Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERIAN REBUSAN DAUN SIRSAK (Annona muricata Linn) MENURUNKAN NYERI PADA PENDERITA GOUT ARTHRITIS (Giving A Decoction Of Soursop Leaf (Annona Muricata Linn) Decreases Pain Level In Patients Gout arthritis) Gustomi, Mono Pratiko; Wahyuningsih, Fenny
Journals of Ners Community Vol 7 No 2 (2016): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v7i2.267

Abstract

ABSTRAK Gout arthritis merupakan penyakit yang ditandai dengan nyeri akibat endapan kristal monosodium urat yang tertumpuk di dalam sendi sebagai akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. Mengkonsumsi rebusan daun sirsak (Annona muricata Linn) adalah salah satu jenis terapi nonfarmakologis yang berfungsi sebagai analgetik yang mampu mengurangi nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian rebusan daun sirsak terhadap penurunan nyeri pada penderita gout arthritis.Penelitian ini menggunakan metode Pra Eksperimental dengan rancangan One-Group Pra-Post test design. Sampel dipilih menggunakan metode Purposive Sampling. Sampel didapatkan sebanyak 18 orang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian rebusan daun sirsak, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah penurunan nyeri pada penderita gout arthritis. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah intervensi. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test dengan nilai standar <0.05.Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan (2-tailed) = 0.000 yang berarti rebusan daun sirsak bisa menurunkan nyeri pada penderita gout arthritis.  Kata kunci : Daun kersen, Glukosa darah, Diabetes Mellitus tipe 2 ABSTRACT Gout arthritis is the disease is characterized by the pain as result to the deposition of monosodium urate crystals that accumulate in the joint as result of the high levels of uric acid in the blood. The pain is condition in the form of feeling of not pleasing, it is very subjective because the feeling pain different in every person in terms of the scale or that  level. Consuming decoction soursop leaf (Annona muricata Linn) is the one of the non pharmacology therapy which serves as analgetik that can reduce pain. The purpose of this research was to analyze the influence of giving a decoction of soursop leaves to a decrease of pain in patients gout arthritis.This research method used pra experimental with the draft One-Group Pra-Post test Design. Sample is selected using the purposive sampling method. Sample obtained as many  18 peoples. The independent variable in this research is giving a decoction of soursop leaves. while the dependent variable in this research is decrease of pain in gout arthritis patients. Data collected before and after intervention. Analyze of the data used test statistics Wilcoxon Signed Ranks Test with the value of the standard < 0.05.The results of research showed value significant ( 2-tailed ) = 0.000 which means a decoction of soursop leaves can decrease of pain in patients with gout arthritis. Keywords: Decoction Of Soursop Leaves, Gout  Arthritis Pain.DOI : 10.5281/zenodo.1405462
Efektifitas Pemberian Cairan Kristaloid dan Koloid pada pasien SC dengan Regional Anestesi terhadap Mean Arterial Pressure Gustomi, Mono Pratiko; Qomariyah, Qomariyah
Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i1.657

