Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penguatan Pola Komunikasi Sehat Antar Siswa SMP Negeri 9 Maros Dalam Pendidikan Seksual Komprehensif Andi Sadriani; Zainal Arifin; A. Octamaya Tenri Awaru; Muh. Rijal; Sulaiman, Hudayah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i2.9730

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh informasi yang keliru mengenai seksualitas, terutama ketika pola komunikasi antar teman sebaya belum dibangun secara sehat. Kondisi di SMP Negeri 9 Maros menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum memahami perbedaan komunikasi sehat dan tidak sehat, sehingga berpotensi menimbulkan perilaku berisiko maupun kekerasan verbal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pola komunikasi sehat antar siswa sebagai bagian dari pendidikan seksual komprehensif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu persiapan, pre-test, sosialisasi dan penguatan, evaluasi, serta tindak lanjut. Instrumen pre-test menunjukkan 68% siswa belum memahami komunikasi sehat, sementara hanya 32% yang memiliki pengetahuan dasar. Melalui sosialisasi interaktif, diskusi, serta praktik simulasi, siswa dilatih mengenali ciri komunikasi sehat, membedakannya dari komunikasi tidak sehat, dan mempraktikkan keterampilan asertif. Hasil post-test memperlihatkan peningkatan signifikan, di mana 80% siswa telah memahami konsep komunikasi sehat secara utuh, meskipun 20% masih memerlukan pendampingan lebih lanjut. Program ini membuktikan bahwa intervensi edukatif mampu meningkatkan pemahaman sekaligus membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya komunikasi sehat dalam mencegah kekerasan seksual. Keberlanjutan kegiatan didukung melalui rekomendasi bagi guru Bimbingan Konseling untuk mengintegrasikan penguatan komunikasi sehat dalam layanan sekolah. Dengan demikian, SMP Negeri 9 Maros diharapkan menjadi lingkungan belajar yang aman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.
Konsumsi Berkelanjutan dan Perubahan Perilaku: Memahami Maraknya Penggunaan Tumbler sebagai Praktik Ramah Lingkungan di Kalangan Milenial Perkotaan Indriani, Indriani; Sulaiman, Hudayah; Alam, Andi Samsul; Agustang, Andi Dody May Putra
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/yjmyn560

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana dan mengapa generasi urban millennials beralih ke perilaku konsumsi yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan tumbler sebagai bagian dari praktik konsumsi berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 15 informan dari berbagai latar belakang profesi di Jakarta, Surabaya dan Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik yang berlandaskan kerangka teori Theory of Planned Behavior (TPB), Value-Belief-Norm (VBN), dan Attitude–Behavior–Context (ABC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penggunaan tumbler dipengaruhi oleh enam dimensi utama: (1) kesadaran lingkungan sebagai nilai moral, (2) tumbler sebagai simbol identitas sosial urban, (3) pengaruh sosial dan komunitas, (4) peran media sosial dalam normalisasi perilaku hijau, (5) hambatan praktis dan strategi adaptasi, serta (6) dukungan struktural dan ekonomi lokal. Temuan ini memperlihatkan bahwa perilaku konsumsi berkelanjutan tidak hanya berakar pada niat individual, tetapi juga pada konstruksi sosial dan simbolik yang membentuk gaya hidup generasi millennial di perkotaan. Penelitian ini menegaskan bahwa perubahan perilaku ekologis merupakan hasil interaksi antara nilai moral, norma sosial, dan dukungan institusional, serta merefleksikan pergeseran budaya menuju masyarakat urban yang lebih sadar lingkungan.
Edukasi Nilai-Nilai 4 Magic Words dan Kesehatan Jasmani Kepada Anak Asuh Panti Asuhan Raodah Makassar Juwita, Rahmi; Al Mufarid, Andi Muhammad Rizky; Valentania; Reni Alfiyah; Sulaiman, Hudayah
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.12

