Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN PENGETAHUAN IBU DALAM PENANGANAN STUNTING: A SYSTEMATIC REVIEW Nur Nurhidayah Muthohharoh; Wachidah Yuniartika
Journal of Nursing and Health Vol. 9 No. 2 (2024): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v9i2.348

Abstract

Stunting sebagai permasalahan yang dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas. Stunting memiliki dampak buruk kedepannya seperti tinggi badan yang kurang, perkembangan kognitif yang buruk dan produktivitas yang rendah. Stunting dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satu nya pengetahuan ibu, ibu memiliki peran penting dalam menentukan perilaku pengasuhan yang tepat diterapkan untuk menjaga kesehatan anak. Ibu dalam mengasuh anak memerlukan pehamanan terkait dengan kebutuhan anak, oleh karena itu penting bagi ibu untuk memahami kebutuhan kesehatan anak untuk mencegah masalah kesehatan pada anak. Peran ibu sangat berpnegaruh terhadap penanganan stunting pada anak. Tujuannya untuk mengetahui peran pengetahuan ibu dalam penanganan stunting. Metode yang digunakan dengan Systematic Review. Hasil temuan dari analisis dua artikel menunjukkan peran pengetahuan ibu menjadi hal utama dalam penanganan stunting. peran pengetahuan ibu didukung oleh beberapa hal dari faktor internal maupun eksternal. Kesimpulannya peran pengetahuan ibu sangat berkaitan dengan penanganan stunting.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG 3M (MENGURAS, MENUTUP, MENGUBUR) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA PUTAT KECAMATAN PURWODADI Wijarwanti, Linda Sukma; Yuniartika, Wachidah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.44036

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) ialah suatu isu medis berbahaya yang banyak dijumpai di wilayah tropis dan subtropis karena dapat mengancam kehidupan, khususnya di daerah dengan tingkat kesadaran pencegahan yang rendah. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode pretest-posttest tanpa kelompok kontrol pada warga Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, melalui metode purposive sampling. Data dihimpun melalui penerapan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan tentang 3M, yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur. Hasil penelitian menjabarkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan responden sesudah diberi pendidikan kesehatan 3M. Peningkatan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan tentang 3M terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan DBD. Oleh karena itu, program ini perlu terus diterapkan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi masyarakat, untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit. Dengan upaya bersama, diharapkan angka kasus DBD dapat menurun dan kesehatan masyarakat dapat terjaga dengan baik.
“Who am I” Understanding Gender as a Strategy Prevention of LGBT in Islamic Boarding Orphanages Sulastri, S; Dewi, Enita; Purwanto, Setiyo; Yuniartika, Wachidah
Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/voc.v2i2.1520

Abstract

Educational institutions that cannot be separated from the existence of homosexual issues are Islamic boarding schools Parents, orphanage administrator, and chaplains must recognize the development of their students who are entering the adolescent phase. Adolescence is a transitional phase to adulthood that needs attention. This phase can cause various problems regarding adolescent reproduction including taking actions that are included in the LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual and Transgender) category. The community service activity aims to increase understanding of gender in adolescents (student) as a strategy in preventing LGBT. The methods used in this activity include health education, group discussion forums, mentoring, and program evaluation. The results of the service obtained increased knowledge and understanding of orphanage administrator, chaplains, parents and students in preventing LGBT at the Wisma Asuhan Yatim Nurul Huda. The incidence of LGBT in Islamic boarding schools can be prevented by various efforts, including increasing gender knowledge during adolescence, so that teenagers can understand who they are and how to behave.
Efektivitas Senam Osteoartrhitis Dalam Stabilisasi Indeks Massa Tubuh Di Masyarakat Yuniartika, Wachidah; Mutiah, Siti
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 9 No 3 (2021): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.564 KB)

