Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Persepsi Terhadap Teknologi Augmented Reality Dalam Kegiatan Pembelajaran Shafa Nadiya Hidayat; Lusianus Kusdibyo
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.139 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi penggunaan teknologi Augmented Reality dalam pembelajaran menggunakan variabel Technology Acceptance Model meliputi; Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude, dan Intention to Use. Data dikumpulkan melalui kuisioner online kepada 202 pengajar yang telah menggunakan teknologi Augmented Reality dalam proses pengajaran. Penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS untuk menganalisis persepsi konsumen mengenai penggunaan teknologi AR pada pembelajaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan seluruh variabel dalam TAM memiliki skor rata-rata yang sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap penggunaan teknologi Augmented Reality yang sangat baik.
Persepsi Konsumen Indonesia terhadap Minat Beli Makanan Organik pada Industri Katering Diet Sehat Putri Salsabilla Rachman; Lusianus Kusdibyo
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.874 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4368

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengukur persepsi konsumen Indonesia terhadap minat beli makanan organik di katering diet sehat. Penelitian ini menggunakan model Theory of Planned Behavior yang menjelaskan terkait perilaku konsumen dengan menggunakan variabel Attitude (sikap), Perceived Behavioral Control (kontrol perilaku), Subjective Norms (norma subyektif), dan Purchase Intention (minat beli) terhadap makanan organik di katering diet sehat. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Data penelitian ini diperoleh dari 250 konsumen Indonesia yang pernah membeli makanan organik di katering diet sehat. Skor rata-rata digunakan untuk mengukur persepsi konsumen. Hasil penelitian ini menunjukkan jika konsumen makanan organik memiliki persepsi yang positif terhadap semua variabel yang diukur. Mereka juga mengetahui manfaat jangka panjang yang akan diperoleh dalam mengonsumsi makanan organik di katering diet sehat. Temuan penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perusahaan untuk memberikan informasi terkait nilai dari makanan organik berdasarkan persepsi konsumen selain memasarkan produk makanan organik dengan lebih baik, dan dapat menjadi landasan bagi para peneliti untuk dikembangkan pada penelitian yang akan datang.
Analisis Persepsi Uses and Gratification Theory dan Minat Beli: Studi Kasus Parfum Brand Lokal di Indonesia Fernanda Elian Azel; Lusianus Kusdibyo
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.403 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4372

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur persepsi konsumen terhadap variabel Uses Gratification Theory yang meliputi sikap konsumen terhadap brand, User Generated Content (UGC), dan Firm Generated Content (FGC). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara online kepada 352 konsumen yang mengikuti brand parfum lokal di sosial media dan menggunakan parfum brand lokal. Analisis deskriptif pada penelitian ini menggunakan Statistical Package for the Social Scienes (SPSS) untuk mengukur persepsi konsumen terhadap variabel Uses and Gratification Theory. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa semua dimensi dari Uses and Gratification Theory memiliki persepsi yang positif. Pada minat beli juga menunjukkan hasil yang tinggi dan positif di kalangan konsumen. Temuan penelitian ini memberikan pemahaman mendasar dalam konteks produk parfum brand lokal bagi pemasar agar dapat mengembangkan strategi pemasaran yang efektif.
Strategi Digital Untuk Meningkatkan Minat Beli Produk Green Skincare Viany Yuliasari; Lusianus Kusdibyo; Fatya Alty Amalia
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.782 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4377

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku konsumen Indonesia terhadap minat beli green skincare produk lokal. Penelitian ini menggunakan dasar Theory Planned Behavior yang akan mengukur variabel sikap, norma subjektif, kontrol perilaku dan minat beli konsumen terhadap green skincare. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 200 responden yang telah menggunakan green skincare. Hasil penelitian ini diuji menggunakan aplikasi SMART-PLS dan SPSS untuk mengetahui analisis deskriptif dan validitas dan reliabilitas. Penelitian ini menemukan bahwa variabel sikap, norma subjektif, kontrol perilaku terhadap minat beli mempunyai hasil yang valid dan reliabel dengan nilai faktor loading dan Cronbach Alpha di atas cut-off value, namun hubungan antara norma subjektif terhadap minat beli tidak memiliki pengaruh yang berarti ada faktor lain yang dapat mempengaruhi konsumen dalam membeli produk kecantikan hijau. Penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh industri skincare dalam mengembangkan minat beli konsumen terhadap green skincare melalui strategi digital yang efektif.
Circular Economy Business Model for Sustainable Practices in The Smart Tourism Village Rafdinal, Wahyu; Kusdibyo, Lusianus; Budhi Septyadi, Chandra; Dwi Wiryawan, I Gusti Ngurah
Journal of Consumer Studies and Applied Marketing Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Integrasi Sains Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58229/jcsam.v3i1.313

Abstract

This study aims to develop a Circular Economy Business Model (CEBM) based on smart tourism for tourist villages that can be effectively applied in the context of sustainable village tourism. The study adopts a qualitative and exploratory approach, focusing on a single case study of a popular tourist village in Indonesia, recognized in the Best Tourism Village list by UNWTO. Data collection involved a combination of systematic review and interviews. The findings demonstrate that implementing a circular economy business model utilizing smart technology can enhance the competitiveness of tourist villages and drive a sustainable and smart value-creation process. Practically, this study provides insights for managers and administrators of tourist villages in implementing a smart tourism-based business model in managing tourist villages. Socially, this study contributes to raising environmental and social awareness and enhancing the welfare of the local community. This study offers new insights into the application of a smart tourism-based circular economy business model in tourist villages, an area that has been limitedly explored.
Implementing Circular Economy Model In Rural Eco-tourism: A Case Study From Bandung Dwi Wiryawan, I Gusti Ngurah; Kusdibyo, Lusianus; Rafdinal, Wahyu; Septyandi, Chandra Budhi
Journal Integration of Social Studies and Business Development Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Integrasi Sains Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58229/jissbd.v3i1.322

Abstract

This study examines the implementation of the Circular Economy Business Model (CEBM) in rural eco-tourism through a case study of Cikahuripan Village, Bandung. It explores how circular economy principles can support environmental sustainability, improve waste management, and enhance local economic resilience amid infrastructural, financial, and technological limitations. A qualitative approach was employed using in-depth interviews and focus group discussions involving community leaders, tourism actors, and policymakers. The findings highlight three major barriers, namely ineffective waste handling, weak financial mechanisms to sustain recycling initiatives, and low adoption of digital tools. These constraints undermine the viability of community-based eco-tourism efforts. The study recommends improving infrastructure, providing incentives for eco-friendly enterprises, and expanding digital literacy. Strengthening multi-stakeholder collaboration and encouraging visitor participation in conservation activities are also essential for fostering sustainable tourism in rural areas.