Abstract

Keterbatasan peran keluarga sebagai agen sosialisasi primer pada anak-anak panti asuhan berdampak pada kurang optimalnya internalisasi nilai-nilai sosial dan pembiasaan perilaku hidup sehat. Kondisi ini menuntut adanya intervensi edukatif yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga partisipatif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai-nilai “4 Magic Words” (maaf, tolong, terima kasih, dan permisi) serta meningkatkan pemahaman anak terkait kesehatan jasmani. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan 20 anak asuh Panti Asuhan Raodah Makassar. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan teknik ceramah interaktif, diskusi, simulasi (role play), serta permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme yang tinggi serta mampu memahami dan mempraktikkan penggunaan empat kata ajaib dalam interaksi sosial. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mandi dua kali sehari, menjaga kebersihan pakaian, mencuci tangan, dan bersuci setelah buang air. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna serta meningkatkan motivasi anak untuk melanjutkan pendidikan. Dengan demikian, program pengabdian ini efektif dalam mendukung pembentukan karakter dan peningkatan kualitas hidup anak-anak panti asuhan.
Penguatan Literasi Seksual sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Remaja di Lingkungan Pendidikan Sidik, Ramdani; Sulaiman, Hudayah; Alam, Andi Syamsul; Amandaria, Riri; Mustari, Ulul Azmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4301

Abstract

Kekerasan seksual pada remaja di lingkungan pendidikan merupakan permasalahan serius yang memerlukan upaya pencegahan secara sistematis dan berkelanjutan. Salah satu strategi preventif yang dapat dilakukan adalah melalui penguatan literasi seksual, yaitu kemampuan individu dalam memahami informasi terkait tubuh, relasi sehat, batasan diri, persetujuan, serta risiko kekerasan seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan remaja dalam mencegah kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, digunakan pendekatan sosialisasi interaktif melalui ceramah, diskusi, studi kasus, simulasi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta umpan balik peserta untuk mengukur efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai benuk-bentuk kekerasan seksual, pentingnya menjaga batasan diri, konsep persetujuan, serta langkah pencegahan dan pelaporan. Selain itu, peserta menunjukkan sikap yang lebih terbuka, kritis, dan berani dalam merespons situasi berisiko. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai lingkungan yang aman dan responsif dalam mendukung perlindungan remaja.
Efektivitas Penegakan Hukum di Tengah Perubahan Sosial: Analisis Sosiologi Hukum terhadap Mahasiswa Alam, Andi Samsul; Badaruddin, Sukri; Sulaiman, Hudayah; Indriani, Indriani; Nur, Muhammad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 13, Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.83419

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika perubahan sosial yang dipicu oleh perkembangan digitalisasi, globalisasi, dan meningkatnya keterbukaan informasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap cara mahasiswa memaknai efektivitas penegakan hukum. Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2024 Universitas Negeri Makassar memandang bahwa efektivitas hukum tidak hanya ditentukan oleh keberadaan norma atau putusan pengadilan semata, tetapi juga oleh kualitas proses penegakan hukum yang mencakup transparansi, akuntabilitas, integritas aparat, serta konsistensi dalam penerapan aturan. Akses informasi yang semakin luas melalui media digital memungkinkan mahasiswa memperoleh berbagai referensi mengenai praktik penegakan hukum di tingkat nasional maupun internasional, sehingga membentuk perspektif yang lebih kritis, reflektif, dan komparatif dalam menilai kinerja institusi hukum. Kondisi tersebut mendorong munculnya kesadaran hukum yang lebih berkembang di kalangan generasi muda, di mana hukum tidak hanya dipahami sebagai seperangkat aturan normatif, tetapi juga sebagai mekanisme sosial yang harus mampu menghadirkan keadilan substantif bagi masyarakat. Meskipun mahasiswa menunjukkan sikap kritis terhadap berbagai persoalan dalam praktik penegakan hukum, mereka tetap memandang hukum sebagai institusi penting yang berfungsi menjaga ketertiban sosial, menyelesaikan konflik, serta menjamin keadilan dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, efektivitas penegakan hukum dipahami sebagai hasil dari interaksi antara struktur hukum, kinerja aparat penegak hukum, serta budaya hukum masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan sosiologi hukum menjadi kerangka analisis yang penting untuk memahami bagaimana hukum beroperasi dan beradaptasi dengan perubahan nilai, dinamika sosial, serta tuntutan masyarakat dalam konteks kehidupan sosial kontemporer.