Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Tumpangsari Tanaman Sawi (Brassica juncea Linn.) Dan Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum Linn.) Terhadap Serangan Plutella xylostella Linn. (Lepidoptera: Plutellidae) Goklas Simarmata; Flora Pasaru; Burhanuddin Nasir
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 6 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan sistem tumpang sari tanaman tomat dengan tanaman sawi di Sulawesi Tengah khususnya daerah lembah Palu sangat minim dilakukan oleh para petani. Kebiasaan petani khususnya di daerah Sulawesi Tengah dalam pengendalian hama tanaman hortikultura adalah masih mengandalkan penggunaan insektisida kimiawi dengan konsentrasi dan dosis yang relatif tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tumpang sari tanaman tomat dan tanaman sawi terhadap serangan Plutella xylostella L. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Peubah yang diamati ialah kepadatan populasi P. xylostella L, intensitas serangan, dan produksi sawi. Hasil penelitian menunjukkan tumpang sari tanaman tomat berpengaruh nyata dapat menekan populasi, intensitas serangan P. xylostella L dan produksi sawi. Populasi tertinggi terdapat pada perlakuan kontrol sebesar 1,80 ekor dan populasi terendah terdapat pada perlakuan sawi ditanam di sela-sela tanaman tomat searah dari timur ke barat 0 ekor. Intensitas serangan tertinggi terdapat pada perlakuan kontrol sebesar 62,80 % dan terendah terdapat pada perlakuan sawi ditanam di sela-sela tanaman tomat searah dari timur ke barat. Produksi tertinggi sebesar 3,82 ton/ha pada perlakuan sawi dikelilingi oleh tanaman tomat dan produksi terendah terdapat perlakuan kontrol sebesar 1,67 ton/ha.
Pengaruh Pestisida Nabati Buah Cabai (Capsicum annuum L) Dan Umbi Bawang Putih (Allium sativum L) Terhadap Mortalitas Hama Bawang Merah (Spodoptera exigua Hubner) Nursam Nursam; Mohammad Yunus; Burhanuddin Nasir
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pestisida Nabati Campuran Cabai (Capsicum annuum L.) dan Bawang Putih (Allium sativum L.) Terhadap Mortalitas Larva Hama Daun Bawang (Spodoptera exigua Hubner). Bawang merah (Allium cepa) merupakan salah satu jenis komoditas hortikultura yang mempunyai peluang besar dalam sektor agribisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pestisida nabati berbahan baku cabai (C. annuum) dan bawang putih (A. sativum) terhadap mortalitas larva S. exigua.Penelitian ini di laksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako.Yang berlangsung pada bulan September sampai Desember 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan, masing-masing perlakuan di ulang 3 kali sehingga di peroleh 21 unit percobaan. Adapun susunan perlakuan sebagai berikut: P0 = kontrol (menggunakan air), P1= 2ml (cabai segar) / 100 ml air, P2= 4 ml (cabai busuk) / 100 ml air, P3= 6 ml (bawang putih segar) / 100 ml air, P4= 8ml (bawang putih busuk) / 100 ml air, P5= 10 ml (cabai busuk + bawang putih busuk) / 100 ml air, P6= 12 ml (cabai segar + bawang putih segar)/100 ml air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsentrasi 10 ml (cabai busuk + bawang busuk)/100 ml air merupakan konsentrasi yang dapat mematikan 83% - 96% larva S. exigua dalam waktu 3 s/d 4 hari setelah aplikasi (HSA), sehingga aplikasi ini sangat efektif untuk digunakan dalam mengendalikan larva daun bawang S. exigua.
