cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 453 Documents
PENGARUH KONSUMSI AIR KELAPA HIJAU TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID Friska Realita; Rosita Komala Dewi; Endang Susilowati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i2.414

Abstract

Latar Belakang : Nyeri haid atau sering disebut dismenore merupakan masalah ginekologis umum yang paling sering terjadi pada wanita saat menstruasi atau sebelum menstruasi, Dismenore dapat didefinisikan sebagai rasa kram yang hebat di daerah uterus atau secara superfisialnya bisa dirasakan pada perut bagian bawah, selama menstruasi.Tujuan : untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap nyeri haid.Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest and posttest. Data nyeri haid diuji normalitas menggunkananshapiro wilk, jika datanya terdistribusi normal namun jika datanya tidak terdistribusinormal maka  menggunakan uji WilcoxonHasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah dilakukan pemberian air kelapa hijaumenunjukkan nilai p=0,000 (<0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruhpemberian air kelapa hijau terhadap nyeri haidKesimpulan : Ada pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap nyeri haid.
STUDI KOMPARATIF : PENGGUNAAN KAYU MANIS DAN ASAM MEFENAMAT DALAM PENATALAKSANAAN DISMENOREA PRIMER Mira Miraturrofi'ah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i3.420

Abstract

Latar Belakang : Dismenorea berdampak pada berbagai macam aspek dikalangan wanita. Di Amerika Serikat, kerugian akibat dismenorea per tahunnya mencapai 600 juta jam kerja dan $ 2 milyar. Sementara itu, 42% wanita Mesir absen dalam kegiatan sehari-hari akibat dismenorea. Oleh karena itu, dibutuhkan pengelolaan yang dapat menurunkan angka kejadian dismenorea primer.Tujuan : Membandingkan efektifitas konsumsi larutan kayu manis dan asam mefenamat dalam menurunkan skala dismenorea primer.Metoda dan Bahan : Penelitian eksperimen design dengan rancangan two group pretest and posttest design. Pretest dilakukan untuk mengukur skala dismenorea melalui visual analogue scale (VAS), kemudian responden diberi intervensi. Grup I diberikan 500 mg larutan kayu manis (dibagi menjadi dua kali konsumsi), Grup II diberikan 500 mg asam mefenamat (2 tablet @ 250 mg). Pengelompokan didasarkan pada responden mana yang menstruasi dan memenuhi kriteria inklusi terlebih dahulu. Pengukuran post test dilakukan pada 4, 8. 16. 24, dan 48 jam setelah intervensi pertama. Penilaian efek samping dilakukan pada 24 dan 48 jam setelah intervensi pertama.Hasil : Kedua intervensi efektif menurunkan skala dismenorea (p-value Grup I = 0.005 < 0.05 & Grup II = 0.023 < 0.05), namun kelompok intervensi asam mefenamat memiliki nilai rata-rata penurunan lebih besar yaitu 1.4 dibandingkan kelompok intervensi larutan kayu manis 1.3. Responden dengan intervensi larutan kayu manis memiliki efek samping lebih sedikit dibandingkan kelompok asam mefenamat.Kesimpulan : Larutan kayu manis dapat dijadikan salah satu alternatif dalam menurunkan skala dismenorea primer dengan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan dengan asam mefenamat.
PENGGUNAAN MOBILE TECHNOLOGY DAN PENELITIAN PARTISIPATORIS UNTUK PENCEGAHAN DROUP-OUT KB SELAMA PANDEMI COVID-19 Andari Wuri Astuti; Mufdlillah Mufdlillah; Witriani Susasi Anggraeni; Ewang Sewoko
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i1.422

Abstract

Latar Belakang Masalah: Pada masa pandemi COVID-19, Pasangan Usia Subur (PUS) di Indonesia mengalami hambatan untuk melakukan kunjungan di fasilitas kesehatan dikarenakan pembatasa sosial, hal ini juga mempersulit PUS mengakses kontrasepsi. Data menunjukkan bahwa pada rentang Maret sd Mei 2020, terdapat peningkatan jumlah kehamilan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah drop out KB pada PUS selama masa pandemi COVID-19 dengan menggunakan mobile technology dan PAR serta menggali pengalaman stakeholder KB.Metode: Kegiatan yang dimplementasikan dalam penelitian ini ada 2 kegiatan besar yaitu dengan melakukan PAR dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang kontrasepsi dan KB. Blended online-offline method diterapkan dalam pendidikan kesehatan ini. Mobile technology dipilih sebagai media untuk memberikan pendidikan kesehatan, WhatsApp dan Youtube video digunakan untuk mengirimkan pesan dan informasi tentang kontrasepsi dan KB, serta memberikan informasi tentang akses kontrasepsi pada masa pandemi COVID-19. Study PAR ini dilaksanakan pada bulan Juni sd Agustus 2020, dan one to one interview dilakukan untuk menggali pengalaman stakeholder.Hasil: Data interview menunjukkan bahwa PUS merasakan bahwa penggunaan mobile technology memberikan manfaat bagi mereka untuk dalam memperoleh pengetahuan dan informasi tentang kontrasepsi dan KB.PAR juga memberikan kesempatan kepada PUS untuk bisa berkontribusi pada sebuah program intervensi kesehatan yang menyebabkan emreka lebih bisa berpartisipasi pada program tersebut. Kader, tokoh masyarakt dan bidan juga merasakan manfaat positif dari program yang dijalankan dalam memberdayakan masyarakat di daerah tersebut.pada masa pandemi COVID-19. Namun demikian, ketidakstabilan jaringan internet dibeberapa daerah dianggap senagai salah satu tantangan pada saat implementasi.Kesimpulan: Diperlukan scope dan tempat yang luas untuk implementasi pada studi yang sam, sehingga mangaaf dari program bisa dirasakan oleh lebihnbanyak masyarat, hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan kesdaran ber KB serta menurunkan angka drop out KB pada masa pandemi COVID-19.
PENTINGNYA PELAYANAN ANTENATAL CARE SELAMA KEHAMILAN Suci Maisyarah Nasution
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i1.423

