Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASSED LEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADIS DI KELAS VIII MTS LAKEA Marzuki Marzuki; Surni Kadir; Gazali Gazali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.09 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.735

Abstract

Skripsi ini membahas tentang Model Pembelajaran Problem Bassed Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis Di Kelas VIII MTs Lakea. Dengan bentuk permasalahannya yaitu (1) Bagaimana motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Al-Quran Hadist dengan menggunakan Metode Problem Based Learning di Kelas VIII MTs Lakea, (2) Bagaimana Implementasi Metode Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadist di Kelas VIII MTs Lakea.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data melalui observasi, interview dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan dengan menggunakan mengadopsi, mengumpulkan semua data yang diperoleh dilapangan yang disesuaikan dengan fokus utama dari penelitian ini. Mengedit, berarti memperbaiki kata-kata informan yang tidak memiliki dengan fokus penelitian. Mengklasifikasi berarti memilah-milah seluruh pendapat informan tentang fokus penelitian kemudian membandingkan antara kelompok yang satu dengan yang lainnya dengan mekanisme dari setiap kelompok tersebut.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Al-Quran Hadist dengan menggunakan Metode Problem Based Learning di Kelas VIII MTs Lakea yakni adanya motivasi belajar siswa pada proses belajar mengajar mengajar pada mata pelajaran Al-quran Hadist Kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah Lakea yang dimana dalam penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam memotivasi peserta didik yang di MTs Lakea khususnya pada mata pelajaran Al-quran Hadist sudah sangat baik dan memiliki dampak yang sangat positif bagi siswa itu sendiri. (2) Implementasi Metode Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadist di Kelas VIII MTs Lakea yakni Dalam mengimplementasikan sebuah model pembelajaran tidak semudah yang dibayangkan karena diperlukan seorang pendidik yang paham betul akan model pembelajaran yang akan dterapkan pada proses belajar mengajar nantinya  tentu dalam hal ini adalah model pembelajaran Problem Bassed Learning. Karena hal ini akan berpengaruh kepada peserta didik itu sendiri. Semenjak diterapkan model pembelajaran Problem Bassed Learning pada Madrasah Tsanawiyah Lakea khususnya pada mata pelajaran Al-quran Hadist Kelas VIII dalam hal ini guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik, sudah sangat optimal dalam penerapannya. Kata Kunci : Model Pembelajaran, Bassed Learning, Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadis
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA PESERTA DIDIK MELALUI MEDIA BUKU CERITA DI SMP 2 LAKEA (SATAP LAKUAN) DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM Hasbih Hasbih; Surni Kadir; Muh. Rizal Masdul
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.573 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.738

