Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Inquiri Terbimbing Pada Materi Protista Kelas X SMA Negeri 1 Talibura Novensia Yulinda; Yohanes Nong Bunga; Mansur S
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.905 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7575723

Abstract

In the learning process, students are less encouraged to develop thinking skills. Students are directed to the ability to memorize material, are led to remember and hoard various information without understanding the material and lack of supporting facilities. LKPD can help students to learn both independently and in groups to improve thinking skills. This study aims to develop LKPD design and test the validity of LKPD media based on guided inquiry on protist material. This research was conducted at SMA Negeri 1 Talibura. The type of research is in the form of development by following the five stages (MANTAP) model which consists of 3 stages, namely the preliminary research stage, model development, and model validation. The products developed were validated by material, media and language experts and obtained an average value of 100% from material experts, 93% from linguists and 87.5% from media experts. Based on the validator's results, the guided inquiry-based LKPD developed is very feasible to be used as a learning medium in schools
Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Berbasis Jelajah Alam Sekitar (JAS) Materi Ekosistem Taman Nasional Kelimutu (TNK) SMA Kelas X Ule, Kristina Novita; Bunga, Yohanes Nong; Bare, Yohanes
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.5.2.147-156

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan modul yang valid dan efektif dalam pembelajaran biologi melalui Jelajah Alam Sekitar (JAS) materi ekosistem Taman Nasional kelimutu (TNK) untuk siswa kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D. Ada 4 tahap dalam penelitian ini terdiri dari tahap pendefenisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (desseminate). Tempat pengambilan data untuk pengembangan modul di Taman Nasional Kelimutu di Kabupaten Ende. Subjek penelitian adalah siswa/i kelas X SMA Negeri 1 Nita yang berjumlah 34 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Produk hasil pengembangan (modul) divalidasi oleh para ahli media, ahli materi dan ahli bahasa yang selanjutnya diujicobakan pada skala kecil dan skala besar yakni 3 orang guru dan 34 peserta didik. Hasilnya menunjukan baik dari ahli maupun uji skala kecil. Uji skala besar mengkategorikan modul dalam kondisi valid. Kefektifan produk yang dikembangkan diperoleh dari tes hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil dari validator, guru dan peserta didik disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan layak digunakan dan setelah diuji coba keefektifan modul memenuhi kategori  cukup efektif.Keywords: 4D, Ekosistem, Jelajah alam Sekitar, Modul pembelajaran, TNK
Diversity and distribution patterns of Sea Urchins (echinoidea) in the waters of Doreng Beach, Sikka Regency, Indonesia Tematan, Yohanes Boli; Andriyanto, Petrus; Mago, Oktavius Yoseph Tuta; Bunga, Yohanes Nong
Jurnal Mangifera Edu Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Mangifera Edu
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mangiferaedu.v9i1.197

Abstract

Echinoidea is a marine biota with many important roles in life. Echinoidea can be found in various sea and water areas, one of which is in the waters of Doreng Beach. The rampant exploitation activities and minimal efforts to conserve Echinoidea in the waters of Doreng Beach have caused the diversity of Echinoidea to decline. This study aimed to identify the types of Echinoidea and analyze their abundance and distribution patterns in the waters of Doreng Beach. This research was conducted on October 1 -November 1, 2022. The type of research conducted was qualitative descriptive research with a field observation approach. The method used was the quadrat sampling method. Observations were carried out at three stations, each with 15 quadrat plots measuring 1 x 1 m2. The results of the study showed that there were eight species in the waters of Doreng Beach, namely Echinometra mathei, Echinometra viridis, Diadema setosum, Diadema savignyi, Echinothrix calamaris, Echinothrix diadema, Tripneustes gratilla and Tripneustes Ventricosus. The highest abundance is from the species Echinometra mathei, with a value of 4.62 ind/m2, and the lowest is Diadema savignyi, with a value of 0.02 ind/m2. The distribution pattern of Echinoidea in Doreng Beach Waters is clustered with a moisten index value of 5.5.
Implementasi Biology Club I di SMA Karitas Watuneso, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende Bare, Yohanes; Putra, Sukarman Hadi Jaya; Bunga, Yohanes Nong; Mago, Oktavius Yoseph Tuta; S, Mansur; Tematan, Yohanes Boli
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i2.15286

