Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN METODE BUZZ GROUP DALAM MEMBANGKITKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTS MUHAMMADIYAH NUNU PALU Khairia Ningsih; Surni Kadir; Muhammad Rizal Masdul
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.953 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.434

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang Metode Buzz Group di MTS Muhammadiyah Nunu Palu yang dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode Buzz Group dalam membangkitkan motivasi belajar pesera didik. Permasalahan yang dapat diidentifikasikan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pelaksanaan Metode Buzz Group di MTS Muhammadiyah Nunu Palu, (2) Bagaimana implikasi pelaksanaan metode Buzz Group dalam membangkitkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam di MTS Muhammadiyah Nunu Palu. Penelitian ini adalah termasuk dalam penelitian kualitatif yang digunakan sebagai pendekatan penelitian. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah kata-kata, tindakan dan dokumen, sedangkan sumber datanya yaitu informan, sumber data tertulis dalam dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis melalui pengolahan data dan analisa data. Pengecekan data dilakukan dengan peneliti membaca berbagai macam referensi buku maupun hasil penelitian atau dokumentasi-dokumentasi yang terkait dengan temuan yang diteliti. Hasil penelitian peran metode Buzz Group memiliki peran penting dalam membangkitkan motivasi belajar peserta didik. Metode Buzz Group yaitu metode diskusi kelompok kecil yang terdapat didalamnya 4-6 orang dalam setiap kelompok, yang mana setiap kelompok mendiskusikan pemrmasalahan yang diberikan oleh guru mata pelajarannya. Hasil dari penelitian yang dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwasannya metode diskusi ini merupakan salah satu metode yang digunakan pada pembelajaran sejarah kebudayaan Islam yang dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik di MTS Muhammadiyah Nunu Palu.
DAMPAK PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR BERBASIS MULTIMEDIA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK MUHAMMADIYAH 1 PALU Wulan Wulan; Surni Kadir; Normawati Normawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.569 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.435

Abstract

Skripsi ini membahas tentang dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam dengan sub masalah Bagaimana dampak  dan implikasi pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu dan untuk mengetahui Implikasi pemanfaatan sumber belajar berbasis Multimedia dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu.  Metode penelitian ini adalah metode kualitatif . Hasil penelitian ini menunjukkan dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan hasil belajar di SMK Muhammadiyah 1 Palu sangat baik terhadap hasil nilai akademik pembelajaran peserta didik. Hasil belajar peserta didik pada ulangan harian pertama dan kedua mengalami peningkatan dan juga peserta didik lebih termotivasi untuk belajar dan perhatian mereka terhadap pelajaran juga lebih baik Pemanfaatan melalui Multimedia dalam proses pembelajaran menjadi multiarah, yakni adanya keterlibatan antara peserta didik dengan guru. Multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dijadikan sumber belajar siswa untuk meningkatkan pemahaman, adanya perhatian dalam pembelajaran dan, tidak lekas jenuh dan bosan. Sarana yang mendukung proses pembelajaran pendidikan agama islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu yaitu Laptop, komputer, infokus. Dari pembelajaran  melalui media ini dalam penyajian pembelajaran dan diskusi berjalan dengan baik. Pendidik bisa membuat pembelajaran penuh komunikatif, waktu berjalan dengan baik, sistematika pembelajaran pun terukur rapih dan pendidik menyampaikan dengan penuh percaya diri. Semakin banyak media yang digunakan maka pembelajaran akan semakin bagus hasilnya.Skripsi ini membahas tentang dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam dengan sub masalah Bagaimana dampak  dan implikasi pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu dan untuk mengetahui Implikasi pemanfaatan sumber belajar berbasis Multimedia dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu.  Metode penelitian ini adalah metode kualitatif . Hasil penelitian ini menunjukkan dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan hasil belajar di SMK Muhammadiyah 1 Palu sangat baik terhadap hasil nilai akademik pembelajaran peserta didik. Hasil belajar peserta didik pada ulangan harian pertama dan kedua mengalami peningkatan dan juga peserta didik lebih termotivasi untuk belajar dan perhatian mereka terhadap pelajaran juga lebih baik Pemanfaatan melalui Multimedia dalam proses pembelajaran menjadi multiarah, yakni adanya keterlibatan antara peserta didik dengan guru. Multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dijadikan sumber belajar siswa untuk meningkatkan pemahaman, adanya perhatian dalam pembelajaran dan, tidak lekas jenuh dan bosan. Sarana yang mendukung proses pembelajaran pendidikan agama islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu yaitu Laptop, komputer, infokus. Dari pembelajaran  melalui media ini dalam penyajian pembelajaran dan diskusi berjalan dengan baik. Pendidik bisa membuat pembelajaran penuh komunikatif, waktu berjalan dengan baik, sistematika pembelajaran pun terukur rapih dan pendidik menyampaikan dengan penuh percaya diri. Semakin banyak media yang digunakan maka pembelajaran akan semakin bagus hasilnya.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA PERMISIF TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL REMAJA DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM Siti Maisarah Annisa; Surni Kadir; Normawati Normawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.713 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.436

