Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Midwifery Journal

Pengaruh Mengkonsumsi Ubi Jalar Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Naida, Firgiani Puspita; Evayanti, Yulistiana; Yantina, Yuli; Isnaini, Nurul
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i1.9531

Abstract

Background : The high number of anemia in Lampung Province is 69.7%, this figure is higher than the national nutritional anemia rate, which is 63%. Based on the results of the pre survey conducted by researchers at the BPS Eliana Putriani, Amd, Keb Kec. Jati Agung Kab. South Lampung in January 2019 there were 78 pregnant women who visited the ANC, of which 38 pregnant women had low hemoglobin levels. Compared with BPS Titik Handayani, where there were only 64 pregnant women visiting ANC, while 18 of them had anemia. The purpose of this study was to determine the effect of sweet potato consumption on increasing hemoglobin levels in pregnant women.Research methods : Type of quantitative research. The quasy-experimental design is the Two group pretest-posttest method. The population in this study were 78 pregnant women. Samples were 30 pregnant women. The sampling technique uses purposive sampling. Univariate analysis in this study was to determine the mean, median, standard deviation of hemoglobin levels in pregnant women before and after consuming sweet potatoes. Bivariate analysis uses an independent t-test.Results  : The results showed an average hemoglobin level before sweet potato consumption: 9,853 gr / dl. After 10,913 gr / dl. Before consumption in the group that did not consume sweet potatoes by 9,793 gr / dl. After amounting to 10,313 gr / dl. Conclusion There Are Effects Of Consuming Sweet Potatoes On Increased Hemoglobin Levels Of Pregnant Women In Bps Eliana Putriani, Amd, Keb Kec. Jati Agung Kab. South Lampung in 2019 (p-value 0,000 <0.05). Suggestions in this study are that pregnant women consume sweet potatoes can increase hemoglobin levels in pregnant women so as to prevent anemia in pregnant women, expect pregnant women to consume sweet potatoes as food choices that contain high Fe in addition to consumption of Fe tablets and can be used as an option which is adjacent to fe taken after nausea, vomiting disappears during pregnancy to avoid complications during delivery such as bleeding. Keywords : Sweet Potatoes, Tablet Fe ABSTRAK Latar Belakang : Tingginya jumlah anemia di Provinsi Lampung adalah sebesar 69,7% angka tersebut lebih tinggi dari angka anemia gizi nasional yaitu sebesar 63%. Berdasarkan hasil pra survey yang peneliti lakukan di Di BPS Eliana Putriani,Amd,Keb Kec. Jati Agung Kab. Lampung  Selatan pada bulan Januari 2019 terdapat 78 ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC, dimana diantaranya 38 ibu hamil tersebut kadar hemoglobinnya rendah. Dibandingkan dengan BPS Titik Handayani dimana kunjungan ANC hanya sebanyak 64 ibu hamil, dimana yang mengalami anemia sebanyak 18 orang ibu hamil.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsumsi ubi jalar terhadap kenaikan kadar hemoglobin ibu hamil.Metode penelitian : Jenis penelitian kuantitatif. Rancanganquasy-eksperimen yaitu metode Two grouppretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 78 ibu hamil. Sampel sebanyak 30 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa univariat dalam penelitian ini untuk mengetahui nilai mean, median, standar deviasi kadar hemoglobin pada ibu hamil sebelum dan setelah mengkonsumsi ubi jalar. Analisa bivariat menggunakan menggunakan uji t-test independent.Hasil : Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar hemoglobin sebelum konsumsi ubi jalar: 9,853 gr/dl. Setelah sebesar 10,913 gr/dl. Sebelum konsumsi pada kelompok yang tidak mengkonsumsi ubi jalar sebesar 9,793 gr/dl. Setelah sebesar 10,313 gr/dl.Kesimpulan Ada Pengaruh Mengkonsumsi Ubi Jalar Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Di Bps Eliana Putriani,Amd,Keb Kec. Jati Agung Kab. Lampung  Selatan Tahun 2019 (p-value 0.000 < 0,05).Saran dalam penelitian ini adalah agar ibu hamil mengkonsumsi ubi jalar dapat menaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil sehingga dapat mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil, diharapkan ibu hamil mau mengkonsumsi ubi jalar sebagai pilihan makanan yang menggandung tinggi fe disamping konsumsi tablet fe dan dapat digunakan sebagai pilihan yang berdampingan dengan fe diminum setelah mual muntahnya hilang selama kehamilan agar tidak terjadi komplikasi pada saat persalinan seperti perdarahan. Kata Kunci : Ubi Jalar, Tablet Fe 
PEPPERMINT OIL DENGAN LUKA PUTING PADA IBU MENYUSUI Diana, Averia Eva; Maternity, Dainty; Hermawan, Dessy; Evayanti, Yulistiana
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 3 (2021): Vol 1.No.3 September 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i3.5196