Abstract

Osteoarthritis is a disorder of the aging process. One of the risk factors for osteoarthritis is obesity orexcessive body mass index (BMI). Weight loss in people with osteoarthritis can be done by doing exercises.Objective To determine the effectiveness of osteoarthritis exercise in stabilizing body mass index inosteoarthritis sufferers. This type of quantitative research uses a pre-experimental design one-group pretestposttest design. Research Sites in the Village of Makam Haji Sukoharjo, Central Java Province, Indonesia,were conducted from January to February 2020 with 32 respondents, using the purposive sampling method.The inclusion criteria were 20-60 years old, did not experience pain attacks, the patient did not have otherdiseases. The calculation of BMI uses measurements of weight and height. Analyzed using Paired T-Test. Theresults were obtained at the pretest BMI the majority were overweight as much as 24 (75%), at the posttestthe majority BMI was normal as much as 28 (87.5%), the results of the paired sample test with a P-value of0.001. Conclusion: There is an effect of giving osteoarthritis exercise on body mass index. The average BMIafter exercise is normal.
Efektifitas Pendidikan Kesehatan tentang Kepatuhan Pengelolaan Tekanan Darah terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Penderita Hipertensi Erwanindyasari, Risma Nuril; Yuniartika, Wachidah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.21979

Abstract

ABSTRAK  Hipertensi adalah masalah kesehatan utama di Indonesia yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Kondisi ini bersifat kronis dan lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia, terutama pada orang dengan obesitas. Pada lansia, hipertensi makin berat karena pembuluh darah menjadi kaku, gangguan hormon, serta penurunan fungsi ginjal. Mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan tentang hipertensi terhadap kepatuhan pengelolaan tekanan darah pada masyarakat di Desa Duwet. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimentaldengan pendekatan one group pretest-posttest design untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan berbasis leaflet terhadap peningkatan pengetahuan hipertensi pada 30 responden di Desa Duwet. Instrumen utama berupa kuesioner HK-LS yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan responden mengenai hipertensi setelah diberikan intervensi edukasi. Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p < 0,05), sehingga dilakukan uji Wilcoxon Signed-Rank Test yang menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test, sehingga edukasi yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden mengenai hipertensi. Intervensi edukasi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan responden dalam mengelola tekanan darah. Peningkatan pengetahuan menjadi faktor kunci dalam mendorong perilaku patuh terhadap pengobatan dan gaya hidup sehat. Kata Kunci:  Hipertensi, Pengetahuan, Kepatuhan, Edukasi Kesehatan  ABSTRACT Hypertension is a major health problem in Indonesia, increasing the risk of heart disease, stroke, and kidney failure. This condition is chronic and occurs more frequently with age, especially in obese individuals. In the elderly, hypertension worsens due to stiffening of blood vessels, hormonal disturbances, and decreased kidney function. To determine the effect of knowledge about hypertension on adherence to blood pressure management among the community in Duwet Village. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design to evaluate the effectiveness of leaflet-based health education on improving hypertension knowledge among 30 respondents in Duwet Village. The main instrument was the HK-LS questionnaire, which has been tested for validity and reliability. Data analysis using a paired sample t-test revealed a significant difference in knowledge levels before and after the intervention. The results showed a significant increase in respondents' knowledge about hypertension after the educational intervention. The Shapiro-Wilk test showed that the data were not normally distributed (p < 0.05), so a Wilcoxon Signed-Rank Test was performed, yielding a significance value of 0.000 (p < 0.05). This demonstrates a significant difference between the pre-test and post-test results, indicating that the education provided was effective in improving respondents' knowledge about hypertension. The educational intervention was proven effective in improving respondents' knowledge and adherence in managing blood pressure. Increased knowledge is a key factor in encouraging adherence to treatment and a healthy lifestyle. Keywords: Hypertension, Knowledge, Adherence, Health Education
DHIKR THERAPY AND DEEP BREATHING RELAXATION TECHNIQUES AS ANXIETY THERAPY IN PATIENTS WITH POST-PULMONARY TUBERCULOSIS TREATMENT Yuniartika, Wachidah
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v9i1.2500

