Claim Missing Document
Check
Articles

Keragaman Peserta Didik dan Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran IPAS di Sekolah Dasar Muliastrini, Ni Ketut Erna; Yanik Yasmini, Wayan
Lampuhyang Vol 15 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.375

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) menekankan beberapa aspek di antaranya proses pembelajaran perlu memperhatikan keragaman peserta didik, proses pembelajaran berpusat pada peserta didik, sistem pembelajaran mengarah pada pembelajaran berdiferensiasi, dan proporsi asesmen formatif lebih banyak dari pada asesmen sumatif. Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis keragaman peserta didik beserta relevansi proses pembelajaran yang sudah dilaksanakan dalam IKM. Subjek dalam penelitian ini yaitu 31 peserta didik kelas 2A SD Insan Mandiri Amlapura. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes tertulis. Instrumennya meliputi pedoman wawancara, catatan observasi, tes tertulis untuk meninjau kesiapan belajar, angket minat, dan angket gaya belajar. Teknik analisis data menggunakan triangulasi data. Hasilnya, kelas 2A didominasi peserta didik yang memiliki gaya belajar audiotori, kemampuan peserta didik belum menguasai materi prasyarat sebesar 35,29%, kelompok yang sudah siap belajar sebesar 47,06%, dan mahir sebesar 17,65%. Minat peserta didik sebagian besar adalah olahraga. Berkaitan dengan kesesuaian proses pembelajaran terhadap IKM diketahui proses pembelajaran yang dilaksanakan belum mengarah pada pembelajaran berdiferensiasi, terkadang pembelajaran masih berpusat pada guru, dan asesmennya belum teridentifikasi adanya pemberian umpan balik kepada peserta didik. Melalui hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu bahan untuk merancang dan mengaplikasikan pembelajaran yang lebih sesuai terhadap keragaman peserta didik.
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SEKOLAH DASAR Ni Ketut Erna Muliastrini
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i1.5143

Abstract

Pengembangan literasi sains pada siswa sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman ilmiah yang mendalam sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan literasi sains siswa SD melalui pendekatan pembelajaran berbasis karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kerjasama, dan rasa ingin tahu. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dengan mengaitkan konsep-konsep sains pada kehidupan sehari-hari dan aktivitas kolaboratif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV dan V dari beberapa Sekolah Dasar di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, wawancara, angket, dan tes literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran berbasis karakter secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep sains, kemampuan berpikir kritis, serta perilaku positif siswa seperti kerja sama dan tanggung jawab.
STRATEGI PENGUATAN PENDEKATAN HUMANISTIK SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KARAKTER YANG INKLUSIF DI PERGURUAN TINGGI Muliastrini, Ni Ketut Erna
Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu Vol 30 No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/widyaaksara.v30i1.295

Abstract

The challenges of higher education today in Indonesia are not only related to the classic problems that include equality and fulfillment of access, infrastructure and financing of education, but also to the quality of graduates who must have qualified intellectuals in their fields as well as high morality. Seeing these conditions, the availability of human resources with character and a humanistic campus climate are very important needs. This is certainly done to prepare for global challenges and national competitiveness. Universities must be able to prepare a generation that has good abilities and character. Thus, the humanistic approach is expected to be one of the implemented solutions in lectures by prioritizing the humanistic approach. In practice, of course, it requires integrated planning. The implementation of strengthening the humanistic approach along with continuous follow-up must also be prepared as optimally as possible in order to create an inclusive character in Higher Education. With the right strategy, universities can create graduates who are not only intellectually intelligent but also have an inclusive, tolerant, and empathetic character, who are ready to contribute to a diverse society. Keywords: inclusive character, humanistic approach, universities.
PENGENALAN DASAR JURNALISTIK UNTUK GERAKAN LITERASI SEKOLAH YANG LEBIH ASYIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 DATAH Juliantari, Ni Kadek; Badra, I Komang; Rahayuni, I Gusti Ayu Adi; Muliastrini, Ni Ketut Erna; Jatiyasa, I Wayan; Apriani, Ni Wayan; Arjawa, I Ketut Paang
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i3.2538

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertajuk pengenalan dasar jurnalistik untuk gerakan literasi sekolah yang lebih asyik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan ketertarikan siswa terhadap literasi dengan cara-cara yang lebih asyik dan menyatu dengan program sekolah. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya literasi di Sekolah Dasar Negeri 1 Datah yang masih memiliki keterbatasan dalam bidang sarana dan prasarana pengembangan literasi. Oleh karena itu, program yang dilaksanakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pengenalan literasi dasar, khususnya membaca dan menulis, dasar jurnalistik, dan pendampingan membuat karya. Karya tersebut digunakan sebagai bahan untuk membuat media literasi jurnalistik, semacam majalah dinding (mading), tetapi dibuat dalam bentuk rumah supaya lebih menarik dan asyik. Pada setiap sisi bidang luar rumah tersebut ditempeli berbagai karya yang sudah dibuat oleh siswa. Dengan program ini, peserta sangat antusias membuat karya dan mengembangkan literasinya.
Pendampingan Pengembangan Literasi Siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Datah Melalui Pembelajaran ASIK (Aktif, Seru, Inovatif, Kreatif) Juliantari, Ni Kadek; Badra, I Komang; Rahayuni, I Gusti Ayu Adi; Muliastrini, Ni Ketut Erna; Jatiyasa, I Wayan
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2024): EDISI MARET 2024
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/prioritas.v6i01.893