Abstract

Biology learning is defined as material that is difficult to experience biological concepts. The biology learning offered must have a role as something easy to implement. The collaboration of games and biology is one of the concepts to introduce biology that plays a game. Therefore, my Biology Club Team took the initiative to provide experiences and emphasize the deep character of biology to motivate students. This research aims to integrate biology material and games at Karitas Watuneso High School in Biology Club I activities. We collaborated direct instruction, demonstration, and discussion methods. The implementation of Biology Club I at Karitas Watuneso High School received a positive response with the highest level of satisfaction starting from the Zoology Games, Botany Games, and Microbiology Games. The level of significance of Biology Club I received the highest score, followed by material understanding and activity satisfaction.
Pengembangan LKPD Dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL)Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Maumere. Yusvin, Fransiska Aurelia; Bunga, Yohanes Nong
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 2 No 3 (2021): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v2i3.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan pedekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi struktur jaringan tumbuhan yang dikembangkan, mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik setelah menggunakan LKPD hasil pengembangan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4-D. Prosedur yang diadaptasi meliputi 4 tahap: (1) Define, (2) Design, (3) Develop, dan (4) Disseminate. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini merupakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kelayakan LKPD dilihat dari hasil penilaian validator, yaitu memperoleh nilai 192 yang temasuk dalam kategori sangat baik. Kemampuan berpikir kritis peserta didik yaitu sebesar 70 % dengan kategori cukup kritis, berdasarkan skor pretest-postest diperoleh gain score sebesar 0,6yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil belajar peserta didik meningkat sebesar 66 % dari kategori sangat kurang menjadi baik. Oleh karena itu lembar kerja peserta didik pada materi struktur jaringan tumbuhan layak untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah.Kata Kunci: Berpikir Kritis, CTL, Hasil Belajar, Lembar Kerja Peserta Didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) dan Jigsaw Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X SMA N 2 Maumere Ertin, Lusia Katarina Nona; Bunga, Yohanes Nong; Galis, Rofinus
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 2 No 3 (2021): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v2i3.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) dan Jigsaw Terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X SMA N 2 Maumere. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa. Hasil observasi di SMA Negeri 2 Maumere diperoleh bahwa sebagian siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design dengan bentuk desain berupa Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini, yaitu siswa kelas X SMA Negeri 2 Maumere tahun pelajaran 2020/2021. Sampel dalam penelitian ini, yaitu siswa kelas X IPA1 dan kelas X IPA2 SMA Negeri 2 Maumere. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan keaktifan siswa. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata persentase keaktifan siswa sebesar 78,55%. Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan keaktifan siswa dengan rata-rata persentase keaktifan sebesar 73,55%. Model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar kognitif dengan nilai rata-rata Posttest sebesar 74,80%. Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dengan nilai rata-rata Posttest sebesar 65,96%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan Jigsaw berpengaruh secara signifikan terhadap keaktifan dan hasil belajar kognitif siswa pada materi Keanekaragaman Hayati Kelas X SMA N 2 Maumere.Kata Kunci: Hasil Belajar Kognitif; Jigsaw; Keaktifan; Numbered Head Together
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Class-Wide Peer Tutoring Dilihat Dari Aktivitas dan Hasil Belajar Kognitif Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas X di Sma Swasta Katolik St. John Paul II Maumere Bang, Monalita Krisyanti; Tematan, Yohanes Boli; Bunga, Yohanes Nong
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 2 No 3 (2021): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v2i3.42

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Class-Wide Peer Tutoring dilihat dari aktivitas dan hasil belajar kognitif pada materi klasifikasi makhluk hidup kelas X SMAS Katolik St. John Paul II Maumere. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperiment dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel ditentukan menggunakan teknik Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA2 sebagai kelas eksperimen dan X IPA1¬ sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi untuk mengukur aktifitas dan tes hasil belajar siswa dalam bentuk soal pilihan ganda. Instrument ini telah dilakukan pengujian validitas, reliabilitas, taraf kesukaran dan daya pembeda soal. Hasil analisis data observasi aktifitas belajar siswa menunjukan bahwa rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 3,45 sedangkan kelas kontrol sebesar 2,26. Hasil uji t menunjukan bahwa 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Class-Peer Tutoring efektif dalam meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa kelas X SMAS Katolik St. John Paul II Maumere.Kata Kunci: Aktifitas; Hasil Belajar; Model Pembelajaran Class-Wide Peer Tutoring
Etnobotani Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum Annum L.) Di Desa Waiwuring, Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur Ahmad, Nurul Imaniyah; Bunga, Yohanes Nong; Bare, Yohanes
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 2 No 2 (2021): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v2i2.46

