Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KONSEP DASAR PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Soibatul Aslamiah Nasution; Iswandi Iswandi; Ahmad Anrisal; Dian Hetdianti; Sri Putrani Lestari
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Al Karim Edisi September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v9i2.391

Abstract

Abstrak Strategi pembelajaran adalah suatu rangkaian atau perencanaan kegiatan dari suatu pembelajaran yang didalamnya terdapat metode-metode yang akan dilaksanakan sesuai dengan kondisi peserta didik dan lingkungan sekolah itu sendiri supaya tujuan dari pembelajaran yang telah di rancang tercapai secara efektif dan efeisena. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Konsep dasar dan rancangan dari Strategi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat liberary reseach. Penelitian ini memakai sumber data primer berupa buku,dari beberapa jurnal yang terkait guna menyempurnakan penelitian ini. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa Suatu strategi belajar mengajar yang baik dan berhasil untuk mencapai tujuan pengajaran bagi sekelompok siswa, belum tentu dapat berhasil untuk kelompok siswa pada situasi dan kondisi tertentu. Dengan demikian tidak ada strategi belajar mengajar umum yang dapat dipakai untuk mencapai semua tujuan pengajaran.
Pembelajaran Kuis Sebagai Strategi Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sar'an; Dela Andrayani; Nurainum; Soibatul Aslamiah Nasution
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Al Karim Edisi Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v10i1.498

Abstract

Kuis adalah suatu bentuk permainan atau olah raga pikiran di mana para pemain (sebagai individu atau dalam tim) berusaha menjawab pertanyaan dengan benar. Itu adalah penilaian singkat yang digunakan dalam bidang pendidikan untuk mengukur pertumbuhan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan seseorang. Pembelajaran interaktif bertujuan untuk menciptakan pembelajaran yang aktif dengan mengajak siswa untuk terlibat dalam proses pembelajaran. Siswa akan memainkan peranan penuh dalam pembelajaran yakni dengan menjawab pertanyaan dengan benar dan berkompetisi bersama siswa lainnya untuk menjadi juara nomor 1. Maka dengan begitu, kelas menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Manfaat Pembelajaran interaktif dengan Kuis adalah salah satu Model pembelajaran ini dapat membangkitkan motivasi, minat atau gairah belajar siswa. Model pembelajaran yang ini dapat merangsang keinginan siswa untuk belajar lebih lanjut, seperti melakukan interaksi dengan guru dan siswa lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan temuan ini, pembelajaran berbasis kuis dapat diintegrasikan ke dalam metode pembelajaran sebagai strategi rutin untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Selain itu, variasi format kuis, seperti kuis berbasis teknologi atau kolaboratif, dapat terus dikembangkan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan siswa dan perkembangan teknologi. Dengan demikian, pembelajaran kuis menjadi salah satu solusi praktis untuk menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kuis efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMK N 1 Gunung Tuleh. Strategi ini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kompetitif, dan menyenangkan, sehingga siswa lebih termotivasi untuk belajar dan mencapai hasil belajar yang lebih baik.
Between Commitment and Compromise: The Dynamics of Nahdlatul Ulama Traditions within Minangkabau Cultural Contexts Soibatul Aslamiah Nasution; Iswantir Iswantir; Yulda Dina Septiana; Iswandi Iswandi
JURNAL ISLAM NUSANTARA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Ta'lif wa An-Nasyr (LTN) PBNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33852/jurnalnu.v9i3.667