Abstract

Melalui Gerakan Literasi Nasional (GLN) dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS), program literasi sudah gencar digaungkan dan dilaksanakan oleh berbagai pihak. Namun, tidak dipungkiri bahwa tidak serta merta hal itu dapat dilaksanakan secara merata oleh setiap sekolah. Beberapa sekolah mengalami kendala dalam pengembangan literasi karena keterbatasan fasilitas yang ada. Hal itu terjadi di Sekolah Dasar Negeri 1 Datah yang ada di daerah pelosok Desa Datah, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Atas dasar permasalahan yang dihadapi oleh mitra tersebut, dilaksanakanlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa program pendampingan pengembangan literasi melalui pembelajaran ASIK (aktif, seru, inovatif, kreatif). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode pendampingan dan unjuk kerja. Artinya, peserta kegiatan diajak langsung membuat media-media literasi yang nantinya bisa dipajang di sekolah sebagai penguatan literasi dasar (membaca dan menulis) pada siswa. Melalui kegiatan yang aktif, seru, inovatif, dan kreatif ini, peserta kegiatan mendapatkan pengalaman menarik dalam pengembangan literasi dasar mereka. Kegiatan ini berlangsung lancar dan mendapat respons yang positif dari pihak mitra (Sekolah Dasar Negeri 1 Datah). Dengan demikian, dapat disimpulkan pembelajaran ASIK relevan digunakan untuk mengembangkan literasi siswa sekolah dasar.
Membangun Karakter Peduli Lingkungan Melalui Penanaman Pohon muliastrini, ketut erna; Putu Bayu Ariska Putra Gotama; Wayan Yanik Yasmini; I Gede Widiastika
Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/sevanam.v4i2.2839

Abstract

Reforestation is an effort to plant trees and plants in places that are considered to be able to grow and develop these plants. The benefits of reforestation are preventing soil erosion, making air quality better, improving air quality, controlling climate, preventing flooding and making the scenery more beautiful and fresh. The role and function of fruit plants for the environment needs to be socialized to the people of Kebung Kauh Village, Sidemen District, Karangasem Regency. This service activity aims to (1) build the character of a community who cares about the environment through planting trees as greening the environment. (2) socializing the roles and functions of fruit trees to the people of Kebung Kauh Village. The method used is training in the form of outreach, procurement of facilities and infrastructure, field assistance or fruit planting and evaluation. The planting activity as a greening of the environment was jointly carried out on June 2 2023 taking place in Kebung Kauh Village, Sidemen District, Karangasem Regency. In its implementation, this activity involved 100 participants consisting of university students, students of SD N 2 Telaga Tawang, and the people of Kebung Kauh Village. Its implementation includes: (1) children's education activities and cleaning the environment in Kebung Kauh Village which will be used as a reforestation location, (2) fruit tree planting activities, and (3) fruit plant maintenance activities. The result of this tree planting activity is the planting of coconut, mangosteen, jepun, and sandat trees in several locations in Kebung Kauh Village on land that requires reforestation in Kebung Kauh Village, Sidemen District, Karangasem Regency.
MEMBANGUN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI PENANAMAN POHON Ni Ketut Erna Muliastrini; Ni Kadek Depi Dumaini; Gusti Ayu Nanik Ardhiani3; Wayan Yanik Yasmini; I Gede Widiastika; I Made Sujana Adnyana
Komunikasi Vol 1 No 1 (2024): Volume 1 No 1 April 2024
Publisher : Forum Komunikasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65055/bhaktijivana.v1i1.1

Abstract

Reforestation is an effort to plant trees and plants in places that are considered to be able to grow and develop these plants. The benefits of reforestation are preventing soil erosion, making air quality better, improving air quality, controlling climate, preventing flooding and making the scenery more beautiful and fresh. The role and function of fruit plants for the environment needs to be socialized to the people of Kebung Kauh Village, Sidemen District, Karangasem Regency. This service activity aims to (1) build the character of a community who cares about the environment through planting trees as greening the environment. (2) socializing the roles and functions of fruit trees to the people of Kebung Kauh Village. The method used is training in the form of outreach, procurement of facilities and infrastructure, field assistance or fruit planting and evaluation. The planting activity as a greening of the environment was jointly carried out on June 2 2023 taking place in Kebung Kauh Village, Sidemen District, Karangasem Regency. In its implementation, this activity involved 100 participants consisting of university students, students of SD N 2 Telaga Tawang, and the people of Kebung Kauh Village. Its implementation includes: (1) children's education activities and cleaning the environment in Kebung Kauh Village which will be used as a reforestation location, (2) fruit tree planting activities, and (3) fruit plant maintenance activities. The result of this tree planting activity is the planting of coconut, mangosteen, jepun, and sandat trees in several locations in Kebung Kauh Village on land that requires reforestation in Kebung Kauh Village, Sidemen District, Karangasem Regency.
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SEKOLAH DASAR Ni Ketut Erna Muliastrini
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i1.5143