Abstract

Background: Pain in the nipples (nipple pain) is a problem that is often found in breastfeeding mothers and is one of the reasons why mothers choose to stop breastfeeding their babies. Data obtained at the Merbau Mataram Health Center on 10 breastfeeding mothers who had less than six months, there were 6 mothers who experienced nipple sores in the first week of breastfeeding. Purpose: This study aims to determine the effect of using peppermint oil on wounds in nursing mothers in the Merbau Mataram Public Health Center, Merbau Mataram District in 2020. Methods: This type of research is quantitative with an experimental study design. The sample in this study were 28 post partum mothers who experienced pain, and were divided into control groups and treatment groups respectively. The sampling technique used was purposive sampling technique. The research site was conducted in the work area of the UPT Mataram Merbau Health Center on June 15-July 12, 2020. The data analysis of this study used the Independent t-test. Result: The statistical test results of the Sig. (2-tailed) 0.836> 0.05, which means that Ha is rejected. The results of different tests using the Independent t-test on the mean pain scale that were placed in the control group on the fourth, eighth and 14th day were 3.29, 2.64, and 1.29, respectively, while in the treatment group were 3.21, 1.29, and 1.21. Conclusion: There is no effect of using peppermint oil on nipple wounds in breastfeeding mothers in the UPT Puskesmas Merbau Mataram Kab. Lampung Selatan in 2020. It is hoped that mothers will understand the importance of breast care since the final trimester, so that mothers can anticipate early in preventing nipple soresSuggestion It is expected for mothers to understand the importance of breast care since the final trimester, so that mothers can anticipate early in preventing nipple sores in nursing mothers. The use of a larger sample size with a more heterogeneous population needs to be done so that the research results can be generalized and to increase the validity of the research findings. Further research on breastfeeding frequency and infant sucking strength also needs to be explored in order to identify comparisons of nipple pain scales in breastfeeding mothers. Keywords              : Peppermint oil, Nipple Pain Scale, Breastfeeding Technique ABSTRAK Latar belakang : Nyeri pada puting (nipple pain) merupakan masalah yang sering ditemukan pada ibu menyusui dan menjadi salah satu penyebab ibu memilih untuk berhenti menyusui bayinya. Data yang didapatkan di Puskesmas Merbau Mataram  terhadap 10 ibu menyusui yang memiliki bayi kurang dari enam bulan, terdapat 6 ibu mengalami luka puting pada minggu pertama menyusui.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan peppermint oil dengan luka puting pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Merbau Mataram Kecamatan Merbau Mataram tahun 2020.Metode : Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain studi eksperimental. Sampel pada penelitian ini adalah 28 ibu post partum yang mengalami nyeri puting, dan terbagi dalam kelompok kontrol dan kelompok treatment masing-masing berjumlah 14 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah tekhnik purposive sampling. Tempat penelitian dilakukan di wilayah kerja UPT Puskesmas merbau Mataram pada tanggal 15 Juni-12 Juli 2020. Analisa data penelitian ini menggunakan Uji-t Independent.Hasil : Hasil uji statistik didapatkan nilai Sig. (2-tailed) 0,836 >  0,05 yang artinya Ha ditolak. Hasil Uji beda menggunakan Uji-t Independent terhadap rata-rata skala nyeri puting pada kelompok kontrol pada hari ke empat, delapan dan 14 berturut-turut adalah 3.29, 2.64, dan 1.29, sedangkan pada kelompok treatment adalah 3.21, 1.29, dan 1.21.Kesimpulan : Tidak ada pengaruh penggunaan peppermint oil dengan luka puting pada ibu menyusui di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Merbau Mataram Kab. Lampung Selatan Tahun 2020. Diharapkan bagi ibu untuk memahami pentingnya perawatan payudara sejak trimester akhir, sehingga ibu dapat mengantisipasi lebih dini dalam mencegah terjadinya luka puttingSaran Diharapkan bagi ibu untuk memahami pentingnya perawatan payudara sejak trimester akhir, sehingga ibu dapat mengantisipasi lebih dini dalam mencegah terjadinya luka puting pada ibu menyusui. Penggunaan ukuran sampel yang lebih besar dengan populasi yang lebih heterogen perlu dilakukan agar hasil penelitian dapat digeneralisasikan dan guna meningkatkan validitas temuan penelitian. Penelitian lebih lanjut mengenai frekuensi menyusui dan kekuatan hisapan bayi juga perlu dieksplorasi guna mengidentifikasi perbandingan skala nyeri puting pada ibu menyusui.Kata Kunci            : Peppermint oil, Skala Nyeri Puting, Teknik Menyusui
Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Lestari, Eka Dewi; Evayanti, Yulistiana; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 September 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i3.12217