Abstract

Skripsi ini membahas tentang Upaya Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik Melalui Media Buku Cerita Di SMP 2 Lakea (Satap Lakuan) dalam Tinjauan Pendidikan Islam dengan pokok pembahasana bagaimanakah upaya meningkatkan minat baca peserta didik melalui media buka cerita di SMPN 2 Lakea (Satap Lakuan)? dan bagaimanakah implikasi upaya meningkatkan minat baca peserta didik melalui media buku cerita di SMPN 2 Lakea (Satap Lakuan)dalam tinjauan pendidikan Islam?. Tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui upaya meingkatkan minat baca dan implikasinya memalui media buku cerita.Untuk menjawab permsalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian skripsi ini yaitu: Upaya meningkatkan minat baca peserta didik melalui media buku cerita di SMP Negeri 2 Lakea (Satap Lakuan) yaitu: (1) menyediakan perpustakaan dan melengkapi buku-buku pelajaran dan buku cerita yang dibutuhkan untuk menunjang pembelajaran (2) menganalisa materi PAI yang dan memasukkan media buku cerita yang relevan ke dalam Silabus dan RPP (3) guru PAI menggunakan metode bercerita dalam proses pembelajaran sehingga memancing minat belajar siswa (4) menggunakan media buku cerita dengan teknik belajar yakni siswa membaca buku cerita di depan kelas dan siswa yang lain mendengarkan cerita tersebut, kemudian mengomentari isi dari cerita tersebut (5) guru membagikan potongan cerita pada masing-masing kelompok, siswa mencatat poin-poin penting pada cerita tersebut, setelah siswa membacakan potongan cerita maka masing-masing kelompok menebak urutan cerita tersebut dan bertukar poin-poin penting dari kelompok yang lain (6) memberikan tugas PAI untuk diselesaikan di perpustakaan sekolah dan (7) melaksanakan proses pembelajaran di perpustakaan sekolah. Adapun Implikasi upaya meningkatkan minat baca peserta didik melalui media buku cerita di SMP Negeri 2 Lakea (Satap Lakuan)dalam tinjauan pendidikan Islam, yaitu: (1) media buku cerita dapat meningkatkan minat baca siswa dan menambah wawasan siswa terhadap kisah-kisah positif yang gunakan dalam pembelajaran (2) siswa menjadi termotivasi dalam membaca sehingga rajin mengunjungi perpustakaan (3) adanya peningkatan daya baca siswa dan peningkatam peminjaman buku perpustakaan untuk dibaca di rumah (4) dan memanfaatkan perpustakaan sebagai ruang kelas khusus untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara bergilir. Dengan demikian, penggunaan buku cerita yang dilakukan oleh guru dapat meningkatkan minat baca siswa.Kata Kunci        :  Minat baca, media, buku cerita
EFEKTIVITAS DESENTRALISASI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SMA NEGERI 1 LAKEA Rustam S. Mangale; Surni Kadir; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.337 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.739

Abstract

Skripsi ini membahas tentang efektivitas desentralisasi pendidikan dalammeningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 1 Lakea dengan pokok pembahasana bagaimana deskripsi desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 1 Lakea? dan bagaimana implikasi desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 1 Lakea. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuideskripsi dan implikasi desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan prodfesionalisme guru di sekolah tersebut.Untuk menjawab permsalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian skripsi ini yaitu: deskripsi Desentralisasi Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 1 Lakea: (1) Desentralisasi pendidikan merupakan pemberian kewenangan kepada daerah untuk mengelola pendidikannya, lalu daerah melimpahkan kepada masing-masing sekolah (2) Pemerintah pusat tetap mengontrol pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan masing-masing sekolah melalui akreditasi nasional yang dilaksanakan oleh BAN-SM (3) Aspek-aspek yang menjadi kewenangan sekolah dalam melaksanakan desentralisai pendidikan yakni: (a) Perencanaan dan evaluasi program sekolah dalam hal ini sekolah berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan cara merencanakan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan profesionalisme guru, misalnya mengutus guru untuk mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan merencanakan bimbingan teknis untuk meningkatkan keterampilan guru dan mengevaluasi berbagai perencaan kegiatan program sekolah (b) Aspek pengelolaan proses belajar, memberikan kewenangan kepada masing-masing guru untuk mengelola proses pembelajaran pada mata pelajaran yang dipegangnya dan kepala sekolah melukan supervisi kepada guru untuk mengevaluasi dan membimbing pelaksanaan proses pembelajaran guru tersebut (c) Aspek pengelolaan ketenagaan, SMA Negeri 1 Lakea mengelola 25 orang guru dan 3 orang tenaga administrasi, pengelolaan yang dilakukan misalnya memberikan guru mata pelajaran yang sesuai dengan keahliannya, dan mengutus guru sebagai perwakilannya dalam kegiatan seminar mapun workshop (d) Aspek pengelolaan keuangan, sekolah mengelola dana BOS dengan prosedur sesuai dengan aturan penggunaan dana tersebut yakni sebagai operasional sekolah, misalnya mengupayakan pembayaran honor guru honorer yang tidak pernah terlambat dibayarkan. Implikasi Desentralisasi Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 1 Lakea: (1) Program sekolah dalam meningkatkan profesionalisme dapat terlaksana dengan baik (2) Masing-masing guru berupaya meningkatkan pengelolaan proses belajarnya sebagai implikasi dari pelaksanaan supervisi (3) Sekolah memiliki tenaga pendidik sesuai dengan kebutuhan dan (4) Pengelolaan keuangan yang dilaksanakan oleh sekolah dapat memotivasi guru untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.Kata Kunci        :    Desentralisasi pendidikan, profesionalisme guru
UPAYA GURU AQIDAH AKHLAK DALAM MENGATASI PERILAKU PESERTA DIDIK DI MTs LAKEA Sutrisno Sutrisno; Surni Kadir; Muh. Rizal Masdul
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.437 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.744

