Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG SISI LENGKUNG KELAS IX B DI MTS NEGERI JOMBANG KAUMAN
Aliyah, Himmatul;
Darsono, Darsono;
Yohanie, Dian Devita
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 2 No 02 (2016): volume 2 no 2 tahun 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.766 KB)
|
DOI: 10.29407/jmen.v2i02.704
Abstrak - Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan terhadap nilai ulangan matematika siswa tahun lalu di MTsN Jombang Kauman pada materi bangun ruang sisi lengkung, terlihat bahwa nilai dari 111 siswa yang mencapai KKM ada 46 siswa dan siswa yang belum mencapai KKM ada 65 siswa. Hal ini menyatakan bahwa masih ada beberapa siswa yang sulit untuk mengkomunikasikan matematika, sehingga hasil belajar masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan komunikasi matematik siswa pada pokok bahasan bangun ruang sisi lengkung kelas IX B di MTsN Jombang Kauman (2) Adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan bangun ruang sisi lengkung kelas IX B di MTsN Jombang Kauman (3) Adanya hubungan diantara kemampuan komunikasi matematik dengan hasil belajar siswa pada pokok bahasan bangun ruang sisi lengkung kelas IX B di MTsN Jombang Kauman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subyek penelitian siswa kelas IX B MTsN Jombang Kauman. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga pertemuan, menggunakan instrument berupa angket respon siswa, tes untuk melihat kemampuan komunikasi matematik, dan tes hasil belajar. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) Ada pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan komunikasi matematik dengan persamaan regresi Y=38,380+0,616X. (2) Ada pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar dengan persamaan regresi Y=35,669+0,543X. (3) Ada hubungan antara kemampuan komunikasi matematik dengan hasil belajar siswa, diperoleh dari uji korelasi hubungan sebesar 0,786. Kata Kunci: Kontekstual, Komunikasi Matematik
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Materi Trigonometri Siswa Kelas X SMK Negeri 3 Kediri
Septiarani, Dike;
Darsono, Darsono;
Yohanie, Dian Devita
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6144
Urgensi dalam penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kualitas kemampuan siswa, khususnya dalam bidang matematika melalui penggunaan model pembelajaran discovery learning. Model discovery learning merupakan suatu proses pencarian pengetahuan yang dilakukan oleh siswa untuk menemukan suatu permasalahan. Berdasarkan wawancara pada saat kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah 1 yang dilakukan di SMK Negeri 3 Kediri, selama proses pembelajaran berlangsung belum optimal karena kemampuan siswa dalam memecahkan suatu masalah masih belum maksimal, guru dan siswa masih mengalami kesulitan dalam menerapkan model discovery learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat keterlaksanaan model melalui aktivitas guru dan respon siswa selama pembelajaran serta penerapan model pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan mendeskripsikan aktivitas guru melalui observasi yang telah dilakukan, respon siswa melalui angket yang diisi di akhir pertemuan. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan kelas X Kuliner 4 berjumlah 36 siswa. Jenis instrument yang digunakan adalah lembar pengamatan dan angket. Teknik pengumpulan data melalui observasi secara langsung saat guru menerapkan model pembelajaran. Data yang diperoleh adalah data aktivitas guru melalui proses obsservasi dan data angket tertutup dan terbukaBerdasarkan hasil penelitian peroleh bahwa sintaks model mampu diterapkan meskipun belum optimal, berdasarkan respon siswa cenderung setuju dalam menggunakan model discovery learning. Hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan model discovery learning mampu meningkatkan keaktifan siswa, menemukan ide, mampu memudahkan dalam menyelesaikan masalah. Namun, untuk Materi Trigonometri beberapa siswa masih kesulitan dalam memahami. Pada pernyataan pertama 34 siswa menyatakan setuju bahwa model discovery learning mampu meningkatkan keaktifan selama pembelajaran. Pernyatan kedua 33 siswa menyatakana baahwa dengan berkelompok mudah menemukan ide ide baru. Pernyataan ketiga 32 siswa memberikan pendapat bahwa mudah dalam menyelesaikan masalah. Pernyataan keempat 34 siswa memahami materi yang diberikan. Pernyataan kelima 22 siswa menyatakan bahwa materi yang disampaikan jelas dan mudah dimengerti, namun ada beberapa siswa yang menyatakan kurang memahami materi.
INOVASI PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA MATERI STATISTIKA
Gusniawati, Ayu;
Yohanie, Dian Devita;
Darsono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.5668
Penggunaan powerpoint yang hanya digunakan sebagai media presentasi dapat dikembangkan menjadi sebuah aplikasi media pembelajaran, dengan berbantuan I Spring Suite 11 dan Web 2 APK Builder Pro sebagai pendukungnya dapat dijadikan sebuah media pembelajaran yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis android melalui powerpoint pada materi diagram scatter serta untuk mengetahui kelayakan dari media pembelajaran tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, dan angket/kuisioner, dengan instrumen penelitian yaitu lembar validasi oleh ahli media, ahli materi dan ahli pembelajaran. hasil dari penelitian ini yaitu berupa aplikasi media pembelajaran yang dapat diakses siswa, kelayakan dari media pembelajaran dari ahli materi 89%, dari ahli media dalam segi aplikasi media 84%, dan ahli pembelajaran atau guru 93%.