Abstract

Background : Chicken eggs are a food that has a high protein content. Types of eggs commonly consumed by Indonesians are chicken eggs and duck eggs. It is known that albumin in eggs (ovalbumin) is mostly found in egg whites rather than yolks. Egg white of purebred chickens in every 100 grams of chicken contains an average of 12.58 grams of protein yes and about 58% of the egg weight is albumin. 7 mothers with perineal wounds, 5 mothers said they did not know that consumption of boiled egg whites can heal perineal wounds and so far they have been doing pharmacological treatment in performing perineal treatment. At BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang Bandar Lampung in 2020.Method : This type of quantitative research with the design used in this study is a pre-experiment with a Quasi-Experiment approach with the experimental design used is Two Group With Pretest-Posttest. The population in this study were all post partum mothers who had perineal injuries at BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang Bandar Lampung with an average number of deliveries / month reaching 45 respondents with the sample to be used was the minimum sample for each group. namely 15 for the intervention group and 15 for the control group.Results : Based on the bivariate analysis using the Paired Sample T-Test, it is known that the p-value <0.05 is 0.000, which means that there is an effect of Giving Boiled Egg White with Perineal Wound Healing in Post Partum Mothers at BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang. Bandar Lampung in 2020. The results of this study are expected to be additional information for BPM, especially for mothers who give birth in determining program policies and as a driving force for health-minded development and can improve ways to treat perineal wounds, one of which is providing training on administering traditional medicine. especially about processed boiled egg whites and how to use them, so that the patient's insight and knowledge increases Keywords: Egg White Boil & Perineal Wound Healing ABSTRAK Latar Belakang : Telur ayam adalah salah satu bahan pangan yang mempunyai kandungan protein tinggi. Jenis telur yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia ketersediaannya.Diketahui albumin pada telur (ovalbumin) paling banyak terdapat pada putih telurnya daripada kuningnya. Putih telur ayam ras dalam setiap 100 gram ayam mengandung rata-rata 12,58 gram protein ya dan sekitar 58% dari berat telur merupakan albumin , Berdasarkan data wawancara kepada 10 ibu post partum, terdapat 7 ibu yang mengalami luka perineum, setelah dilakukan wawancara kepada 7 ibu yang mengalami luka perineum, 5 ibu mengatakan tidak mengetahui bahwa konsumsi rebusan putih telur dapat menyembuhkan luka perineum dan selama ini mereka melakukan pengobatan secara farmakologi dalam melakukan pengobatan perineumTujuan penelitian ini adalah diketahui Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Peyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020. Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pra Eksperimen dengan pendekatan Quasi Experiment dengan rancangan eksperimen yang digunakan adalah Two Group With Pretes-Posttes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum yang mengalami luka Perineum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung dengan jumlah rata-rata peralinan/bulan mencapai 45 responden dengan sampel yang akan digunakan adalah sampel minimum untuk masing-masing kelompok yaitu 15 untuk kelompok intervensi dan 15 untuk kelompok control. Hasil : Berdasarkan analisis bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test, diketahui nilai p-value < 0,05 yaitu 0,000 yang artinya ada Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020. Hasil penelitian ini diharapkan agar dapat menjadi tambahan informasi bagi BPM khususnya pada ibu yang melakukan persalinan dalam menentukan kebijakan-kebijakan program dan sebagai penggerak pembangunan berwawasan kesehatan serta dapat meningkatkan cara mengatasi luka perineum, salah satunya memberikan pelatihan tentang pemberian obat tradisional khususnya tentang olahan putih telur rebus dan cara pemakaian, sehingga wawasan dan pengetahuan para pasien menjadi meningkat Kata Kunci : Rebusan Putih Telur & Penyembuhan Luka Perineum 
PEMBERIAN PUTIH TELUR REBUS DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM Lestari, Eka Dewi; Evayanti, Yulistiana; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): Vol.1 No.2 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i2.3344