Abstract

Patients with post-tuberculosis disease having difficulties in conducting activities cause them to be anxious about their condition. Rehabilitative efforts that are likely to provide include dhikr therapy and deep breathing relaxation. Dhikr and deep breathing relaxation are beneficial for drawing closer to Allah SWT, reducing anxiety, and being relaxed. This study aimed to determine the effectiveness of dhikr therapy and deep breathing relaxation to reduce anxiety in patients with post-tuberculosis treatment. This research is quantitative with a pre-test and post-test with a control group design, conducted at the Baki Sukoharjo Health Center from August to October 2022. The sample consisted of 60 respondents. Inclusion criteria are as follows: Patients with post-tuberculosis treatment, suffering from moderate and mild anxiety, Muslim, age 60 years, not suffering from complications, and not receiving anxiety medication therapy. The results showed that the mean of the intervention group was 32.20, and the post-test was 17.30, with P-value was 0.001. The pre-test of the control group obtained a mean of 37.77 and the post-test was 24.73, with P-Value was 0.005. Dhikr therapy as an intervention group and deep breathing therapy as a control group can reduce anxiety.
Studi Literatur: Thermotherapy untuk Mengatasi Nyeri Dada pada Pasien Sindrom Koroner Akut (SKA) Ningsih, Ervina Setia; Yuniartika, Wachidah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri dada yang tidak terkontrol yang menyebabkan masalah fisiologis dan psikologis. Kondisi ini meningkatkan beban kerja jantung dan meningkatnya oksigen myocardial, menghasilkan memperburuk iskemia myocardial dan bertambahnya tekanan pada dada. Salah satu terapi non farmakologi yang diterapkan untuk mengurangi nyeri dada pada pasien sindrom koroner akut salah satunya dengan terapi panas (thermotherapy). Tujuannya untuk mengidentifikasikan efektifitas intervensi thermotherapy terhadap nyeri dada dan perubahan status fisiologis. Metode yang digunakan dalam literature review ini adalah mengumpulkan dan melakukan analisa textbook. Sumber literatur review ini diperoleh dari textbook dan artikel elektronik seperti ScienceDirect, World Health Organisation, Google Scholar, PubMed dan Clinical Key dengan kriteria textbook dan artikel yang dipublikai selama periode 2014-2020 dengan kriteria inklusi pada literatur ini yaitu artikel Bahasa inggris dan Bahasa Indonesia dengan tanggal publikasi 5 tahun terakhir mulai dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2019, artikel dalam bentuk full teks sedangkan kriteria eksklusi yaitu artikel publikasi tidak dalam bentuk publikasi tidak asli seperti surat ke editor, abstrak saja dan buku.. Hasil setelah pengumpulan artikel didapatkan 960 artikel yang sesuai dengan kata kunci, setelah itu excluded studies lagi berdasarkan kriteria inklusi sehingga jumlah total artikel yang memenuhi syarat untuk review adalah 5 artikel. Thermotherapy menggunakan Hot pack yaitu kantong yang berisi gel silikat yang dihangatkan menggunakan pemanas air hingga 500C. Apabila tidak ada hot pack bisa diberikan dengan cara lain yaitu menggunakan kantong pemanas yang diisi air dengan suhu 500C kemudian dibungkus dengan handuk katun dan diletakkan dibagian depan dada selama 20 menit setiap 12 jam selama 24 jam. Thermotherapy dapat meredakan nyeri dada dengan melebarkan arteri koroner, meningkatkan proses angiogenesis dan meningkatkan perfusi miokad selain itu sebagai mediator inflamasi miokardium yang terluka. Berdasarkan hasil review 5 artikel dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi panas efektif dalam menurunkan nyeri dan memperbaiki status fisiologis pada pasien acute coronary syndrome.
