Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA 5-6 TAHUN Yungsih, Nika; Lubis, Maesaroh; Anggarasari, Nandhini Hudha
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 10 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kemampuan berhitung pada anak usia 5-6 tahun merupakan kemampuan yang dapat meningkatkan konsep matematika pada anak. Konsep matematika dapat melibatkan kemampuan membandingkan, mengklasifikasi, memahami konsep berhitung yang tepat. Menerapkan konsep matematika pada anak, dapat mempersiapkan untuk kehidupan anak selanjutnya, sehingga mengenalkan konsep sederhana matematika sangat penting dan berpengaruh pada kehidupan anak selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran flashcard terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 Tahun di RA Salsabila Panumbangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 15 orang anak, variabel dalam penelitian ini independen dan dependen. Teknik alaisis data menggunakan uji hipotesis atau uji t. hasil dari penelitian ini yaitu penggunakan media flashcard angka berpengaruh positif terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 Tahun di RA Salsabila panumbangan. Hal tersebut dapat di buktikan dengan t hitung yaitu 10,07 dan t tabel yaitu 2,17 maka t hitung > t tabel. Maka H0 di tolak dan H1 diterima. Sehingga hipotesis dalam penelitian dapat diterima.
EFEKTIVITAS MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS MICROSOFT POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MITIGASI GEMPA BUMI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN: EFFECTIVENESS OF INTERACTIVE MULTIMEDIA BASED MICROSOFT POWERPOINT TO BOOST KNOWLEDGE OF EARTHQUAKE MITIGATION IN CHILDREN AGE 5-6 YEARS Wina Ritmasari, Wina Ritmasari; Anggarasari, Nandhini Hudha; Nugraha, Fajar
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 10 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan multimedia Microsoft PowerPoint dalam pembelajaran sangat menarik bagi anak usia dini dan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan mitigasi gempa pada anak usia 5-6 tahun. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui efektivitas multimedia interaktif berbasis Microsoft Power Point untuk meningkatkan pengetahuan mitigasi gempa bumi anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan jenis Pre-Experimental Design serta bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas Green B TK Alphabet Kelurahan Nagarawangi Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya yang berjumlah 15 peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, tes unjuk kerja dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini didasarkan hasil rata-rata penilaian pretest dan post-test, sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji paired sampel t-Test. Berdasarkan hasilnya uji signifikansi diperoleh nilai sig sebesar 0,000 < 0,05, maka Ho di tolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia interaktif berbasis Microsoft PowerPoint secara efektif meningkatkan pengetahuan anak usia 5-6 tahun TK Alphabet Tasikmalaya tentang mitigasi gempa bumi. Hal ini dilihat dari meningkatnya rata-rata pengetahuan anak usia 5-6 tahun tentang mitigasi gempa bumi sesudah penerapan multimedia interaktif berbasis Microsoft PowerPoint.
PENGARUH MELTING RAINBOW TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP WARNA AUD MahlihatulRusdiah, Meli; Lubis, Maesaroh; Anggarasari, Nandhini Hudha
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 10 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i10.3428

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang membutuhkan stimulus untuk mengembangkan seluruh aspek kemampuan anak Peraturan Menteri Tahun 2009 Nomor 58 menyebutkan bahwa ruang lingkup yang harus dikuasai dalam kemampuan kognitif,khususnya anak TK usia 4-5 tahun, salah satunya adalah mengenal konsep warna. Kemampuan mengenal konsep warna pada anak usia dini sangat penting untuk perkembangan otak, karena pengenalan warna pada anak usia dini dapat menstimulasi indera penglihatan otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Melting Rainbow terhadap kemampuan mengenal konsep warna AUD di SPS TAAM Syubbanul Wathon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 14 orang anak, variabel dalam penelitian ini adalah independent dan dependen. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis atau uji t. Hasil dari penelitian ini yaitu kegiatan Melting Rainbow berpengaruh positif terhadap kemampuan mengenal konsep warna AUD. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan harga yaitu 19,68 dan yaitu 1,78 maka > dan . bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga hipotesis dapat diterima.
Hubungan Kesiapan Mengajar dengan Tingkat Kecemasan pada Guru Taman Kanak-kanak (TK) Se-Kecamatan Singaparna Handayani, Novi Sri; Nugraha, Fajar; Anggarasari, Nandhini Hudha
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 9 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v9i1.1946

Abstract

Berdasarkan wawancara yang saya lakukan dengan guru melalui WhatsApp, mereka menemukan bahwa jika mereka belum menguasai materi pelajaran, maka akan muncul kecemasan saat mengajar. Selain itu, sebelum mulai mengajar, konsep harus dibuat untuk mengurangi kecemasan, dan jika ada kegaduhan di kelas, kecemasan muncul dan guru merasa gelisah dan takut tidak bisa menanganinya.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan korelasi analitik dan cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru TK yang sangat siap untuk mengajar cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah. Hasil ini sejalan dengan teori behaviorisme Edward Lee Thorndike, yang menekankan bahwa latihan dan pengulangan meningkatkan keterampilan dan kesiapan guru. Thorndike mengatakan bahwa proses pembelajaran yang melibatkan penguatan stimulus-respons dan repetisi memainkan peran penting. peran yang sangat penting dalam pengembangan keterampilan. Hasil ini sejalan dengan temuan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), yang menunjukkan bahwa ketika guru merasa lebih siap dan percaya diri untuk menyelesaikan tugas mereka, tingkat kecemasan mereka secara signifikan berkurang. Dengan nilai t hitung 0,433 dan nilai signifikasi 0,015, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kesiapan mengajar dengan tingkat kecemasan pada guru taman kanak-kanak se-Kecamat, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.
Efektifitas Media Interaktif Sebagai Pengetahuan Mitigasi Longsor Pada Anak Usia 5 - 6 Tahun Latif, Yogi Abdul; Lubis, Maesaroh; Anggarasari, Nandhini Hudha
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 9 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v9i1.1995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media interaktif mitigasi dalam meningkatkan pengetahuan mitigasi bencana longsor pada anak usia 5-6 tahun di Kelas B SPS TAAM Attamaro, Kota Tasikmalaya. Menggunakan metode pre-Eksperimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest, penelitian ini membandingkan hasil pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Pada pre, total skor yang diperoleh adalah 362 dengan rata-rata nilai 18, yang dikategorikan sebagai "Mulai Berkembang." Setelah penerapan media interaktif, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan dengan total skor 849 dan rata-rata nilai 50, dikategorikan sebagai "Berkembang Sangat Baik," menunjukkan peningkatan sebesar 54%. Uji Normalitas mengonfirmasi bahwa data ber distribusi normal, dan hasil uji hipotesis dengan paired t-test menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara pretest dan posttest (t-hitung -19,24; p-value 0,00000000000173). Hasil ini mendukung hipotesis alternatif bahwa media interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan mitigasi bencana longsor pada anak usia 5 – 6 Tahun. Media ini terbukti efektif dalam membantu anak-anak usia 5-6 tahun memahami konsep mitigasi, mengenali tanda-tanda awal longsor, serta mengembangkan kesiapsiagaan dan tindakan pencegahan.