Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Lecturer Satisfaction Index with Tridharma Services at UIN Walisongo Semarang Pranatami, Dwimei Ayudewandari; Umriana, Anila
Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/jqaie.v4i1.1290

Abstract

University as an education provider unit always makes changes to adapt to the times. Lecturers are professional educators and scientists with the main task of transforming, developing, and disseminating science and technology through education, research, and community service. To support the tri dharma task of the lecturer, an assessment and evaluation of the campus's services must be conducted. This study used a survey method with lecturers as the research population. The results of this study showed that lecturer satisfaction in the three aspects tested, namely aspects of education, research, and community service, obtained very high satisfaction index scores.
Gratitude and resilience among muslim students in Indonesia Umriana, Anila; Sugiharto, Dwi Yuwono Puji; Mulawarman; Mahfud, Ashari
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 45 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v45.2.28710

Abstract

Purpose – This study aims to determine the level of gratitude and resilience among students;  to examine the effect of gratitude on the resilience of students at State Islamic Universities in Indonesia Method – This study is quantitative. The number of respondents was 571 from 18 PTKIN in Indonesia. The resilience scale used the Adult Personal Resilience Scale (APRS-20), and the gratitude scale used the Islamic Gratitude Scale (IGS-10). The construct validity and reliability tests used Confirmatory Factor Analysis (CFA). Resilience and gratitude levels were analyzed using descriptive statistics, while the effect test used simple linear regression analysis with the Jamovi application. Result  -  The results of the study show that student gratitude is in the very high category (67.78%), and resilience is in the high category (60.07%). Gratitude has a positive and significant effect on student resilience. The higher the level of student gratitude, the higher the level of resilience. The coefficient of determination (R² = 0.295) indicates that gratitude accounts for 29.5% of the variance in resilience, while the remaining 70.5% is attributed to other factors beyond the scope of this study. Implication – reinforces previous theories and findings that gratitude is closely related to psychological well-being and resilience; universities can develop gratitude-based guidance and counseling programs to improve student resilience; the campus community can create a culture of gratitude that encourages students to be more optimistic, supportive of one another, and able to face difficulties with a positive attitude. Originality/Value – This study is novel in terms of its respondent coverage, comprising PTKIN students from 18 universities in Indonesia. *** Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat rasa syukur dan resiliensi di kalangan mahasiswa;  untuk menganalisis pengaruh rasa syukur terhadap ketahanan mahasiswa di Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia Metode – Penelitian ini bersifat kuantitatif. Jumlah responden sebanyak 571 orang dari 18 PTKIN di Indonesia. Skala ketahanan menggunakan Adult Personal Resilience Scale (APRS-20), sedangkan skala rasa syukur menggunakan Islamic Gratitude Scale (IGS-10). Uji validitas konstruk dan reliabilitas menggunakan Analisis Faktor Konfirmatory (CFA). Tingkat ketahanan dan rasa syukur dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan uji pengaruh menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan aplikasi Jamovi. Hasil - Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat rasa syukur mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi (67,78%), sedangkan tingkat ketahanan berada pada kategori tinggi (60,07%). Rasa syukur memiliki efek positif dan signifikan terhadap ketahanan mahasiswa. Semakin tinggi tingkat rasa syukur mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat ketahanan mereka. Koefisien determinasi (R² = 0,295) menunjukkan bahwa rasa syukur menjelaskan 29,5% varians dalam ketahanan, sementara 70,5% sisanya disebabkan oleh faktor lain di luar lingkup penelitian ini. Implikasi – memperkuat teori dan temuan sebelumnya bahwa rasa syukur erat kaitannya dengan kesejahteraan psikologis dan ketahanan; perguruan tinggi dapat mengembangkan program bimbingan dan konseling berbasis rasa syukur untuk meningkatkan ketahanan mahasiswa; komunitas kampus dapat menciptakan budaya rasa syukur yang mendorong mahasiswa untuk lebih optimis, saling mendukung, dan mampu menghadapi kesulitan dengan sikap positif. Orisinalitas/Nilai – Studi ini bersifat inovatif dalam hal cakupan respondennya, yang meliputi mahasiswa PTKIN dari 18 universitas di Indonesia. 
Konsep Hak Dan Kewajiban Suami Istri Dalam Kitab 'Uqud Al-Lujjayn Dan Relevansinya Terhadap Konseling Keluarga Berbasis Gender Umriana , Anila; Rokhmatika, Nailu
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak merupakan kebenaran dan kewenangan melakukan sesuatu. Sedangkan kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Hak dan kewajiban merupakan dua unsur yang harus berjalan beriringan dalam kehidupan. Salah satunya dalam konteks kehidupan berumah tangga, kedua komponen ini harus dipenuhi secara seimbang. Konsep hak dan kewajiban suami istri dalam relasi rumah tangga merupakan hal yang sangat penting diketahui. Hal ini agar terciptanya keseimbangan dalam kehidupan keluarga, terutama dalam masalah keadilan gender dalam rumah tangga. Keseimbangan dalam kehidupan berkeluarga akan menjadikan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Penelitain ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (Library Research) dengan menggunakan metode analisis deskriptif, ekstrapolasi dan heuristik. Penulis melakukan penelitian dengan mengumpulkan data-data melalui sumber-sumber tertulis baik buku maupun jurnal berkaitan dengan konsep hak dan kewajiban menurut Imam Nawawi al-bantani dalam kitab 'Uqud al-Lujjayn, serta mengenai konseling keluarga berbasis gender atau yang dikenal dengan istilah GAC (gender aware counseling). Penelitian ini menjadikan kitab ‘uqudulujaiyn sebagai objek material secara kongkrit dengan menggunakan analisis hermenetik.
The Effectiveness of Islamic Gratitude Psychoeducation Groups in Improving Student Resilience Anila Umriana
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 8 No. 1 (2026): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026081771000

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of Islamic Gratitude psychoeducation groups in improving student resilience. The study used a pretest–multiple posttest control group quasi-experimental design. The experimental group received the Islamic Gratitude psychoeducation group intervention, while the control group received a placebo intervention. Each group consisted of 8 students. The resilience instrument used was the Taormina Resilience Scale (APRS). Resilience was measured through pretest, posttest, and follow-up stages. The data were analyzed using Repeated Measures ANOVA after fulfilling the assumptions of normality and homogeneity of variance. The results of the analysis showed a significant increase in resilience in the experimental group compared to the control group, as well as a significant interaction between the measurement time and the group, indicating the effectiveness of the Islamic Gratitude intervention in continuously improving student resilience. These findings indicate that the Islamic Gratitude psychoeducation group is an effective and relevant intervention to be applied in Islamic value-based guidance and counseling services in higher education.