Keanekaragaman Arthropoda Pada Tanaman Bawang Merah Allium ascalonicumL. Pada Pola Tanam Yang Berbeda Sukarmin Sukarmin; Burhanuddin Nasir; Abd. Wahid
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 6 No 2 (2018): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu jenis komoditas hortikultura yang mempunyai peluang besar dalam sektor agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keanekaragaman dan kemerataan Arthopoda pada tanaman bawang merah pada pola tanam yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai juli 2016 yang berlokasi di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, Metode penelitian ini mengunakan metode mutlak (unit sampel yang di gunakan adalah luasan 1m x 4m, pengamatan di lakukan secara sistimatis terhadap semua individu Arthropoda yang ada pada unit sampel ) dan metode nisbih ( perangkap yang di gunakan adalah Pitfall Trap, Sweep Net,Yellow Trap. Pola tanam yang di gunakan dalam penelitan ini pola tanam bawang merah – bawang merah, pola tanam bawang merah – cabai dan pola tanam bawang merah – kacang panjang. Hasil analisis Indeks keanekaragaman Arthropoda tertingi terdapat pada pola tanam Bawang Merah - Kacang Panjang 1,431. Keanekaragaman Arthropoda pada pola tanam yang berbeda dan pola tanam bawang merah - cabai dan bawang merah - kacang panjang termasuk dalam kategori sedang, produksi bawang merah 3.49 ton/ha.
Dosis Efektifekstrak Umbi Gadung (Discorea hispida Dennst) Terhadap Spodoptera Exigua Hubner Pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Hendrianto Hendrianto; Mohammad Yunus; Burhanuddin Nasir
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spodoptera exigua Hubner adalah salah satu hama penting pada tanaman bawang merah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan beberapa dosis ekstrak umbi gadung untuk mengendalikan S. exigua (Lepidoptera : Noctuidae) pada tanaman bawang merah varietas lembah Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016 sampai Januari 2017 di Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Variabel pengamatan yang dilakukan yaitukepadatan populasi, intensitas serangan dan produksi bawang merah varietas lembah palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwakepadatan populasi hama tertinggi terdapat pada tanaman tanpa perlakuan (P0) sebesar 27,73 ekor/20 tanaman dan terendah pada (P5) sebesar 7,81 ekor/20 tanaman. Pengamatan intensitas serangan tertinggi terdapat pada tanaman tanpa perlakuan(P0) 25,64% dan terendah pada (P5) sebesar 9,40%. Pengamatan produksi bawang tertinggi terdapat pada tanaman perlakuan (P5) sebesar 7,82 ton/ha dan terendah terdapat pada tanaman tanpa perlakuan (P0) sebesar 4,13 ton/ha.
Pengaruh Berbagai Jenis Mulsa Terhadap Kepadatan Hama Lalat Buah (Bactrocera sp.) Pada Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) Nur Alisa; Burhanuddin Nasir; Moh. Hibban Toana
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 3 (2019): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hama yang menyerang tanaman cabai (Capsicum annum L.) yaitu lalat buah (Bactrocera sp.). Adapun cara pengendalian lalat buah (Bactrocera sp.) yaitu dengan menggunakan berbagai jenis mulsa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis mulsa terhadap kepadatan lalat buah (Bactrocera sp.) pada tanaman cabai (Capsicum annum L.). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Kegiatan penelitian ini berlangsung pada bulan Mei 2016 sampai September 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) yang terdiri dari empat perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 16 unit pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa mulsa plastik hitam perak memperoleh populasi lalat buah yang banyak dengan rata-rata 13 ekor, 22 ekor, 31 ekor, 28 ekor, 24 ekor, 27 ekor, 34 ekor, dan 39 ekor dan intensitas serangan lalat buah yaitu dengan rata-rata 1,04%, 1,04, 2,09%, 6,25%, 7,29%, 9,37%, 9,37%, 10,42% dan 15,63% sedangkan produksi tanaman cabai yang diperoleh pada perlakuan mulsa hitam perak yaitu dengan rata-rata 75,00 ton/ha, 18,17 ton/ha, 98,33 ton/ha, 107,92 ton/ha.