Studi Literatur: Perawatan Luka Bakar Grade II dengan Delima (Pomegranate) Supia, Dinda Ria; Yuniartika, Wachidah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian luka bakar menyebabkan mortalitas dan morbiditas lebih dari 90 %. Menurut World Health Organization (WHO) kurang lebih 265.000 kematian pertahun diseluruh dunia, dan 70 % merupakan wanita. American Burn Association (ABA) terdapat 486.000 kasus luka bakar sebanyak 3.240 kematian pertahun akibat kontak dengan listrik, zat kimia, benda panas. RSCM tahun 2011 sampai 2012 total luka bakar 303 pasien, RSU Sanglah Denpasar 154 pasien. Pemberian antibiotik yang tidak sesuai aturan pakai dapat menyebabkan terjadinya resistensi. Pada kejadian infeksi luka bakar dalam hal ini perlu penggunaan terapi alami yang dapat mengurangi resiko terjadinya resistensi dan dapat mempercepat penyembuhan luka bakar grade II. Tujuan penulisan ini untuk mengidentifikasi efektifitas kulit buah delima dalam perawatan luka bakar grade II. Metode yang digunakan dengan pencarian database eletronik sciencedirect, google scholer, elsevier dan batas pencarian 2015 sampai 2020 dengan kata kunci luka bakar, grade II, dan kulit delima. Hasil analisa dari 5 jurnal yang dilakukan pada studi ini. Didapatkan hasil pemberian ekstrak delima dapat mempersingkat waktu penyembuhan luka bakar pada tikus, pemberian ekstrak kulit delima secara topikal pada luka bakar dapat menghambat kolonisasi bakteri resistensi (MRSA) dibandingkan dengan penggunaan mupirocin saja, pemberian formulasi hydrogel topikal mengandung silikinin yang terdapat pada delima dapat mencegah terjadinya antiinflamasi pada luka yang terdapat pada tikus, kulit delima memiliki efek penyembuhan luka dan dapat mempercepat penutupan luka dan epitelisasi, dan pemberian krim ekstrak etanolik 2 delima merah 20% dapat menghambat terjadinya penurunan jumlah kolagen pada dermis kulit mencit yang terpapar ultraviolet. Kesimpulan dari semua studi melaporkan efektivitas kulit delima yang digunakan dengan sediaan krim, hydrogel, maupun ekstrak topikal dapat mempercepat penyembuhan luka bakar, mempercepat terjadinya epitelisasi, mampu mencegah dan menghambat MRSA. Penggunaan delima dalam bentuk sediaan ekstrak topical dapat dilakukan di Indonesia karena mudah dibuat dan bahan pembuatannya mudah didapatkan.
Penggunaan Pursed Lip Breathing pada Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Kusumawati, Rita Dwi; Yuniartika, Wachidah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) adalah gangguan saluran pernafasan kronis yang tidak reversibel penuh yang disebabkan oleh obstruksi saluran nafas Tujuan: untuk mengidentifikasi efektivitas intervensi pursed lip brething pada pasien PPOK. Metode: Pencarian menggunakan database elektronik: google scholar (3) dan science direct (2). Pencarian terbatas dari tahun 2016 sampai 2020 dalam bentuk full text. Istilah pencarian meliputi kata kunci sebagai berikut: pursed lip breathing, dan PPOK. Kriteria inklusi: responden berusia minimal 18 tahun dengan jenis kelamin laki-laki maupun perempuan, menggunakan intervensi pursed lip brething. Hasil: sesuai criteria dan metode dari 5 jurnal didapatkan hasil pursed lip breathing nilai peak expiratory flow mengalami peningkatan dan kombinasi pursed lip breathing dan guided imagery music nilai peak expiratory flow mengalami peningkatan(1). Pada penggunaan tripoid position dan pursed lip brething terdapat perbedaan dimana pursed lip brething lebih efektif terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien PPOK dibandingkan dengan tripoid position (2). Evaluasi dalam kelompok intervensi pasien PPOK dengan pursed lip brething dalam saturasi oksigen perifer, laju pernafasan, denyut nadi, dan indeks tekanan darah sistolik mengalami peningkatan(3). Dan pursed lip brething berpengaruh pada evaluasi fisiologis(4). Pernafasan diafragma dan pernafasan diafragmatik ditambah pernafasan pursed lip brething meningkatkan peningkatan volume pasang-surut dinding dada dan kompartemennya serta pengurangan frekuensi pernafasan dibandingkan dengan pernafasan yang tenang(5) Kesimpulan: semua studi melaporkan efektivitas intervensi Pursed lip brething dalam PPOK.
Pelatihan Aplikasi Pemasaran Online pada Kader Posyandu Lansia Yuniartika, Wachidah; Mangifera, Liana; Nofandrilla, Nieldya; Musalamah, Siti; Damayanti, Silvianita; Ajie, Anjani Bharata
