Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Lingkup artikel yang diterima adalah: 1. Metodologi Pembelajaran (Pendekatan, Media, Metode, Model, Strategi) 2. Pedagogik 3. Filsafat Pendidikan 4. Psikologi Pendidikan 5. Kurikulum 6. Pendidikan Agama 7. Pendidikan Dasar (Pendidikan dan Pembelajaran, IPA, IPS, PKn, B. Indonesia, Matematika, B. Inggris, Penjaskes, Seni Budaya dan Keterampilan)
Articles
261 Documents
Peran Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dalam Optimalisasi Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar
Teni Marliyani;
Dede Margo Irianto;
Prihantini Prihantini
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2023): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v8i1.3927
Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami, mendeskripsikan, serta mengkaji peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam optimalisasi implementasi kurikulum merdeka. Metode studi ini menggunakan studi kepustakaan (library research) dengan melakukan penelaahan secara kritis beberapa sumber relevan dengan topik pembahasan, baik jurnal, buku, artikel, dan dokumen lain. Proses pengkajian data dilakukan melalui beberapa tahapan secara sistematis meliputi: pertama pengelompokan bahan kajian dengan rumusan masalah yang telah ditentukan, kedua analisis bahan kajian; ketiga simpulan berdasarkan hasil kajian dan interpretasi data. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan disimpulkan bahwa: Pertama, kepemimpinan transformasional kepala sekolah memiliki peran strategis dalam optimalisasi implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Kedua, faktor keberhasilan kepemimpinan transformasoional kepala sekolah dalam optimalisasi implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar ditentukan oleh (1) motivasi kerja guru dalam optimalisasi implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar; (2) peran kepala sekolah dalam membuat strategi dan inovasi dalam optimalisasi implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar.
Effectiveness Of Utilization Of Gutter Fund-Based Bos Funds At Public Elementary School 2 Budiasih
Eneng Eva Sundari;
Risbon Sianturi;
Sophia Choirotul Husniyyah;
Dian Sudiana;
Nisa UI
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2023): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v8i1.4091
Finances in an educational unit must be properly managed. It is important to participate in contributing to school funds so that the funds received function effectively and efficiently. The use of BOS or funds needs to be based on agreements and conclusions with the managers of these BOS funds, teachers and school institutions. Based on the results of the agreement, it is submitted in the form of written minutes of the meeting and signed by all meeting participants. This research is a type of qualitative method which requires the design of field case study research with descriptive-analytic characteristics. In collecting data using techniques for collecting this data will use, by way of interviews, documentation and observation. This can be shown by the results of this study by showing that the frequent delays in the allocation of funds at SD Negeri 2 Budiasih have an impact on learning activities at the school. If there is a delay in the distribution of school operational funds, the school's needs will become more difficult. Evaluation must be carried out so that school operational assistance funds are distributed on time with the right calculation in achieving all school activities and needs
Comparative Study of Water Based on Microsoft Mathematics With Traditional Learning
Masdelima Azizah Sormin;
Lisna Agustina;
Benny Sofyan Samosir;
Lilik Herawati Parapat;
Khairunnisa Khairunnisa;
Aisyah Karimah
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2023): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v8i1.4092
The study aimed to see differences in learning outcomes in mathematics using AIR learning based on Microsoft Mathematics and traditional learning in class XI MAS Pondok Pesantren Modern K.H. Ahmad Dahlan Sipirok. This type of quantitative research uses test instruments. The sample consisted of 2 classes, namely the experimental class (AIR learning based on Microsoft Mathematics) and the control class (Traditional learning). Analysis of the data used is a prerequisite test using the average similarity test and hypothesis testing by calculating the average. The research hypotheses: 1) Knowing the increase in students' mathematics learning outcomes by using Water-Based Microsoft Mathematics learning and Traditional learning, 2) Knowing the differences in increasing mathematics learning outcomes between Water-Based Microsoft Mathematics learning and Traditional learning. After the research was carried out, the results showed that there were differences between learning Water-Based Microsoft Mathematics and Traditional learning. The average test of students' mathematics learning outcomes through AIR learning based on Microsoft Mathematics was obtained by 76.66% of the 30 students who took the test or met the minimum completeness criteria (KKM), namely 75%. And for the results of student activities to obtain an overall percentage value of 81%, and for the results of student activities to obtain an overall percentage value of 80%. Meanwhile, the average test score for students' mathematics learning outcomes through traditional learning reached 84.6% of the 25 students who took the test or met the minimum completeness criteria (KKM), namely 75%. And for the results of student activities to obtain an overall percentage value of 80%. Both learning are equally good to use in the learning learning process. However, it can be seen from the results obtained that traditional learning has higher results compared to AIR learning based on Microsoft Mathematics. One of the obstacles that causes this to happen is the lack of an internet network and frequent power outages. And for today's students, they miss the process of learning while playing. And they get it during the traditional learning process (bombing games)—Target Outcome of Scientific Publication in Sinta National Journal with ISSN.
