Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA SMP PADA PEMECAHAN MASALAH SPLDV BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIS Dewi, Am Ayu Kusuma; Yohanie, Dian Devita; Santia, Ika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2184

Abstract

Berdasarkan hasil observasi terdapat 70? siswa SMPN 1 Loceret belum menunjukkan proses berpikir kritis pada proses pemecahan masalah SPLDV, padahal proses berpikir kritis merupakan aspek yang sangat penting yang harus dimiliki siswa ketika belajar matematika, terutama ketika memecahkan masalah yang membutuhkan alternatif pemecahan yang lebih mendalam. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil analisis berpikir kritis siswa SMP pada pemecahan masalah SPLDV bersadarkan kemampuan matematis tinggi, sedang, rendah. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dihasilkan akan berupa hasil triangulasi yang diperoleh dari hasil tes tulis dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Loceret yang berjumlah 3 siswa (SM,SD,FA). Hasil penelitian menunjukkan Subjek dengan proses berpikir kritis tinggi dapat mengungkapkan setiap indikator berpikir kritis dengan lancar sehingga subjek dapat menyelesaikan masalah dengan tepat. Subjek dengan proses berpikir kritis sedang kurang dapat mengungkapkan setiap indikator berpikir kritis dengan lancar sehingga subjek kurang dapat menyelesaikan masalah dengan tepat. Subjek hanya menentukan informasi-informasi penting yang ada pada soal nomor 1 dan 2 dengan menuliskan informasi tersebut pada lembar jawaban. Subjek dengan proses berpikir kritis rendah tidak dapat mengungkapkan setiap indikator berpikir kritis dengan lancar sehingga subjek tidak dapat menyelesaikan masalah dengan tepat. Subjek hanya menentukan informasi-informasi penting yang ada pada 1 soal dengan menuliskan informasi tersebut pada lembar jawaban.
INOVASI PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA MATERI STATISTIKA Gusniawati, Ayu; Yohanie, Dian Devita; Darsono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.5668

Abstract

Penggunaan powerpoint yang hanya digunakan sebagai media presentasi dapat dikembangkan menjadi sebuah aplikasi media pembelajaran, dengan berbantuan I Spring Suite 11 dan Web 2 APK Builder Pro sebagai pendukungnya dapat dijadikan sebuah media pembelajaran yang baru.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis android melalui powerpoint pada materi diagram scatter serta untuk mengetahui kelayakan dari media pembelajaran tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, dan angket/kuisioner, dengan instrumen penelitian yaitu lembar validasi oleh ahli media, ahli materi dan ahli pembelajaran. hasil dari penelitian ini yaitu berupa aplikasi media pembelajaran yang dapat diakses siswa, kelayakan dari media pembelajaran dari ahli materi 89%, dari ahli media dalam segi aplikasi media 84%, dan ahli pembelajaran atau guru 93%.
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR MATERI KPK DAN FPB Wijaya, Bryant Candra; Yohanie, Dian Devita; Darsono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.5669

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, peneliti menemukan bahwa siswa di SD Negeri Bawang 2 memiliki kemampuan literasi matematis yang beragam. Temuan ini mendorong peneliti untuk melakukan studi yang bertujuan mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa kelas V di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kemampuan literasi matematis tinggi mampu memenuhi tiga indikator literasi matematis, yaitu memahami dan memberikan jawaban yang jelas terhadap pertanyaan, mengidentifikasi situasi dengan menarik kesimpulan sederhana, serta melaksanakan prosedur yang terstruktur dan memilih strategi penyelesaian masalah sederhana secara tepat. Sementara itu, siswa dengan tingkat kemampuan sedang menunjukkan dua indikator, yaitu mampu mengidentifikasi situasi dan menarik kesimpulan sederhana, serta melaksanakan prosedur yang terstruktur dan memilih strategi penyelesaian masalah. Adapun siswa dengan kemampuan literasi matematis rendah hanya menunjukkan satu indikator, yaitu memahami dan memberikan jawaban yang jelas terhadap pertanyaan dan mengalami kesulitan dalam memahami konteks soal maupun menyusun strategi penyelesaian. Semakin banyak indikator literasi matematis yang muncul dalam proses berpikir dan penyelesaian soal, semakin tinggi pula tingkat kemampuan literasi siswa.
S PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS ETNOMATEMATIKA PRODUK UMKM TERHADAP KEMAMPUAN MENGHITUNG VOLUME BENDA PUTAR MAHASISWA TINGKAT 2 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA Samijo, Samijo Samijo; Yohanie, Dian Devita
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.389 KB) | DOI: 10.29407/nor.v2i1.11983