Abstract

Hipotensi atau penurunan Mean Arterial Pressure (MAP) pada wanita hamil adalah masalah anestesi pasca-regional yang paling umum dalam sectio caarea. Untuk mengurangi kejadian hipotensi dapat diberikan cairan intravena seperti kristaloid atau koloid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan efek penggunaan cairan kristaloid dan koloidal pada Mean Arterial Pressure (MAP) pada pasien sectio caesarea dengan anestesi regional.Penelitian ini menggunakan metode pra eksperimen (pretest - post test group design). Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, dalam penelitian ini variabel bebasnya adalah pemberian cairan kristaloid dan koloida, sedangkan variabel terikatnya adalah Mean Arterial Pressure (MAP). Sampel penelitian ini sebanyak 20 orang dengan menggunakan puprosive sampling. Analisis data menggunaka paired t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada efek yang signifikan antara pemberian cairan kristaloid dan koloid pada pasien sectio caesarea dengan anestesi regional. Dalam uji statistik, nilai Mean Arterial Pressure (MAP) cairan kristaloid menurun 8,7 mmHg (t hitung = 5,894, α = 0,002) sedangkan Mean Arterial Pressure (MAP) dalam cairan koloid menurun 4,4 mmHg t hitung = 6,410, α count = 0,000). Ini berarti cairan koloid lebih efektif dalam mempertahankan Mean Arterial Pressure (MAP) pada pasien sectio caesarea dengan anestesi regional.Pemberian cairan koloid lebih efektif daripada kristaloid karena dapat mengisi ruang intravaskular yang lebih panjang, berat molekul yang lebih besar, sehingga akan memberikan efek pada ekspansi volume intravaskular yang lebih besar.Kata kunci: tekanan darah, anestesi regional, sectio caesar, kristaloid, koloid.Hypotension or decreased Mean Arterial Pressure (MAP) in pregnant women is the most common post-regional anesthetic problem in sectio cesarea. To reduce the incidence of hypotension can be given intravenous fluids such as crystalloids or colloids. The aim of this study was to compare the effect of crystalloid and colloidal fluid utilization on Mean Arterial Pressure (MAP) in patients sectio cesarea with regional anesthesia. This research used pra-experimental (pretest - post test group design) method. Data collected by using questioner and observation sheet, in this study the independent variable was the administration of crystalloid and colloidal fluids, while the dependent variable was Mean Arterial Pressure (MAP). Large sample of 20 people by using puprosive sampling. Analysis of data with paired t-test.Results showed that there was a significant effect between the administration of crystalloid and colloidal fluids in patients sectio cesarea with regional anesthesia. In the statistical test, the Mean Arterial Pressure (MAP) value of crystalloid liquid decreased by 8.7 mmHg (t count = 5.894, α = 0.002) while the Mean Arterial Pressure (MAP) in colloid fluid decreased by 4.4 mmHg t arithmetic = 6.410, α count = 0,000). This means that colloid fluid was more effective in maintaining Mean Arterial Pressure (MAP) in patients sectio cesarea with regional anesthesia.Colloid fluid administration is more effective than crystalloid because it can fill the longer intravascular space, larger molecular weight, so it will give effect to the greater expansion of intravascular volume as well.Keywords: blood pressure, regional anesthesia, cesarean sectio, crystalloid, colloids.DOI: 10.5281/zenodo.1404640
BERMAIN GAME EDUKASI ISLAMI DAPAT MENURUNKAN KECEMASAN ANAK USIA 6-12 TAHUN PADA WAKTU SIRKUMSISI Rahayuningrum, Lina Madyastuti; Gustomi, Mono Pratiko; Wahyuni, Diah Sri; Aziza, Yulanticha Diaz Ahwalia
Journals of Ners Community Vol 11 No 1 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i1.1015

Abstract

Sirkumsisi ialah prosedur yang cenderung menakutkan bagi anak-anak dan sebagian besar masyarakat menganggap tindakan sirkumsisi merupakan tindakan yang biasa saja tanpa memperhatikan aspek psikologi anak, sehingga anak menangis, memberontak dan menolak untuk melanjutkan proses sirkumsisi dan menyebabkan anak menjadi cemas ketika akan di sirkumsisi, beberapa metode digunakan untuk membantu menurunkan kecemasan, salah satunya adalah terapi bermain game edukasi islami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain game edukasi islami pada tingkat kecemasan anak yang akan menjalani sirkumsisi.Desain penelitian ini menggunakan Pra Eksperimental, One Group Pretest-Posttest. Metode sampling menggunakan Total sampling. Sampel diambil sebanyak 25 responden. Penelitian dilakukan di Klinik AG Wound Care Gresik dan di rumah 19 responden. Instrumen yang digunakan gadget dan kuesioner STAIC. Variabel independen yaitu terapi bermain game edukasi islami. Variabel dependen yaitu tingkat kecemasan.Pada penelitian ini mayoritas menggunakan metode sirkumsisi smartclamp (76%). Hasil kecemasan sebelum intervensi kecemasan sedang (72%), setelah intervensi kecemasan ringan (56%). Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai signifikansi (r = 0.000, Z= - 4.375) artinya H1 diterima, sehingga ada pengaruh terapi bermain game edukasi islami terhadap tingkat kecemasan sirkumsisi pada anak usia 6-12 Tahun.Penelitian ini diharapkan dapat menjadikan terapi bermain game edukasi islami sebagai intervensi dalam mengurangi kecemasan akibat sirkumsisi pada anak usia 6-12 tahun.Kata Kunci: Anak, Game Edukasi Islami, Kecemasan, Sirkumsisi, Terapi BermainDOI: 10.5281/zenodo.4739798
EFEKTIFITAS KOMPRES HANGAT KAYU MANIS DAN REBUSAN JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI SENDI PADA LANSIA PENDERITA ASAM URAT Umah, Khoiroh; Rahmawati, Rita; Gustomi, Mono Pratiko; Yunita, Norma
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1156

