annastiti Widyanti, Anggi Antonius Cahyono Budi Prijo Sembodo Damianus Suprijanto Eko Budi Utomo Fadilatus Sukma Ika Noviarmi Firmansyah, Magnino Anggita Gian Dwi Hermawan Gilang Nanda Dwy Pradana Hafid, Ahcmad Harno Suntoko Harno Suntoko Ilham, Aditya Jati Abdhi Wasesa, Andarmadi Kamsin, Khairunisah Binti Khairunisah binti Kamsin Kinanti, Dindha Aprilia Koedijati, Titik Leli Indahwati Lusi Ermawati Lusi Ermawati Manik Ayu Titisari Manik Ayu Titisari Maubila, Alorinda Zantia Misbahul Subhi Moch Bahrul Ulum Moch Fatur Angga Pratama Mufidah, Nailul Muhammad Risfan Ramadhani Muhammad Tony Gusmanto Nadhiroh, Alfatun Nafisah, Nihayatun Nailul Mufidah Nata, Aan Hadi Pamungkas, Muhammad Aji Pigunawati Pradipta, Arjuna Raffi Pratama, Fatur Angga Pratama, Mohamat Rizki Prianto, Yoga Chandra Putri Nia Luki Patmasari Putri Rahayu, Nitabian Iftita Ramadhan, Tania Cahyani Riga Mardhika, Riga Rismadanti Kumairoh Rizki, Gusti Rizky Dwi Hernando Rizqi Dharmawan Rusdiyantoro Rusdiyantoro Rusdiyantoro Rusdiyantoro, Rusdiyantoro Sabbiqun, Diego Dzikrul Sagita Rochman Santika Rentika Hadi Saraswati, Sabrina Nur sembodo, budi prijo Shilfira Nova Pratiwi Siswoyo, Qurrota Ainiy Rezita Sumadi Sumadi surya Wijaya, WILDAN Sylvia Andriani Titik Koedijati Ulum, Moch Bahrul Umami, Anjeli Riza Utomo, Eko Budi Vitri Nur Hidayati Wildan Surya Wijaya Wuri Diah Handayani Yanatra Budi Pramana Yitno Utomo Yunia Dwie Nurchayanie