Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Edukasi Kesehatan Tentang Social Support Dalam Meningkatkan Perilaku Self-care Management Pada Lansia Dengan Hipertensi Yuliyanti, Wahyu Ardita; Yuniartika, Wachidah
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2385

Abstract

Prevalensi kasus hipertensi pada kelompok usia lanjut mengalami peningkatan signifikan sebagai akibat penurunan fungsi tubuh dan kemampuan melakukan manajemen perawatan diri melalui perilaku harian sehingga menghambat pengelolaan tekanan darah secara optimal. Kondisi tersebut menegaskan perlunya strategi intervensi komprehensif, salah satunya melalui edukasi kesehatan yang dipadukan dengan penguatan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku manajemen perawatan diri sebelum dan sesudah penerapan intervensi edukasi kesehatan tentang dukungan sosial pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini menerapkan studi quasi-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design, melibatkan 35 responden lansia dengan hipertensi yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Intervensi edukasi kesehatan menggunakan media lembar balik yang telah divalidasi konten di puskesmas dengan format dua sisi berisi visual gambar di depan dan narasi penjelasan terstruktur tentang dukungan sosial di belakang. Proses perolehan data tahap pra dan pasca intervensi menggunakan kuesioner HSMBQ dengan nilai validitas item (Sig 0,001-0,046). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan terjadinya peningkatan perilaku manajemen perawatan diri yang signifikan (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis dukungan sosial terbukti efektif meningkatkan perilaku manajemen perawatan diri pada lansia dengan hipertensi. Strategi pendukung pengendalian hipertensi pada kelompok lansia berbasis komunitas dapat diperkaya melalui rekomendasi penerapan intervensi ini.
Efektifitas Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi : Literature Review Elsa Muntazila Ilaiha; Wachidah Yuniartika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32198

Abstract

Lansia adalah mereka yang berusia 60 tahun ke atas. Hipertensi merupakan keadaan peningkatan tekanan darah diatas batas normal dimana tekanan sistol lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastol lebih dari 90 mmHg. Senam hipertensi merupakan olahraga untuk menurunkan berat badan dan pemantauan stres yang merupakan faktor penyebab tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi dan lansia yang dilakukan dua kali seminggu selama 30 menit. Senam hipertensi sangat efektif dalam mempercepat proses menurunkan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Literatur Review ini ditulis dengan metode naratif menggunakan empat mesin pencari database yaitu pubmed, google Scholar, sciencedirect, neliti dan menghasilkan 7 jurnal untuk ditindaklanjuti. Jurnal dianalisis menggunakan diagram PRISMA sesuai dengan kriteria inklusi yang digunakan yaitu jurnal menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, menggunakan desain penelitian retrospektif, dan diterbitkan antara Januari 2019 hingga Desember 2023 mengenai senam hipertensi pada lansia yang mengalami hipetensi. Senam hipertensi terbukti mampu menurunkan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipetensi.
Terapi Relaksasi Benson untuk Mengatasi Stress dan Depresi Lansia ; Article Review Nuriyatul Fitriyah; Wachidah Yuniartika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.48165

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi stres dan depresi pada lansia di Indonesia terus meningkat seiring bertambahnya usia dan perubahan fisiologis maupun sosial yang dialami. Intervensi farmakologis seringkali memiliki risiko efek samping, sehingga diperlukan alternatif non-farmakologis yang aman dan efektif. Tujuan: Artikel review ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi relaksasi Benson dalam menurunkan stres dan depresi pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur dengan strategi pencarian pada database PubMed, ResearchGate, Garuda, dan Google Scholar untuk artikel tahun 2020–2025. Seleksi dilakukan menggunakan kriteria inklusi: populasi lansia, membahas relaksasi Benson, artikel full text, metode kuantitatif, dan publikasi tahun 2020–2025. Proses seleksi mengikuti diagram PRISMA Flow Chart 2020. Hasil: Dari 235 artikel yang disaring, sepuluh artikel kuantitatif terpilih dan dianalisis. Seluruh penelitian menunjukkan bahwa intervensi relaksasi Benson secara signifikan menurunkan tingkat stres dan depresi pada lansia, meningkatkan kualitas tidur, serta memberikan rasa tenang dan nyaman tanpa efek samping. Kesimpulan: Terapi relaksasi Benson efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan stres dan depresi pada lansia, serta dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Terapi ini mudah diterapkan, aman, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh lansia.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Tentang Senam Hipertensi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Lansia Penderita Hipertensi Titania Nur Rizkya; Wachidah Yuniartika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49451