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) DALAM MENGENDALIKAN Spodoptera exigua Hubner (Lepidoptera : Noctuidae) PADA TANAMAN BAWANG MERAH Ana Rahmawati; Burhanuddin Nasir; Rosmini Rosmini
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 7 No 4 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak daun sirsak yang efektif dalam mengendalikan S. exigua (Lepidoptera : Noctuidae) pada tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2017 sampai Mei 2017 dan bertempat di Desa Oloboju, Kec. Sigi Biromaru, Kab. Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 6 perlakuan yakni : A0= Kontrol (Tanpa Perlakuan) A1= Ekstrak daun sirsak konsentrasi (25 ml/l air), A2= ekstrak daun sirsak konsentrasi (50 ml/l air), A3= ekstrak daun sirsak konsentrasi (75 ml/l air), A4=ekstrak daun sirsak konsentrasi (100 ml/l air). A5= konsentrasi daun sirsak (125 ml/l air). Setiap perlakuan diulang 3x sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Hasil menunjukkan selama pengamatan berlangsung (6 kali pengamatan), rata-rata jumlah individu larva S. exigua lebih rendah pada konsentrasi 125 ml/l atau terdapat penurunan jumlah individu yakni terjadi pada pengamatan minggu ketiga sampai pada pengamatan minggu ke tujuh (10,67-3,33 ekor/plot),sedangkan pada tanaman bawang merah tanpa aplikasi (A0) tidak menunjukkan penurunan jumlah individu S.exigua yakni (3,33-41,67) ekor/plot. Hasil yang didapatkan pada intensitas serangan larva Spodoptera exigua pada tanaman bawang merah selama 6 Kali pengamatan memperlihatkan bahwa perlakuan yang diberikan menghasilkan pengaruh yang berbeda nyata. Dan hasil produksi menunjukkan bahwa, berat basa tanaman bawang merah yaitu 8,51 ton/ha dan berat kering 6,45 ton/ha.
PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays saccaratha Sturt)TERHADAP POPULASI DAN PERSENTASE SERANGAN Helicoverpa armigera Hubner.(LEPIDOPTERA: NOCTUIDAE) I Wayan Sukadana; Burhanuddin Nasir; Moh. Yunus
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 6 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya produksi jagung di tingkat petani dimungkinkan ada kaitannya dengan penggunaan varietas, pengolahan tanah, kepadatan tanaman persatuan luas serta serangan hama. Di Sulawesi Tengah hama yang selalu dijumpai pada pertanaman jagung manis adalah penggerek tongkol jagung Helicoverpa armigera Hubner, yang menyerang lahan petani pada setiap musim tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi varietas jagung manis dan system olah tanah dalam menekan populasi dan persentase serangan Helicoverpa armigera pada tanaman jagung manis (Zea mays sacaratha Sturt). Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Mei 2018 sampai Juli 2018 yaitu di Desa Maku, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3 ulangan.Faktor perlakuan yang ditetapkan adalahFaktor I adalah varietas jagung manis yang terdiri atas 3 taraf yaitu V1 = Varietas Bonassa FI, V2 = Varietas Hibrida FI (Paragon) dan V3 = Varietas Duo F1. Faktor II adalah sistem Pengolahan Tanah yang terdiri atas 3 taraf yaitu P1 = TOT (Tanpa Olah Tanah), P2 = OTM (Olah Tanah Minimal) dan P3 = OTS (Olah Tanah Sempurna). Hasil penelitian menunjukan bahwa varietas jagung manis Bonassa FI (V1) memberikan pengaruh yang efektif dalam menekan populasi dan persentase serangan H. armigera terhadap semua variabel yang diamati, sistem pengolahan tanah Tanpa Olah Tanah (TOT) memberikan pengaruh populasi dan persentase serangan H. armigera yang rendah terhadap semua variabel yang diamati, tidak terdapat pengaruh interaksi antara perlakuan varietas jagung manis dan sistem pengolahan tanah terhadap populasi larva H. armigera dan persentase kerusakan tongkol pada tanaman jagung manis (Zea mays sacaratha Sturt).
