Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pendampingan Praktik Pengamalan Ibadah (PPI) Keterampilan Menyelenggarakan Jenazah Melalui Media Video Praktik Guru Muhammad Rijani pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam FTIK UIN Palangka Raya Abdullah Abdullah; Saudah Saudah; Khusnul Khatimah; Dela Sevira; Rabiatul Ismi; Valya Adilla; Nurhayati Nurhayati; Habib Krisna Nugroho; Muhammad Haikal Ramadhan; Muhammad Amin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4254

Abstract

Penyelenggaraan jenazah merupakan kewajiban kolektif (fardu kifayah) bagi umat Islam yang meliputi memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan jenazah. Dalam konteks pendidikan tinggi keagamaan, keterampilan penyelenggaraan jenazah menjadi bagian penting dalam kegiatan Praktik Pengamalan Ibadah (PPI) bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam. Namun dalam praktik pembelajaran, sebagian mahasiswa masih mengalami kesulitan memahami tata cara penyelenggaraan jenazah secara praktis karena keterbatasan pengalaman praktik langsung. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan keterampilan penyelenggaraan jenazah melalui pemanfaatan media video praktik yang disampaikan oleh Guru Muhammad Rijani. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan partisipatif melalui tahapan observasi video, diskusi materi, simulasi praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media video praktik membantu mahasiswa memahami secara lebih jelas tahapan penyelenggaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menshalatkan hingga menguburkan jenazah. Media video juga meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap prosedur, perlengkapan, serta bacaan yang digunakan dalam proses penyelenggaraan jenazah. Dengan demikian, pemanfaatan media video praktik dapat menjadi alternatif metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa dalam bidang penyelenggaraan jenazah.
Implementasi Pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode Tilawati di UIN Palangka Raya Abdullah Abdullah; Saudah Saudah; Neela Afifah; Wahyu Andhika Chandra; Iyan Fatmawi Saban
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Al-Qur’an menggunakan Metode Tilawati di UIN Palangka Raya, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Ibu Neela Afifah (Dosen dan Ketua Panitia Pelaksana program Baca Tulis Al-Qur’an) serta observasi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program mencakup tujuan yang selaras dengan identitas kampus Islam, target pencapaian enam level kompetensi yang merefleksikan enam jilid Tilawati, serta pendanaan dari DIPA UIN Palangka Raya. Pelaksanaan kegiatan berlangsung rutin pada hari Senin hingga Kamis pukul 18.00–19.00 dengan durasi bervariasi per level, melibatkan panitia, tim yang memiliki syahadah sebagai instruktur metode tilawati, dan kerja sama dengan Pesantren Nurul Falah Surabaya. Proses pembelajaran terdiri dari kegiatan awal (doa), inti (peraga buku klasikal dan baca simak individual), serta penutup (membaca bersama dan doa). Evaluasi dilakukan melalui tes lisan berjenjang dengan sistem mengulang level jika tidak lulus (prinsip mastery learning). Simpulan, implementasi Metode Tilawati di UIN Palangka Raya telah berjalan sistematis dan selaras dengan temuan penelitian sebelumnya.
Inovasi Penyusunan RPP Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Akidah Akhlak dengan Pendekatan Deep Learning di MTs/MA Abdullah Abdullah; Saudah Saudah; Hamidah Hamidah; Mikha Rahmadani; Dhiyaa Rihadatul Aisya; Nayla Salsabila
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7825

Abstract

Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs/MA masih menghadapi kendala berupa orientasi administratif, dominasi hafalan, dan rendahnya internalisasi nilai karakter sehingga belum mampu membentuk peserta didik yang humanis, reflektif, dan empatik. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir sebagai paradigma baru dengan menekankan nilai kasih sayang, keteladanan, dan relasi humanis melalui Panca Cinta: cinta kepada Allah dan Rasul, cinta ilmu, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta tanah air. Pendekatan Deep Learning melengkapi KBC dengan mendorong keterlibatan aktif, berpikir kritis, refleksi, kolaborasi, dan penguatan karakter secara holistik. Penelitian ini bertujuan merumuskan model konseptual sekaligus panduan implementatif penyusunan RPP Akidah Akhlak berbasis KBC dengan pendekatan Deep Learning. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis isi terhadap 24 sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi KBC dan Deep Learning menghasilkan RPP dengan tujuan berbasis HOTS, strategi kolaboratif dan reflektif, penilaian autentik, serta delapan tahapan sistematis penyusunan. Kebaruan penelitian ini terletak pada formulasi tahapan RPP KBC-Deep Learning dan contoh implementasi nilai cinta dalam setiap komponen pembelajaran, sehingga berkontribusi pada penguatan pedagogi humanis dan transformasi pembelajaran Akidah Akhlak di madrasah.
Collaboration between Parents and Teachers on Early Childhood Character Development Saudah Saudah; Ali Iskandar; Sri Hidayati; Dwi Puspita
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 19 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v19i1.498

