Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Minat Menabung pada Anak Sekolah Bersepadu Musa-Asiah Menggunakan Pengajaran Bahasa Arab Yeb Salma; Nurman Ginting
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i3.12017

Abstract

Tujuan dari penelian ini yaitu untuk memaparkan upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan minat menabung pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan (field research). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, peneliti menyimpulkan bahwa upaya meningkatkan ninat menabung pada anak sekolah Bersepadu Musa-Asiah (SEPAMA) menggunakan media pengajaran bahasa Arab sudah dilaksanakan dengan cukup baik. Secara rinci yaitu faktor yang mendukung kegiatan sosialisasi dapat berjalan lancar yaitu fasilitas dan antusiasme dari siswa kelas 7 dan 8 sekolah selama kegiatan berlangsung. Materi yang disampaikan dapat diterima dan dimengerti dengan baik. Ada beberapa siswa yang sudah antusias memahami materi yang disampaikan dengan lancar. Tepat masih perlu adanya motivasi berkelanjutkan untuk membuat siswa konsisten dalam menabung dan belajar berbahasa arab.
Faktor yang Mempengaruhi Minimnya Baca dan Tulis Al-Qur’an pada Anak-anak di Tadika Al-Hidayah Miss Sunwanee Numan; Nurman Ginting
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i3.12096

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menasihati kita tentang faktor-faktor apa yang mungkin berkontribusi terhadap kurangnya minat anak dalam membaca dan menulis. Jenis penelitian ini adalah kualitatif lapangan (field research) yaitu penelitian yang mengharuskan peneliti berangkat ke “lapangan” untuk mengadakan pengamatan tentang   sesuatu fenomena dalam suatu pendidikan. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan proyek  KKN Internasional di Sekolah Tadika Desa Klong Wad Dengan demikian, mahasiswa mampu memahami kolaborasi dan sosialisasi dengan sangat baik, mahasiswa mendapatkan pengetahuan yang tidak akan pernah mereka dapatkan di kelas baik teori maupun praktek. Siswa mulai lebih memahami tentang pentingnya memahami dan membaca Al-Qur'an. Meningkatkan perasaan kepedulian dan hubungan dengan orang lain serta meningkatkan minat dan semangat belajar bagi siswa.
Pengaruh Kepribadian, Manajerial, dan Sosial Terhadap Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah SMP di Serdang Bedagai Dengan Pelatihan Sebagai Variabel Moderating Isthifa Kemal; Fadhil Pahlevi Hidayat; Nurman Ginting
EDUTECH Vol 9, No 1 (2023): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v9i1.11787

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kompetensi kepribadian, manajerial, dan sosiall terhadap peningkatan kompetensi kepala sekolah SMP di Serdang Bedagai dengan pelatihan sebagai variable moderating. Penelitian penguatan kompetensi ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data SmartPLS. Responden penelitian ini merupakan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai sebanyak 40 orang. Hasil analisis data yang diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan menunjukkan bahwa, Tidak terdapat pengaruh signifikan kepribadian terhadap pelatihan. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 0,350 1,68 dan hasil pvalues 0,727 0,05. Tidak terdapat pengaruh signifikan kepribadian terhadap peningkatan kompetensi. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 0.,8841,65 dan hasil pvalues 0,3770,05. Tidak terdapat pengaruh signifikan manajerial terhadap pelatihan. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 0,2951,65 dan hasil pvalues 0,7680,05. Tidak terdapat pengaruh signifikan manajerial terhadap peningkatan kompetensi. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 0,7821,65 dan hasil pvalues 0,4340,05. Terdapat pengaruh signifikan pelatihan terhadap peningkatan kompetensi. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 41,2981,65 dan hasil pvalues 0,0000,05. Terdapat pengaruh signifikan sosial terhadap pelatihan. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 51,5081,65 dan hasil pvalues 0,0000,05. Terdapat pengaruh signifikan sosial terhadap peningkatan kompetensi. Hal ini dibuktikan dengan hasil t-statisik yang didapat yaitu 96,5121,65 dan hasil pvalues 0,0000,05.Kata kunci: Kepribadian, Manajerial, Sosial, Peningkatan Kompetensi
Religious Learning Using the Sing A Song Method at the Sungai Buloh Guidance Center, Kuala Lumpur Robie Fanreza; Nurman Ginting; Arwin Juli Rakmadi; Riyan Pradesyah; Mahmud Yunus Daulay; Latutik Mukhlisin; Mohammad Fahmi Nugraha; Toni Ahmad Subekti; Syamsul Hidayat
International Conference on Education for All Vol. 1, No. 2, June 2023
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Peguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on the results of observations and preliminary studies, it was found that students' ability to understand religious subjects at the Sungai Buloh Guidance Studio, Kuala Lumpur, was still low, this was evidenced by the process and learning outcomes. This activity is usually held once a week at the Sungai Buloh Guidance Studio. In the activity of conveying religious learning material, there were educators who delivered religious subjects using noncooperative methods. It was found that when students received religious subject matter, there was a delay. Then there has been no maximum effort to use the cooperative method to increase students' understanding of religious subject matter by educators. The solution offered to the Sungai Buloh Guidance Center is to provide training to educators using the Sing A Song Method in delivering religious subject matter to students. The Sing A Song method is a way of teaching and introducing religious subject matter with a singing method that uses certain lyrics that are sung. Usually the lyrics of the songs are adjusted to the subject matter that will be taught to students which is done repeatedly in this training. Initially, educators were given the opportunity to make song lyrics adapted to the subject matter and then also adapted to the tunes of songs that were easy for students to memorize. Then educators practice how to deliver and teach directly to students, and later will be accompanied by mentors provided. After that an evaluation was carried out, by means of which the participants read one verse of the Koran, so that they could find out the level of understanding that had been achieved.
Map of The Needs of UMSU Students on Al-Islam and Muhammadiyah Curriculum Nurzannah Nurzannah; Mahmud Yunus Daulay; Nurman Ginting
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2021): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v4i3.1722

