Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Pursed Lip Breathing pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Rita Dwi Kusumawati; Wachidah Yuniartika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.452 KB)

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) adalah gangguan saluran pernafasan kronis yang tidak reversibel penuh yang disebabkan oleh obstruksi saluran nafas Tujuan: untuk mengidentifikasi efektivitas intervensi pursed lip brething pada pasien PPOK. Metode: Pencarian menggunakan database elektronik: google scholar (3) dan science direct (2). Pencarian terbatas dari tahun 2016 sampai 2020 dalam bentuk full text. Istilah pencarian meliputi kata kunci sebagai berikut: pursed lip breathing, dan PPOK. Kriteria inklusi: responden berusia minimal 18 tahun dengan jenis kelamin laki-laki maupun perempuan, menggunakan intervensi pursed lip brething. Hasil: sesuai criteria dan metode dari 5 jurnal didapatkan hasil pursed lip breathing nilai peak expiratory flow mengalami peningkatan dan kombinasi pursed lip breathing dan guided imagery music nilai peak expiratory flow mengalami peningkatan(1). Pada penggunaan tripoid position dan pursed lip brething terdapat perbedaan dimana pursed lip brething lebih efektif terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien PPOK dibandingkan dengan tripoid position (2). Evaluasi dalam kelompok intervensi pasien PPOK dengan pursed lip brething dalam saturasi oksigen perifer, laju pernafasan, denyut nadi, dan indeks tekanan darah sistolik mengalami peningkatan(3). Dan pursed lip brething berpengaruh pada evaluasi fisiologis(4). Pernafasan diafragma dan pernafasan diafragmatik ditambah pernafasan pursed lip brething meningkatkan peningkatan volume pasang-surut dinding dada dan kompartemennya serta pengurangan frekuensi pernafasan dibandingkan dengan pernafasan yang tenang(5) Kesimpulan: semua studi melaporkan efektivitas intervensi Pursed lip brething dalam PPOK.
Pemahaman Gender Sebagai Stategi Pencegahan LGBT di Lingkungan Pondok Pesantren Sulastri Sulastri; Enita Dewi; Dian Hudiyawati; Setiyo Purwanto; Wachidah Yuniartika
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v5i3.1204

Abstract

Institusi Pendidikan yang tidak lepas dengan keberadaan isu homoseksual adalah pondok pesantren. Orangtua, pengelola dan ustadz-ustadzah wajib mengetahui perkembangan santriwan dan santriwatinya yang memasuki fase remaja. Masa remaja adalah fase peralihan menuju masa dewasa yang sangat membutuhkan perhatian. Kondisi yang demikian dapat menyebabkan berbagai masalah tentang reproduksi remaja diantaranya melakukan tindakan yang termasuk kedalam Lesbian, Gay, Biseksual dan Trangender (LGBT). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman gender pada remaja (santri) sebagai strategi dalam pencegahan LGBT. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendidikan kesehatan, forum group discussion, pendampingan dan evaluasi program. Hasil pangabdian didapatkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman pengelola, ustadz-ustadzah, orang tua, dan santri dalam pencegahan terjadinya masalah LGBT di Wisma Asuhan Yatim Nurul Huda. Kejadian LGBT di lingkungan pondok pesantren dapat dilakukan berbagai pencegahan diantaranya melalui peningkatan pengetahuan gender pada masa remaja, agar para remaja dapat memahami siapa dirinya dan bagaimana harus berperilaku, selain itu kegiatan pemasangan poster tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan LGBT di sekolah-sekolah pada kegiatan pengabdian selanjutnya.
Literature Review: Pengaruh Terapi Murottal Terhadap Kecemasan Pada Pasien Hemodialisa Wachidah Yuniartika; Febina Sulistyo; Framesti Nurjanah
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v11i2.429

Abstract

Abstract Renal failure is a slow, progressive and irreversible worsening of kidney function that causes the inability of the kidneys to remove waste products and maintain fluid and electrolyte balance. One of the effects that can be caused is anxiety. Patients undergoing hemodialysis experience anxiety due to several factors, especially physical conditions that are starting to weaken. Therefore, patients need therapy to reduce anxiety to foster positive perceptions. Murottal therapy is a therapy by listening to the recitation of the holy verses of the Koran, thus making the patient more comfortable and calm. This study was conducted to determine the effectiveness of murotal therapy on anxiety in hemodialysis patients. The research methodology used is Literature Review. Literature in the form of International Journals and National Journals published from 2015 – 2022. The collection of literature uses the Google Scholar and Pubmed databases with the keywords: Chronic Kidney Failure, Hemodialysis, Anxiety, Murottal Therapy. The search results obtained 276 articles according to keywords. After being filtered through a prism using inclusion and exclusion criteria, 4 articles were obtained consisting of 3 National Journals and 1 International Journal reviewed. The results of the review show that murottal therapy can reduce anxiety levels in hemodialysis patients.
PENDAMPINGAN KADER KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA Wachidah Yuniartika; Nieldya Nofandrilla; Kusuma Estu Werdani; Kartinah; Siti Musalamah; Silvianita Damayanti; Her Supristyani; Ahmad Fariz Farisulhaq; Anjani Bharata Ajie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kualitas hidup lansia akan dipengaruhi oleh tantangan mereka, dan kualitas hidup adalah ukuran seberapa puas lansia dengan kehidupan sehari-hari mereka. Kegiatan posyandu lansia merupakan salah satu kegiatan sosial yang berlangsung di masyarakat. Posyandu merupakan salah satu jenis pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh masyarakat dengan bantuan teknis dari ahli kesehatan. Salah satu relawan yang melaksanakan kegiatan posyandu adalah kader kesehatan yang diambil dari masyarakat. Keberadaan kader harus dipertahankan karena mereka berperan penting dalam pelaksanaan program posyandu di lapangan. Kurangnya informasi dan koordinasi yang kurang baik antara kader dan petugas kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan posyandu dapat mengakibatkan rendahnya minat masyarakat untuk datang ke posyandu. Kurangnya pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan keterampilan kader yang memadai juga dapat menyebabkan kurangnya pemahaman tentang tanggung jawab kader. Metode yang dilakukan degan penyebaran kuesioner. Kuesioner yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan kuesioner WHOQOL-Bref yang terdiri dari 26 pertanyaan. Hasil penelitian yang dilakukan dalam bentuk Pre-test menunjukkan skor mayoritas kualitas hidup baik sejumlah 75 % dan terjadi peningkatan skor post test setelah diberikan penyuluhan, pengajian dan pelatihan melalui kader lansia menjadi 92.5 %. Kesimpulan terdapat peningkatan kualitas hidup setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan, pengajian dan pelatihan lansia. Kata Kunci: kader, kulitas hidup lansia, posyandu.
Pelatihan Aktivitas Sosial pada Lansia untuk Mendukung Kemandirian Kesehatan Wachidah Yuniartika; Nieldya Nofandrilla; Liana Mangifera; Siti Musalamah; Silvianita Damayanti; Anjani Bharata Ajie
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Januari-Maret
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.857 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v4i1.1393

Abstract

The purpose of this community service is to increase the independence of the elderly through social activities. This activity was carried out at Posyandu Purbosari 2 and Purbosari 7, Purbayan Village, Sukoharjo regency. Central Java. The target in this activity is the elderly, who actively visit the Purbosari 2 posyandu with 19 elderly people and the Purbosari 7 posyandu with 22 elderly people. The elderly who participated in this activity were all female. This activity will be carried out during May–August 2022. The activity began with a pre-test on the level of independence and knowledge of the elderly, followed by health education, training on making Holahoop Dormants (foot pads), and post-test. The questionnaire used in this devotion uses the Instrumental Activity of Daily Living (IADL) questionnaire consisting of 7 questions and a knowledge questionnaire consisting of 10 questions that have been modified by the devotion team using a guttman scale. The results of the evaluation carried out on the two pre-test posyandu showed good knowledge of 22 people and the post-test good knowledge of 31 people. Level of independence showed independent pre-test results of 26 people and post-test results of 39 people. The suggestion from this community service should be continued by cadres in helping the elderly increase independence by regularly inviting the elderly to make handicrafts and do gymnastics.
Cognitive Behavior Therapy (CBT) sebagai Terapi Tingkat Depresi pada Lansia Refina Anggraini; Wachidah Yuniartika
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i1.5421

Abstract

This study aims to determine the effect of Cognitive Behavior Therapy (CBT) on reducing depression in older people in Gumpang Village. This research method uses a quantitative approach in the form of a pre-experiment with one-group pretest-post-design research conducted from November 2022 to December 2022. Respondents in this study were 87 elderly respondents in Gumpang Village, Kartasura District, Sukoharjo Regency. Respondents were taken using the Accidental Sampling Technique. Respondents were selected according to the discussion criteria as samples. Data collection used a research instrument in the form of a GDS-15 questionnaire with a total of 15 questions. The results of this study indicate that the p-value = 0.000 ≤ α = 0.05 (the p-value is smaller than α = 0.05). In conclusion, there are significant differences in depression before and after CBT therapy. Giving CBT has a substantial impact on reducing the level of depression in older people in Gumpang Village. Keywords: Depression, Elderly, Cognitive Therapy
PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KELAPA UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN PENDERITA KOLESTEROL Wachidah Yuniartika; Wita Oktaviana; Sulastri Sulastri; Luluk Ria Rahma; Nieldya Nofandrilla; Fatimah Nur Janah Amini; Zuan Nun Alea Syavinka; Dyaz Surya Ananta; Aisyah Dani Hanifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3409-3416