Abstract

Begitu abstraknyaobjekpadamatakuliahmatematika.Makasangatlah diperlukanuntukbisamembawaobyekabtrakstersebutkedalamsuatuyangnyata atau mendekatinyata.Matematikadanbudayaadalahduahalyangberkaitanerat. Tapiterkadangmatematika dilihatsebagaisesuatuyangtidak terkoneksi dengan kehidupan sehari-hari. Matematika sering hanya diajarkan dengan faham menyelesaikan soal –soal saja. Kebanyakan hanya drill soal-soaltanpa mempertimbangkan aplikasi atau terapan dalam masalahsehari-hari.Seharusnya dalammengajarkanmatematika formal(matematikasekolah),sebaiknyamemulai dengan menggali pengetahuanmatematika informalyangtelahdiperolehdari kehidupan masyarakat disekitartempattinggalnya.Bisadikembangkantidakhanya budaya,tapibisaprodukUMKM karyaseni,atausegalayangmenjadiunggulan didaerahmasing-masing.SehinggaLingkungandapatmenjadisumbermasalah matematika dalamkehidupan nyata. Matematikadalambudaya dikenal denganistilah etnomatematika.Setiap daerah tentunya mempunyai budayamasing-masing.Dalam mengajarkan materivolumebendaputar pada matakuliahKalkulusII atauKalkulus Integral teridentifikasietnomatika.UMKM produksi gethuk pisang yang merupakan oleh-olehkhaskotaKediri.Disampingitumasihbanyakjajanan/ makananyangbisa ditemukandi KotaKedirisepertikrupuk gambir,tahutaqwa,dll.Tujuandari penelitian eksploratifdengan pendekatanetnomatematikainiadalahuntukmenggalidan mengeksplorasikonsepmatematikaapasajayangmerupakanprodukUMKM khas kotaKediri, yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar matematika serta sebagai upaya untuk mengembangkan etnomatematikasebagai basis pembelajaran matematika.Melalui eksplorasi, dokumentasi,studi literatur dan observasi di berbagai produk olahanUMKM,makadapat disimpulkanbahwaterdapatkonsepvolumebenda putar matakuliah Kalkulus II. Pembelajaran matematika menggunakanobjek etnomatematika dapat memperkaya aplikasi matematika yang ada di sekitar mahasiswa serta dapat memfasilitasi mahasiswa memahami volume benda putar yang bersifatabstrakdengan menggunakanobjeketnomatematikayangkonkrit. Kata kunci : etnomatematika, Volume benda putar, UMKM, gethuk pisang.
Pengaruh model pembelajaran kontekstual berbasis etnomatematika pada pola batik tenun (ATBM) khas Kota Kediri terhadap kemampuan refleksi dan simetri mahasiswa semester 2 Prodi Pendidikan Matematika UNP Kediri Samijo, Samijo; Yohanie, Dian Devita
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.236 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v3i2.11975

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual berbasis etnomatematika pada pola batik tenun (ATBM) khas kota kediri terhadap kemampuan refleksi dan simetri mahasiswa. Data penelitian diperoleh dari studi kepustakaan, pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada 2 orang pengusaha batik tenun kota Kediri. Hasil kajian dalam penelitian diperoleh bahwa pada motif Riwog, goyor dan motif Obar Abir dapat digunakan untuk menjelaskan konsep geometri transformasi seperti konsep translasi dan refleksi serta penggunaan prinsip pengubinan pada satu jenis bangun geometri teselasi yaitu persegi.
Pengembangan modul berdasarkan pemecahan masalah polya pada mata kuliah analisis vektor Yohanie, Dian Devita; Samijo, Samijo
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.017 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i2.13692