Abstract

Pendidikan anak di peroleh terutama melalui interaksi antara orang tua-anak. Dalam pola asuh orang tua akan menunjukan sikap dan perlakuan tertentu sebagai perwujudan pendidikan terhadap anaknya. Perkembangan  sosial emosional yang beragam, diantaranya ada anak yang bisa membina hubungan dengan teman sebaya serta orang yang baru dikenal, ada yang suka menyendiri serta pendiam.Pendidikan Islam merupakan suatu proses pembentukan individu berdasarkan ajaran-ajaran Islam yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada Muhammad SAW. Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif Independen variabel pada penelitian ini adalah Pola asuh orang tua permisif (X), sedangkan variabel pada penelitian ini adalah Perkembangan sosial emosional (Y). Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, angket dan dokumentasi. dengan subjek penelitian berjumlah 35 orang.Metode analisa data pada penelitian ini adalah pertama, analisis statistik yang berfungsi untuk mengetahui distribusi frekuensi hasil temuan data dilapangan. Berdasarkan nilai signifikan dari tabel Coefficients diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05, kemudian berdasarkan nilai t diketahui nilai thitung  sebesar  sedangkan nilai ttabel pada taraf kesalahan 5 % = 1,011, dengan demikian maka pernyataan dapat ditulis bahwa, thitung >ttabel (9.388<1,011), tingkat pengaruh pola asuh orang tua permisif terhadap perkembangan sosial emosional remaja di Desa Ngatabaru. sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel pola asuh orang tua permisif (X) berpengaruh terhadap variabel perkembangan sosial emosional (Y),  hasilnya signifikan hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh positif antara pola asuh orang tua permisif terhadap perkembangan sosial emosional remaja di Desa Ngatabaru.   dan korelasi tersebut menunjukkan semakin tinggi pola asuh orang tua permisif, maka akan semakin rendah perkembangan sosial emosionalnya.
UPAYA MENGATASI KEJENUHAN BELAJAR (Tinjauan Pendidikan Islam Pada SDN 10 Banawa Kabupaten Donggala) Astaman Astaman; Surni Kadir; Muhammad Rizal Masdul
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.675 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.437

Abstract

Beberapa masalahnya diantaranya bagaimana upaya mengatasi kejenuhan belajar pada peserta, dan Implikasi upaya mengatasi kejenuhan belajar.Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kejenuhan belajar dan upaya mengatasinya pada peserta didik di SD Negeri 10 Banawa Kabupaten Donggala.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu keseluruhan data yang sudah dikumpulkan diolah dengan menyeleksi data dengan maksud mendapatkan data yang bermutu, selanjutnya teknik pengumpulan data yang dilakukan di lapangan, yaitu melalui observasi, wawancara (interview) dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah para peserta didik dan para pendidik. Kesimpulannya adalah (1) Upaya mengatasi kejenuhan belajar pada peserta didik di SD Negeri 10 Banawa adalah dengan melakukan berbagai upaya, diantaranya menerapkan metode pembelajaranyang bervariasi yaitu metode picture dan Tanya jawab, melakukan pendekatan terhadap peserta didik yaitu pendekatan emosional dan pendekatan keagamaan, dan melakukan evaluasi setiap akhir kegiatan pembelajaran yang dilakukan sebagai umpan balik terhadap proses kegiatan belajar mengajar, yang selanjutnya akan dijadikan sebagai titik tolak untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran selanjutnya. (2) Implikasi upaya dalam mengatasi kejenuhan yaitu adanya semangat yang ditunjukan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran, hal itu di sebabkan oleh meteode yang digunakan pendidik dalam mengajar. Metode yang di gunakan pendidik bervariasi tidak hanya menggunakan metode ceramah tetapi juga menggunakan metode picture dan Tanya jawab. Khususnya pelajaran agama yang mana pendidik dalam memberi tugas selalu memberikan perlombaan siapa yang cepat dan tepat akan diberi hadiah.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL GEOMETRI MELALUI MEDIA BENDA ALAM PADA KELOMPOK B2 DI PAUD NOSARARA KEL. TALISE VALANGGUNI KEC.MANTIKULORE DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM Yulianti Yulianti; Surni Kadir; Normawati Normawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.174 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.439

