Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI FUNGSI MANAJEMEN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PEMERINTAH DESA OMBOLATA KECAMATAN GUNUNGSITOLI IDANOI Lifeit Darmil Gea; Eliagus Telaumbanua; Odaligoziduhu Halawa; Robin Markus Putra Waruwu
Jurnal Publikasi Manajemen Informatika Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL PUBLIKASI MANAJEMEN INFORMATIKA
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupumi.v5i2.6985

Abstract

This study aims to analyze the implementation of management functions in the execution of government programs in Ombolata Idanoi Village, Gunungsitoli Idanoi District. The research focuses on four key management functions: planning, organizing, actuating, and controlling, as well as the supporting and inhibiting factors in their implementation. A qualitative approach was employed, using interviews, observations, and documentation with the village head, village officials, and community members as data sources. The findings reveal that program planning was conducted through village meetings, yet community participation remained low. Organizing was carried out based on the established structure, but limited human resources and budget constraints posed major challenges. The implementation of physical programs, such as road and health facility development, was successful due to strong community cooperation. However, non-physical programs such as economic empowerment were less effective. Control functions were mostly administrative and lacked active community involvement. The main supporting factors included village funds, community solidarity, and technical support from the city government, while inhibiting factors involved budget limitations, inadequate human resources, low community participation, and weak socialization. This study highlights the importance of optimizing management functions to enhance the effectiveness of village government programs.
Sosialisasi DTSEN untuk Mewujudkan Data Sosial Akurat di Desa Dahana atarine tafonao; Fitri Kristiani Zega; Yosua Kristian Telaumbanua; Yurlena Halawa; Melisna putri jaya mendrofa; Bernardino Wan Jul Tri Berkat Gulo; Sozui Metafati Telaumbanua; Julianus zebua; Boyke Perdana Harefa; Arlius Zai; Fajar Kristian Harefa; Faudunasokhi laia; Derihati Buulolo; Niati Hulu; Robin Markus Putra Waruwu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi permasalahan utama di Desa Dahana, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi. Kondisi ini menyebabkan rendahnya partisipasi masyarakat dalam proses verifikasi dan pemutakhiran data sehingga berpotensi memengaruhi akurasi data yang digunakan sebagai dasar penyaluran bantuan sosial dan perencanaan pembangunan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai fungsi, manfaat, serta pentingnya DTSEN melalui program sosialisasi. Metode yang diterapkan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat umum. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta. Persentase peserta dengan kategori pemahaman tinggi meningkat dari 20% menjadi 80%, sedangkan kategori pemahaman rendah menurun dari 50% menjadi 5% setelah kegiatan berlangsung. Selain itu, masyarakat menjadi lebih memahami pentingnya memberikan data yang akurat serta berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran DTSEN. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi yang partisipatif mampu memperkuat literasi masyarakat mengenai DTSEN dan mendukung terwujudnya data sosial yang lebih akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pemerintah yang tepat sasaran.