Abstract

Background : Chicken eggs are a food that has a high protein content. Types of eggs commonly consumed by Indonesians are chicken eggs and duck eggs. It is known that albumin in eggs (ovalbumin) is mostly found in egg whites rather than yolks. Egg white of purebred chickens in every 100 grams of chicken contains an average of 12.58 grams of protein yes and about 58% of the egg weight is albumin. 7 mothers with perineal wounds, 5 mothers said they did not know that consumption of boiled egg whites can heal perineal wounds and so far they have been doing pharmacological treatment in performing perineal treatment. At BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang Bandar Lampung in 2020.Method : This type of quantitative research with the design used in this study is a pre-experiment with a Quasi-Experiment approach with the experimental design used is Two Group With Pretest-Posttest. The population in this study were all post partum mothers who had perineal injuries at BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang Bandar Lampung with an average number of deliveries / month reaching 45 respondents with the sample to be used was the minimum sample for each group. namely 15 for the intervention group and 15 for the control group.Results : Based on the bivariate analysis using the Paired Sample T-Test, it is known that the p-value <0.05 is 0.000, which means that there is an effect of Giving Boiled Egg White with Perineal Wound Healing in Post Partum Mothers at BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang. Bandar Lampung in 2020. The results of this study are expected to be additional information for BPM, especially for mothers who give birth in determining program policies and as a driving force for health-minded development and can improve ways to treat perineal wounds, one of which is providing training on administering traditional medicine. especially about processed boiled egg whites and how to use them, so that the patient's insight and knowledge increasesThe conclusion is that there is an effect of giving boiled egg whites with perineal wound healingSuggestions for respondents to be able to use boiled egg whites as an alternative in healing perineal wounds Keywords: Egg White Boil & Perineal Wound Healing ABSTRAK Latar Belakang : Telur ayam adalah salah satu bahan pangan yang mempunyai kandungan protein tinggi. Jenis telur yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia ketersediaannya. Dapat diketahui albumin pada telur (ovalbumin) paling banyak terdapat pada putih telurnya daripada kuningnya. Putih telur ayam ras dalam setiap 100 gram ayam mengandung rata-rata 12,58 gram protein ya dan sekitar 58% dari berat telur merupakan albumin , Berdasarkan data wawancara kepada 10 ibu post partum, terdapat 7 ibu yang mengalami luka perineum, setelah dilakukan wawancara kepada 7 ibu yang mengalami luka perineum, 5 ibu mengatakan tidak mengetahui bahwa konsumsi rebusan putih telur dapat menyembuhkan luka perineum dan selama ini mereka melakukan pengobatan secara farmakologi dalam melakukan pengobatan perineumTujuan penelitian ini adalah diketahui Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Peyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020.Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pra Eksperimen dengan pendekatan Quasi Experiment dengan rancangan eksperimen yang digunakan adalah Two Group With Pretes-Posttes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum yang mengalami luka Perineum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung dengan jumlah rata-rata peralinan/bulan mencapai 45 responden dengan sampel yang akan digunakan adalah sampel minimum untuk masing-masing kelompok yaitu 15 untuk kelompok intervensi dan 15 untuk kelompok control.Hasil : Berdasarkan analisis bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test, diketahui nilai p-value < 0,05 yaitu 0,000 yang artinya ada pengaruh pemberian putih telur rebus dengan penyembuhan luka perineum pada ibu post partum di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020. Hasil penelitian ini diharapkan agar dapat menjadi tambahan informasi bagi BPM khususnya pada ibu yang melakukan persalinan dalam menentukan kebijakan-kebijakan program dan sebagai penggerak pembangunan berwawasan kesehatan serta dapat meningkatkan cara mengatasi luka perineum, salah satunya memberikan pelatihan tentang pemberian obat tradisional khususnya tentang olahan putih telur rebus dan cara pemakaian, sehingga wawasan dan pengetahuan para pasien menjadi meningkatKesimpulan ada Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Penyembuhan Luka PerineumSaran responden mampu memanfaatkan rebusan putih telur sebagai alternative dalam menyembukan luka perineum Kata Kunci : Rebusan Putih Telur & Penyembuhan Luka Perineum 
Pengaruh Pelaksanaan Pelvic Rocking Dengan Birthing Ball Untuk Mengurangi Nyeri Pinggang Ibu Hamil TM III Oktaviani, Meli; Hermawan, Dessy; Evayanti, Yulistiana
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i1.20042