Abstract

Penelitian  ini bertujuan  untuk  meningkatkan kemampuan  mengenal geometri melalui media benda alam pada anak Kelompok B2 PAUD Nosarara Palu. Metode Penelitian mencakup jenis penilitian, kehadiran peneliti, proses penelitian, lokasi penelitian, desain penelitian, tekhnik pengumpulan data, instrumen pengumpulan data, tekhnik analisis data, dan pengecekan keabsahan data. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah  15 anak Kelompok B Nosarara Palu, yang terdiri dari 8 laki-laki dan 7 perempuan. Objek penelitian adalah kemampuan anak dalam mengenal Geometri dengan mempergunakan media benda alam yang   dianggap menarik dan bentuknya bervariasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi kemampuan berhitung dan menulis angka diudara, tes lisan kemampuan mengenal Geometri dan tes tertulis kemampuan menebalkan angka dan menulis Geometri.Teknik analisis data yang digunakanya itu teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Adapun indikator keberhasilan PTK dari keseluruhan jumlah nilai anak memperoleh nilai rata-rata ≥7,0 (skala 0-10) sehingga dapat dikatakan baik. Hasil penelitian menujukkan bahwa kemampuan mengenal Geometri dalam tinjaun pendidikan Islam pada hakikatnya Allah swt telah menyebutkan Geometri dalam al-Qur’an namun sifatnya masih bersifat umum jika dipahami ayat tersebut secara komprenhensif. Di samping itu, pada Pratindakan kemampuan anak mengenal Geometri adalah 5,94 termasuk dalam kriteria kurang. Pada tindakan I nilai rata-ratanya meningkat menjadi 6,42 termasuk dalam kriteria cukup. Pada tindakan II rata-rata nilai anak meningkat menjadi 7,02 termasuk dalam kriteria baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bermain sambil belajar dengan menggunakan media benda-benda alam lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal Geometri  sebagai lambang banyaknya  benda  pada  anak PAUD.
WASIAT WAJIBAH ANAK ANGKAT MENURUT KOMPILASI HUKUM ISLAM DI PENGADILAN AGAMA PALU KELAS I A Irfo Maribunti; Surni Kadir; Gazali Gazali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.626 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.730

Abstract

Deskripsi Wasiat wajibah Anak Angkat dalam Kompilasi Hukum Islam Dalam KompilasiHukum Islam orang tua angkat secara serta merta dianggap telah meninggalkan wasiat (karena itu diberi nama wasiat wajibah) maksimal sebanyak 1/3 dari harta yang ditinggalkan untuk anak angkatnya, atau sebaliknya anak angkat untuk orang tua angkatnya, dimana hartatersebut dalam sistem pembagiannya bahwa sebelum dilaksanakan pembagian warisan kepada para ahli warisnya, maka wasiat wajibah harus ditunaikan terlebih dahulu. Wasiat wajibah sebagai wasiat yang pelaksanaannya tidak dipengaruhi atau tidak bergantung kepada kemauan atau kehendak yang meninggal dunia. Wasiat wajibah adalah suatu wasiat yang diperuntukkan kepada ahli waris atau kerabat yang tidak memperoleh bagian harta warisan dari orang yang wafat, karena adanya suatu halangan syara. Implementasi wasiat wajibah kepada anak angkat dalam putusan hakim di Pengadilan Agama kelas I A Palu yaitu : Pertama pihak pengadilan agama menerima permohonan gugatan wasiat wajibah kemudian yang kedua pengadilan agama mempelajari perkara yang masuk dan menyiapkan kelengkapan berkas sesuai dengan ketentuan pengadilan yang berlaku, ketiga pengadilan agama menetapkan majelis hakim yang akan menyelesaikan perkara berdasarkan bukti-bukti yang kuat yang dihadirkan oleh anak angkat ( Penggugat) yakni majelis hakim memutuskan memberikan 1/3 dari jumlah harta yang ditinggalkan apabila penggugat dapat mengahdirkan bukti berupa putusan majelis hakim tentang pengangkatan anak. Majelis hakim juga dapat memutuskan perkara secara berbeda apabila penggugat memiliki surat wasiat yang sah dari orang tua angkatnya dalam hal ini putusan majelis hakim harus mengikuti isi dari surat wasiat tersebut. Kata Kunci: Wasiat Wajibah dan Kompilasi Hukum Islam
DAMPAK KECERDASAN SPIRITUAL DALAM MENINGKATKAN NILAI-NILAI KEJUJURAN SISWA DI SMP MUHAMMADIYAH KODOLAGON KECAMATAN BOKAT KABUPATEN BUOL Ashari Ismon Batalipu; Surni Kadir; Colle M. Said
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.174 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.731