Abstract

Tujuan penelitian ini ingin memgembangkan modul berdasarkan pemecahan masalah Polya pada mata kuliah analisis vektor yang valid. Modul dikembangkan sesuai model 4D Thiaragajan. Modul dinilai oleh validator materi dan bahasa, validator media dan desain pembelajaran, praktisi sesuai dengan angket. Hasil pengembangan modul analisis vektor berdasarkan penilaian validator materi dan bahasa 89,4%, validator media dan desain pembelajaran 98%, validator praktisi 91,35%. Angket respon mahasiswa mendapat nilai 82,7%. Dapat disimpulkan modul berdasarkan pemecahan masalah Polya pada mata kuliah analisis vektor sangat valid dan layak digunakan untuk pembelajaran
Analisis kesalahan siswa dalam penyelesaian soal perbandingan trigonometri segitiga siku-siku berdasarkan kriteria watson Bayu, Cindivia Putri; Yohanie, Dian Devita; Handayani, Aprilia Dwi
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v7i2.16247

Abstract

This study aims to analyze the location of students' errors in problem solving and the causal factors based on Watson's criteria. This type of qualitative descriptive research, with the subject of three students of class X AKL 1 taken based on certain considerations according to the criteria or can be called purposive sampling technique. Data collection techniques include direct observation in schools, interviews with subjects and documentation. Triangulation techniques used for data analysis include data reduction, presentation and conclusion drawing. From the results of the analysis, it was found that four types of errors were located inimproper procedures, indirect manipulation, missing data and missing conclusions. The cause of the error is students lack understanding of material concepts, being careless in reading questions, forgetting formulas, being in a hurry, and new factors are found, namely students use other paper to write down the completion steps. The results of the study can explain in detail the errors made by students in solving problems, so that it can minimize the occurrence of similar errors and improve the learning process of mathematics.
Thinking Process of Mathematics Education Students in Problem Solving Proof Yohanie, Dian Devita; Botchway, Gloria A.; Nkhwalume, Alakanani Alex; Arrazaki, Mohammed
jurnal matematika Vol 1 No 1 (2023): June
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/ijome.v1i1.611

Abstract

This type of research is quantitative research. This study used document analysis, interviews and evidence problem solving task instruments. Qualitative data analysis was carried out interactively. The results of this study are the thinking processes of 2nd semester Mathematics Education students who have high learning achievements. Solving the problem of proof in a direct way, contraposition, and contradiction in the entry phase of the thought process activity obtained is the same, that is, the subject understands the problem by writing down the antecedents as what is known and the consequent as what must be proven. The thinking process of 2nd semester Mathematics Education students who have moderate learning achievements. Solving the problem of proof in a direct way, contraposition, and contradiction in the entry phase of the thought process activity obtained is the same, that is, the subject understands the problem by writing down the antecedents as what is known and the consequence as what must be proven. The thinking process of 2nd semester Mathematics Education students who have low learning achievements. Solving the problem of proof in a direct way, contraposition, and contradiction in the entering phase of the thinking process activity obtained is the same, that is, the subject understands the problem by writing down the antecedents as what is known and the consequent as what must be proven
PROSES BERPIKIR MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM PEMECAHAN MASALAH PEMBUKTIAN TAHUN AKADEMIK 2014/2015 Yohanie, Dian Devita; Sujadi, Imam; Usodo, Budi
Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 6, No 1 (2016): Journal of Mathematics and Mathematics Education (JMME)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jmme.v6i1.10048