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat pengetahuan kader dalam pelaksanaan Posyandu sangat dibutuhkan, selain dapat menjadi penggerak masyarakat untuk datang ke Posyandu kader juga dapat memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat, dan menuntun untuk melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Keberhasilan suatu posyandu tidak lepas dari kerja keras kader yang secara sukarela mengelola posyandu di wilayah dan lokasi masing masing. Kurangnya pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan keterampilan yang memadai bagi kader dapat menyebabkan kurangnya pemahaman tentang tanggung jawab kader, kurangnya suatu informasi serta kurangnya koordinasi antara petugas kesehatan dengan kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu dapat mengakibatkan rendahnya tingkat minat kehadiran masyarakat untuk datang ke Posyandu.Progam suatu posyandu merupakan tanggung jawab seorang kader karena kader juga sangat berperan penting dalam pelaksaanan posyandu. Tidak lancarnya suatu posyandu dapat disebabkan oleh kader yang tidak aktif dalam kegiatan yang sudah diselenggarakan. Kader kesehatan yang benar adalah kader yang bersedia menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Tugas petugas kesehatan disini hanya mengawasi dan membimbing kader posyandu untuk melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat akan mengadakan pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat pengetahuan dari kader lansia. Tim Pengabdian Masyarakat terdiri dari tim pengabdian masyarakat Program studi keperawatan, program studi ekonomi manajemen, dan program studi Ilmu komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 di Posyandu Purbosari 2 dan 7 Desa Purbayan dengan jumlah responden 18 orang kaer lansia. Rangkaian kegiatan diawali dengan tahap persiapan, pre test, pemberian materi tentang strategi pemasaran online, selanjutnya tim pengabdian membuat akun instagram dan facebook, cara membuat desain konten dan praktik langsung dengan didampingi fasilitator cara membuat desain produk dan upload di media social dan yang terakhir adalah post test dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini didapatkan bahwa terdapat peningkatan tingkat pengetahuan dari kader lansia.
Co-Authors Aan Sofyan Abdu Rahim Kamil Afifah Putri Rejeki Aisyah Dani Hanifah Ajie, Anjani Bharata Ananta, Dyaz Surya Anindya Suryawati Anisa Putri Utami Anjani Bharata Ajie Anwar, Syamsul Arvita Ningtyas Athania Diva Casimira Aulai Rahman Azizah S, Nur Bharata Ajie, Anjani Bima Murti, Tiara Charisma Alzura Damayanti, Silvianita Dani Hanifah, Aisyah Daris Trigamadia Dheonita Marsyanda Rofifah Dian Hudiyawati Dinda Ria Supia Diny Oktri Sani Dyaz Surya Ananta Elok Kurniasari Elsa Muntazila Ilaiha Enita Dewi Ervina Setia Ningsih Erwanindyasari, Risma Nuril Estu Werdani, Kusuma Fariz Farisulhaq, Ahmad Fatimah Nur Janah Amini Fauzan Muhammad Febina Fitri Karunia Febina Sulistyo Firmansyah, Mohammad Faizal Framesti Nurjanah Framesti Nurjanah Gita Febri Cahyani Herlinah, Lily Iftah Sofia Syfa Kartinah Kartinah Kusumawati, Rita Dwi Laili, La’isal Liana Mangifera Liana Mangifera Luluk Ria Rahma M Faig Mujabi Millah Kamilah Mohammad Rizqi Mujabi, M Faig Musalamah, Siti mutiah, siti Nabila Anindita Nareswari Nafisah, Hasna Nanik Widyaningsih Nieldya Nofandrilla Nik'mah Cahyaning Tyas Niken Enggal Dwi Astuti Nikmah Nurul Utami Nimas Ayu Anggraeni Ningsih, Ervina Setia Ningsih, Tri Hadi Noor Alis Setiyadi Nun Alea Syavinka, Zuan Nur Janah Amini, Fatimah Nur Nurhidayah Muthohharoh Nuriyatul Fitriyah Nurjannah, Framesti Oktaviani Fitriyah Pamunkas, Bangkit Bayu Qonita Huwaida Rafi Abrar Pratama Rahmah, Tasya Aulifiah Refina Anggraini Retnosari, Merlina Ria Rahma, Luluk Rita Dwi Kusumawati Rizki Amalia Putri Nurdita Rona Fariza Santi, Catur Novita Septin Nabila Fakhira Driela Putri Setiyo Purwanto Setiyo Purwanto Silvianita Damayanti Siti Musalamah Siti Mutiah Sri Lestari Sulastri Sulastri Sulastri Sulastri, S Supia, Dinda Ria Supristyani , Her Surya Ananta, Dyaz Susanti, Mayra Rizky Syah, Zaki Qothrunnada Hamdani Syavinka, Zuan Nun Alea Syfa, Iftah Sofia Titania Nur Rizkya Verent Vidanindya Ivena Vinami Yulian Violeta Yuman Tanaya Wijarwanti, Linda Sukma Wita Oktaviana Yuliyanti, Wahyu Ardita Zuan Nun Alea Syavinka Zuhro Muyassarotus Safaniah