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang Dampak Kecerdasan Spiritual dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Kejujuran Siswa di SMP Muhammadiyah Kodolagon Kecamatan Bokat Kabupaten Buol. Permasalahan dalam skripsi ini yakni: bagaimanakah deskripsi kecerdasan spiritual dalam meningkatkan nilai-nilai kejujuran siswa di SMP Muhammadiyah Kodolagon Kecamatan Bokat Kabupaten Buol? Dan bagaimana dampak kecerdasan spiritual dalam meningkatkan nilai-nilai kejujuran siswa di SMP Muhammadiyah Kodolagon Kecamatan Bokat Kabupaten Buol?.Untuk menjawab permsalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) deskripsi kecerdasan spiritual dalam meningkatkan nilai-nilai kejujuran siswa di SMP Muhammadiyah Kodolagon Kecamatan Bokat Kabupaten Buol: pembinaan kecerdasan spiritual dilaksanakan di sekolah tersebut baik dalam kegiatan pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler, yaitu: (1) guru PAI merancang pembinaan kecerdasan spiritual dalam Silabus dan RPP dengan menganalisa materi-materi pelajaran yang dapat dijadikan sebagai pembinaan kecerdasan spiritual siswa, sehingga dilaksanakan secara terprogram (2) pada pelaksanaan pembelajaran guru PAI selalu mengawali pembelajarannya dengan memberikan nasihat-nasihat keagamaan, agar dapat memotivasi siswa untuk mengerjakan amal-amal kebaikan (3) guru memperbanyak latihan untuk mengamalkan ajaran agama Islam sesuai dengan syariat agama Islam yang dipahami oleh Muhammadiyah kepada siswa (4) seluruh guru juga bekerja sama dalam membina dan mengembangkan kecerdasan spiritual siswa, yakni dengan mengarahkan dan membimbing siswa untuk bersikap dan bertingkah laku sesuai syariat agama Islam yang benar (5) di luar kelas juga dilakukan pembinaan pengamalan agama Islam yakni dengan memperhatikan cara siswa bergaul dan membimbing siswa untuk beribadah, membimbing siswa berbicara menggunakan bahasa yang sopan (6) Pada kegiatan ektrakurikuler keagamaan, guru melibatkan siswa sebagai panitia pelaksana kegiatan hari besar Islam, setiap hari Jum’at pagi guru dan seluruh siswa membaca Al-quran dan mengisi ceramah agama, sehingga pemahaman keagamaan siswa meningkat (7) nilai-nilai kejujuran tidak muncul dengan sendirinya, karena itu dalam pembelajaran guru mengintegrasikan dengan nilai-nilai kejujuran, membiasakan siswa berbicara dan bersikap jujur sehingga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. (b) dampak kecerdasan spiritual dalam meningkatkan nilai-nilai kejujuran siswa di SMP Muhammadiyah Kodolagon Kecamatan Bokat Kabupaten Buol, yaitu: (1) siswa dapat mengakui kesalahan yang dibuatnya (2) siswa dapat meminta maaf apabila melakukan kesalahan (3) siswa saling mengingatkan kepada sesama temannya dan (4) siswa berupaya mengembalikan barang yang ditemukannya.  Kata Kunci        :  Dampak, kecerdasan spritual, nilai-nilai kejujuran
IMPLEMENTASI FULL DAY SCHOOL TERHADAP AKHLAK SISWA DI SMPN 1 BOKAT Arwan Samsudin; Surni Kadir; Colle M. Said
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v2i1.733