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana peranan dan implikasi pendidikan agama islam Terhadap Upaya Guru Aqidah Akhlak Dalam Mengatasi Perilaku Peserta Didik Di MTS Lakea. Sebagi bentuk perwujudan pendidikan nasional yang bermutu olehkarena harus di barengi dengan pendidikan agama Islam yang sangat perlu ditingkatkan terutama masalah pembentukan akhlak, agar pengetahuan tentang agama dapat seimbang dengan pengetahuan umum yang dimilikinya.Agar siswa dapat bahagia dan selamat dunia dan akhirat. Pendidikan merupakan salah satu bidang garapan yang amat penting dalam pembangunan suatu bangsa, karena pembangunan suatu bangsa yang tidak dibarengi dan diiringi pembangunan akhlak, moral dan etika, maka pembangunan itu tidak akan seimbang, jika pendidikan hanya mementingkan ilmu pengetahuan umum, tanpa diberikan ilmu agama dan penanaman akhlak dalam mebentuk prilaku siswa, maka akan tumbuh generasi bangsa yang pintar dan beri lmu tetapi tidak berprilaku dan berakhlak yang baik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, dengan mengambil lima sampel satu sebagai kepala sekolah, dua sebagai guru agama islam, dan dua lagi sebagai seorang siswa. Dengan hasil penelitian (1) sebagai peranan pendidikan agama islam Terhadap Upaya Guru Aqidah Akhlak Dalam Mengatasi Perilaku Peserta Didik Di MTS Lakea, bahwasanya Proses pembelajaran pendidikan Aqidah Akhlak yang tidak hanya memperhatikan aspek kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah. Namun juga melalui pendekatan-pendekatan emosional guru kepada setiap individu yang bermasalah atau dinilai kurang baik dalam bertingkah laku menghasilkan efek baik pada mutu akhlak siswa itu sendiri, yakni dengan berkurangnya kasus-kasus penyimpangan perilaku siswa. Moral-moral siswa dalam bertingkah laku semakin tertata karena kebiasaan-kebiasaan yang diterapkan di sekolah tersebut. Serta didukung dengan adanya aturan-aturan yang diberlakukan untuk menyempurnakan akhlak siswa tersebut.  keefektifitasan pendidikan agama Islam dalam mengentas problem penyimpangan seksual di MTs Lakea. (2) dan sebagai implikasi pendidikan Aqidah AkhlakTerhadap Upaya Guru Aqidah Akhlak Dalam Mengatasi Perilaku Peserta Didik Di MTS Lakea, menggamPendidikan Aqidah Akhlak di sekolah atau madrasah bertujuan untuk menumbuhkan dan menbarkan bahwasanya ingkatkan keimanan melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi Manusia muslim yang terus berkembang dalam hal keimanan, ketaqwaan, berbangsa dan bernegara. Kata Kunci        :  Upaya, Aqidah Akhlak, Peserta Didik, MTs Lakea
IMPLIKASI PELAKSANAANPRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 4 BUNOBOGU KABUPATEN BUOL Susanti Susanti; Surni Kadir; Colle M. Said
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.932 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.748

