Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Redoks

Pengaruh Konsentrasi Inokulum Terhadap Fermentasir umput Gajah (Pennisetum purpureum) Dalam Produksi Bioetanol Lite, Asriyana; Sefrinus Maria Dolfi Kolo; Eduardus Edi; Patrisius M. Bria
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 2 (2024): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i2.16693

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai produksi bioetanol dari rumput gajah menggunakan metode hidrolisis kimiawi menggunakan katalis asam klorida (HCl). Penggunaan biomassa rumput gajah sebagai bahan baku karena memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan baku dalam produksi bioethanol sebagai energy terbarukan. Pada proses hidrolisis dilakukan optimasi pada variasi waktu pemanasan sedangkan pada proses fermentasi dilakukan optimasi pada variasi konsentrasi inokulum. Hidrolisat yang diperoleh pada proses hidrolisis selanjutnya dilakukan analisis gula pereduksi menggunakan metode DNS pada instrumen UV-Vis. Waktu pemanas yang menghasilkan kadar gula tertinggi digunakan untuk proses fermentasi. Bioetanol yang dihasilkan dari proses fermentasi dimurnikan menggunakan alat distilasi bertingkat. Kadar gula pereduksi yang diperoleh pada penelitian ini sebesar 53,54 g/L pada waktu pemanasan 60 menit. hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kandungan bioetanol karena terjadi perubahan warna dari jingga menjadi biru pada hasil analisis kualitatif bioetanol. Konsentrasi bioetanol tertinggi diperoleh pada konsentrasi inokulum 8% yaitu sebesar 45% yang dianalisis menggunakan alat hand refractometer dan 42,92% yang dianalisis menggunakan GC-FID.
Karakterisasi Dan Uji Aktivitas Antioksi Dan Ekstrak Buah Sirih (Piper Betle L.) Asal Pulau Timor: bahasa indonesia Edi, Eduardus; Novriana Bete
Jurnal Redoks Vol. 10 No. 2 (2025): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v10i2.19162

Abstract

Tumbuhan merupakan organisme multiseluler yang berperan penting dalam kehidupan. Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang mengandung senyawa yang bermanfaat mencegah atau dapat mengobati suatu penyakit. Salah satu tanaman obat yang tumbuh dan diketahui secara empiris memiliki khasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit adalah sirih (Piper betle L.), Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi kimia pada ekstrak buah sirih dan mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak buah sirih. Tahapan penelitian ini adalah: preparasi sampel, ekstraksi maserasi, analisis Gas Cromatography And Mass Spectroscopy (GC-MS) dan uji aktivitas antioksidan. Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut etanol dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (2,2- difenil-1 pikrilhidrazil). Hasil penelitian analisis GC-MS ekstrak eatanol buah sirih (Piper betle L.) terdapat 8 puncak area yang paling tertinggi dari senyawa lainnya yaitu senyawa Hydroxychavicol dengan waktu retensi 5.332 menit yang memiliki luas area tertinggi sebesar 78.05%. Tanaman buah sirih memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 105,6718057µg/mL menunjukkan ekstrak etanol tergolong dalam kategori antioksidan sedang. Untuk kontrol positif pada vitamin C nilai IC50 sebesar 5,555533169 µg/mL yang menunjukkan bahwa vitamin C merupakan antioksidan sangat kuat.