Abstract

Skripsi ini membahas studi tentang Implementasi Full Day School Terhadap Akhlak Siswa  di SMPN 1 Bokat, dengan pokok Bahasan 1). Bagaimanakah deskripsi program full day school  di SMPN 1 Bokat terhadap akhlak siswa  di SMPN 1 Bokat, 2). Bagaimakah dampak pelaksanaan full day school terhadap akhlak siswa  di SMPN 1 Bokat. Adapun tujuan Penelitian : 1). Untuk mengetahui bagaimanakah deskripsi program full day school  di SMPN 1 Bokat terhadap akhlak siswa  di SMPN 1 Bokat, 2). Untuk mengetahui dampak pelaksanaan full day school  terhadap akhlak siswa  di SMPN 1 Bokat.Untuk mengungkap data dan fakta yang akurat menyangkut tentang Implementasi Full Day School Terhadap Akhlak Siswa  di SMPN 1 Bokat, penulis menggunakan metode kualitatif. Dengan metode ini penulis dapat mempresentasekan tentang Implementasi Full Day School Terhadap Akhlak Siswa  di SMPN 1 Bokat. Data yang penulis peroleh baik data primer, data sekunder, data melalui wawancara serta yang di peroleh melalui buku-buku referensi. Menganalisis data merupakan tindakan yang paling krusial dalam sebuah penelitian.  Hasil dari sebuah penelitian tergantung bagaimana peneliti menganalisis dan menginterpretasikan data yang diperoleh di lapangan. Apalagi penelitian kualitatif bisa dibilang merupakan penelitian yang lebih subjektif dari pada jenis penelitian kuantitatif. Adapun hasil penelitian adalah : 1). Program Full Day School  di SMPN 1 Bokat terhadap akhlak siswa  di SMPN 1 Bokat sudah cukup baik. Dilihat dari peningkatan prestasi belajar siswa yang mana terealisasikan melalui peningkatan nilai Ujian Nasional siswa. Peningkatan perstasi tersebut disebabkan oleh  Perubahan karakter dalam diri siswa. Prioritas utama full day school di SMPN 1 Bokat adalah pembentukan akhlak  siswa dengan menanamkan akhlak yang baik kepada siswa. 2). Dampak pelaksanaan Full Day School terhadap akhlak siswa  di SMPN 1 Bokat yaitu   meningkatnya nilai siswa dalam bidang studi Pendidikan Agama Islam dapat dilihat peningkatan nilai raport, dalam penilaian ini sudah mencakup aspek kognitif, afeksi dan psikomotrik. Akhlak siswa dapat ditunjukkan dalam bentuk kedisiplinan siswa dalam beribadah, kedisiplinan siswa dalam masuk kelas, kedisiplinan siswa dalam mengikuti peraturan sekolah, dan prestasi siswa yang meningkat. Akhlak yang ditanamkan dalam penerapan full day school di SMPN 1 Bokat adalah: akhlak terhadap Allah SWT, akhlak terhadap diri sendiri, akhlak terhadap teman, akhlak terhadap lingkungan. semoga penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap akhlak siswa dan sistem ini juga menjawab kegelisahan-kegelisahan karakter anak bangsa.Kata Kunci : Full Day School dan Akhlak Siswa.
BUDAYA NIKAH DI BAWAH UMUR TERHADAP KEUTUHAN RUMAH TANGGA DI KELURAHAN LAMBARA KECAMATAN TAWAELI KOTA PALU DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM Adriatin Adriatin; Surni Kadir; Gazali Gazali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.668 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.734