Abstract

Early childhood character education is a challenge amidst the moral decline of the nation's children. This study highlights the importance of collaboration between parents and teachers in shaping children's character. This quantitative research with correlational method analyzes the relationship between parent collaboration, teacher collaboration, and early childhood character development. The study population consisted of early childhood, parents, and teachers in several PAUD and TK institutions, with a sample of 20% of the total population. Data collection was conducted through a structured questionnaire with indicators of communication, involvement, and moral support from parents, as well as planning, implementation, and evaluation by teachers. The analysis showed that collaboration between parents and teachers significantly contributed to children's character development, including cognitive, affective and psychomotor aspects. Teacher collaboration has a greater influence than parents. This study emphasizes the importance of synergy between families and schools in creating a learning environment that supports early childhood character development.
INTEGRASI DEEP LEARNING DAN KURIKULUM BERBASIS CINTA DALAM PENGEMBANGAN RPP AKIDAH AKHLAK MTS/MA: KAJIAN TEORETIS DAN PRAKTIS Abdullah Abdullah; Saudah Saudah; Nayna Sidni; Nazwa Ramadhani; Imar Imar; Safar Wardana; Adi Ansari
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i3.14266

Abstract

The tendency to develop Lesson Plans that are limited to fulfilling administrative obligations and the lack of in-depth learning experiences for students underlie this research activity. These operational issues trigger the dominance of one-way knowledge transfer, class passivity, and the suboptimal internalization of daily spiritual character values ​​in madrasas. The main focus of this scientific study is to dissect the formulation of the integration of the deep learning approach and the Love-Based Curriculum (KBC) in the planning of Akidah Akhlak learning at the MTs/MA level. The steps of this qualitative research with the type of library research are operated by searching drafts of secondary literature in the Google Scholar database and the Garuda Portal published between 2015 and 2026. The data analysis procedure is executed in a structured manner using content analysis techniques that include reduction flow, theme categorization, and drawing conclusions. The research findings conceptually reveal that the integration of deep learning and KBC is realized through eight components of the Lesson Plan, including identification of student readiness, graduate profile, Panca Cinta, material integration, objectives, framework, learning experiences, and assessment. The resulting lesson plans prioritize mindful, meaningful, joyful principles, and differentiated essential material. The main conclusion confirms that this integrated lesson plan framework has proven highly effective in boosting students' academic resilience and character. ABSTRAK Kecenderungan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sebatas pemenuhan kewajiban administratif serta minimnya pengalaman belajar mendalam bagi siswa melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah operasional tersebut memicu dominasi transfer pengetahuan searah, pasivitas kelas, serta belum optimalnya internalisasi nilai-nilai karakter spiritual harian di madrasah. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah membedah formulasi integrasi pendekatan deep learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada perencanaan pembelajaran Akidah Akhlak jenjang MTs/MA. Langkah-langkah penelitian kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) ini dioperasikan melalui penelusuran draf literatur sekunder pada basis data Google Scholar dan Portal Garuda terbitan tahun 2015 hingga 2026. Prosedur analisis data dieksekusi secara terstruktur memakai teknik analisis isi (content analysis) yang meliputi alur reduksi, kategorisasi tema, serta penarikan kesimpulan. Temuan riset secara konseptual menyingkap bahwa penggabungan deep learning dan KBC terwujud via delapan komponen RPP, mencakup identifikasi kesiapan murid, profil lulusan, Panca Cinta, integrasi materi, tujuan, kerangka, pengalaman belajar, hingga asesmen. RPP yang dihasilkan mengedepankan prinsip mindful, meaningful, joyful, serta berdiferensiasi pada materi esensial. Simpulan utama menegaskan bahwa kerangka RPP terintegrasi ini terbukti sangat andal dalam mendongkrak ketahanan akademik serta karakter siswa.    
Integrasi Permainan Modern, Tradisional Dan Islami Menggunakan “Spinning Sebumbun” Bagi Anak Usia Dini Neela Afifah; Saudah Saudah; Sri Hidayati; Nur Aida; Liza Satiah; Baronisa Diana Putri
MANGENTE: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2024): PENINGKATAN PEMBELAJARAN, ECO-LITERACY, DAN PENYULUHAN KESEHATAN GIZI
Publisher : UIN ABDUL MUTHALIB SANGADJI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang yang menerapkan strategi atau metode bermain sambil belajar, karena dunia anak adalah dunia bermain. Pada saat pembelajaran sangat tepat jika menggunakan sebuah media permainan, karena media dapat menjadi faktor pendorong bagi peserta didik. Spinning sebumbun adalah salah satu media yang dapat meningkatkan aspek perkembangan pada anak, dengan media ini akan meningkatkan semangat serta motivasi belajar pada anak. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan serta inovasi kepada guru TK Al-Firdaus Palangka Raya. Hasil pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan lancar yang mana anak sudah mampu untuk mengikuti aturan main yang telah ditentukan sebelum permainan dilaksanakan, serta antusias anak pada saat praktek permainan pada media Spinning Sebumbun sangat baik, harapanya pada pembelajaran dengan media permainan Spinning Sebumbun ini dapat diterapkan pada sekolah-sekolah yang lain pada saat pembelajaran berlangsung.Kata kunci: Pembelajaran, Media Permainan Spinning Sebumbun, Anak Usia Dini 
Diversivikasi Hasil Olahan Ikan Lele Di Kecamatan Danau Seluluk Kabupaten Seruyan Saudah Saudah; Abdul Azis; Ali Iskandar Zulkarnain; Muhammad Rasyid Ridha; Jainah Jainah; Nania Nania; Siti Munawwarah
MANGENTE: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2024): PENINGKATAN PEMBELAJARAN, ECO-LITERACY, DAN PENYULUHAN KESEHATAN GIZI
Publisher : UIN ABDUL MUTHALIB SANGADJI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak pembudidaya ikan lele di Kecamatan Danau Seluluk, khususnya Desa Tanjung Paring. Memiliki persediaan lele yang melimpah, sehingga harga ikan lele pada saat panen dihargai rendah dan sampai tidak mampu menutupi biaya operasional. Hal ini juga karena hasil budidaya lele dijual langsung ke konsumen dan pengecer. Untuk itu dilaksanakan program non-profit untuk memanfaatkan hasil budidaya ikan lele untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan dalam program mahasiswa KKN ini adalah dengan mendorong para pembudidaya lele untuk menggunakan fasilitas penyuluhan untuk mengolah lele menjadi nugget. Kegiatan sosialisasi ini telah berhasil diadakan dan diadopsi oleh pihak peternak lele yaitu kelompok Desa Tanjung Paring di Kecamatan Danau Seluluk. Hasil dari KKN ini, memberikan pengetahuan dan informasi kepada para peternak tentang pengolahan pembudidayaan ikan lele. Hal ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan harga nilai eceran ikan lele yang ditawarkan dengan harga miring saat waktu panen. Setelah itu, produk olahan Desa Tanjung Hara dan Desa Tanjung Paring terdiversifikasi dan dikembangkan nugget olahan. Sedangkan untuk pemasaran, Desa Tanjung Hara yang melakukan pemasaran dalam hal pembuatan logo produk.
Melatih Keseimbangan Anak Melalui Permainan Engklek di TK Harapan Bangsa Saudah Saudah; Muzakki Muzakki; Lily Fazri Noviyanti
Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): July
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62515/eduhappiness.v4i2.897