Abstract

Pengompresan kayu manis hangat mengandung cinnamic aldehyde dan jahe hangat memiliki kandungan minyak atsiri mengandung zingiberol, linaloal, kavikol, dan geraniol dikombinasikan dengan air hangat akan membuat pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan aliran darah untuk mendapatkan efek anti nyeri, sebagai alternatif penurunan tingkat nyeri sendi pada penderita asam urat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan efektifitas kompres hangat kayu manis dan kompres hangat jahe terhadap penurunan nyeri pada lansia penderita asam urat. Penelitian dilakukan di Wilayah Desa Pekalongan Kecamatan Tambak Bawean Gresik. Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eksperimental dengan pendekatan Pre Post Test Without Control Group Design. Populasi dan sampel lansia sebanyak 18 responden dan menggunakan teknik purposive sampling. Dan memenuhi kriteria inklusi .Variabel independen adalah kompres hangat kayu manis dan kompres hangat jahe dan variabel dependen adalah penurunan tingkat nyeri pada lansia penderita asam urat. Kompres hangat rebusan jahe dan kompres hangat kayu manis masing-masing dilakukan selama 14 hari dilakukan sehari sekali. Data penelitian ini diambil menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon nilai p=0,006  dan Mann-Whitney U Test dengan nilai standar <0.05. Hasil uji statistic Mann-Whitney didapatkan nilai sign 2 tailed (p = 0.927) (p >0,05),hasil pre post test kompres hangat kayu manis =0,006 dan hasil pre post test  kompres hangat jahe=0,007 artinya tidak ada perbedaan penurunan tingkat nyeri penderita asam urat setelah dilakukan intervensi antara kompres hangat kayu manis dan kompres hangat jahe. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa kompres hangat jahe lebih efektif daripada kompres hangat kayu manis terhadap penurunan tingkat nyeri pada lansia penderita asam urat, sehingga kompres hangat jahe dapat dijadikan salah satu upaya alternatif untuk penurunan nyeri pada lansia penderita asam urat.  Kata kunci : kompres hangat kayu manis, kompres hangat jahe, asam urat, Penurunan nyeri, Lansia. DOI: 10.5281/zenodo.4774804
PISANG MAS (Musa acuminata colla) MENURUNKAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Gustomi, Mono Pratiko; Nadhifah , Lilik
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1311

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan sistole dan diastole mengalami kenaikan yang melebihi batas normal yaitu tekanan darah sistole >140 mmHg dan diastole 90 mmHg hal ini akan berdampak bisa terjadi serangan stroke.  Ada 2 terapi pengobatan untuk menurunkan tekanan darah yaitu pengobatan farmakologis (simpatetik) dan pengobatan non farmakologis (pemberian pisang mas) yang dapat menjadi pengobatan alternatif atau penunjang bagi penderita hipertensi. Tujuan dari peneliti ini yaitu mengetahui pengaruh pemberian Pisang Mas terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian ini menggunaakan one-group pre-post test design. Metode sampling menggunakan  purposive sampling. Populasi penderita hipertensi I dan II yang ada di RT 06 dan RT 09 Desa Segoromadu Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik sebanyak 14 orang. Sampel diambil sebanyak 13 responden yang diintervensi menggunakan pemberian Pisang Mas dilakukan selama 2 kali dalam sehari selama 7 hari Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Variabel independen yaitu pemberian Pisang Mas dan variabel dependen yaitu hipertensi. Data peneliti ini diambil menggunakan alat spigmomanometer, stetoscop dan lembar observasi.             Hasil uji statistik wilcoxon signed ranks test didapatkan nilai standart kurang dari 0,05 maka H1 diterima artinya ada pengaruh pemberian Pisang Mas terhadap hipertensi. Nilai mean sebelum diberikan Pisang Mas adalah 3.69 dan nilai mean sesudah diberikan Pisang Mas adalah 2.92. Hasil penelitian menunjukkan nilai (2-tailed) = 0.002 yang berarti Pisang Mas bisa menurunkan tekanan darah. Hipertensi dapat diobati dengan pemberian Pisang Mas sebagai terapi penunjang atau alternatif untuk menurunkan tekanan darah menjadi normal. DOI: 10.5281/zenodo.5226102
PENGARUH CASE MANAGER TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP (STUSI KASUS DAN IMPLEMENTASI) Prameswari, Riski Dwi; Gustomi, Mono Pratiko; Suhariati, Anis
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1451