Abstract

Pada Provinsi Lampung tahun 2016 jumlah kehamilan sebanyak 186.319 ibu, kabupaten tertinggi adalah Lampung tengah sebanyak 29.698 kehamilan dan yang terendah di kabupaten Pesisir Barat sebanyak 3.232 kehamilan. Perubahan yang terjadi selama kehamilan sering kali menjadi keluhan bagi ibu hamil diantaranya adalah mual muntah pada awal kehamilan, konstipasi, varises vena (pembuluh balik), gangguan berkemih, hemoroid, dan pembengkakan pada tungkai dan kaki serta nyeri punggung. Tujuan penlitian ini pengaruh pelaksanaan pelvic rocking dengan birthing ball untuk mengurangi nyeri pinggang ibu hamil TM III di PMB Rahayu, A.Md.Keb, Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan postes with control group, sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM III 30 orang yang dibagi kedalam 2 kelompok, 15 intervensi, dan 15 kontrol, teknik sampling purposive sampling, analisa data univariat dan bivariat menggunakan t-tes independenRata-rata nyeri nyeri pinggang ibu hamil TM III yang diberi pelvic rocking dengan birthing ball dengan mean 5,27 yang artinya seluruh responden pada kelompok intervensi berada pada nyeri sedang, pada kelompok yang tidak diberi pelvic rocking dengan birthing ball dengan mean 6,80 yang artinya respoden dalam kelompok kontrol berada pada nyeri berat. Hasil uji statistik didapat nilai p-value 0,000 (<α 0.05) yang artinya terdapat pengaruh pelaksanaan pelvic rocking dengan birthing ball untuk mengurangi nyeri pinggang ibu hamil TM III di PMB Rahayu, A.Md.Keb, Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021. Dapat diaplikasikan sebagai pertimbangan secara rasional untuk pendekatan pada ibu hamil TM III yang mengalami nyeri pinggang. Kata Kunci  : Pelaksanaan Pelvic Rocking, Birthing Ball, Nyeri Pinggang Ibu  THE EFFECT OF THE IMPLEMENTATION OF PELVIC ROCKING WITH BIRTHING BALL TO REDUCE PAIN PAIN FOR PREGNANT WOMEN IN PMB RAHAYU, A.Md.Keb TANJUNG BINTANG DISTRICT, LAMPUNG SELATAN REGENCY IN 2021ABSTRACTIn Lampung Province in 2016, the number of pregnancies was 186,319 mothers, the highest district was Central Lampung with 29,698 pregnancies and the lowest in Pesisir Barat district with 3,232 pregnancies. Changes that occur during pregnancy are often a complaint for pregnant women including nausea and vomiting in early pregnancy, constipation, varicose veins (veins), urinary disorders, hemorrhoids, and swelling of the legs and feet and back pain. The purpose of this study is to influence the implementation of pelvic rocking with a birthing ball to reduce low back pain for pregnant women TM III at PMB Rahayu, A.Md.Keb, Tanjung Bintang District, South Lampung Regency in 2021.This type of research is quantitative, quasi-experimental research design with posttest approach with control group, the sample in this study was 30 pregnant women TM III who were divided into 2 groups, 15 interventions, and 15 controls, purposive sampling technique, univariate and bivariate data analysis using independent t-testThe average low back pain of pregnant women TM III who was given pelvic rocking with a birthing ball with a mean of 5.27, which means that all respondents in the intervention group were in moderate pain, in the group not given pelvic rocking with a birthing ball with a mean of 6.80 which it means that the respondents in the control group are in severe pain. The results of the statistical test obtained a p-value of 0.000 (<α 0.05) which means that there is an effect of implementing pelvic rocking with a birthing ball to reduce low back pain for pregnant women TM III at PMB Rahayu, A.Md.Keb, Tanjung Bintang District, South Lampung Regency in 2021. Can be applied as a rational consideration for the approach to TM III pregnant women who experience low back pain. Keywords           : Implementation of Pelvic Rocking, Birthing Ball, Mother's Back Pain
