Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Healthy Purpose

Faktor Yang Berhubungan Dengan Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir Di Klinik Bersalin Hj. Darmawati Nasution Kecamatan Percut Elisa Safitri, Mey
Journal Healthy Purpose Vol. 1 No. 1: Mei 2022
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.229 KB) | DOI: 10.56854/jhp.v1i1.30

Abstract

Perawatan tali pusat merupakan tindakan keperawatan yang bertujuan merawat tali pusat pada bayi baru lahir agar tetap kering dan mencegah terjadinya infeksi. Data SDKI tahun 2017 menunjukkan Angka Kematian Neonatal Indonesia sebesar 15 per 1.000 kelahiran hidup, angka kematian bayi 24 per 1.000 kelahiran hidup, dan angka kematian Balita 32 per 1.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga, pengetahuan, dan sikap dengan perawatan tali pusat di Klinik Hj.Darmawati Nasution Kecamatan Percut Sei Tuan pada tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik, dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu nifas yang memiliki bayi 0-20 hari sebanyak 25 ibu nifas dan seluruhnya dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α =0,05), diketahui nilai statistik masing - masing variabel yaitu dukungan keluarga ((p-value= 0,004), pengetahuan (p-value= 0,003), sikap (p-value= 0,010). Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara dukungan keluarga, pengetahuan, dan sikap, dengan perawatan tali pusat. Diperlukan penyuluhan kepada ibu nifas mengenai pentingnya perawatan tali pusat untuk mencegah terjadinya infeksi pada bayi. Saran untuk responden yaitu diharapkan untuk melakukan pencegahan infeksi pada bayi 0-20 hari dengan rutin melakukan perawatan tali pusat pada bayi.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Ibu Hamil Elisa Safitri, Mey; Rahmika, Putri
Journal Healthy Purpose Vol. 1 No. 2: November 2022
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.95 KB) | DOI: 10.56854/jhp.v1i2.127

Abstract

Anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Dikatakan anemia dalam kehamilan jika kondisi ibu dengan kadar Hb <11gr% pada trimester pertama dan kedua sedangkan pada trimester ketiga kadar Hb <10,5gr%. Untuk mencegah anemia, wanita hamil mengkonsumsi minimal 90 tablet tambah darah selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Kelurahan Bagan Timur Bagansiapiapi pada tahun 2021. Desain penelitian ini adalah survei analitis dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi wanita hamil yang mengalami anemia berjumlah 30 responden dan seluruhnya dijadikan sampel peneitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapati faktor pengetahuan dengan nilai p = 0,016, sikap dengan nilai p = 0,029, paritas dengan nilai p = 0,000, dan kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe dengan nilai p = 0,003. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan, sikap, paritas, dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Kelurahan Bagan Timur Bagansiapiapi pada tahun 2021.
Hubungan Paritas Dan Jarak Kehamilan Dengan Retensio Plasenta Pada Ibu Bersalin Di RSU Bunda Lhokseumawe Us, Hafsah; Elisa Safitri, Mey
Journal Healthy Purpose Vol. 3 No. 2: November 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jhp.v3i2.433

Abstract

Menurut WHO dilaporkan bahwa 15-20% kematian ibu karena retensio plasenta dan insidennya adalah 0,8-1,2% untuk setiap kelahiran. Retensio plasenta adalah belum lepasnya plasenta dari dinding uterus yang melebihi waktu setengah jam setelah bayi lahir. Paritas yang memiliki resiko tinggi terkena retensio plasenta yaitu multipara, karena semakin banyak ibu melahirkan maka kondisi rahim menjadi kurang efisien yaitu tidak ada tempat perlekatan bagi plasenta. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas dan jarak kehamilan ibu dengan retensio plasenta di RSU Bunda Lhokseumawe, Aceh. Penelitian bersifat survei analitik, yang menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang mengalami retensio plasenta berjumlah 40 responden, dan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total population. Analisis data bivariat dengan uji chi-square dengan menggunakan pengolahan data yaitu data sekunder. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan uji chi-square untuk variabel paritas didapatkan nilai pearson chi-square p= 0,028<0,05, dan variabel jarak kehamilan dilakukan menggunakan uji chi-square didapatkan nilai pearson chi-square p=0,036<0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan paritas dan jarak kehamilan dengan retensio plasenta pada ibu bersalin.