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia dan dikenal sebagai “the silent killer”. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan tekanan darah adalah senam hipertensi. Selain manfaat fisiologis, pengetahuan lansia mengenai senam hipertensi juga berperan penting dalam keberhasilan intervensi ini. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Desa Duwet Sukoharjo. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 30 lansia diperoleh dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam hipertensi dilakukan selama beberapa kali pertemuan, dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil : Rata-rata tekanan darah mengalami penurunan sebesar 3,7 mmHg, namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,065). Kesimpulan: Meskipun penurunan tekanan darah belum signifikan secara statistik, senam hipertensi tetap memberikan efek positif terhadap kondisi fisiologis, serta direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman, terutama jika dilakukan secara rutin dan terstruktur.
KETERAMPILAN PEMBUATAN DIMSUM SAYUR BAYAM SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING TABLET TAMBAH DARAH (TTD) DALAM UPAYA PENGURANGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Qonita Huwaida; Rafi Abrar Pratama; Nik'mah Cahyaning Tyas; Anisa Putri Utami; Athania Diva Casimira; Millah Kamilah; Nimas Ayu Anggraeni; Dheonita Marsyanda Rofifah; Rona Fariza; Afifah Putri Rejeki; Nabila Anindita Nareswari; Rizki Amalia Putri Nurdita; Wachidah Yuniartika; Noor Alis Setiyadi
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i2.6048

Abstract

Anemia adalah masalah umum yang sering terjadi pada remaja putri yang sedang menstruasi, terutama karena kurangnya asupan zat besi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan remaja putri di Desa Klaseman, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo tentang anemia melalui edukasi kesehatan dan workshop pembuatan dimsum bayam sebagai pendamping tablet Fe. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD). Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2024 di Balai Desa Klaseman dan dihadiri oleh 34 peserta yang terdiri dari remaja putri dan kader posyandu. Kegiatan dimulai dengan pengisian presensi dan pre-test untuk mengukur keterampilan awal peserta tentang anemia. Edukasi kesehatan mengenai bahaya anemia kemudian disampaikan melalui ceramah, diikuti dengan demonstrasi pembuatan dimsum bayam. Setelah itu, peserta melakukan post-test dan berpartisipasi dalam FGD untuk mendiskusikan pengetahuan yang baru mereka peroleh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta. Sebelum edukasi, 33,3% peserta memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia, sedangkan setelah edukasi, angka tersebut meningkat menjadi 79,2%. Selain itu, keterampilan peserta dalam membuat dimsum bayam sebagai makanan pendamping tablet Fe juga meningkat secara signifikan, dengan semua peserta berhasil memahami dan mempraktikkan teknik pembuatan dimsum yang benar. Kesimpulannya, pendekatan edukasi kesehatan yang disertai dengan workshop praktis terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan remaja putri terkait pencegahan anemia. Untuk keberlanjutan program, disarankan agar edukasi kesehatan tentang pentingnya konsumsi zat besi dilakukan secara berkala dan melibatkan lebih banyak remaja serta kader posyandu
PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KELAPA UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN PENDERITA KOLESTEROL Wachidah Yuniartika; Wita Oktaviana; Sulastri Sulastri; Luluk Ria Rahma; Nieldya Nofandrilla; Fatimah Nur Janah Amini; Zuan Nun Alea Syavinka; Dyaz Surya Ananta; Aisyah Dani Hanifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3409-3416

