Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Tindak Tutur Ilokusi dalam Khotbah Idul Adha di Alun-Alun Kabupaten Sragen Tahun 2024 Hidayati, Tri Yanti Nurul; Farhah, Eva; Arifuddin, Arifuddin; Arummi, Afnan; Nugraha, Reza Sukma; Luthfi, Khabibi Muhammad; Anis, Muhammad Yunus; Ridwan, Muhammad
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2024.8.2.101-113

Abstract

Language is a means of communication used by people to interact. There are two types of communication, namely one-way communication and two-way communication. Sermons are an example of one-way communication. This study discusses the forms and functions of illocutionary speech acts in the Eid al-Adha sermon at Sragen Regency Square in 2024. The purpose of this study is to describe the forms and functions of illocutionary speech acts included in the Eid al-Adha sermon at Sragen Regency Square in 2024. The subject of this study is the illocutionary speech act in the Eid al-Adha sermon. The data in this study are speeches containing illocutionary acts in the Eid al-Adha sermon. This study uses the pragmatic equivalent method, which is recording and note-taking techniques. The results of this study show that the illocutionary speech acts used by khaṭīb during his sermon are assertive, directive, commisive, expressive, and declarations. The expressiveness of the Eid al-Adha sermon is to suggest, confirm, and inform. The directive function found is to request. The commisive function found is to guarantee. The expressive function is to praise. At the same time, the explanatory form of the Eid al-Adha sermon has a state function. In the Eid al-Adha sermon, utterances in the form of declarative sentences are frequently used. Those that are rarely used are commisive forms.
Peningkatan Keterampilan Penerjemahan Teks Akademik Indonesia-Arab untuk Penerjemah Pemula Nugraha, Reza Sukma; Arifuddin, Arifuddin; Luthfi, Khabibi Muhammad; Arummi, Afnan
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i1.411

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan penerjemahan teks akademik dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Arab. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para penerjemah pemula mengenai hal-hal pokok yang perlu diperhatikan dalam menerjemahkan teks akademik, khususnya dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Arab. Pelatihan diselenggarakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting pada 1 Juni 2024 oleh Grup Riset Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, bekerja sama dengan Penerbit Dikara. Kegiatan diikuti oleh 150 peserta yang terdiri atas penerjemah lepas (72%) dan mahasiswa, pengajar, serta profesi lain yang memiliki ketertarikan terhadap dunia penerjemahan (28%). Hasil kegiatan merumuskan tiga pokok bahasan utama yang perlu diperhatikan penerjemah, yakni pemahaman struktur teks akademik, penguasaan struktur bahasa Arab sebagai bahasa sasaran, dan persoalan yang sering muncul dalam proses penerjemahan. Persoalan yang ditemukan meliputi perbedaan struktur kalimat, penerjemahan istilah akademik, penggunaan kata ganti, aspek kala (tenses), dan kesepadanan budaya. Penerjemah perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai karakteristik kedua bahasa dan bidang keilmuan yang diterjemahkan untuk menghasilkan terjemahan yang akurat dan berkualitas.
MISREPRESENTATION OF THE INDONESIAN ULEMA COUNCIL IN FATWAS ON SHI'A: NORMAN FAIRCLOUGH MODEL OF CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS Ridwan, Muhammad; Arifudin, Arifudin; Varhah, Eva; Anis, Muhammad Yunus; Arummi, Afnan; Hidayati, Tri Yanti Nurul; Nugraha, Reza Sukma; Luthfi, Khabibi Muhammad
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 17, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v17i2.63062

Abstract

This writing aims to synthesize the misrepresentation strategy presented by the MUI in its fatwa on Shia. This writing is a descriptive qualitative type with a critical paradigm approach. The data sources for this writing are the Central Indonesian Ulema Council's 1984 Fatwa on Shia Beliefs and the 2012 East Java Provincial Indonesian Ulema Council's Fatwa on the Deviance of Shia Teachings. The research data consists of the vocabulary and grammar utilized and selected by the MUI in the fatwa on Shia. This issue is examined through Norman Fairclough's critical discourse analysis, including the experiential value and relational value of vocabulary and grammar. The results of this research show that the MUI, in its fatwa on Shia, displays and orchestrates with an excommunication approach. The fatwa succeeds in expressing the practice of domination by the fatwa producers over the followers of Shia beliefs. The fatwa successfully becomes a discourse that holds power. This is represented through linguistic units referenced to Shia beliefs. The MUI chooses and supports Sunni beliefs while marginalizing Shia beliefs. The representation of the linguistic units utilized by the MUI presents Shia beliefs as incorrect while portraying Sunni beliefs as correct. This shows the presence of misrepresentation or incorrect depiction by the text producers. This strategy is called a misrepresentation strategy. The model of misrepresentation employed by the MUI includes marginalization, delegitimization, and exclusivity.MISREPRESENTATION OF THE INDONESIAN ULEMA COUNCILIN FATWAS ON SHI'A: NORMAN FAIRCLOUGH MODEL OF CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS
Perubahan Makna Kata Faricha dalam Al-Qur’an (Kajian Semantik Kontekstual) Shabrina Farah Azizah; Khabibi Muhammad Luthfi
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ibtikar.v12i2.14198

