Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Investigasi Iklim Keselamatan Konstruksi Proyek Irigasi di Sumatera Barat dan Hubunganya dengan Kinerja Keselamatan Saputra, Mariandi; Utama, Wahyudi Putra; Maidiawati
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2025.V1202.0172-177

Abstract

Pekerjaan irigasi memiliki aktifitas konstruksi yang sangat komplek sehingga mempengaruhi tingkat kecelakaan kerja. Tingkah laku dan kondisi yang tidak selamat dapat menjadi faktor penyumbang terjadinya kecelakaan kerja di samping faktor lain. Menurut para ahli IKK telah terbukti menjadi indikator untuk mengukur KK. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor IKK, mengukur KK dan membangun model hubungan faktor IKK dengan KK pada proyek irigasi di Sumatera Barat. Untuk menjawab tujuan penelitian maka digunakan metode penelitian kuantitatif, data didapat melalui kuisioner kepada semua pihak yang terlibat dalam proyek irigasi, data yang terkumpul sebanyak 255 sampel. Teknik analisis data di lakukan dengan teknik EFA. Sebelumnya dilakukan uji reliabelitas, uji kecukupan sampel, uji MSA, MO, Barlett, dan Komunalitas, kemudian untuk menentukan hubungan IKK dengan KK menggunankan model persamaan SEM via Smart PLS. Hasil penelitian menyatakan bahwa iklim keselamata kerja pada proyek pembangunan irigiasi provinsi Sumatera Barat sudah baik dengan ditandai dengan faktor-faktor keselamatan kerja  tidak hanya persepsi akan tetapi juga sikap terhadap keselamatan, dari semua level jenjang pekerja, mulai dari pekerja paling bawah sampai dengan top manajemen, serta kebiasaan dan nilai-nilai yang mendorong perilaku aman, selamat, serta perilaku lapor apabila ada insiden tanpa takut mendapatkan sanksi dari pihak perusahaan juga sudah terbudaya pada proyek ini. Kegiatan safety talk/safety meeting yang secara rutin dilaksanakan di lokasi pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung oleh para pekerja mulai level paling bawah sampai dengan level top manajemen menjadikan semua pekerja mendapatkan informasi terbaru mengenai keselamatan kerja. Oleh karena itu tingkat iklim keselamatan kerja dikategorikan cukup tinggi,  dan begitupun tingkat kinerja keselamatan kerja didapat juga dengan kategori cukup tinggi.
IMPLEMENTASI ANALISIS HBU DAN ANALISI LCC DALAM OPTIMALISASI MALL PELAYANAN PUBLIK KOTA SUNGAI PENUH Putri, Dina Fathia; Zulherman; Utama, Wahyudi P.
JURNAL REKAYASA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep pembangunan berkelanjutan yang menjadi amanat dalam agenda pembangunan global SDGs harus diimplementasikan di seluruh aspek termasuk dalam hal pembangunan kota. Prinsip pembangunan berkelanjutan ini dapat diterapkan salah satunya melalui efisiensi pembangunan baik dalam optimalisasi pemanfaatan lahan ataupun efisiensi bangunan. Pada tahun 2022 telah disusun suatu dokumen perencanaan berupa pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Sungai Penuh yang akan dibangun pada sebuah aset tanah idle yaitu lahan bekas Pasar Minum Kawo Square Kota Sungai Penuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan pembangunan MPP Kota Sungai Penuh dilihat dari aspek legal dan fisik, serta merekomendasikan alternatif teknologi untuk optimalisasi MPP Kota Sungai Penuh berdasarkan nilai total asetnya. Kajian kelayakan aspek legal dan fisik mengacu pada metode Analisis Highest And Best Use (HBU). HBU akan memastikan pembangunan telah memperhatikan peruntukan lahan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Kota yang ada. Analisis Life Cycle Cost (LCC) dilakukan untuk mengetahui nilai total aset MPP Kota Sungai Penuh sehingga diperoleh rekomendasi teknologi untuk optimalisasinya. Berdasarkan hasil kajian kelayakan, MPP Kota Sungai Penuh layak untuk dibangun di lahan bekas Pasar Minum Kawo Square Sungai Penuh. Analisis LCC menunjukkan bahwa dengan menggunakan teknologi terbarukan berupa PLTS dan PAH akan meningkatkan efisiensi energi MPP Kota Sungai Penuh.
OPTIMALISASI DATABASE ASET PEMERINTAH KOTA SUNGAI PENUH MENGGUNAKAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) Rinna Astuti; Zulherman; Wahyudi P. Utama
JURNAL REKAYASA Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Sungai Penuh tahun 2021- 2024 menyebutkan bahwa banjir merupakan salah satu isu strategis di Kota Sungai Penuh. Meskipun upaya-upaya telah dilakukan dalam manajemen drainase, belum tersedianya database aset drainase berbasis digital di Kota Sungai Penuh menjadi kendala yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan database aset menggunakan Geographic Information System (GIS) di Dinas PUPR Kota Sungai Penuh sehingga pengelolaan aset milik Dinas PUPR Kota Sungai Penuh menjadi lebih optimal dalam pemanfaatan, pengelolaan dan pemeliharaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode waterfall untuk perancangan sistem dan analisis pieces untuk mengevaluasi kondisi database aset. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa sistem database aset infrasturktur drainase masih belum memuaskan pengguna dari berbagai aspek. Terdapat beberapa aspek yang memerlukan perbaikan dan pengembangan lebih lanjut. Untuk mengoptimalkan database aset dirancang sebuah sistem database yang menggunakan Geographic Information System (GIS). Hasil evaluasi dengan analisis pieces membuktikan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan setelah adanya perancangan database aset dengan GIS.
Kajian Eksploratori Hubungan Praktik Komunikasi dan Hasil Proyek Konstruksi di Sumatera Barat Utama, Wahyudi P.; Sikumbang, Nasril; Warman , Hendri; Zulherman, Zulherman; Fuadi, Al Busyra; Agus , Elfida
Jurnal Teknik Sipil Vol 31 No 2 (2024): Jurnal Teknik Sipil - Edisi Agustus
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2024.31.2.12