Abstract

The purpose of this study was to produce a map of the needs of UMSU students for Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) courses. This type of research is qualitative research that uses survey techniques. Data collection was carried out by questionnaires and interviews. The data analysis techniques used are; describe the data, analyze, and interpret, and conclude. The results showed that the map of the needs of UMSU students for AIK courses were: 1) Students with religious understanding backgrounds other than Muhammadiyah (92 people/76.8%) of the 396 respondents stated that the provision of Worship courses, in particular, not through doctrine and coercion, but must pay attention to the background of the religious understanding they already profess. 2) Non-Muslim students generally state that Worship courses are not taught in the form of doctrine as given to Muslim students but must consider their religious background, and AIK courses should be taught in the form of Islamology courses, or the like. 3) Students from Muhammadiyah schools tend to want the provision of AIK courses to be packaged with other programs. Or by combining face-to-face in class with more interesting programs, not just face-to-face routines. 4) Most of the respondents stated that learning strategies and methods need to be adapted to the needs of students.
Map of The Needs of UMSU Students on Al-Islam and Muhammadiyah Curriculum Nurzannah Nurzannah; Mahmud Yunus Daulay; Nurman Ginting
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2021): Islamic Education
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v4i3.1722

Abstract

The purpose of this study was to produce a map of the needs of UMSU students for Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) courses. This type of research is qualitative research that uses survey techniques. Data collection was carried out by questionnaires and interviews. The data analysis techniques used are; describe the data, analyze, and interpret, and conclude. The results showed that the map of the needs of UMSU students for AIK courses were: 1) Students with religious understanding backgrounds other than Muhammadiyah (92 people/76.8%) of the 396 respondents stated that the provision of Worship courses, in particular, not through doctrine and coercion, but must pay attention to the background of the religious understanding they already profess. 2) Non-Muslim students generally state that Worship courses are not taught in the form of doctrine as given to Muslim students but must consider their religious background, and AIK courses should be taught in the form of Islamology courses, or the like. 3) Students from Muhammadiyah schools tend to want the provision of AIK courses to be packaged with other programs. Or by combining face-to-face in class with more interesting programs, not just face-to-face routines. 4) Most of the respondents stated that learning strategies and methods need to be adapted to the needs of students.
Penerapan Metode Game Based Learning Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas Viii Di Smp Muhammadiyah 4 Medan Helvetia Afifah Najwa Azzahra; Nurman Ginting
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2024): multi science and knowlegde
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan kepada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 4 Medan Helvetia dalam pembelajaran PAI. Berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa peserta didik mengalami kejenuhan terhadap pembelajaran dengan metode lama seperti ceramah, sehingga peserta didik tidak semua bisa fokus dan memahami pembelajaran dengan baik. Untuk mengatasi kesulitan tersebut maka perlu dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode Game Based Learning yang dipercaya dapat mengatasi kejenuhan dan meningkatkan motivasi para peserta didik dalam belajar, sehingga tidak hanya beberapa murid saja yang bisa memahami pembelajaran tetapi semua murid lain bisa sama paham dan aktifnya dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan objek penelitian yaitu kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 4 Medan Helvetia dengan jumlah siswa 17 orang. Adapun penelitian ini dilakukan dalam2 siklus. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di SMP Muhammadiyah 4 Medan Helvetia didapati bahwa penerapan metode game based learning dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII menunjukkan hasil yang baik. Dimana rata-rata presentase murid yang motivasi belajarnya mengalami kenaikan dari siklus I ke siklus ke II sebesar 19,2% dalam hal perasaan senang ketika belajar, 23,6% dalam hal memperhatikan pembelajaran dan 31,4% dalam hal ketertarikan terhadap kegiatan pembelajaran PAI. Hal ini menunjukkan bahwa menerapkan metode game based learning pada mata pelajaran PAI dalam materi pembelajaran yang sesuai dapat memicu motivasi belajar siswa untuk meningkat, siswa akan merasa lebih senang dan tertarik dengan pembelajaran yang berbentuk game yang atraktif