Abstract

Skripsi ini membahas tentang Implikasi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Bunobogu Kabupaten Buol dengan pokok pembahasan bagaimanakah deskripsi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Bunobogu Kabupaten Buol? Dan bagaimanakah Implikasi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Bunobogu Kabupaten Buol?.Untuk menjawab permsalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian skripsi ini yaitu:deskripsi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Bunobogu Kabupaten Buol, yaitu: 1) mahasiswa memiliki semangat yang tinggi dalam melaksanakan proses pembelajaran sehingga perlu ditiru oleh guru. 2) mahasiswa menunjukkan kreasinya dengan membuat perangkat pembelajaran guru (Silabus dan RPP) secara manual di buku album, sehingga memberikan pemahaman kepada guru-guru dalam pembuatan perangkat tersebut, karena selama ini guru hanya mengkopi dari guru lain dan mengunduh dari internet perangkatnya. 3) mahasiswa mampu menggunakan berbagai metode pembelaajran yang bervariasi, sehingga meningkatkan pemahaman siswa dan membuka wawasan guru yang selama ini hanya menggunakan metode yang monoton. 4) mahasiswa dapat menunjukkan keterampilannya dalam membuat media pembelajaran dari bahan-bahan yang sederhana, sehingga membuka pemahaman guru tentang pembuatan media pembelajaran yang selama ini dianggap sulit oleh guru. 5) dalam melaksanakan PPL mahasiswa memiliki program fisik yakni menata taman sekolah dan memiliki program non fisik yakni memperbaiki papan data administrasi sekolah, sehingga meningkatkan keindahan sekolah dan ketertiban administrasi sekolah. Adapun implikasi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Bunobogu Kabupaten Buol, yaitu: 1) Memberikan semangat bagi guru untuk memperdalam teori-teori belajar. 2) Meningkatkanpemahaman guru tentangpembuatanadministrasi guru secara manual. 3) Meningkatkanpemahaman guru tentangpenerapanmetode yang bervariasidalampembelajaran. 4) Meningkatkanpemahaman guru tentangpembuatandanpenggunaan media pembelajarandan 5) Memperbaikikelengkapanadministrasisekolah.Kata Kunci        :    Implikasi, Praktik Pengalaman Lapangan, Mutu Pendidikan
KEPEMIMPINAN WANITA (STUDI PERBANDINGAN ANTARA PERSPEKTIF MUFFASIR DAN FEMINIS MUSLIM) Hasrawi Hasrawi; Surni Kadir; Normawati Normawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.663 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.749

Abstract

Penelitian ini mengkaji Kepemimpinan Wanita Studi Perbandingan Antara Perspektif Muffasir Dan Feminis Muslim dan pendidikan agama islam. Diantara kaum yang tertindas di dunia ini adalah kaum wanita yang berada di urutan teratas. Salah satu aspek tertindasnya yaitu adanya pemahaman yang melarang wanita menjadi pemimpin.pada dasarnya masalah yang sering dijadikan lahan empuk untuk menggugat Islam dalam hal kesetaraan antara kaum wanita dan laki-laki adalah masalah kepemimpinan. Bila dilihat sekarang ini, banyak kaum wanita yang cakap dan mahir dalam dunia kepemimpinan. Penelitian ini brtujuan melihat kepemimpinan wanita dalam pandangan mufasir, feminis muslim, dan pendidikan agama islam. Jenis pendekatan penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Dengan penelitian ini berhadapan langsung dengan teks atau data angka, bukan dengan lapangan atau saksi mata (eyewitness), berupa kejadian, orang atau benda-benda lain. juga data bersifat siap pakai (readymade), artinya peneliti tidak pergi kemana-mana, kecuali hanya berhadapan langsung dengan sumber yang sudah ada di perpustakaan, serta data diperpustakaan umumnya adalah sumber data sekunder, dalam arti bahwa peneliti memperoleh data dari tangan kedua bukan asli dari tangan pertama dilapangan.Dengan hasil penelitian (1) Kepemimpinan Wanita dalam bahwa Perspektif Muffasir. bahwa para mufasir berpandangan bahwa tidak ada larang bagi para wanita yang ingin mengabdikan diri dalam ranah kepemimpinan dengan dibuktikan beberapa penafsiran di atas bahwa wanita boleh menjadi pemimpin dalam ranah tertinggi akan tetapi tidak boleh melupakan kondisi dan posisi kodrat sebagai seorang wanita. Serta harus memiliki nilai-nilai kepemimpinan yang memadai.(2) Kepemimpinan Wanita dalam Perspektif Feminis Muslim. semua produk hukum dalam masyarakat harus mengacu pada prinsip keadilan dan kesetaraan. Tentang kepemimpinan perempuan kehadiran perempuan dalam panggung politik. Tidak semata demi kepentingan perempuan melainkan demi keadilan sosial dan kemanusiaan demi mewujudkan keadilan dan kemaslahatan manusia. Lebih lanjut hal yang paling esensial dalam kepemimpinan adalah kemampuan dan intelektualitas, dua hal yang dapat dimiliki oleh siapa saja baik laki-laki maupun perempuan. (3) Kepemimpinan Wanita dalam Perspektif pendidikan agama islam. Dalam kaitannya kepemimpinan wanita dalam pandangan pendidikan agama islam sedikit berbeda dengan pandangan mufasir dan feminis muslim dalam melihat kepemimpinan wanitaKata Kunci        :  Kepemimpinan Wanita, Muffasir, Feminis Muslim, pendidikan agama islam.
PENTINGNYA SIFAT ISTIQOMAH DALAM MEMBINA KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DI DESA NGUNE DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM Sarini Sarini; Muh Rizal Masdul; Surni Kadir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.714 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.869