Abstract

Communication management is considered as an important factor related to performance improvement in construction projects. This study aims to identify and determine communication management practices (CMP) in construction projects correlated to project outcomes (PO). Data were obtained from 209 questionnaires distributed to contractors and consultants in the West Sumatra province. The research questionnaire was divided into two components the respondent's profile and four PMK factors, namely Information and Communication Technology (ICT), Communication Skills and Competence (CSC), Communication Management Plan (CMP) and Team Work (TW). Each factor has 4-5 statement items. In terms of project results, it was seen from the project scope, cost, time, quality and safety level. Data were analyzed using Principle Axis Factoring (PAF). The next analysis was the Spearman correlation to evaluate the relationship between each CMP factor and PO. The results showed that there was a strong positive correlation between the three CMP factors (ICT, CSC and TW) and PO. Conversely, no relationship was found between the CMP factor and PO. The may not be fully generalized due to some limitations. However, it helps construction practitioners to recognize the communication aspects that could be improved and strengthened to increase performance of the project.
ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING QUALITY FROM ROAD CONSTRUCTION PROJECTS WEST SUMATRA PROVINCE Gultom, Rahmi Fitriana; Carlo, Nasfrizal; BQS, Wahyudi P Utama
Rang Teknik Journal Vol 7, No 2 (2024): Vol. 7 No. 2 Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i2.5019

Abstract

In connection with road is supporter main in the development, then quality from road the must become something convenience is important user road. However at in fact Lots found quality results work a path that doesn't in accordance with what is required, so happen consequential damages age plan should not yet happened. Objective study that is For identify factors and analyze the most influential factor to quality project development road West Sumatra Province as well measure connection influencing factors to quality project. Method research used that is method study in a manner quantitative that is with spread questionnaire to para respondent. Results research conducted there are 5 influencing factors quality from project development road West Sumatra Province namely factor implementation occupation, factor power work, factor individual, factors equipment, factors method work
ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING THE PERFORMANCE OF COMMITMENT MAKING OFFICIALS IN CONSTRUCTION PROJECTS IN THE AGAM DISTRICT REGIONAL GOVERNMENT ENVIRONMENT Rahmi, Olitia; Zaidir, Zaidir; BQS, Wahyudi P Utama
Rang Teknik Journal Vol 7, No 2 (2024): Vol. 7 No. 2 Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i2.5051