Abstract

        Permasalahan dalam Skripsi ini diformulasikan kedalam dua sub, yaitu : 1. Bagaimana dampak nikah di bawah umur terhadap keutuhan rumah tangga di Kelurahan Lambara Kecamatan Tawaeli  Kota Palu dalam tinjauan hukum islam, dan 2. Faktor apa saja yang mendorong nikah di bawah umur di Kelurahan Lambara Kecamatan Tawaeli Kota Palu.       Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui dampak nikah di bawah umur terhadap keutuhan rumah di Kelurahan Lambara Kecamatan Tawaeli Kota Palu, dan 2. Untuk mengetahui faktor apa yang mendorong terjadinya nikah di bawah umur yang ada di Kelurahan Lambara Kecamatan Tawaeli  Kota Palu dalam tinjauan hukum islam.       Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. yang terdiri dari : Observasi, Dokumentasi, Pedoman wawancara, Pendekatan Penelitian, Jadwal Penelitian, Lokasi Penelitian, Kehadiran Peneliti, Sumber Data, Prosedur Pengumpulan Data, Analisis Data, dan Pengecekan Keabsahan Data.          Hasil penelitian yang dilakukan bahwa : 1. Adapun dampak nikah di bawah umur terhadap keutuhan rumah di Kelurahan Lambara Kecamatan Tawaeli Kota Palu adalah pertama Dampak positif yaitu akan muncul sifat keibuan setelah menikah, laki-laki lebih bertanggung jawab selain dari itu menghindari diri dari perbuatan zina dan pergaulan bebas. kedua Dampak negatif yaitu menutupi aib keluarga, pendidikan anak kurang baik karena ketidaksiapan orang tua dalam mengurus anaknya karena kondisi emosi yang sangat labil dan seringkali hal-hal yang sepeleh dapat menimbulkan pertengkaran yang sangat hebat sehingga rumah tangga yang kurang harmonis, dan 2.  Adapun Faktor yang mendorong nikah di bawah umur terhadap keutuhan rumah di Kelurahan Lambara Kecamatan Tawaeli Kota Palu adalah Pertama faktor ekonomi. Kedua faktor pendidikan. Ketiga faktor kekhawatiran orang tua. Keempat faktor budaya/tradisi/adat.      Kesimpulan dan saran dari penelitian ini adalah penyebab nikah di bawah umur yaitu menghindari diri dari perbuatan zina dan pergaulan bebas, penyebabnya yaitu faktor ekonomi, faktor pendidikan, faktor kekhawatiran orang tua dan faktor budaya/tradisi/adat. Untuk menekan laju pernikahan di bawah umur yaitu dengan mencegah dan membatalkan perkawinan di bawah umur tersebut. Kata Kunci            :    Dampak, Nikah di bawah Umur, Keutuhan Rumah Tangga. 
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASSED LEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIS DI KELAS VIII MTS LAKEA Marzuki Marzuki; Surni Kadir; Gazali Gazali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.09 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.735

Abstract

Skripsi ini membahas tentang Model Pembelajaran Problem Bassed Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis Di Kelas VIII MTs Lakea. Dengan bentuk permasalahannya yaitu (1) Bagaimana motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Al-Quran Hadist dengan menggunakan Metode Problem Based Learning di Kelas VIII MTs Lakea, (2) Bagaimana Implementasi Metode Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadist di Kelas VIII MTs Lakea.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data melalui observasi, interview dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan dengan menggunakan mengadopsi, mengumpulkan semua data yang diperoleh dilapangan yang disesuaikan dengan fokus utama dari penelitian ini. Mengedit, berarti memperbaiki kata-kata informan yang tidak memiliki dengan fokus penelitian. Mengklasifikasi berarti memilah-milah seluruh pendapat informan tentang fokus penelitian kemudian membandingkan antara kelompok yang satu dengan yang lainnya dengan mekanisme dari setiap kelompok tersebut.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Al-Quran Hadist dengan menggunakan Metode Problem Based Learning di Kelas VIII MTs Lakea yakni adanya motivasi belajar siswa pada proses belajar mengajar mengajar pada mata pelajaran Al-quran Hadist Kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah Lakea yang dimana dalam penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam memotivasi peserta didik yang di MTs Lakea khususnya pada mata pelajaran Al-quran Hadist sudah sangat baik dan memiliki dampak yang sangat positif bagi siswa itu sendiri. (2) Implementasi Metode Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadist di Kelas VIII MTs Lakea yakni Dalam mengimplementasikan sebuah model pembelajaran tidak semudah yang dibayangkan karena diperlukan seorang pendidik yang paham betul akan model pembelajaran yang akan dterapkan pada proses belajar mengajar nantinya  tentu dalam hal ini adalah model pembelajaran Problem Bassed Learning. Karena hal ini akan berpengaruh kepada peserta didik itu sendiri. Semenjak diterapkan model pembelajaran Problem Bassed Learning pada Madrasah Tsanawiyah Lakea khususnya pada mata pelajaran Al-quran Hadist Kelas VIII dalam hal ini guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik, sudah sangat optimal dalam penerapannya. Kata Kunci : Model Pembelajaran, Bassed Learning, Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis