Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Keuangan Puskesmas Di Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan Krisma Palabiran; Novita Medyati; Yacob Ruru; Arius Togodly; Yulius Sarungu Paiting; Septevanus Rantetoding
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57918

Abstract

Pengelolaan keuangan Puskesmas sangat penting untuk efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan kesehatan. Di Kabupaten Jayawijaya, sejumlah Puskesmas tidak layak menerima dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), yang diduga terkait faktor internal bendahara seperti kompetensi, pelatihan, beban kerja, dan rangkap tugas. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 29 bendahara Puskesmas melalui total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact serta regresi Poisson dengan robust variance. Hasil menunjukkan 65,5% responden memiliki pengelolaan keuangan tidak baik, 75,9% kurang pelatihan, 69,0% mengalami beban kerja berat, dan 75,9% menjalankan rangkap tugas. Analisis bivariat memperlihatkan pelatihan (p=0,003), beban kerja (p=0,002), dan rangkap tugas (p=0,003) berhubungan signifikan, sedangkan kompetensi tidak (p=0,367). Analisis multivariat menegaskan pelatihan (RP=0,312; p=0,010) dan beban kerja (RP=3,517; p=0,012) berhubungan signifikan, dengan beban kerja sebagai faktor paling dominan.
Manajemen Pendekatan Petugas Kesehatan Terhadap ODHA Di Puskesmas Rimba Jaya Kabupaten Merauke Yohana Mariana; Novita Medyati; Septevanus Rantetoding; Hasmi Hasmi; Yulius Sarungu Paiting; Yacob Ruru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61095

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan komprehensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pendekatan petugas kesehatan terhadap ODHA di UPTD Puskesmas Rimba Jaya, khususnya terkait pelayanan dan dampaknya terhadap keaktifan ODHA dalam memanfaatkan layanan kesehatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas kesehatan serta ODHA yang terlibat dalam pelayanan HIV/AIDS. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan petugas kesehatan melalui komunikasi terapeutik, konseling, edukasi kesehatan, dan dukungan emosional berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan, kenyamanan, serta kepatuhan ODHA terhadap terapi antiretroviral (ARV). Namun, pelayanan masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, beban kerja tinggi, stigma dan diskriminasi, hambatan komunikasi, serta keterbatasan sarana pelayanan kesehatan. Penelitian juga menemukan bahwa pendekatan yang empatik, suportif, dan nondiskriminatif dapat meningkatkan keaktifan ODHA dalam kontrol rutin, kepatuhan pengobatan, dan retensi layanan kesehatan secara berkelanjutan.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Pegawai di Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya Linda Margared Antaribaba; Muhammad Akbar Nurdin; Arius Togodly; Yacob Ruru; Septevanus Rantetoding; Dolfinus Yufu Bouway
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61207

Abstract

Sumber daya manusia merupakan komponen penting dalam keberhasilan organisasi kesehatan. Kinerja pegawai yang baik berperan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi dan pelaksanaan program kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepemimpinan, motivasi kerja, kompetensi, lingkungan kerja, dan beban kerja dengan kinerja pegawai serta mengidentifikasi faktor dominan yang berhubungan dengan kinerja pegawai di Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 97 pegawai dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square serta regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kinerja baik (73,2%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa kepemimpinan (p<0,001), kompetensi (p<0,001), lingkungan kerja (p<0,001), dan beban kerja (p<0,001) berhubungan signifikan dengan kinerja pegawai, sedangkan motivasi kerja tidak berhubungan signifikan (p=0,380). Analisis multivariat menunjukkan bahwa lingkungan kerja merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kinerja pegawai (OR = 27,565; 95% CI = 5,951–127,680). Disimpulkan bahwa peningkatan kualitas lingkungan kerja dan kompetensi pegawai perlu menjadi prioritas untuk meningkatkan kinerja pegawai.