Abstract

Alasan yang mendasari dilakukannya penelitian ini ialah, penggunaan kata dalam Al-Qur’an sangat bervariasi dalam mengungkapkan makna senang dan bahagia. Salah satunya adalah kata faricha  yang diasumsikan memiliki makna yang baik. Namun, di dalam Al-Qur’an ternyata kata faricha juga bermakna buruk. Atas dasar inilah, penelitian ini mengkaji makna kata faricha dalam Al-Qur’an ditinjau dari semantik kontekstual dan mengetahui perubahan maknanya dalam Al-Qur’an berdasarkan kronologi turunnya surah Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersumber dari kata faricha dalam Al-Qur’an dengan metode pengumpulan data berupa metode dokumentasi beserta teknik turunannya. Metode analisis yang digunakan adalah metode distribusional dengan teknik bagi unsur langsung dan perluasan. Hasil penelitian diperoleh makna kontekstual diakronik kata faricha adalah; bangga dengan penyimpangan, bangga dengan hadiah, bahagia karena kemenangan bangsa Romawi, bangga dengan pengetahuan, senang atas rahmat, senang atas nikmat setelah kesengsaraan, bersenang-senang tanpa alasan yang benar, bangga dengan harta, bahagia karena angin yang baik  bahagia atas Al-Qur’an dan Islam,  puas dengan rezeki, puas dengan kehidupan dunia, bahagia atas Al-Qur’an,  senang karena musuh tertimpa musibah, senang atas pemberian Allah, dan senang karena tidak pergi berperang. Pola perubahan makna kata faricha terjadi secara acak berulang. Bentuk pergeseran maknanya berupa perluasan, penyempitan perubahan total dan penghalusan makna. Terdapat beberapa kategori perubahan makna kata faricha yaitu, baik, netral, buruk, dunia-akhirat, panjang-pendek.
Green Narratives in the Indonesian Context: Exploring Ecological Issues and Adaptation Strategies in the Children’s Book Reza Sukma Nugraha; Gun Gun Gunawan; Eva Farhah; Khabibi Muhammad Luthfi
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 19 No. 2 (2025): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Center of Language Development, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ojbs.v19i2.20657

Abstract

Children’s literature serves as an effective medium for instilling various ideologies, including ecological awareness, in young readers. This study analyzes the representation of ecological issues in the children’s book Pilus Rumput Laut untuk Rasi (2022). It evaluates its suitability for children’s literature, considering its adherence to children’s literature characteristics and the challenges of adapting complex topics. Using a qualitative approach with ecocritical content analysis, grounded in Glotfelty and Fromm’s (1996) theoretical framework, this study identifies five main issues: local climate change, mining-induced damage, plastic pollution, environmental justice, and ecocentrism. The results indicate that the book effectively adapts complex issues through simple language, action-based narratives, a focus on hope, and strong visuals, aligning well with characteristics of intermediate-level children’s literature (Jenjang Semenjana). However, criticisms include the potential for oversimplification of complex structural environmental justice issues and the risk of eliciting anxiety or controversy. This research contributes to filling gaps in studies on environmental issue representation within Indonesian socio-cultural contexts, the effectiveness of visual/narrative messages, and the handling of emotional dimensions in children’s literature.
Cerita Nabi Muhammad Berhempas dengan Abu Jahil Karya Buya Abdus Salam: Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Islam Khabibi Muhammad Lutfi
Manuskripta Vol 5 No 2 (2015): Manuskripta
Publisher : Masyarakat Pernaskahan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33656/manuskripta.v5i2.40