Kedwibahasaan Kelompok Dewasa (Studi Deskriptif terhadap Masyarakat Blok Karang Asem, Desa Sindang Mekar, Perwakilan Kecamatan Duku Puntang, Kabupaten Cirebon)
Nunuyu Nurjanah;
Rostika Srihilmawati
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2023): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v8i1.4093
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai (1) tingkat kedwibahasaan masyarakat blok Karang Asem, Desa Sindang Mekar, Perwakilan Kecamatan Duku Puntang, Kabupaten Cirebon; (2) fungsi-fungsi penutur dalam pememakaian bahasa; (3) pergantian dalam penggunaan bahasa; dan (4) keadaan interferensi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan yang digunakannya yaitu teknik studi lapangan (wawancara dan observasi) dan studi pustaka. Hasil penelitian ini di antaranya: (1) tingkat kedwibahasaan masarakat dalam penggunaan bahasa sangat besar; (2) fungsi dalam pemakaian bahasa daerah (Sunda dan Jawa) lebih banyak menunjukan bilingualisme majemuk; (3) pergantian bahasa yang dipengaruhi oleh topik dan orang yang terlibat dalam penggunaan B1, B2, dan B3 sangat beragam dan saling mempengaruhi; dan (4) adanya interferensi dari percampuran B1, B2, dan B3 yang digunakan terus-menerus secara bergantian dalam komunikasi masarakat.
Kepemimpinan Dan Kewirausahaan Dosen Di Era Industri 4.0 Dalam Mewujudkan Inovasi Dan Kreativitas Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Swasta (Studi Kasus: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Indonesia)
Waska Warta;
Haura Karlina;
Zakia Hary Nisa;
Sak Khie11
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2023): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v8i1.4094
Stikes Bhakti Pertiwi Indonesia sebagai salah satu perguruan tinggi kesehatan berupaya untuk menjadi pioner dalam mengembangkan SDM kesehatan yang Unggul. Stikes BPI sebagai satuan pendidikan sekaligus sebagai organisasi pendidikan harus bergerak maju dalam rangka membangun kualitas pendidikan secara nasional maupun dalam tingkat internasional di era 4.0. Era digital saat ini membutuhkan kapasitas kepemimpinan dan kewirausahaan yang mampu mengantisipasi perubahan yang terjadi. Kekuatan kepemimpinan dan kewirausahaan akan berhasil menghadapi tantangan jaman dengan mendorong dosen, staf ataupun mahasiswa untuk mampu mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki melalui motivasi, inspirasi, kerjasama, seluruh sumber daya manusia dalam mencapai tujuan. Stikes Bhakti Pertiwi Indonesia menjadikan faktor kepemimpinan dan kewirausahaan menjadi pusat keunggulan bagi lulusan yang akan berprofesi sebagai tenaga kesehatan yang handal dan berdaya saing internasional. Kondisi sesuai dengan bonus demografi bangsa Indonesia sekarang ini, dimana keunggulan daya saing SDM akan menjadi kunci bagi kemajuan dan daya saing bangsa. Kepemimpinan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan gerak organisasi, kepemimpinan yang efektif akan mampu membawa organisasi pada tujuannya secara kolektif, olehnya itu kepemimpinan harus mampu mengantisipasi dan mengikuti perubahan–perubahan yang terjadi dalam organisasi internal maupun lingkungan organisasi eksternal dalam rangka membangun keunggulan melalui sistem, budaya, struktur maupun mekanisme kerja baru yang lebih efektif, efisien dan produktif.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Terhadap Evaluasi Pembelajaran Siswa Madrasah Aliyah