Abstract

Cabai merah keriting (Capsicum annum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat kesehatan. Selain pemanfaatan sebagai zat adiktif dalam pengobatan tradisional cabai merah keriting (Capsicum annum L.), juga digunakan untuk pengobatan batuk, sakit gigi, radang tenggorokan, parasite, rematik, dan juga digunakan sebagai antiseptik, kontrairitasi, nafsumakan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengetahuan masyarakat terhadap etnobotani tanaman cabai merah keriting (Capsicum annum L.) di Desa Waiwuring, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur. Metode Yang digunakan adalah metode wawancara pengetahuan tradisional masyarakat desa Waiwuring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cabai merah keriting (Capsicum annum L.) dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Beberapa cara pengolahan sebagai obat diantaranya diambil beberapa helai daun cabai merah keriting, dicuci, dihaluskan dan kemudian ditempelkan pada bagian yang terkena bisul. Sedangkan untuk pengobatan sakit gigi dengan cara diambil biji cabai merah keriting, kemudian dibakar, lalu di uapkan menggunakan bambu yang berukuran sangat kecil. Setelah itu, asap cabai yang berada di dalam bambu di tiup dan di saring menggunakankapas, kemudian dari kapas tersebut di simpan dibagian gigi yang sakit (berlubang).
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS INKUIRI TERBIMBING MATERI SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN Selmin, Yosefina; Bunga, Yohanes Nong; Bare, Yohanes
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 1 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i1.52

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di kelas VII SMP Negeri 1 Kewapante diperoleh bahwa peserta didik kurang terlibat aktif dalam pembelajaran biologi, media dan metode pembelajaran masih terbatas. Berdasarkan permasalahan tersebut, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan LKPD. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk : (1) Mengembangkan dan menganalisis tahap pengembangan LKPD berbasis InkuiriTerbimbing pada materi sistem organisasi kehidupan,  (2) Menganalisis kelayakan LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada materi sistem organisasi kehidupan yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi model  pengembangan ADDIE. Produk LKPD divalidasi oleh ahli materi, media dan bahasa. Hasil validasi materi di peroleh nilai persentase 84% dengan kategori sangat valid, hasil validasi media diperoleh nilai persentase 90% dengan kategori sangat valid, dan hasil validasi bahasa diperoleh nilai persentase 90% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) pada materi sistem organisasi kehidupan untuk kelas VII SMP  telah layak digunakan  dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI (UKBM) BERBASIS SCIENTIFIC LEARNING PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI Bernadina, Apolonia; Bunga, Yohanes Nong; Mago, Oktavius Yoseph Tuta
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 1 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i1.57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM)  berbasis Scientific Learning pada materi keanekaragaman hayati. Jenis penelitian ini adalah Research and development dengan model ADDIE. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi, angket tanggapan pendidik dan peserta didik dan N-gain.  Subjek dalam penelitian ini, yaitu pada uji coba skala kecil dengan jumlah peserta didik 2 orang dan 1 orang pendidik biologi sedangkan pada uji coba skala besar melibatkan 25 orang peserta didik dan 2 orang  pendidik biologi. Hasil penelitian menunjukan tingkat validitas dari validator materi sebesar 90, validator bahasa 88 dan validator media 82. Kelayakan media pembelajaran UKBM  pada uji coba skala kecil oleh pendidik diperoleh skor rerata 121 dalam kategori sangat layak dan peserta didik 66 dikategori cukup layak sedangkan hasil angket kelayakan media UKBM pada Uji coba skala besar oleh pendidik skor rerata 127 dalam kategori sangat layak dan peserta didik diperoleh skor rerata 80,36 dengan kategori sangat layak. Peningkatan analisis N-gain dari rata – rata nilai pretest sebesar 60 dan nilai postest sebesar 81,404 diperoleh N-gain 0,52 dengan kategori sedang. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa UKBM sangat efektif dalam pembelajaran.