Abstract

The increase in the budget allocation for procurement of goods or services in the Agam Regency Government cannot be separated from the problem of procurement of goods or services. In Agam Regency, the problem that often arises in the appointment of commitment making officials is limited human resources in managing construction work so that many projects are found to be late in completing their work. The aim of the research is to identify factors and determine the most dominant factors that influence commitment making officials performance in construction projects in Agam Regency, and create a measurement model for the relationship between commitment making officials performance. The research method used is a quantitative research method, namely by distributing questionnaires to respondents. The results of the research conducted show factors that influence commitment making officials performance in construction projects in Agam Regency, namely the Technical Capability and Workload factors, the Capability factors in planning and control, the Knowledge and Budget Factors and the Skills Factors
Membangun Konsep Perhitungan Nilai TKDN pada Proyek Konstruksi Semenisasi Jalan Berbasis Aplikasi Web pada Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Kepulauan Riau Juniadin; Honesti, Leli; Utama, Wahyudi Putra
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1301.01-8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun konsep sistem informasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada proyek konstruksi semenisasi jalan berbasis aplikasi web. Kebutuhan akan sistem ini muncul karena para kontraktor mengalami kesulitan dalam menghitung TKDN secara manual, terutama pada proyek yang dilaksanakan di Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Kepulauan Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik untuk mengidentifikasi kendala dan kebutuhan utama kontraktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontraktor sering menghadapi kendala berupa kurangnya panduan teknis, minimnya sosialisasi, dan alat bantu yang kurang memadai. Penggunaan Microsoft Excel sebagai alat bantu perhitungan TKDN dinilai kurang optimal dari segi efisiensi, konsistensi, dan skalabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi berbasis web sebagai solusi alternatif dengan menerapkan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall. Aplikasi yang dikembangkan dilengkapi dengan fitur kalkulator perhitungan otomatis, integrasi data proyek, serta antarmuka pengguna yang intuitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mampu meningkatkan efisiensi proses perhitungan, meningkatkan akurasi dan transparansi data, serta memudahkan pelaku industri konstruksi dalam memenuhi ketentuan regulasi pemerintah terkait TKDN. Selain itu, implementasi aplikasi ini berpotensi mendukung peningkatan daya saing produk dalam negeri, mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, dan memperkuat implementasi kebijakan TKDN di Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata terhadap pemanfaatan teknologi informasi di sektor konstruksi dan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan sistem serupa pada penelitian selanjutnya.
Hubungan Antara Iklim Keselamatan Kerja Dengan Kinerja Keselamatan di Proyek PLTM Tongar MHPP 2 X 3 MW Pasaman – West Sumatera Sugestiyo, Arif; Utama, Wahyudi Putra; Maidiawati
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1301.036-44

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (SMK3) telah diterapkan oleh manajemen proyek, namun tingkah laku dan kondisi yang tidak selamat dapat menjadi faktor penyumbang terjadinya kecelakaan. Oleh sebab itu dibutuhkan strategi khusus untuk meningkatkan kinerja keselamatan. Iklim Keselamatan kerja dianggap sebagai salah satu alat ukur untuk melihat kinerja keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk membangu n hubungan antara iklim keselamatan dengan kinerja keselamatan pada Project PLTM Tongar 2 x 3 MW Pasaman – West Sumatera. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner kepada pihak yang terlibat dalam proyek antara lain karyawan dan seluruh pekerja proyek dan diolah menggunakan metode Exploratory Factor Analysis (EFA) untuk menentukan faktor iklim keselamatan, dan dilakukan pengujian seperti reliabilitas, asumsi dengan KMO, MSA dan uji komunalitas. Untuk menentukan hubungan antara iklim keselamatan dengan kinerja keselamatan, digunakan pendekatan model persamaan struktural (structural equation modeling) dengan bantuan program Smart PLS. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan EFA, teridentifikasi enam faktor utama yang membentuk iklim keselamatan, yaitu Komitmen Manajemen dan Sumber Daya K3 (KMSD), Komitmen K3 (KmK), Dukungan Manajemen (DM), Prosedur dan Kesadaran K3 (PKD), serta Persepsi K3 (PiK). Model hubungan antara iklim keselamatan dan kinerja keselamatan menunjukkan bahwa faktor KMSD memiliki dampak paling signifikan terhadap kepatuhan K3. Faktor DM juga signifikan terhadap kepatuhan K3, sementara faktor PiK signifikan terhadap kepatuhan K3 dan partisipasi K3.
Model Persamaan Struktur Relasi Iklim Keselamatan dengan Kinerja Keselamatan pada Proyek Infrastruktur Perkeretaapian Sumatera Barat Halomoan, Andi Putra; Utama, Wahyudi Putra; Maidiawati
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1301.051-59