Upaya Peningkatan Minat Belajar Siswa Pada Pelajaran Al-Qur’an Hadits Dengan Metode Cooperative Learning Kelas Viii Smp Muhammdiyah 4 Medan Nurul Izzah Sajidah Jamil; Nurman Ginting
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2024): multi science and knowlegde
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kooperatif memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerja sama dengan sesama siswa dalam tugas yang dirancang dengan baik. Pembelajaran kooperatif juga memungkinkan siswa untuk menjadi sumber belajar bagi temannya yang lain. Oleh karena itu, konsep pembelajaran kooperatif dikembangkan dengan asumsi bahwa proses pembelajaran akan lebih bermakna jika siswa dapat saling mengajar. Namun, dalam pembelajaran kooperatif, siswa dapat belajar dari dua sumber utama, yaitu guru dan teman belajar lainnya. Pembelajaran kooperatif dapat membuat siswa berinteraksi satu sama lain untuk berbagi pengetahuannya dalam menyelesaikan masalah yang diberikan oleh guru. Ini membantu siswa memahami konsep yang berbeda dan menciptakan suasana penerimaan terhadap sesama siswa dari berbagai latar belakang, seperti suku, sosial, budaya, dan kemampuan. Ini memberikan kesempatan yang sama kepada semua siswa tanpa memandang latar belakang mereka dan menciptakan lingkungan di mana semua siswa memiliki kesempatan yang sama. Mengajarkan cara bekerja sama atau bekerja sama untuk memecahkan masalah. Siswa memerlukan keterampilan ini untuk bertahan hidup di masyarakat. Siswa juga belajar menghormati satu sama lain.
STRATEGI GURU PAI DALAM MENGOPTIMALKAN MASJID SEBAGAI SARANA PEMBINAAN KEAGAMAAN SISWA DI SMK MUHAMMADIYAH 06 MEDAN Syahril, Muhammad; Ginting, Nurman
JURNAL TARBIYAH Vol 31, No 2 (2024)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/tar.v31i2.4080

Abstract

This research discusses the strategic approach applied by Islamic Religious Education subject teachers in maximizing the function of mosques as religious training centers for students at SMK Muhammadiyah 06 Medan. Based on observations and interviews, it was found that the use of mosques in this school is still limited to mandatory worship activities. PAI teachers face obstacles such as time constraints and low student interest in participating in additional religious activities. However, several innovative efforts have been made, such as regular recitations and structured character training programs at school mosques. This research uses a qualitative method with a case study approach, which involves data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The research results show that with the right strategy, mosques have great potential as a means of strengthening students' character and spiritual development, especially through students active involvement in religion.
Upaya Peningkatan Pembelajaran Berbasis Zakat, Sedekah, dan Infaq Untuk Optimalisasi Aspek Moral, Emosional dan Sosial Terhadap Siswa SDN 105337 Pantai Labu Alwi Dani Rizki Simbolon; Nurman Ginting
Bumi : Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bumi.v2i4.415

Abstract

Learning based on Zakat, Sedekah, and Infaq (ZIS) plays a significant role in shaping students' character, particularly in moral, emotional, and social aspects. This study aims to identify efforts to enhance ZIS learning that can be implemented at SDN 105337 Pantai Labu. The research employs a qualitative approach with interview, observation, and documentation techniques. The results reveal that the implementation of ZIS-based learning not only improves students' understanding of Islamic finance concepts but also positively impacts the development of moral character, such as empathy, social awareness, and collaboration skills. Furthermore, students involved in the ZIS program demonstrate improvements in emotional aspects, including emotional management and self-confidence. This study recommends the integration of ZIS learning into the school curriculum to foster a more caring and responsible generation.