Momon Andriwinata
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2023): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v8i1.4127
The background of this research is the weakening of pedagogical competence among teachers of Islamic high schools. The presence of teacher certification does not seem to be in line with the expected results. Therefore, this study aims to determine the effect of pedagogical competence on the ability to evaluate learning among madrasah aliyah teachers. This study uses an analytical descriptive method using a quantitative approach. Data processing using SPSS (test for normality, homogeneity, test, F and T-Test). The findings showed that the average quality profile of teacher pedagogic competence on learning evaluation was 82.03%, meaning that the MA Negeri 2 Serang Banten teacher mastered pedagogic competence and on average the quality profile of the ability to evaluate learning is 80.00%, meaning that teachers of MA Negeri 2 Serang Banten master learning evaluation. The effect of pedagogic competence has a significant positive effect of 0.503/50.3% on learning evaluation. The results of SPSS calculations lie in the details of the categories obtained from research. According to the calculation of the t-test, the t- count value of 3.162 is greater than the t-table of 2.042 for a significant 5% dk = 40-1 = 39. Because the t-count is greater than the t-table, Ha is accepted and Ho is rejected. The research recommendations are addressed to the head of Madrasah MA Negeri 2 Serang Banten, MA education providers, and teachers to improve the ability to evaluate learning requires good pedagogic mastery.
Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di Sekolah Dalam Menghadapi Krisis Peradaban
Solihah, Dewi Siti;
Muhtar, Tatang
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2024): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v9i1.3433
Dalam penelitian ini dideskripsikan mengenai rangkaian tindakan yang berkaitan dengan implikasi pendidikan karakter dalam mengahadapi krisis peradaban. Pendekatan studi kepustakaan digunakan pada penelitian ini. Untuk memperkuat karakter anak khususnya di sekolah dasar dapat dilakukan dengan mengimplementasikan sebuah program penguatan pendidikan karakter yang sudah tertuang di dalam kurikulum yang sekarang mulai digunakan yaitu kurikulum merdeka. Dalam kurikulum ini terdapat penguatan pendidikan karakter yaitu melalui penerapan profil pelajar Pancasila. Sasarannya yaitu pelajar yang memiliki rasa keimanan dan ketakwaan serta akhlak yang mulia; memiliki rasa kebhinekaan yang global; selalu mengutamakan gotong royong; bersikap mandiri; memiliki kreativitas serta bernalar kritis. Dari penelitian ini dihasilkan penarikan kesimpulan bahwa penguatan pendidikan karakter sangat dibutuhkan dalam menghadapi krisis peradaban pada peserta didik. Penanaman nilai karakter ini diterapkan berdasarkan kurikulum di Indonesia yaitu kurikulum merdeka. Di dalam Kurikulum ini terdapat program mengenai penguatan pendidikan karakter yang harus diterapkan terhadap anak. Semua itu terangkum dalam sebuah proyek yaitu menyangkut penguatan karakter dalam profil pelajar Pancasila. Dengan begitu, maka anak dapat memiliki karakter yang kuat yang tertanam sejak dini sesuai dengan yang ada dalam sila Pancasila.
