Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh human capital, structural capital, dan relational capital terhadap competitive advantage pegawai di Sekretariat DPRD Tarakan Aswan Aswan; Randy Ramadhana Erdian; Budi Hasyim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital terhadap competitive advantage pegawai pada Sekretariat DPRD Kota Tarakan. Intellectual capital dalam penelitian ini terdiri dari human capital, structural capital, dan relational capital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada pegawai Sekretariat DPRD Kota Tarakan. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital secara simultan berpengaruh signifikan terhadap competitive advantage dengan nilai F-hitung sebesar 15,642 dan signifikansi 0,000 (<0,05). Secara parsial, human capital berpengaruh positif signifikan (t = 3,214; sig. = 0,002), structural capital berpengaruh positif signifikan (t = 2,876; sig. = 0,005), dan relational capital berpengaruh positif signifikan (t = 2,541; sig. = 0,013) terhadap competitive advantage. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,63 menunjukkan bahwa 63% variasi competitive advantage dapat dijelaskan oleh intellectual capital. Hasil ini menunjukkan bahwa pengelolaan intellectual capital yang baik dapat meningkatkan keunggulan kompetitif organisasi.
Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja Guru yang Dimediasi Kepuasan Kerja di Lembaga LPPTKA Aswan Aswan; Kamarullah Kamarullah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kinerja guru LPPTKA di Kota Tarakan dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an yang sangat dipengaruhi oleh kompetensi dan kinerja guru, serta masih ditemukannya keterbatasan pelatihan dan variasi tingkat kepuasan kerja di kalangan pengajar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 250 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling, dan dianalisis menggunakan regresi linear serta regresi moderasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Namun, kepuasan kerja berperan sebagai variabel moderasi yang memperlemah pengaruh pelatihan terhadap kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja tidak hanya bergantung pada pelatihan, tetapi juga pada kondisi psikologis guru. Oleh karena itu, upaya peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an perlu memperhatikan keseimbangan antara pengembangan kompetensi dan peningkatan kepuasan kerja guru.
Pengaruh Digital Experience Dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Pemain Gen z Pada Platform Mobile Legends: Peran Mediasi Kepuasan Pemain Deni Marsha; Erick Karunia; Muh. Irfandy Azis; Aswan Aswan; Muhammad Rully Febrian
Jurnal Ilmiah Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Islam (JAM-EKIS) Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Islam (JAM-EKIS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jam-ekis.v9i1.9744

Abstract

This study investigates the impact of Digital Experience and Trust on the loyalty of Generation Z players in Mobile Legends: Bang Bang, with Player Satisfaction as a mediator. Using a quantitative approach and PLS-SEM analysis of 100 active Gen Z players in Indonesia, the results show that while Digital Experience and Trust significantly enhance satisfaction and loyalty, Player Satisfaction surprisingly exerts a significant negative effect on loyalty. This indicates a satisfaction paradox where satisfaction acts as a competitive mediator; rising expectations among digital natives reduce satisfaction's effectiveness in driving long-term commitment. Theoretically, this highlights a shift in the role of satisfaction in high-tech markets. Practically, developers should prioritize building trust and continuous digital innovation over merely increasing satisfaction to retain Gen Z players