Abstract

Pengembangan literasi sains pada siswa sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman ilmiah yang mendalam sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan literasi sains siswa SD melalui pendekatan pembelajaran berbasis karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kerjasama, dan rasa ingin tahu. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dengan mengaitkan konsep-konsep sains pada kehidupan sehari-hari dan aktivitas kolaboratif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV dan V dari beberapa Sekolah Dasar di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, wawancara, angket, dan tes literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran berbasis karakter secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep sains, kemampuan berpikir kritis, serta perilaku positif siswa seperti kerja sama dan tanggung jawab.
Integrasi Service Learning dan Experiential Learning dalam Penguatan Nilai Spiritual, Sosial, dan Lingkungan Mahasiswa PGSD di Pura Anggreka Sari: Penelitian I Made Sujana Adnyana; I Gusti Ayu Adi Rahayuni; Ni Kadek Depi Dumaini; Ni Ketut Erna Muliastrini; Gusti Ayu Nanik Ardhiani; Putu Bayu Ariska Putra Gotama; Utama Diyatmika; I Gede Widiastika; Wayan Yanik Yasmini; Ni Nyoman Yuli Adelina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6235

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi service learning dan experiential learning dalam penguatan nilai spiritual, sosial, dan lingkungan mahasiswa PGSD melalui pembelajaran kontekstual di Pura Anggreka Sari. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya pengembangan karakter holistik mahasiswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik berbasis nilai lokal dan keagamaan. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan desain deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ialah mahasiswa PGSD yang mengikuti kegiatan pengabdian dan pembelajaran berbasis pengalaman di lingkungan pura. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kedua pendekatan meningkatkan kesadaran spiritual, memperkuat nilai sosial seperti gotong royong, empati, dan tanggung jawab, serta menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui kegiatan pelestarian dan kebersihan pura. Mahasiswa juga mengalami peningkatan refleksi diri dan kemampuan menghubungkan teori dengan praktik.
Analisis Urgensi Penguasaan Teknologi Informasi Bagi Calon Guru SD Dalam Membangun Ekosistem Belajar Modern Putu Bayu Ariska Putra Gotama; Ni Ketut Erna Muliastrini
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 12 No. 1 (2026): Volume 12 No 1 March 2026
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v12i1.3555

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penguasaan Teknologi Informasi (TI) bagi calon guru sekolah dasar dalam upaya membangun ekosistem belajar modern yang adaptif. Ruang lingkup kajian difokuskan pada kesiapan kompetensi digital mahasiswa PGSD dan relevansinya terhadap kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan observasi terhadap tren integrasi teknologi dalam kurikulum pendidikan dasar. Hasil riset menunjukkan bahwa penguasaan TI bukan sekadar pendukung teknis, melainkan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif, inklusif, dan berpusat pada siswa. Tanpa literasi teknologi yang mumpuni, calon guru akan kesulitan mengimplementasikan strategi pembelajaran inovatif di tengah pesatnya digitalisasi pendidikan. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kurikulum berbasis teknologi pada program studi PGSD bersifat mendesak untuk menjamin profesionalisme guru di masa depan. Implikasi riset bagi pengembangan ilmu pengetahuan adalah perlunya reorientasi model pedagogi yang mengintegrasikan aspek teknologi, pedagogi, dan konten secara holistik. Hal ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam penyusunan standar kompetensi lulusan calon pendidik yang mampu menjawab tantangan transformasi digital di level sekolah dasar. Kata Kunci: Calon Guru SD; Ekosistem Belajar Modern; Teknologi Informasi; Transformasi Pendidikan   Abstract This study aims to analyze the urgency of mastering Information Technology (IT) for prospective elementary school teachers in an effort to build a modern, adaptive learning ecosystem. The scope of the study focuses on the digital competency readiness of PGSD students and its relevance to the needs of 21st-century learning. The research method used is descriptive qualitative through literature review and observation of technology integration trends in elementary school curricula. The results of the research indicate that IT mastery is not merely a technical support, but rather the main foundation in creating an interactive, inclusive, and student-centered learning environment. Without adequate technological literacy, prospective teachers will struggle to implement innovative learning strategies amidst the rapid digitalization of education. The conclusion of this study confirms that strengthening the technology-based curriculum in PGSD study programs is urgent to ensure teacher professionalism in the future. The implications of this research for the development of science are the need for a reorientation of pedagogical models that integrate aspects of technology, pedagogy, and content holistically. This is expected to serve as a reference in developing competency standards for prospective educator graduates who are able to address the challenges of digital transformation at the elementary school level. Keyword: Prospective Elementary School Teachers; Modern Learning Ecosystem; Information Technology; Educational Transformation