Abstract

Kolesterol termasuk pada golongan lipid yang memiliki sifat aterogenik yaitu sifat yang mudah menempel dan dapat menimbulkan penimbunan yang dapat menyumbat pembuluh darah. Akibat adanya penumpukan kolesterol pada pembuluh darah biasanya sering disebut dengan aterosklerosis. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan lansia dan kader tentang penyakit kolesterol serta bahaya kadar kolesterol yang tinggi pada lansia. Tujuan pengabdian masyarakat ini melatih kader dan lansia pembuatan minyak kelapa bebas kolesterol. Kegiatan ini dilaksanakan di posyandu dukuh karangijo, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa tengah. Sasaran dalam kegiatan ini adalah lansia yang memiliki kadar kolesterol total ≥ 200 mg/dl. Lansia yang mengikuti kegiatan ini mayoritas berjenis kelamin perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Juli 2023. Kegiatan di awali dengan screening pemeriksaan kolesterol total pada lansia, selanjutnya pembuatan minyak rendah kolesterol, lalu aktivitas fisik dengan senam aerobic low impact, dan setelah 2 minggu penggunaan minyak dilakukan post test. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan terjadinya penurunan kolesterol total pada lansia. Pada awalnya, hasil 18 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 15 responden memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Sedangkan hasil posttest pemeriksaan kadar kolesterol pada lansia menunjukkan 11 responden memiliki kadar kolesterol yang baik, 15 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 7 responden lain memiliki kadar kolesterol tinggi. Saran dari pengabdian masyarakat ini sebaiknya kegiatan ini dilanjutkan oleh kader dalam membantu lansia ataupun penderita kolesterol lainnya supaya dapat melakukan hidup tanpa kolesterol.
Cognitive Behavior Therapy (Cbt) Sebagai Terapi Tingkat Stress Pada Lansia Laili, La’isal; Yuniartika, Wachidah
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan masa penutupan perubahan.kondisi.fisik merupakan rentang hidup seseorang perubahan ini dimulai dari penandaan pada usia 60 sampai kematian, psikologis dan sosial yang saling berinteraksi. Lansia lebih cenderung mengalami stres sebagai akibat dari perubahan fisik, psikologis, spiritual, dan psikososial yang dialaminya. Tujuan yang akan dicapai adalah untuk melihat apakah Cognitive Behavior Therapy (CBT) membantu lansia di Desa Gumpang Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo untuk mengurangi stresnya. Penelitian kuantitatif dilakukan, dan desain praeksperimental digunakan untuk penelitian. dengan metode accidental sampling untuk pengambilan sampel. Lansia berusia antara 65 dan 70 tahun, lansia yang mampu melakukan aktivitas fisik sendiri, dan lansia yang menyelesaikan semua aktivitas Cognitive Behavior Therapy (CBT) memenuhi kriteria inklusi untuk penelitian ini. Data diambil menggunakan instrumen kuesioner DASS yang telah diuji validitas oleh peneliti sebelumnya. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat berbentuk uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil dari perhitungan Wilcoxon Signed Rank Test, Nilai Z yang didapat -8.122 dengan p-value sebesar 0,000 di mana kurang dari batas kritis penelitian sebesar 0,05 (0,000 < 0,05) didapati antar pre test dan post test mempunyai perbedaan bermakna yang dilakukan pada Cognitive Behavior Therapy.
Literature Review : Pengaruh Terapi Murottal Terhadap Kecemasan Pada Pasien Hemodialisa Wachidah Yuniartika; Febina Fitri Karunia; Framesti Nurjanah
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal adalah perburukan fungsi ginjal yang lambat , progressif dan irreversible yangmenyebabkan ketidakmampuan ginjal untuk membuang produk sisa dan mempertahankankeseimbangan cairan dan elektrolit. Salah satu dampak yang dapat ditimbulkan yaitukecemasan. Pasien yang menjalani hemodialisis mengalami kecemasan karena beberapafactor terutama kondisi fisik yang mulai melemah. Oleh sebab itu pasien membutuhkanterapi untuk menurunkan kecemasan untuk menumbuhkan persepsi positif. Terapi murottalmerupakan terapi dengan cara mendengarkan bacaan ayat suci Al-Quran, sehingga membuatpasien menjadi lebih nyaman dan tenang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuiefektivitas terapi murotal terhadap kecemasan pada pasien hemodialisa. Metodologipenelitian yang digunakan adalah Literature Review. Literature berupa Jurnal Internasionaldan Jurnal Nasional yang diterbitkan pada dari tahun 2015 – 2022. Pengumpulan literaturemenggunakan database Google Scholar dan Pubmed dengan kata kunci : Gagal GinjalKronik, Hemodialisa, Kecemasan, Terapi Murottal. Hasil pencarian diperoleh 276 artikelsesuai dengan kata kunci. Setelah disaring melalui prisma menggunakan kriteria inklusi danekslusi, diperoleh 4 artikel yang terdiri dari 3 Jurnal Nasional dan 1 Jurnal Internasionalyang direview. Hasil review menunjukkan bahwa terapi murottal dapat menurunkan tingkatkecemasan pada pasien hemodialisa. Kata kunci: Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa, Kecemasan, Terapi Murottal
Cognitive Behavior Therapy (CBT) sebagai Terapi Tingkat Kecemasan pada Lansia Violeta Yuman Tanaya; Wachidah Yuniartika
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.502 KB) | DOI: 10.31539/jks.v6i2.5422