Abstract

This study examines how Nahdlatul Ulama (NU) adherents in Minangkabau negotiate and transform their religious traditions within a socio-cultural context in which NU lacks symbolic dominance. NU is widely known for integrating Islamic tradition with local culture, yet this accommodative model does not operate uniformly across regions. In Minangkabau, the supremacy of adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah shapes religious legitimacy and constrains the public expression of NU traditions. This qualitative field study employs an interpretive–critical paradigm, using in-depth interviews, participant observation, and document analysis in West Pasaman Regency. The findings reveal that NU religious practices are selectively enacted and symbolically moderated to preserve social harmony. NU identity is also mobilized instrumentally for social, political, and educational purposes, functioning as flexible symbolic capital. Additionally, pesantren traditions are transmitted to younger generations primarily through ethical values, leadership development, and civic engagement rather than through consistent ritual practice. These dynamics produce what this study conceptualizes as “half-hearted devotion,” a strategic form of adaptive religiosity rather than religious decline. This research contributes to studies of lived Islam and Islam Nusantara by highlighting negotiation and ambivalence as mechanisms of continuity and by recommending a balance between flexibility and efforts to sustain embodied religious traditions.
From Dichotomy to Applied Islamization: Transforming the Relationship Between Islamic Education and Science in Indonesia Soibatul Aslamiah Nasution; Wedra Aprison; Novi Susanti; Yulda Dina Septiana
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 15 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Mafapress - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/islamicreview.v15i1.2206

Abstract

This study is motivated by the limited research on contemporary policy implementation data regarding scientific transformation, despite its significant impact on the social legitimacy and global competitiveness of Islamic Higher Education Institutions (PTKIN) in Indonesia. The study aims to comprehensively analyze the conceptual evolution from Dichotomy to the applied Islamization of Knowledge phase and map its implementation through PTKIN strategic policies from 2020 to 2025. The research adopts a qualitative library research design, using an analytical comparative approach to evaluate official policy documents, curriculum reports (RPS), and accredited literature. Data was collected using systematic literature review and analyzed through qualitative interactive analysis, including data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Integrative-Interconnective Paradigm has successfully become the dominant philosophical framework, manifested through the Ministry of Religious Affairs' strategic emphasis on STEM-based research, ecotheology, and international collaborations. The study concludes that scientific transformation has reached a phase of applied Islamization where PTKIN acts as a producer of globally relevant knowledge. Implications include practical recommendations for stakeholders to standardize interconnective pedagogy and invest in faculty capacity building
Dinamika Sumbang Duo Baleh bagi Anak Perempuan Minangkabau dan Harmonisasinya dengan Prinsip Pendidikan Islam (Studi Kasus Media Sosial) Alwizra; Iswandi Iswandi; Lutfiyani; Soibatul Aslamiah Nasution
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Al Karim Edisi September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harmonisasi nilai adat Sumbang Duo Baleh dengan prinsip pendidikan Islam dalam merespons dinamika media sosial terhadap perilaku anak perempuan Minangkabau. Sumbang Duo Baleh sebagai sistem nilai adat berfungsi mengatur kepantasan perilaku perempuan melalui mekanisme kontrol moral berbasis rasa malu (rasa jo pareso). Namun, perkembangan media sosial telah menghadirkan ruang sosial baru yang memengaruhi cara anak perempuan membangun identitas, berinteraksi, dan mengekspresikan diri, sehingga berpotensi menggerus internalisasi nilai adat tersebut. Penelitian ini memfokuskan kajian pada bentuk-bentuk praktik Sumbang Duo Baleh yang muncul di media sosial serta relevansinya dengan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui observasi digital terhadap konten media sosial anak perempuan Minangkabau, wawancara mendalam dengan tokoh adat, pendidik Islam, dan pengguna media sosial, serta dokumentasi konten digital. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan interpretatif-kritis untuk mengungkap pola, makna, dan implikasi sosial dari praktik yang diamati. Fokus analisis diarahkan pada dimensi sumbang berpakaian, sumbang tingkah laku, sumbang pergaulan, dan sumbang perkataan dalam konteks ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah berkontribusi terhadap terjadinya pergeseran pemaknaan dan praktik nilai Sumbang Duo Baleh pada anak perempuan Minangkabau. Nilai adat cenderung terpinggirkan oleh standar kepantasan berbasis visual dan popularitas digital, sementara pendidikan Islam belum sepenuhnya berfungsi sebagai kerangka ta’dib yang kontekstual dalam menghadapi tantangan etika digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai adat Sumbang Duo Baleh dengan prinsip pendidikan Islam yang adaptif terhadap media sosial merupakan kebutuhan mendesak untuk memperkuat pendidikan karakter anak perempuan Minangkabau di era digital.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Digital dan Kearifan Lokal Minangkabau Soibatul Aslamiah Nasution; Supratman Zakir; Salman; Sesra Budio; Ramadhoni Aulia Gusli
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1060