Menjadi Ponoragan: Sikap Bahasa Mahasiswa Ponorogo
Sholihah, Rizki Amalia
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2024): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v9i1.4161
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya input bahasa yang masuk di kalangan mahasiswa yang menyebabkan terkikisnya kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa daerah dalam komunikasi sehari-hari. Sikap lebih memilih bahasa lain dibanding dengan bahasa ibunya merupakan salah satu sikap negatif seorang penutur bahasa terhadap bahasa yang ditunggalkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap bahasa Jawa dialek Ponoragan mahasiswa Ponorogo. Jenis penelitian yang digunakan yaitu mixed method. Subjek dalam penelitian ini yaitu mahasiswa semester 7 prodram studi PGMI di dua perguruan tinggi di Ponorogo, yaitu Insuri Ponorogo dan IAIN Ponorogo, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah sikap bahasa mahasiswa yang terdiri dari kesetiaan bahasa, kebanggaan bahasa, dan kesadaran bahasa.. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik survei dengan instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan jika dari analisis sikap berbahasa secara keseluruhan, dari loyalitas berbahasa diketahui hanya 1 responden yang mempunyai sikap kurang baik, 15 responden mempunyai sikap baik, dan 4 responden mempunyai sikap sangat baik. Dari kebanggaan bahasa diketahui terdapat 12 leksikon bahasa Jawa dialek Ponoragan yang digunakan responden selain dialek Jawa Baku. Dari kesadaran berbahasa diketahui bahwa dari 120 kalimat tanggapan yang diberikan responden, terdapat 101 pernyataan yang dijawab dengan kalimat yang sesuai dengan kaidah dan konteks situasi penggunaan bahasa. Dapat disimpulkan bahwa sikap Jawa siswa Ponorogo adalah positif.
Analysis of Muhammadiyah Leadership in the Pre-Independence Period
maftuhah, maftuhah;
Romelah, Romelah;
Humaidi, M. Nurul
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2024): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v9i1.4398
This article discusses the roles and impacts of leadership during the initial period of Muhammadiyah, involving four key figures: K.H. Ahmad Dahlan, K.H. Ibrahim, K.H. Mas Mansur, and K.H. Hisyam. Their leadership forms a strong foundation for the development and influence of this organization in Indonesian history. The article conducts an analysis of the vision, mission, and contributions of each figure in shaping Muhammadiyah as a relevant and influential Islamic movement in Indonesia. K.H. Ahmad Dahlan, as the founder of Muhammadiyah, brought a vision of modernizing Islam and improving Islamic education among the community. K.H. Ibrahim played a crucial role and key in building a solid organizational structure for Muhammadiyah. K.H. Mas Mansur advanced the role of education within Muhammadiyah, while K.H. Hisyam deepened Muhammadiyah's involvement in the social sphere of Indonesia. Effective collaboration among them helped Muhammadiyah face various social and educational challenges. Throughout the first period of Muhammadiyah's leadership, the organization evolved from a small group into a strong social and religious movement, making Muhammadiyah a force that played a significant role in shaping the modern Islamic identity in Indonesia. This article details the key roles of each figure in the context of Indonesia's historical journey
Revolutionizing Islamic Religious Education: Transforming Paradigms from Al-Azhar in Anticipation of the Future
maftuhah, maftuhah;
Khozin, Khozin;
Nurhakim, Moh.
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2024): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v9i1.4399
Islamic religious education has undergone a substantial metamorphosis over time, reflecting the dynamics of societal development and the changing demands of the era. This article delineates the journey of the Islamic religious education revolution through paradigm shifts that occurred at Al-Azhar, a prominent institution of higher education in the Islamic world. Through a deep historical analysis, this article explores the significant steps taken by figures such as Muhammad Ali Pasha, Muhammad Abduh, and Muhammad Rashid Rida in bringing about changes to the Al-Azhar curriculum. The process of renewal not only encompasses the integration of modern elements from the West but also involves responding to the challenges of the times. This article details the role of Al-Azhar in creating a new foundation that enables Islamic religious education to face the future more dynamically and relevantly