Abstract

Kolesterol termasuk pada golongan lipid yang memiliki sifat aterogenik yaitu sifat yang mudah menempel dan dapat menimbulkan penimbunan yang dapat menyumbat pembuluh darah. Akibat adanya penumpukan kolesterol pada pembuluh darah biasanya sering disebut dengan aterosklerosis. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan lansia dan kader tentang penyakit kolesterol serta bahaya kadar kolesterol yang tinggi pada lansia. Tujuan pengabdian masyarakat ini melatih kader dan lansia pembuatan minyak kelapa bebas kolesterol. Kegiatan ini dilaksanakan di posyandu dukuh karangijo, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa tengah. Sasaran dalam kegiatan ini adalah lansia yang memiliki kadar kolesterol total ≥ 200 mg/dl. Lansia yang mengikuti kegiatan ini mayoritas berjenis kelamin perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Juli 2023. Kegiatan di awali dengan screening pemeriksaan kolesterol total pada lansia, selanjutnya pembuatan minyak rendah kolesterol, lalu aktivitas fisik dengan senam aerobic low impact, dan setelah 2 minggu penggunaan minyak dilakukan post test. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan terjadinya penurunan kolesterol total pada lansia. Pada awalnya, hasil 18 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 15 responden memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Sedangkan hasil posttest pemeriksaan kadar kolesterol pada lansia menunjukkan 11 responden memiliki kadar kolesterol yang baik, 15 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 7 responden lain memiliki kadar kolesterol tinggi. Saran dari pengabdian masyarakat ini sebaiknya kegiatan ini dilanjutkan oleh kader dalam membantu lansia ataupun penderita kolesterol lainnya supaya dapat melakukan hidup tanpa kolesterol.
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact dalam Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Zuan Nun Alea Syavinka; Wachidah Yuniartika
Faletehan Health Journal Vol 11 No 03 (2024): Faletehan Health Journal, November 2024
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v11i03.741

Abstract

Hypertension is a growing global health problem that can lead to serious complications such as heart disease, stroke, and kidney failure. This condition is often overlooked, necessitating accessible non-pharmacological intervention strategies such as low-impact aerobic exercise. This study aims to explore the effects of low-impact aerobic exercise in lowering blood pressure of hypertensive patients. This study employed a quantitative approach with a pre-experimental design. The study population consisted of 35 hypertensive patients at the working area of Baki Public Health Center with inclusion criteria, namely: patients with mild to moderate hypertension who were capable to do physical activity and not routinely taking medication. The exercise intervention was conducted for 8 weeks with a frequency of 2-3 times per week and a duration of 15 minutes per session. The gathered data was analyzed by using Wilcoxon signed-rank test, obtaining a P-value of < 0.001 for systolic blood pressure and 0.001 for diastolic blood pressure. The result of the data analysis identified that low impact aerobic exercise has a significant effect in lowering hypertension.
Terapi Relaksasi Otot Progresif Sebagai Intervensi Non-Farmakologis untuk Merurunkan Kecemasan pada Penderita Hipertensi Fihlia Hardiyantika; Wachidah Yuniartika
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v11i1.26617

Abstract

Hypertension is a chronic, non-communicable disease with a continuously increasing prevalence rate and often causes psychological impacts, including anxiety. To control the problem, effective non-pharmacological interventions are needed, one of which is progressive muscle relaxation (PMR) therapy. The purpose of this study is to evaluate the effect of PMR on anxiety levels in hypertensive patients. This research is a quantitative study with a quasi-experimental design of two groups, pre-test post-test with a control group. The sampling technique used was total purposive sampling with 32 respondents, 16 in the control group and 16 in the treatment group, to assess anxiety levels before and after PMR administration. The study instrument used the Zung Self-Rating Anxiety Scale questionnaire, with a validity test result of r greater than 0.33. The educational media used in the study were PMR flashcards. PMR intervention was conducted four times a week for three weeks, with each therapy session lasting 15-20 minutes. The research results showed a P-value of 0.001, with pre-control mean values of 43.06, post-control 49.69, pre-treatment 43.31, and post-treatment 42.38. The results indicated a significance value less than 0.05. The results show a difference between the initial and final variables, leading to the conclusion that PMR administration affects the reduction of anxiety in hypertensive patients. These results are also in line with Raziansyah's and Sayuti’s (2022) study, which states that PMR is effective in reducing anxiety levels from severe to moderate, with a statistical result of p<0.05.
Demographic Factors and Community Knowledge of Desa Siaga for Enhanching Maternal and Neonatal Health Vinami Yulian; Sri Lestari; Wachidah Yuniartika; Sulastri Sulastri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.4912