Abstract

Case Manager atau Manajemen Pelayanan Pasien adalah suatu proses kolaboratif mengenai asesmen, perencanaan, fasilitas, koordinasi asuhan, evaluasi dan advokasi untuk pemilihan dan pelayanan bagi pemenuhan kebutuhan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Case Manager terhadap tingkat kepuasan pasien di Rawat Inap (studi kasus dan implementasi). Desain penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimental dengan jenis rancangan yang digunakan adalah one-group pre-post test design. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan September - Oktober. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 30 responden di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sekapuk. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner, wawancara terstruktur dan observasi. Data dianalisis dengan uji paired test dan uji t-test untuk mengetahui pengaruh dari variable yang diberikan dengan taraf signifikansi α < 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh Case Manager terhadap tingkat kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,034 dimana p < 0,05. Sebelum adanya peran Case Manager lebih banyak yang menyatakan tidak puas, namun sesudah adanya peran Case Manager lebih banyak pasien menyatakan merasa sangat memuaskan, sehingga ada pengaruh Case Manager terhadap tingkat kepuasan pasien.
OVERVIEW OF OPTIMIZING PATIENT SAFETY THROUGH THE IMPLEMENTATION OF DRUG CENTRALIZATION AT IBNU SINA GRESIK HOSPITAL Gustomi, Mono Pratiko; Zahroh, Roihatul; Arizta NC, Lilyana
TOPLAMA Vol. 2 No. 3 (2025): TOPLAMA
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/tla.v2i3.421

Abstract

This study aims to explain the overview of patient safety optimization target three through the application of drug centralization.  the research used was quantitative with a descriptive approach. The sample used was a total sampling with 16 nurses in the Cempaka room. Data was collected on patient safety target three and drug centralization through interviews, observations, and questionnairesThis study showed that most of the respondents were quite good in optimizing patient safety target three (87.5%), but in the implementation of drug centralization, the results were not good, there were 8 (50%) nurses who still did not provide the format of each type of drug when given to patients and nurses often forgot to ask for signatures after administering drugs to patients. the implementation of patient safety target three through the implementation of drug centralization is still not optimal, there are some that have not been fully implemented. Therefore. Additional motivation is needed for all nurses to consistently centralize drugs per the Standard Operating Procedures (SOP) to improve Patient Safety.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Sari Labu Siam dan Seledri Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Istiriroha, Istiriroha; gustomi, mono pratiko; Ismianti, Febri
Journals of Ners Community Vol 16 No 2 (2025): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v16i2.1848

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah yang menjadi salah satu faktor terbesar penyebab kematian. Ada 2 terapi pengobatan untuk menurunkan tekanan darah yaitu farmakologi dan non farmakologi. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh kombinasi sari labu siam dan seledri terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi eksperimen dengan rancangan Pre Post Test Group Design. Penelitian ini memiliki populasi 35 orang dengan tekanan darah tinggi, sampel yang didapat dalam penelitian ini berjumlah 16 responden diambil dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian dengan menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemberian sari labu siam dan seledri, spigmomanometer, stetoskop, lembar observasi. Analisis data menggunakan uji  wilcoxon dan uji mann whitney. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test pemberian sari labu siam dan seledri pada kelompok perlakuan ρ value= 0,000 (α<0,05) ada pengaruh pemberian sari labu siam dan seledri terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Hasil uji statistik pada kelompok kontrol ρ value= 0,000 (α<0,05) ada perbedaan perbedaan signifikan tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok kontrol.  Hasil uji statistik Mann-Whitney ρ value= 0,714 (ρ sign >0,05) artinya tidak ada perbedaan tingkat penurunan tekanan darah antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol setelah diberikan intervensi. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian sari labu siam dan seledri terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN DENGAN KEPATUHAN JADWAL HEMODIALISIS REGULER PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS Gustomi, Mono Pratiko; Yatmiati, Yatmiati
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.4