Abstract

Skripsi ini membahas tentang “PENTINGNYA SIFAT ISTIQOMAH DALAM MEMBINA KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DI DESA NGUNE DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM”, dengan pokok permasalahan 1). Bagaimana deskripsi pentingnya sifat istiqomah dalam membina kehidupan rumah tangga dalam tinjauan pendidikan Islam? 2) Bagaimana implementasi pentingnya sifat istiqomah dalam membina kehidupan rumah tangga di Desa Ngune dalam tinjauan pendidikan Islam? Dengan sub masalah, yakni “Mendeskripsi Pentingnya Sifat Istiqomah dalam Membina Kehidupan Rumah Tangga Di Desa Ngune Dalam Tinjauan Pendidikan Islam.”  Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah Pertama untuk mengetahui deskripsi pentingnya sifat istiqomah dalam membina kehidupan rumah tangga dalam tinjauan pendidikan Islam. Kedua untuk mengetahui implementasi pentingnya sifat istiqomah dalam membina kehidupan rumah tangga di Desa Ngune dalam tinjauan pendidikan Islam.Penelitian ini menggunakan metode dan teknik deskriptif kualitatif dengan pendekatan pendidikan Islam. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan masalah dalam skripsi ini ditemukan bahwa : pertama Sebagian besar rumah tangga di Desa Ngune Kecamatan Lakea memiliki keharmonisan rumah tangga yang tinggi karena sifat istiqomah pada upaya pembinaan dalam rumah tangga. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan melalui 10 rumah tangga didapatkan 6 rumah tangga mempunyai tingakat keharmonisan dan istiqomah yang tinggi, 3 rumah tangga sedang, dan 1 rumah tangga rendah. Kedua penyatua hati dan fikiran berpengaruh atau berimplikasi terhadap keharmonisan rumah tangga karena ia membimbing manusia untuk memandang dan menjalani kehidupan berdasarkan paradigma pribadi utuh yang berpusat pada prinsip dan sifat istiqomah yang hakiki, hal ini sebagai implementasi dalam membina kehidupan rumah tangga dengan tindakan bijak, sikap dan ucapan yang akan membawa terhadap iklim keluarga yang harmonis. Sebagaimana pandangan Islam seperti dalam QS. An-Nisa (4) : “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang Telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasikamu.” Kata Kunci    :    SifatIstiqomah, RumahTangga, pendidikan Islam.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN UMPAN BALIK TUGAS TERSTRUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SMP NEGERI 5 BUKAL KABUPATEN BUOL Sartika Abdullah; Ahmad Syahid; Surni Kadir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.762 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.870