Abstract

Community knowledge in health empowerment strategies is a crucial element for the success of health programmes. However, many factors influence the level of public knowledge about a programme. This study aims to identify the relationship between demographic factors such as gender, age, education, and occupation, and the level of community knowledge about the Desa SIAGA programme as a community empowerment approach to improve maternal and neonatal health. This research employs a descriptive correlational design with a quantitative survey method. The study involved 107 respondents from Desa Jati, Sukoharjo District, using a simple random sampling technique. The data was collected through a questionnaire survey containing questions to explore the public's knowledge about the SIAGA Village program to improve maternal and neonatal health. The collected data was then analyzed using bivariate analysis and tested using the Pearson Product Moment. The results indicate that the majority of respondents have sufficient knowledge about the Desa SIAGA programme. Age and gender were found to have a significant relationship with knowledge level, with older age and female gender being associated with better knowledge. In contrast, no significant relationship was found between education level and occupation with the level of knowledge about the Desa SIAGA programme. These findings highlight the importance of more intensive outreach and community-based approaches to improve public understanding of the Desa SIAGA programme, particularly among older age groups and men.
The Effect of Psychoeducation on Reducing Anxiety in Elderly with Hypertension Mayra Rizky Susanti; Wachidah Yuniartika
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.5944

Abstract

Anxiety is a common issue among elderly individuals with hypertension, which can negatively impact their overall well-being. Psychoeducation is considered an effective intervention to reduce anxiety levels. Objective: This study aims to examine the effect of psychoeducation on reducing anxiety in elderly individuals with hypertension.Method: A pre-experimental study with a one-group pre-test and post-test design was conducted. The study used purposive sampling, involving 10 respondents who experienced anxiety. Data were analyzed using the Wilcoxon test Results: The findings indicate a significant difference in anxiety levels between the pre-test and post-test, with a p-value of 0.003 (p < 0.05).Conclusions: Psychoeducation has a significant effect on reducing anxiety in elderly individuals with hypertension.
Co-Authors Aan Sofyan Abdu Rahim Kamil Afifah Putri Rejeki Ahmad Fariz Farisulhaq Aisyah Dani Hanifah Ajie, Anjani Bharata Ananta, Dyaz Surya Anindya Suryawati Anisa Putri Utami Anjani Bharata Ajie Anjani Bharata Ajie Anwar, Syamsul Arvita Ningtyas Athania Diva Casimira Aulai Rahman Azizah S, Nur Bima Murti, Tiara Charisma Alzura Damayanti, Silvianita Daris Trigamadia Dheonita Marsyanda Rofifah Dian Hudiyawati Dinda Ria Supia Diny Oktri Sani Dyaz Surya Ananta Elok Kurniasari Elsa Muntazila Ilaiha Enita Dewi Ervina Setia Ningsih Fatimah Nur Janah Amini Fauzan Muhammad Febina Fitri Karunia Febina Sulistyo Fihlia Hardiyantika Firmansyah, Mohammad Faizal Framesti Nurjanah Framesti Nurjanah Gita Febri Cahyani Her Supristyani Herlinah, Lily Iftah Sofia Syfa Kartinah Kusuma Estu Werdani Kusumawati, Rita Dwi Laili, La’isal Liana Mangifera Luluk Ria Rakhma M Faig Mujabi Millah Kamilah Mohammad Rizqi Mujabi, M Faig Musalamah, Siti mutiah, siti Nabila Anindita Nareswari Nafisah, Hasna Nieldya Nofandrilla Nik'mah Cahyaning Tyas Niken Enggal Dwi Astuti Nikmah Nurul Utami Nimas Ayu Anggraeni Ningsih, Ervina Setia Ningsih, Tri Hadi Noor Alis Setiyadi Nur Nurhidayah Muthohharoh Nuriyatul Fitriyah Nurjannah, Framesti Oktaviani Fitriyah Pamunkas, Bangkit Bayu Qonita Huwaida Rafi Abrar Pratama Rahmah, Tasya Aulifiah Refina Anggraini Rita Dwi Kusumawati Rizki Amalia Putri Nurdita Rizky Susanti Rona Fariza Santi, Catur Novita Septin Nabila Fakhira Driela Putri Setiyo Purwanto Setiyo Purwanto Silvianita Damayanti Silvianita Damayanti Siti Musalamah Siti Musalamah Siti Mutiah Sri Lestari Sulastri Sulastri, S Supia, Dinda Ria Syah, Zaki Qothrunnada Hamdani Syavinka, Zuan Nun Alea Syfa, Iftah Sofia Titania Nur Rizkya Varentina Lailatul Nisa Maharani Verent Vidanindya Ivena Vinami Yulian Violeta Yuman Tanaya Wijarwanti, Linda Sukma Wita Oktaviana Yuliyanti, Wahyu Ardita Zuan Nun Alea Syavinka Zuhro Muyassarotus Safaniah