Abstract

Proyek Perkeretaapian di Sumatera Barat merupakan salah satu infrastruktur pendukung dalam memenuhi kebutuhan transportasi. Proyek ini memiliki aktifitas yang sangat komplek sehingga mempengaruhi tingkat kecelakaan kerja. Meskipun manajemen proyek telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (SMK3), namun tingkah laku dan kondisi yang tidak selamat dapat menjadi faktor penyumbang terjadinya kecelakaan kerja. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor iklim keselamatan, menilai kinerja keselamatan dan membangun model hubungan antara Iklim Keselamatan dan Kinerja Keselamatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan penyebaran kuisioner mulai dari pekerja proyek sampai top management. Dari Kuisioner yang disebar didapatkan 226 data responden.  Proses analisis data dilakukan dengan analisis faktor EFA (Exploratory Factor Analysis) dan dilakukan beberapa tes seperti uji realibilitas, uji kecukupan sampel, uji MSA (Measure of Sampling Adequacy), Uji Komunalitas. Untuk menentukan hubungan IK dengan KK digunakan model persamaan struktur atau Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan program Smart PLS. Dari hasil EFA teridentifikasi 2 faktor iklim keselamatan yaitu faktor Komitmen Manajemen Terhadap Kepatuhan K3 (KMTKK3) sebanyak 18 variabel dan faktor Kesadaran Kepatuhan Kariawan Terhadap K3 (KKKTK3) sebanyak 10 variabel. Hasil penilaian terhadap kinerja keselamatan terkonfirmasi 3 faktor yaitu tingkat kecelakaan kerja, kepatuhan, dan partisipasi K3 dengan nilai Cronbach alpha di atas 0,7. Dari model hubungan IK dan KK faktor KMTKK3 berdampak signifikan pada kepatuhan K3 dan partisipasi K3, sementara faktor KKKTK3 terdapat yang kurang siknifikan terhadap kinerja keselamatan. Hasil penelitian ini merekomendasikan untuk mengadakan pelatihan K3 dan selalu meningkatkan kesadaran individu terhadap keselamatan kerja.
Penanganan Kerusakan Jalan Ditinjau Dari Rasio Manfaat-Biaya Bagi Pengguna Jalan (Road User Cost) Menggunakan Highway Development and Management (HDM-4) Harahap, Ahmad Royhan Mashuri; Rita, Eva; Utama, Wahyudi P
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1104

Abstract

The Muaro Kalaban–Kiliranjao national road in West Sumatra has deteriorated significantly, leading to higher road user costs such as increased fuel consumption, longer travel times, and greater accident risks. This study aims to assess the economic feasibility of road maintenance using the Highway Development and Management (HDM-4) model through the Benefit–Cost Ratio (BCR) approach. The analysis used data on Average Daily Traffic (ADT), International Roughness Index (IRI), vehicle operating costs, travel time costs, and accident costs. The simulation results show that in 2022 (BCR = 1.37), 2024 (BCR = 2.30), and 2025 (BCR = 5.50), maintenance scenarios are economically feasible since the BCR values exceed 1. Conversely, in 2021 (BCR = 0.93) and 2023 (BCR = 0.96), maintenance is not feasible as the BCR values are below 1. The most appropriate strategy is a combination of routine maintenance, rehabilitation, and reconstruction, which significantly reduces road user costs while extending pavement service life. Therefore, the application of HDM-4 proves effective as a decision-making tool in road maintenance planning.