Abstract

Abstract: This research aimed to describe the thinking process in proof problem solving using direct, contraposition, and contradiction methods in 2nd semester mathematic education students of Nusantara PGRI University of Kediri with (1) high, (2) moderate, and (3) low learning achievements. The research method employed was qualitative approach. Subject of research was selected using purposive sampling technique, consisting of 6 2nd-semester mathematic education students: 2 students with high, 2 with moderate, and 2 with low learning achievements. Data collection was carried out using interview based on proof problem solving assignment. Data validation was carried out using time triangulation, and the valid data was analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing.  The result of research showed that: (1) The thinking process of students with high learning achievement. The proof problem solving in direct contraposition, and contradiction ways. In entry phase, the subjects understood the problem by writing antecedent as they know and consequence to be proved. In finishing phase, the subjects explained antecedent into premise correctly and completely, did algebraic operation to connect consequence to premise, in order to prove the consequence. In review phase, the subjects check their answer and were sure with their answer after seeing the process and proof result. (2) The thinking process of students with moderate learning achievement. The proof problem solving in direct, contraposition, and contradiction ways. In entry phase, the subjects understood the problem by writing antecedent as they know and consequence to be proved. In finishing phase, the subjects explained antecedent into premise correctly, did algebraic operation with summing procedure and distributive property to connect consequence to premise in order to prove the consequence. In review phase, the subjects did not check their answer and were sure with their answer when their  proved. (3) The thinking process of students with low learning achievement. The proof problem solving in direct, contraposition, and contradiction ways. In entry phase is the same, the subjects understood the problem by writing antecedent as they know and consequence to be proved. In finishing phase, the subjects explained antecedent into premise difficultly, did algebraic operation with summing procedure and distributive property to connect consequence to premise using number example, thereby could not prove the consequence. Then in review phase, the subjects did not check their answer and were sure with their answer after seeing their proof result.Keywords: Thinking Process, Problem Solving, Proof, Learning Achievement 
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Materi Trigonometri Siswa Kelas X SMK Negeri 3 Kediri Dike Septiarani; Darsono Darsono; Dian Devita Yohanie
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6144

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kualitas kemampuan siswa, khususnya dalam bidang matematika melalui penggunaan model pembelajaran discovery learning. Model discovery learning merupakan suatu proses pencarian pengetahuan yang dilakukan oleh siswa untuk menemukan suatu permasalahan. Berdasarkan wawancara pada saat kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah 1 yang dilakukan di SMK Negeri 3 Kediri, selama proses pembelajaran berlangsung belum optimal karena kemampuan siswa dalam memecahkan suatu masalah masih belum maksimal, guru dan siswa masih mengalami kesulitan dalam menerapkan model discovery learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat keterlaksanaan model melalui aktivitas guru dan respon siswa selama pembelajaran serta penerapan model pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mendeskripsikan aktivitas guru melalui observasi yang telah dilakukan, respon siswa melalui angket yang diisi di akhir pertemuan. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan kelas X Kuliner 4 berjumlah 36 siswa. Jenis instrument yang digunakan adalah lembar pengamatan dan angket. Teknik pengumpulan data melalui observasi secara langsung saat guru menerapkan model pembelajaran. Data yang diperoleh adalah data aktivitas guru melalui proses obsservasi dan data angket tertutup dan terbukaBerdasarkan hasil penelitian peroleh bahwa sintaks model mampu diterapkan meskipun belum optimal, berdasarkan respon siswa cenderung setuju dalam menggunakan model discovery learning. Hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan model discovery learning mampu meningkatkan keaktifan siswa, menemukan ide, mampu memudahkan dalam menyelesaikan masalah. Namun, untuk Materi Trigonometri beberapa siswa masih kesulitan dalam memahami. Pada pernyataan pertama 34 siswa menyatakan setuju bahwa model discovery learning mampu meningkatkan keaktifan selama pembelajaran. Pernyatan kedua 33 siswa menyatakana baahwa dengan berkelompok mudah menemukan ide ide baru. Pernyataan ketiga 32 siswa memberikan pendapat bahwa mudah dalam menyelesaikan masalah. Pernyataan keempat 34 siswa memahami materi yang diberikan. Pernyataan kelima 22 siswa menyatakan bahwa materi yang disampaikan jelas dan mudah dimengerti, namun ada beberapa siswa yang menyatakan kurang memahami materi.