Abstract

This article discusses the manuscript of Cerita Nabi Muhammad Berhempas dengan Abu Jahil (CNMBAJ) by Abdus Salam. This paperreveals the history of the Prophet Muhammad and their interaction with Abu Jahil in which many of the depicted characters, both good and evil. The manuscript is the private collection of Apria Putra from West Sumatera. This article has been contributed to the discourse of education in Indonesia through the making Islamic values existed in the CNMBAJ as the basis for character education. At the time, CNMBAJ teaches these values in the stories written as poetry. For the people of Minangkabau, the text is sung, remember, and used as a medium for studying Islamic history. This article is a philological research applying the method of single manuscript and edited using a critical edition. After the editing text has been obtained, the research continued with the analysis of the content using the philosophical and educational approaches. === Artikel ini mendiskusikan naskah Cerita Nabi Muhammad Berhempas dengan Abu Jahil (CNMBAJ) karya Abdus Salam. Naskah ini menceritakan sejarah Nabi Muhammad dan interaksinya dengan Abu Jahil yang di dalamnya banyak digambarkan karakter-karakter tokoh, baik yang jahat maupun yang baik. Naskah ini merupakan koleksi pribadi milik Apria Putra dari Sumatera Barat. Artikel ini memberikan kontribusi terhadap pendidikan di Indonesia dengan menjadikan nilai-nilai Islam dalam naskah CNMBAJ menjadi basis pendidikan karakter. Pada zamannya, CNMBAJ mengajarkan nilai-nilai tersebut dalam cerita yang ditulis dalam bentuk puisi. Bagi masyarakat Minangkabau, teks ini didendangkan, dihafalkan, dan digunakan sebagai media untuk mengingat sejarah keislaman. Artikel ini merupakan penelitian Filologi yang menerapkan metode naskah tunggal yang disunting secara kritis. Setelah dihasilkan suntingan teks, penelitian ini dilanjutkan dengan melakukan analisis konten dengan menggunakan pendekatan filosofis-edukatif.
Metode Komunikatif dengan Role Play Berbasis Gender dalam Pembelajaran Kalām Furaida Ayu Musyrifa; Khabibi Muhammad Luthfi
Alsina : Journal of Arabic Studies Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/alsina.3.1.6300

Abstract

The purpose of this paper is to examine the relationship between communicative methods and role play in a philosophical-methodological manner, and to apply role play in gender-based kalām learning. This is motivated by the uncertainty of the position and the theoretical foundation of the communicative method and role play in the structure of the Arabic learning methodology. In addition, so far the study of methodology has been limited to structural-procedural, has not touched the meaning-contextual aspect so that it cannot include certain values, such as gender justice, even though behind Arabic there is a patriarchal culture of the Arab nation which should be minimized. With a philosophical-methodological approach based on library data and discourse analysis, it is found that role playing is a technique of the communicative method. When role play is applied in gender-based kalām learning, the concept of elements at the philosophical-theoretical and implementative-technical levels of the communicative method must be reconstructed with an anthropolinguistic approach using critical discourse analysis from poststructural equipped with additional components, such as text, themes, role functions, how to form groups, convey educators, and linguistics, which are based on the discourse of gender justice.
Implementasi Genre-Based Approach dalam Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Arab bagi Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Karanganyar Jawa Tengah Afnan Arummi; Reza Sukma Nugraha; Arifuddin Arifuddin; Eva Farhah; Muhammad Yunus Anis; Khabibi Muhammad Luthfi; Tri Yanti Nurul Hidayati
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i2.11347

Abstract

Satu tantangan utama yang masih dihadapi siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Karanganyar Jawa Tengah adalah keterampilan mengembangkan tulisan secara efektif dalam bahasa Arab. Kesulitan yang dapat diidentifikasikan terfokus pada kelemahan mereka untuk menyusun teks dengan struktur yang jelas serta menentukan genre teks yang tepat. Pembelajaran yang diterapkan di sekolah cenderung bersifat umum dan tidak berorientasi pada pengembangan keterampilan menulis sesuai dengan genre teks yang spesifik. Hal ini menghambat siswa dalam mencapai kemampuan menulis yang optimal dalam bahasa Arab. Dilandaskan pada pemasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus untuk mengenalkan pendekatan Genre-based Approach dalam pembelajaran keterampilan menulis atau maharah kitabah. Pendekatan ini menekankan pengenalan dan penulisan berbagai genre teks seperti teks rekon, deskriptif, prosedur, report, diskusi, eksplanasi dan eksposisi dalam teks Arab. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengabdian ini menggunakan empat metode yaitu pertama, Building Knowledge of Field yang direalisasikan melalui pengenalan siswa dengan berbagai genre teks. Kedua Modelling of Text yang direalisasikan dengan pengenalan contoh teks, model analisis struktur dan fitur linguistik setiap genre. Ketiga, Joint Contruction of Text yang direalisasikan dengan latihan menyusun teks berdasarkan genre secara bersama-sama dengan siswa. Keempat, Independent Construction of Text. Pada tahap ini siswa didorong untuk mampu menghasilkan teks secara mandiri, khususnya teks tertulis. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan, ditemukan peningkatan pengetahuan dan kemampuan menulis pada siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Karanganyar sebesar 90,1 %. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan mendorong para siswa untuk mengembangkan keterampilan menulis teks Arab berdasarkan genre dan ciri-ciri linguistiknya