Abstract

This study aims to train children's balance through the game of hopscotch. This study uses a qualitative research method, data collection through three techniques, namely observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that the game of hopscotch can train children's balance, which can be seen from the child's ability to perform body movements in a coordinated manner so that the child looks balanced, flexible and agile when playing hopscotch, in addition the child is also able to coordinate eye-foot-hand movements and play physical games with rules
The Implementation of Children's Literacy and Numeracy Learning in the Early Childhood Education Curriculum Sri Wahyuni; Nurafni Umayyah; Saudah Saudah
Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): July
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62515/eduhappiness.v5i2.1548

Abstract

This study aims to analyze the implementation of early childhood literacy and numeracy learning in the early childhood education curriculum in Indonesia and understand the various factors that affect its implementation. The research is motivated by the fact that there is still a tendency for literacy and numeracy learning to be formally academically oriented, so that it is not fully in accordance with the principles of early childhood development. The research uses a qualitative approach with a case study type to gain an in-depth understanding of learning practices in the field. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observations, and documentation of selected early childhood teachers, principals, and parents using purposive and snowball sampling techniques. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman interactive model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that the implementation of literacy and numeracy learning is carried out through a play approach, contextual experience, and exploration of the children's learning environment. The findings of the study reveal three main themes, namely literacy and numeracy learning as contextual learning experiences, implementation challenges due to parents' academic demands, and the importance of family involvement in supporting children's ability development. In addition, the use of digital media has also begun to be used to increase children's interest in learning, although it still requires the right assistance. This research provides a theoretical contribution in strengthening the perspective of social constructivism in early childhood learning and provides practical implications for teachers and policymakers in developing literacy and numeracy learning that is more contextual, humanistic, and in accordance with the characteristics of child development.
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Kuala Pembuang Abdullah Abdullah; Saudah Saudah; Muhamad Fikri Yuwandi; Siti Norhidayah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 12 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.806

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan metode pembelajaran yang digunakan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan Higher Order Thinking Skills (HOTS), serta mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penerapannya pada Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Kuala Pembuang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif fenomenologis. Informan terdiri atas guru PAI, wali kelas, dan peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan berbagai metode pembelajaran, seperti ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi, studi kasus, dan penugasan berbasis proyek. Metode tersebut berkontribusi dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, evaluatif, dan kreatif peserta didik. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, keragaman kemampuan peserta didik, serta perlunya penguatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berbasis HOTS. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran guru PAI berperan penting dalam mendukung pengembangan HOTS dan sejalan dengan Kurikulum Merdeka, meskipun masih diperlukan optimalisasi melalui pelatihan guru, pengelolaan pembelajaran, dan strategi diferensiasi.