Abstract

This study aims to determine the effect of Cognitive Behavior Therapy (CBT) on anxiety levels in older people in Gumpang Village. This study used the pre-experimental method with the type of pre-post test research in one group (one-group pre-post test design). The results of the Wilcoxon Rank Test showed that the mean value before Cognitive Behavior Therapy (CBT) was 18.61. In contrast, the Wilcoxon signed ranks test showed hostile ranks or the difference in anxiety scores for older people in Gumpang Village was 87, meaning 87 elderly experienced decreased anxiety scores after Cognitive Behavior Therapy. In contrast, the mean rank or average decrease in anxiety is 44.00. Statistical test with the Wilcoxon Asymp sig test. (2-tailed) is 0.000 (p < 0.05). In conclusion, there is an effect of Cognitive Behavior Therapy on the level of anxiety in older people in Gumpang Village, to be precise at the Ngudi Waras Posyandu and the Panca Marga 4 Posyandu, Kartasura District, Sukoharjo Regency, Central Java Province. Keywords: Cognitive Behavior Therapy, Anxiety, Elderly
Co-Authors Aan Sofyan Abdu Rahim Kamil Ahmad Fariz Farisulhaq Aisyah Dani Hanifah Ajie, Anjani Bharata Ananta, Dyaz Surya Anindya Suryawati Anjani Bharata Ajie Anjani Bharata Ajie Anwar, Syamsul Arvita Ningtyas Aulai Rahman Azizah S, Nur Bima Murti, Tiara Charisma Alzura Damayanti, Silvianita Dani Hanifah, Aisyah Daris Trigamadia Dian Hudiyawati Dinda Ria Supia Diny Oktri Sani Dyaz Surya Ananta Elok Kurniasari Enita Dewi Ervina Setia Ningsih Erwanindyasari, Risma Nuril Estu Werdani, Kusuma Fatimah Nur Janah Amini Fauzan Muhammad Febina Fitri Karunia Febina Sulistyo Firmansyah, Mohammad Faizal Fitriyah, Nuriyatul Framesti Nurjanah Framesti Nurjanah Gita Febri Cahyani Her Supristyani Herlinah, Lily Iftah Sofia Syfa Ilaiha, Elsa Muntazila Kartinah Kusumawati, Rita Dwi Laili, La’isal Liana Mangifera Liana Mangifera Luluk Ria Rahma M Faig Mujabi Mohammad Rizqi Mujabi, M Faig Musalamah, Siti mutiah, siti Nafisah, Hasna Nanik Widyaningsih Nieldya Nofandrilla Niken Enggal Dwi Astuti Nikmah Nurul Utami Ningsih, Ervina Setia Ningsih, Tri Hadi Nun Alea Syavinka, Zuan Nur Janah Amini, Fatimah Nur Nurhidayah Muthohharoh Nurjannah, Framesti Oktaviani Fitriyah Pamunkas, Bangkit Bayu Refina Anggraini Retnosari, Merlina Ria Rahma, Luluk Rita Dwi Kusumawati Rizkya, Titania Nur Santi, Catur Novita Septin Nabila Fakhira Driela Putri Setiyo Purwanto Setiyo Purwanto Silvianita Damayanti Silvianita Damayanti Siti Musalamah Siti Musalamah Siti Mutiah Sri Lestari Sulastri Sulastri Sulastri Sulastri, S Supia, Dinda Ria Surya Ananta, Dyaz Susanti, Mayra Rizky Syavinka, Zuan Nun Alea Syfa, Iftah Sofia Verent Vidanindya Ivena Vinami Yulian Violeta Yuman Tanaya Wijarwanti, Linda Sukma Wita Oktaviana Zuan Nun Alea Syavinka Zuhro Muyassarotus Safaniah