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Skrining Serologi Infeksi Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan Marlinda, Marlinda; Kurniasari, Devi; Evayanti, Yulistiana; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 4, No 4 (2024): Volume 4, Nomor 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v4i4.18405

Abstract

The World Healt Organitation (WHO) estimates that as many as 37 million births in the Southeast Asian region each year, while the total maternal and newborn deaths in this region are estimated at 170 and 1.3 million per year. AKI related to pregnancy, childbirth and childbirth was 305 per 100,000 live births. To find out the factors related to the serological screening behavior of maternal infections in pregnant women at the Karang Anyar Health Center in South Lampung Regency in 2019.Type of quantitative research, analytical research design and cross sectional approach. The population of all pregnant women was 42 people and a sample of 42 people with purposive sampling technique. Data collection uses questionnaire sheets and observations and statistical tests used Chi-Square statistical tests.There is a correlation between knowledge and serological screening behavior, obtained p-value (0,000 <α 0,05). OR: 19.00. There is a relationship between attitude and serological screening behavior, obtained p-value (0.006 <α 0.05). OR: 7,933. There is a relationship between health worker support and serological screening behavior, obtained by p-value (0,000 <α 0,05). OR: 30,600.There is a relationship between knowledge, attitudes and support of health workers by serological screening of maternal infections. It is necessary for pregnant women to increase their knowledge so that they understand more about the knowledge of the dangers of infection in mothers by routinely appreciating health education activities carried out by health workers. Keywords : Behavior Screening Maternal Infection, Knowledge, Attitude, Health Officer Support ABSTRAK World Healt Organitation (WHO) memperkirakan, sebanyak 37 juta kelahiran dikawasan Asia Tenggara setiap tahun, sementara total kematian ibu dan bayi baru lahir dikawasan ini diperkirakan 170 dan 1,3 juta pertahun. AKI yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian ini adalah diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku skrining serologi infeksi maternal pada ibu hamil di Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019.Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian analitik dan pendekatan  cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil sebanyak 42 orang dan sampel sebanyak 42 orang dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan observasi dan Uji statistik yang digunakan uji statistik Chi-Square.Ada hubungan pengetahuan dengan perilaku skrining serologi, diperoleh p- value (0,000 <α 0,05). OR: 19,00. Ada hubungan sikap dengan perilaku skrining serologi, diperoleh p-value (0,006 <α 0,05). OR: 7,933. Ada hubungan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku skrining serologi, diperoleh p-value (0,000 <α 0,05). OR: 30,600. Ada hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku skrining serologi infeksi maternal. Disarankan ibu hamil meningkatkan pengetahuan agar lebih mengetahui tentang pengetahuan akan bahaya infeksi maternal pada kehamilan dengan cara rutin berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang dilakukan petugas kesehatan. Kata Kunci : Perilaku Skrining Serologi Infeksi Maternal, Pengetahuan, Sikap, Dukungan Petugas Kesehatan 
Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Mempengaruhi Kenaikan Berat Badan Ibu Fenniokha, Nabela Gyandra; Susilawati, Susilawati; Kurniasari, Devi; Evayanti, Yulistiana
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3,September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i3.8416