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR MATERI KPK DAN FPB
Wijaya, Bryant Candra;
Yohanie, Dian Devita;
Darsono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.5669
Berdasarkan hasil observasi, peneliti menemukan bahwa siswa di SD Negeri Bawang 2 memiliki kemampuan literasi matematis yang beragam. Temuan ini mendorong peneliti untuk melakukan studi yang bertujuan mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa kelas V di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kemampuan literasi matematis tinggi mampu memenuhi tiga indikator literasi matematis, yaitu memahami dan memberikan jawaban yang jelas terhadap pertanyaan, mengidentifikasi situasi dengan menarik kesimpulan sederhana, serta melaksanakan prosedur yang terstruktur dan memilih strategi penyelesaian masalah sederhana secara tepat. Sementara itu, siswa dengan tingkat kemampuan sedang menunjukkan dua indikator, yaitu mampu mengidentifikasi situasi dan menarik kesimpulan sederhana, serta melaksanakan prosedur yang terstruktur dan memilih strategi penyelesaian masalah. Adapun siswa dengan kemampuan literasi matematis rendah hanya menunjukkan satu indikator, yaitu memahami dan memberikan jawaban yang jelas terhadap pertanyaan dan mengalami kesulitan dalam memahami konteks soal maupun menyusun strategi penyelesaian. Semakin banyak indikator literasi matematis yang muncul dalam proses berpikir dan penyelesaian soal, semakin tinggi pula tingkat kemampuan literasi siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau Dari Gender
Risala, Rahmatul;
Yohanie, Dian Devita;
Darsono
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56916/jp.v4i3.2038
Critical thinking skills should be developed and taught in every subject, especially mathematics to help students make better decisions and understand the world. Gender differences can also affect the way individuals deal with problems critically. This study aims to describe the critical thinking skills of male and female students in solving problems in statistics material using critical thinking indicators according to facione. This study uses a descriptive research method with a qualitative approach involving one male and one female student in grade 10 of SMA Negeri 3 Kediri, who were selected based on student learning outcomes. This data analysis technique includes data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study showed differences between male and female students in problem-solving strategies. Although both understand the problems given, male students tend to be able to explain verbally by telling the problem and its solution in their own language. While female students show a more detailed, structured and careful approach in writing. Both of these styles are effective in achieving the correct solution, although with different characteristics at each stage of the problem-solving process
Numerical Simulation of Flood Routing using the Simplified Saint Venant Equations in Rectangular Channels
Sulistyono, Bambang Agus;
Samijo, Samijo;
Yohanie, Dian Devita
InPrime: Indonesian Journal of Pure and Applied Mathematics Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Sciences and Technology, UIN Syarif Hidayatullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/inprime.v3i2.19747
Floods, which cause a lot of damage, are a natural phenomenon that often occurs during the rainy season. Flood occurs because the discharge entering the channel exceeds the channel capacity. If the discharge data in the upstream area that will enter the channel is known, we can determine the flow behavior in the downstream area using a mathematical model. In this study, we proposed using simplified Saint Venant equations to simulate the flow routing in a prismatic channel with a rectangular section. This model is solved numerically using the finite difference method. Here, the numerical scheme used succeeds in simulating the flow behavior in the channel due to the discharge entering it. The simulation results show that the discharge entering the channel will propagate downstream with decreasing discharge quantity. Information on the amount of discharge at locations along the channel is useful as supporting data for flood control and prevention systems that will be conveyed to residents along the channel.Keywords: flood routing; prismatic channel; Saint Venant Equations; finite difference method. AbstrakBanjir yang menimbulkan banyak kerusakan merupakan fenomena alam yang sering terjadi pada musim hujan. Banjir terjadi karena debit yang masuk ke dalam kanal melebihi kapasitas kanalnya. Jika data debit di daerah hulu yang akan masuk ke dalam kanal diketahui, maka kita dapat menentukan perilaku aliran di daerah hilir dengan menggunakan model matematika. Dalam studi ini, kami mengusulkan untuk menggunakan persamaan Saint Venant yang disederhanakan untuk mensimulasikan penelusuran aliran pada saluran prismatik dengan penampang persegi panjang. Model ini diselesaikan secara numerik dengan menggunakan metode beda hingga. Di sini, skema numerik yang digunakan berhasil mensimulasikan perilaku aliran pada saluran akibat debit yang masuk. Hasil simulasi menunjukkan bahwa debit yang masuk ke saluran akan merambat ke hilir dengan kuantitas debit yang semakin berkurang. Informasi jumlah debit di lokasi sepanjang saluran ini berguna sebagai data pendukung pada sistem pengendalian dan pencegahan banjir yang akan disampaikan kepada penduduk di sepanjang kanal.Kata kunci: penelusuran banjir; saluran prismatik; persamaan Saint Venant; metode beda hingga.