EFEKTIVITAS BEBERAPA EKSTRAK TUMBUHANSEBAGAI PESTISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN HAMA ULAT BAWANG Spodoptera exigua Hubner(Lepidoptera: Noctuidae) PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Vivi Delvia; Hasriyanty Hasriyanty; Burhanuddin Nasir
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 6 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas beberapa ekstrak tumbuhan sebagai pestisida baik pengujian tunggal dan campuran dalam mengendalikan hama ulat bawang S. exigua. Penelitian ini di laksanakan dilahan bawang merah milik petani di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah dari Maret - Mei 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan yaitu kontrol (E0), ekstrak tumbuhan sidondo dosis 30 ml/L (E1), ekstrak tumbuhan sidondo + babadotan dosis 30 ml/L (E2), ekstrak tumbuhan sidondo + mengkudu dosis 30 ml/L (E3), ekstrak tumbuhan babadotan + mengkudu dosis 30 ml/L (E4). Pengambilan sampel dilakukan dengan pola diagonal yaitu dengan menetapkan 10 rumpun/petak. Pengambilan sampel dilakukan dengan interval waktu seminggu sekali sebanyak 5 kali pengamatan. Hasil penelitian menujukkan perlakuan ekstrak tumbuhan sidondo + mengkudu (E3) memperlikatkannilai terendah pada kepadatan populasi dan intensitas serangan dengan rata-rata 0,75 (ekor) dan 1,05%, dan perlakuan E1 ekstrak sidondo memperlihatkan produksi 3,25 ton/ha.
EFEKTIVITAS EKSTRAK AKAR TUBA Derris elleptica Benth TERHADAP WALANG SANGIT Leptocorisa acuta Thunberg (HEMIPTERA:ALYDIDAE) PADA TANAMAN PADI Oryza sativa L. Flora Pasaru; Burhanuddin Haji. Nasir; I Putu Suci Astawa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Walang sangit merupakan hama potensial yang menyebabkan pertumbuhan bulir padi kurang sempurna, biji/bulir tidak terisi penuh atau hampa sehingga menyebabkan kerusakan dan kehilangan hasil produksi mencapai 15%-50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak akar tuba (Derris elliptica) terhadap mortalitas, intensitas serangan walang sangit serta hasil produksi tanaman padi. Penelitian telah dilaksanakan pada persawahan milik petani di Desa Tindaki, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah pada bulan November 2020 sampai bulan Maret 2021. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan konsentrasi ekstrak akar tuba yaitu P0 = 0%, P1= 2%, P2= 4%, P3= 6%, P4= 8%, dan P5= 10%, yang masing-masing diulang sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak akar tuba efektif terhadap mortalitas dan penekanan terhadap intensitas serangan walang sangit serta meningkatkan produksi tanaman padi. Pada perlakuan 8% (P4) dapat menyebabkan mortalitas yaitu sebesar 91, 61% dan dapat menekan intensitas serangan dengan rata-rata 11,63%, serta dapat meningkatkan hasil produksi tanaman padi dengan rata-rata produksi yaitu 7 ton/ha dengan selisih rata-rata setiap perlakuan 0,2 ton/ha.
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BIJI MAHONI (Swietenia mahagoni) TERHADAP INTENSITAS SERANGAN Spodoptera exigua Hubner (Lepidoptera: Noctuidae) PADA TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium x wakegi Araki) Ansia Pabutungan; Burhanuddin Nasir
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang Wakegi atau lebih dikenal dengan nama bawang goreng Palu merupakan salah satu komoditas unggulan spesifik Sulawesi Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pestisida nabati dalam serangan hama pada pertanaman Bawang Merah Varietas Lembah Palu (Allium x wakegi Araki) dan dilaksanakan di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Pelaksanaan penelitian ini pada bulan Oktober sampai Desember 2019 mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pembuatan pestisida nabati ekstrak Biji Mahoni (Swietenia mahagoni) sampai panen. Desain penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima (5) pelakuan dan empat (4) kali ulangan yang diambil sebanyak 10 sampel tanaman. Formulasi cair ekstrak berbagai tumbuhan diberikan melalui penyemprotan secara langsung pada tanaman dilakukan setiap 1 minggu sekali dengan konsentrasi yang berbeda-beda. Variabel yang diamati yaitu intensitas serangan hama dan hasil produksi. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan ekstrak pestisida nabati memiliki potensi menekan serangan hama S. exigua Namun yang paling efektif terdapat pada ekstrak biji mahoni konsentrasi 80 ml/1 liter air. selain itu juga ekstrak biji mahoni (Swietenia mahagoni) konsentrasi 80 ml/1 liter air dapat meningkatkan berat hasil produksi bawang merah varietas Lembah Palu (Allium x wakegi Araki)