Abstract

Background The contraception that is mostly chosen by acceptors in Indonesia is 61.4% injectable contraception, but injection contraception has an impact that can cause weight gain. acceptors revealed that by using injectable contraception they felt it was more practical in the family planning process. The purpose of the study was to find the effect of 3-month injection contraception on maternal weight gain in Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung in 2020. Methods This type of quantitative research, analytical research design with true experiment approach with two group posttest only design with control group design population in this study were all 804 family planning askreceptors, 40 samples divided into 2 groups, simple random sampling technique, this research has conducted in July 2020. data collection using observation sheets. Univariate and bivariate data analysis t-test (t-test). The results showed that the mean increase in body weight for 3 months injection family planning acceptors was 3,7 kg, the mean increase in body weight for 1 month injection family planning acceptors was 1,8 kg. Conclusion There is no effect of 3-month injection contraception on maternal weight gain at the Gedong Air Bandar Lampung Community Health Center in 2020, the statistical test results obtained p-value = 0.016 (pvalue> α = 0.05). Suggestion Health workers are expected to be able to provide counseling for hormonal contraceptive acceptors, especially injections to be able to switch to long-term nonhormonal contraceptives such as IUDs. Key words: body weight, contraception, 3 months injection,Kontrasepsi yang banyak dipilih oleh akseptor di Indonesia adalah kontrasepsi suntik sebanyak 61,4%, namun kontrasepsi suntik memiliki dampak yang dapat menyebabkan penambahan berat badan. akseptor mengungkapkan dengan menggunakan kontrasepsi suntik mereka merasa lebih praktis dalam proses KB. Tujuan penelitian diketahui Pengaruh Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Terhadap Kenaikan Berat Badan Ibu Di Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung Tahun 2020. Metode : Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian analitik dengan pendekatan true eksperimen dengan rancangan two group postest only With Control group design populasi dalam penelitian ini adalah seluruh askseptor KB sebanyak 804, sampel sebanyak 40 yang dibagi 2 kelompok, tekhnik sampling secara simple random sampling, penelitian ini telah di lakukan bulan Juli 2020. pengumpulan data dengan lembar observasi. Analisa data univariat dan bivariat uji t (t-test). Hasil penelitian Diketahui mean peningkatan berat badan akseptor KB Suntik 3 bulan seberat 3,7 Kg, mean peningkatan berat badan akseptor KB Suntik 1 bulan seberat 1,8 Kg. Kesimpulan Tidak ada Pengaruh Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Terhadap Kenaikan Berat Badan Ibu Di Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung Tahun 2020, hasil uji statistik didapatkan p-value = 0,016 (p-value > α = 0,05). Saran tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan konseling pada akseptor kontrasepsi hormonal khususnya suntik untuk bisa beralih kekontrasepsi nonhormonal jangka panjang seperti IUD. Kata kunci: berat badan kontrasepsi, suntik 3 bulan