Strategies for strengthening the numerical literacy of prospective mathematics teachers: An evaluation study
Effendi, Moh. Mahfud;
Cahyono, Hendarto;
Ummah, Siti Khoiruli;
Yohanie, Dian Devita
Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Absis
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/absis.v8i2.3004
The urgency of this research is based on the phenomenon of the Minimum Competency Assessment (AKM), which has so far only involved students and teachers in schools. To date, there has been no national assessment specifically designed for prospective mathematics teachers, even though numeracy literacy is an essential competency for teacher candidates. Therefore, this study aims to describe the strategies for strengthening numeracy literacy among prospective mathematics teachers and to evaluate their implementation outcomes. This study employed a descriptive method with a mixed-methods approach. Quantitative analysis was conducted using literacy and numeracy test results to measure differences between first-year and third-year students, while qualitative analysis was based on interviews with lecturers to explore the strategies previously implemented to strengthen numeracy literacy. The results revealed that lecturers implemented several strategies, including independent project assignments, reading tasks followed by presentations, and exercises to complete incomplete information on lecture topics. Statistical tests indicated a significant difference between the literacy and numeracy skills of first-year and third-year students. The interview findings suggested that this difference was influenced by the higher mastery of basic mathematical concepts and a better understanding of mathematical reasoning among third-year students. This study contributes to the field of mathematics education by offering alternative strategies to enhance numeracy literacy among prospective mathematics teachers as a foundation for developing literacy- and numeracy-based university courses.
Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbantuan Aplikasi Book Creator dengan Model Problem Based Learning
Nisa, Sefiya Khoirun;
Yohanie, Dian Devita;
Darsono, Darsono
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 8 No 2 (2024): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/sjme.v8i2.11553
The objective of this research is to develop interactive learning materials supported by the Book Creator application. Leveraging advancements in information technology is essential for enhancing interactivity in school learning processes. Book Creator facilitates the creation of interactive digital books for classroom use or independent study by students. The research employed a development method, or R&D, utilizing the 4D model. The research instrument uses a questionnaire and test. Expert assessments in media, material, and practitioner confirmed the product's validity with scores of 85.5%, 85%, and 92,3%, signifying a very high validity level. The practicality and effectiveness of the product is proven through testing on students. Average score of 89% from students in limited testing. Subsequent broader testing showed an average score of 86.7%, underscoring the material's practicality. Effectiveness is seen based on the increase in the number of students who have scores above the KKM with an initial percentage of 40% to 84%, indicating that teaching materials have effective criteria.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERTIDAKSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL MENGGUNAKAN TEORI PEMAHAMAN SKEMP
Anggraini, Desy;
Yohanie, Dian Devita;
Nurfahrudianto, Aan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2060
Matematika adalah sesuatu yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang berpikir matematika itu sulit untuk dipelajari, tetapi itu bukan alasan untuk tidak mempelajarinya. Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil pengamatan terhadap objek penelitian yang menunjukkan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis analisis deskriptif. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Kediri dengan subjek yang terdiri dari 6 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang memiliki pemahaman instrumental cenderung lebih kesulitan dalam menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linier dua variabel, untuk kelompok siswa yang dapat dikategorikan kedalam pemahaman instrumental adalah kelompok siswa yang berkemampuan rendah. Sedangkan siswa yang memiliki pemahaman relasional cenderung lebih sedikit mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linier dua variabel, untuk kelompok siswa yang dapat dikategorikan kedalam pemahaman relasional adalah kelompok siswa yang berkemampuan tinggi dan berkemampuan sedang. Penyebab siswa kesulitan menyelesaikan soal sistem pertidaksamaan linear dua variabel adalah karena belum memahami konsep itu sendiri. Akibatnya, siswa mengalami kesulitan ketika diminta untuk menjawab permasalahan terkait sistem pertidaksamaan linear dua variabel.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SOAL CERITA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA
Aishah, Sinta Nur;
Yohanie, Dian Devita;
Nurfahrudianto, Aan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2061
Kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah bervariasi, antara lain kesulitan dalam memahami soal, mengubah soal ke dalam bahasa matematika, dan penerapan rumus yang kurang tepat. Kemampuan pemecahan masalah setiap siswa berbeda karena dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya gaya kognitif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal cerita program linier pada gaya kognitif reflektif dan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal cerita program linier pada gaya kognitif impulsif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis data kemampuan pemecahan masalah. Subjek dalam penelitian ini 4 siswa kelas XI yang terdiri dari 2 siswa dengan gaya kognitif reflektif dan 2 siswa dengan gaya kognitif impulsif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan gaya kognitif reflektif lebih baik, dimana subjek mampu menyelesaikan empat tahapan kemampuan pemecahan masalah polya yaitu tahap memahami soal, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, dan tahap memeriksa kembali, sedangkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan gaya kognitif impulsif masih kurang, dimana subjek hanya dapat melakukan tahapan memahami masalah dan merencanakan penyelesaian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan gaya kognitif reflektif lebih baik dibandingkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan gaya kognitif impulsif.