Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN DISIPLIN DALAM MENINGKATKAN SIKAP TANGGUNG JAWAB SISWA STUDI KASUS DI MADRASAH ALIYAH SALAFIYAH SYAFI’IYAH TEBUIRENG JOMBANG Salim, M. Nur; Irsyad, Mohammad; Syamsudin
EL-Islam Vol 5 No 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/el-islam.v5i1.3878

Abstract

Abstrac: Indonesia not only prioritizes IQ but EQ is also a priority in building a virtuous society. EQ can be achieved one of them with moral education whose domain touches on the morals of learners. One way in shaping the morals of learners is through disciplined moral education. Discipline moral education itself acts as the first gateway in the entry of moral education among learners because this discipline is a form of obedience as well as respect for the rules and advice of teachers in Madrasah. The fruit of disciplined education is the growing attitude of responsibility to students. The purpose of this study is 3, namely: (1) Knowing from disciplined education, (2) Knowing the role of disciplined education in improving attitudes of responsibility, (3) Knowing supporting actors and inhibiting disciplined moral education in improving attitudes of responsibility. This type of research uses case studies . This research is included in qualitative research with a background in Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng Jombang. This study analyzed several things related to the Role of Disciplined Moral Education in Improving Student Attitudes of Responsibility. The data obtained from this study is the result of observations, interviews and documentation that are then analyzed and drawn conclusions. Based on the research, it was obtained that disciplined moral education uses teaching methods, transparency and supervision. Disciplined education plays a role in improving student responsibility attitudes. As for the supporting factors and obstacles there are internal and external.
PAUD TADABBUR (TANGGAP DARURAT BENCANA BANJIR DAN ROB) KOTA PEKALONGAN Irsyad, Mohammad; Haris, Irfan
LENTERA ANAK Vol 6, No 2 (2025): OKTOBER 2025 : LENTERA ANAK
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jla.v6i2.8055

Abstract

Tujuan diadakannya Pengabdian kepada Masyarakat PAUD Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Rob (TADABBUR) adalah meningkatkan keterlibatan, dan peran serta kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa dan masyarakat umum dalam penanggulangan bencana banjir dan rob, dan meningkatkan kesiapsiagaan untuk melakukan evakuasi yang terencana. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggabungkan pendekatan Workshop dan Focus Group Discussion (FGD) untuk meningkatkan kesiapsiagaan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan PAUD di Kota Pekalongan dalam menghadapi bencana banjir dan rob. Workshop dilaksanakan melalui pemberian materi dan simulasi kebencanaan yang relevan dengan lingkungan PAUD dengan jumlah peserta 20 satuan pendidikan PAUD di Kota Pekalongan yang terdampak banjir dan rob. Adapun luaran dari pengabdian ini adalah berupa SOP (Standar Operasional) tanggap bencana alam banjir dan rob di satuan pendidikan, sebagai upaya kesiapsiagaan satuan pendidikan jika terjadi bencana banjir dan rob.
Pengembangan Boneka Tangan Punokawan Untuk Mengenalkan Nilai-Nilai Karakter Pada Anak Usia Dini Mohammad Irsyad
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3441

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai karakter yang terdapat dalam tokoh pewayangan Punokawan, pengembangan, dan kelayakan boneka tangan Punokawan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan nilai-nilai karakter Punokawan pada AUD. R&D jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan prosedur pengembangan dimulai dengan perencanaan, desain, dan pengembangan. Metode validasi produk menggunakan cara alpha test (ahli materi dan ahli media), beta test, dan evaluasi akhir. Dalam beta test melibatkan subyek penelitian adalah 4 (empat) anak didik dari kelas B2 TK Muslimat NU Masyitoh 18 Pekalongan. Sementara evaluasi akhir dilakukan pada semua anak didik kelas B2 yang berjumlah 15 (lima belas). Data kemudian dianalisis dengan cara analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian adalah: 1) Terdapat sembilan nilai karakter Punokawan, di antaranya adalah jujur, pengasih, adil, disiplin, tanggungjawab, cerdas, berani, mandiri, dan lucu (JuMan LuDas PeTang DiBeDil). 2) Setelah melakukan tahapan pengembangan boneka tangan Punokawan yang dimulai dari planning, design, dan development, dihasilkan media utama berupa boneka tangan dan media pendukungnya buku cerita. 3) Hasil evaluasi akhir dapat dikatakan boneka tangan Punokawan sangat baik untuk digunakan mengenalkan nilai-nilai karakter Punokawan pada AUD dengan capaian hasil skor penilaian mencapai rata-rata 4,4. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa boneka tangan Punokawan dapat digunakan untuk mengenalkan nilai-nilai karakter Punokawan pada AUD.
PROTECTION OF CHILDREN'S RIGHTS TO SUFFICIENCY AND MAINTENANCE: A Normative Legal Analysis of Government Policy in Indonesia Ahmad Najib Afandi; Maula, Ismatul; Ahmad Rezy Meidina; Achmad Siddiq; Mohammad Irsyad
Usrotuna: Journal of Islamic Family Law Vol. 2 No. 2 (2025): Usrotuna: Journal of Islamic Family Law
Publisher : Taskuliah Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines Islamic family law policies concerning child protection in Indonesia, with a specific focus on the regulation of child financial support and maintenance obligations. Islamic law provides comprehensive normative guidance on family welfare and parental responsibility; however, gaps often emerge at the level of legal implementation. Using a normative juridical approach, this study analyzes secondary legal materials, including statutory regulations such as the Marriage Law and the Compilation of Islamic Law, as well as relevant legal doctrines and court decisions. The findings reveal several concrete weaknesses in the implementation of child support obligations, including the absence of effective enforcement mechanisms against non-compliant parents, limited judicial consistency in determining the amount and continuity of maintenance, and the marginalization of children’s financial rights in post-divorce disputes. These weaknesses result in recurrent violations of children’s rights to adequate financial support, particularly in cases involving divorce and economic vulnerability. This study underscores the necessity of strengthening normative clarity, judicial enforcement, and legal awareness to ensure comprehensive and effective protection of children’s financial rights within Indonesia’s Islamic family law framework. [Studi ini mengkaji kebijakan hukum keluarga Islam terkait perlindungan anak di Indonesia, dengan fokus khusus pada regulasi dukungan finansial dan kewajiban pemeliharaan anak. Hukum Islam memberikan panduan normatif yang komprehensif mengenai kesejahteraan keluarga dan tanggung jawab orang tua; namun, celah sering muncul pada tingkat implementasi hukum. Menggunakan pendekatan juridis normatif, studi ini menganalisis bahan hukum sekunder, termasuk peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam, serta doktrin hukum yang relevan dan putusan pengadilan. Temuan menunjukkan beberapa kelemahan konkret dalam implementasi kewajiban dukungan finansial anak, termasuk ketidakhadiran mekanisme penegakan hukum yang efektif terhadap orang tua yang tidak patuh, ketidakkonsistenan yudisial dalam menentukan jumlah dan kelangsungan pemeliharaan, serta marginalisasi hak finansial anak dalam sengketa pasca-cerai. Kelemahan ini mengakibatkan pelanggaran berulang terhadap hak anak untuk mendapatkan dukungan finansial yang memadai, terutama dalam kasus perceraian dan kerentanan ekonomi. Studi ini menekankan pentingnya memperkuat kejelasan normatif, penegakan hukum, dan kesadaran hukum untuk memastikan perlindungan komprehensif dan efektif terhadap hak-hak finansial anak dalam kerangka hukum keluarga Islam Indonesia.]