Abstract

ABSTRAKSeiring meningkatnya kasus penyakit ginjal kronis stadium V di Indonesia khususnyadi Gresik menyebabkan banyak pasien yang menjalani hemodialisis. Peningkatan kreatininserum merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit ginjal kronis stadium V.Biaya terbatas dan jarak rumah dengan fasilitas pelayanan kesehatan unit haemodialisamenyebabkan pasien cenderung tidak taat dalam menjalani hemodialisis reguler. Sehinggaperlu dilakukan penilitian untuk menentukan hubungan pengetahuan dan sikap terhadapkepatuhan jadwal hemodialisis rutin di unit haemodialisa Rumah Sakit Umum Gresik.Penelitian ini menggunakan desain kohort, yang terdiri dari 67 sampel berdasarkanteknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan lembarobservasi. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan tabulasi silang Spearman RhoCorrelation dengan tingkat kesalahan α ≤ 0,05.Hasil penilitian menunjukkan pengetahuan ρ = 0,003, sikap ρ = 0.0000. Hal inimenunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan kepatuhan terhadapjadwal rutin hemodialisis.Untuk meningkatkan kepatuhan pada jadwal rutin hemodialisis, diperlukan dukungankepada pasien penderita panyakit ginjal kronis dan hemodialisis sehingga pengetahuanpasien akan semakin baik, motivasi meningkat dan pasien dapat mematuhi jadwal yangyang telah ditentukan.Kata kunci : Kepatuhan Jadwal Hemodialisa Reguler, Pengetahuan Dan Sikap.ABSTRACTAlong the increasing of kidney ailment patient chronic stadium V in Indonesiaspecially in Gresik cause many patients experiencing haemodialysis. Increasing of serumrate creatinin is one because of the happening of kidney ailment chronic stadium V.Limitation of expense and apart house with the health service facility ofthe haemodialysa unit cause patient tending to not be obedient inexperiencing haemodialysis in regular. For that require to be conducted by researching ofrelation of knowledge and attitude to compliance of schedule of haemodialysis regular inunit haemodialysis regular in unit of haemodialysa General Hospital Gresik.This study used Cohort design, involving 67 samples were taken using purposivesampling. Data were collected using questionnaire and observation. Data were processedand analyzed by means of cross tabulation with spearman rho correlation. Coefficient withlevel of error of α ≤ 0.05.Resulted reverted that knowledge had ρ = 0.003, attitude ρ = 0.0000. This indicatedsignificant correlation between knowledge, attitude and compliance the haemodialysisregular schedule.To increase compliance of at schedule of haemodialysis regular really gift of reform tothe patient pandemic the chronic kidney and haemodialysis so that knowledge of patientwill progressively both for in the end will improve motivation and behavior of patient toobey schedule were which have been programmed.Keywords : Compliance Of Schedule Of Haemodialysis Regular, Knowledge AndAttitude.
PENYULUHAN PENATALAKSANAAN TUBERKULOSIS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEGAGALAN PENGOBATAN PENDERITA TUBERKULOSIS Mulyono, Mulyono; Gustomi, Mono Pratiko
Journals of Ners Community Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v3i1.5

Abstract

ABSTRAKPenyakit Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit yang mudah menular dan dalam tahuntahunterakhir ini mengalami peningkatan pada jumlah kasus baru dan angka kematiansehingga perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh konselingmengenai terapi TB paru sebagai upaya pencegahan kegagalan pengobatan pada penderitatuberkulosis paru.Desain penelitian yang digunakan adalah desain pra eksperimen pre-post test. Denganjumlah sampel 57 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposivesampling. Variabel independen penelitian ini adalah penyuluhan kesehatan Tuberkulosis,variabel dependen adalah upaya pencegahan kegagalan pengobatan Tuberkulosis.Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji statistik korelasi wilcoxondidapatkan kemaknaan ρ = 0,00 dimana lebih kecil dari 0,05 yang berarti H1 diterima danH0 ditolak, berarti ada pengaruh penyuluhan terhadap upaya pencegahan kegagalanpengobatan Tuberkulosis.Diharapkan perawat selalu memberikan konseling mengenai tuberkulosis paruterutama untuk mencegah kegagalan pengobatan pada penderita tuberkulosis paru.Kata kunci : Penyuluhan Terapi Tuberkulosis Paru, Kegagalan PencegahanPengobatan Pasien Tuberkulosis.ABSTRACTTuberculosis disease (Tuberculosis) is easy to disease catching where in last yrs.Show improvement in number new case and this purpose of research is explain counsellinginfluence concerning therapy lung tuberculosis to effort prevention of failure of medicationat lung tuberculosis patient.The research designs was pre experiment pre post-test design. With amount of samplesof 57 responders and apply technique in sampling that is non probability sampling by theway, of purposive sampling that is lying open causality by the way, of entangling onegroup of subjects. Variable this research was counselling of health of Tuberculosis,variable the dependant was action effort prevention of failure of medication ofTuberculosis.Resulted of research of analysis statistic by using test statisticcorrelation wilcoxon got by meaning ρ = 0,00 where smaller than 0,05 meaning H1 wasreceived and H0 is refused, mean Counselling of health concerting pointlessnessTuberculosis have and effect on to effort prevented one failure of medication ofTuberculosisExpected by nurse always give counselling concerning tuberculosis lung especially forhumanity relapsing risk at patient tuberculosis lung.Keywords : Counselling Of Therapy Tuberculosis Lung, Preventive Failure OfMedication Of Patient Tuberculosis.