Abstract

Skripsi ini membahas tentang efektifitas pemberian umpan balik tugas terstruktur terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SMP Negeri 5 Bukal Kabupaten Buol. Dengan bentuk permasalahannya yaitu (1) Bagaimana efektifitas pemberian umpan balik tugas terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal (2) Bagaimana implikasi pemberian umpan balik terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal.Tujuan penelitian skripsi ini adalah: (1) untuk mengetahui efektifitas pemberian umpan balik tugas terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal dan (2) untuk mengetahui implikasi pemberian umpan balik terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode penelitian deskriptif Kualitatif, Yang terdiri dari: Pendekatan dan Jenis Penelitian Kehadiran Peneliti, Lokasi Penelitian, Sumber Data, Prosedur Pengumpulan Data, Analisis Data, Pengecekan Keabsahan Temuan dan Tahap – tahap penelitian.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Efektifitas pemberian umpan balik tugas terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal  dilakukan agar setiap siswa memperoleh hasil belajar yang yang baik. Disamping itu, agar: Guru dapat mengetahui kemampuan belajar siswa, Medidik siswa agar rajin mengerjakan tugas terstruktur, Memberikan motivasi kepada siswa agar rajin mengulangi pelajaran, Membangun kepercayaan diri siswa, dan Guru menerapkan pemberian umpan balik pada siswa minimal satu uraian pada setiap mata pelajaran. (2) Implikasi pemberian umpan balik terstruktur terhadap hasil belajar PAI di SMP Negeri 5 Bukal adalah; Dapat mengetahui kemampuan belajar awal siswa, Dapat mengetahui dan mengukur kemampuan belajar siswa, Dapat mengetahui kemampuan mengajar guru, Dapat mengetahui hasil belajar siswa, Dapat menerapkan metode brelajar kedepannya. Untuk mengetahui dan mengukur kemampuan belajar siswa, perlu dilakukan evaluasi dengan cara, memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa mengenai materi yang diajarkan pada saat itu maupun yang sebelumnya.Kata Kunci        :  Efektifitas, Umpan Balik, Hasil Belajar.
Reactualization of the Muhammadiyah Da'wah Movement in Responding to the Covid-19 in Providing Peace Surni Kadir; Hamdi Rudji; Nurhayati Nurhayati; Nuranisa Nuranisa; Asnidar Asikin
IJISH (International Journal of Islamic Studies and Humanities) Vol. 5 No. 2 (2022): October
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/ijish.v5i2.6634

Abstract

This study aims to analyze the reactualization of the role of Muhammadiyah's da'wah in responding to the COVID-19 pandemic in providing a sense of calm for the congregation of Palu City. The method in this study is carried out by field and literature studies from a number of books, relevant journals and data obtained through literature studies are used to make a descriptive analysis of the focus of the study. The results of this study are divided into two parts; first, the actualization of the role of Muhammadiyah's da'wah in Covid-19 is to establish the Muhammadiyah Covid-19 Comment Center (MCCC), which is tasked with dealing with Covid 19. Muhammadiyah views active efforts to prevent covid 19 as a form of worship that has the value of jihad and is part of the amar ma’rūf nahi munkar. Second, Muhammadiyah chose the path of da'wah bi al-ḥikmah, using the pillars of revelation and scholarship, then set off a fatwa issued by the Tarjih Council as a guide for worship during the covid 19 pandemic, so Muhammadiyah's da'wah steps During the COVID-19 pandemic can have implications for peace for the community.
Character Education in Hadith Perspective Asnidar; Afdal; Surni Kadir
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 4 No. 4: October 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v4i4.2952

Abstract

Our current education is very worrying. Problem after problem occurs today in the world of education, both from the educators and the students themselves. The problem of teachers who sometimes commit indecent behavior towards students sometimes cannot be separated from the discussion, as well as students who do inappropriate actions by students. How many cases occur that are committed by students such as drugs, sex free, and we can't free brawls from current problems, sometimes people always blame it on education, so education is a central means of fostering students who become society later. In this increasingly global era, the demand for quality and broad-minded human resources is not only in science but also must be based on good morals so that they can control themselves from the all-permissible cultural influences that accompany the development of science and technology. In education, there is such a thing as Islamic education. This Islamic education that we hope can shape the character of students. Students with these characteristics will give birth to a better generation of the nation and lead to progress.