Abstract

Penelitian ini mengkaji inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mengintegrasikan teknologi digital dan kearifan lokal Minangkabau di tingkat Sekolah Menengah Atas. Latar belakang penelitian didasarkan pada tantangan era Revolusi Industri 4.0 yang mengikis nilai-nilai karakter dan kearifan lokal peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sintesis literatur dan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kearifan lokal Minangkabau seperti Sumbang Duo Baleh, Kato Nan Ampek, petatah-petitih, dan tradisi surau memiliki keselarasan kuat dengan ajaran Islam melalui filosofi Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK); (2) teknologi digital berupa media video, buku digital, e-modul, dan platform media sosial terbukti valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran terintegrasi; (3) integrasi dapat dilakukan melalui pendekatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pemanfaatan teknologi sebagai media penyampaian; (4) tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, kompetensi guru, dan ketersediaan bahan ajar terintegrasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran PAI yang kontekstual dan bermakna bagi peserta didik di era digital. Kata Kunci: inovasi pembelajaran; pendidikan agama Islam; teknologi digital; kearifan lokal; Minangkabau
The Effectiveness of the Kumon Learning Strategy in Enhancing Qur’anic Memorization among Kindergarten Children: A Study from an Educational Management Perspective Soibatul Aslamiah Nasution; Charles; Fadhli Zulmi; Yulda Dina Septiana
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i1.1707

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Kumon learning strategy in Tahfiz learning at the kindergarten level, with a focus on its effectiveness in improving children’s Qur’anic memorization and the role of educational management in supporting the learning process. Specifically, the study examines the dimensions of planning, implementation, evaluation, and collaboration between teachers and parents in managing Tahfiz learning activities. This research employs a library research method by analyzing relevant literature related to the Kumon method, early childhood education, Tahfiz learning, and educational management. The findings indicate that the application of the Kumon learning strategy positively contributes to increasing children’s learning independence, enhancing the effectiveness of repetition, and improving learning motivation in Qur’anic memorization. From an educational management perspective, effective instructional planning, systematic implementation, continuous evaluation, and strong teacher–parent collaboration are key factors in optimizing learning outcomes. The study implies that the Kumon method can serve as an alternative and innovative instructional strategy in early childhood Tahfiz education, strengthening learning management practices and fostering a harmonious partnership between schools and families to support children’s holistic learning success.
HISTORY OF THE DEVELOPMENT OF MADRASAH AS AN ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTION Luri Yutia Hadinda; Novi Susanti; Yenni; Lasman Azis; Iswandi Iswandi; Soibatul Aslamiah Nasution
Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2026): Mandeh : Jurnal Pendidikan Islam (Januari-Juni)
Publisher : Amanah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education plays a crucial role in shaping individuals’ character and intellectual development, particularly within the context of Islamic education in Indonesia. Madrasahs, as Islamic educational institutions, have a long historical background and function as a bridge between religious instruction and general education. This study aims to examine the historical development of madrasahs, the educational patterns implemented within them, and their influence on the national education system in Indonesia. The research employs a descriptive qualitative approach, utilizing both primary and secondary data collected through relevant literature reviews, including books, scholarly articles, and academic journals. The findings indicate that madrasahs are not solely focused on teaching Islamic religious sciences but also integrate general knowledge into their curricula to respond to societal and educational demands. Furthermore, prominent figures such as KH. Hasyim Asy’ari and KH. Ahmad Dahlan played significant roles in reforming and developing madrasah education to remain relevant to the challenges of their time. The implications of this study highlight the importance of strengthening the madrasah education system as a means of building national character and contributing to the development of formal education in Indonesia. By enhancing the quality and structure of madrasahs, it is expected that future generations will emerge with strong academic competencies and good moral values, enabling them to face global challenges while maintaining Islamic principles.