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan sehat merupakan gambaran dari kelahiran sehat dan aman. Secara global hampir 15% bayi di seluruh dunia dilahirkan dengan berat badan lahir rendah, serta berdampak pada kematian dan kesakitan bayi. Pemeriksaan kehamilan sangat disarankan sebagai salah satu strategi untuk menurunkan angka kejadian BBLR.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dengan kejadian BBLR.Metode: Penelitian ini merupakan studi Analitik Observasional dengan rancangan case-control. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling seluruh Rekam medis pasien bersalin di RSUD sebanyak 65 kasus dan 65 kontrol, sampel yang di ambil dalam penelitian ini dengan memenuhi kriteria Inklusi ibu yang memiliki catatan pemeriksaan kehamilan, bayi tunggal, bayi lahir hidup, dan kriteria ekslusi : jumlah kehamilan ibu < 2x. Pengelompokan ANC yang baik dengan melakukan pemeriksaan kehamilan > 4 x. pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan α0,05.Hasil:Hasil menunjukkan 56,9% umur ibu pada kasus dan kontrol berada pada rentan yang bagus (<35 tahun) padan hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan ANC dengan kejadian BBLR dengan nilai p value = 0,001, penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara ANC dengan kejadian BBLR dimana ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan < 4 x selama kehamilan beresiko melahirkan bayi BBLR.
PENGARUH PEMBERIAN PUTIH TELUR TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL PASIEN TB PARU Putri Aulia Arza; Dezi Ilham; Agneta Irmarahayu
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i2.424

Abstract

Latar Belakang: TBC masih menjadi masalah kesehatan utama di Asia Tenggara dan menyebabkan morbiditas dan mortalitas.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas ekstra putih telur dengan asupan madu pada kadar kolesterol totalMetode: Penelitian ini merupakan randomized controlled trial menggunakan metode quasi experimental dengan desain penelitian control group pre-test post-test. Dilakukan di Rumah Sakit M. Zein Pesisir Selatan pada tahun 2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan 32 pasien dialokasikan untuk intervensi (n = 16) dan kelompok kontrol (n = 16). Kedua kelompok menerima diet protein tinggi energi tinggi, kelompok intervensi menerima ekstra putih telur dan madu selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan paired sample t test untuk menganalisis perbedaan sebelum-sesudah dalam total Kolesterol). Tes Wilcoxon Sign Rank digunakan untuk menilai perbedaan dalam dua kelompok.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pada kelompok perlakuan, ditemukan bahwa ada efek member tambahan putih telur dan madu pada kadar kolesterol total pada pasien TB paru. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada efek memberikan tambahan putih telur dan madu pada kadar kolesterol total pada pasien TB paru.Kesimpulan: Ekstra putih telur dan madu secara efektif dapat menurunkan kadar kolesterol total
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PELAKSANAAN PEMBERIAN SUPLEMENTASI KAPSUL VITAMIN A DI KOTA PEKANBARU Fathia Maulida; Asih Setiarini
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i1.425

Abstract

Latar Belakang Masalah: Covid-19 merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan disebabkan oleh virus bernama Coronavirus. Karena penyebarannya yang cepat dan penambahan kasus yang banyak, WHO kemudian mengumumkan penyakit ini sebagai pandemi di seluruh dunia. Untuk menanggapi hal tersebut, Pemerintah Indonesia menerapkan berbagai peraturan mengenai kedaruratan dan pembatasan sosial yang salah satunya adalah penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan covid-19.Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana gambaran pelaksanaan suplementasi kapsul vitamin A di pelayanan kesehatan saat sebelum dan sesudah adanya pandemi covid-19 di Kota Pekanbaru.Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif kemudian disajikan dengan naratif deskriptif. Wawancara dilakukan dengan 4 orang petugas gizi dari 4 puskesmas yang berbeda di Kota Pekanbaru secara langsung dengan protokol kesehatan ketat. Data yang di hasilkan di buat transkrip kemudian di analisis konten berdasarkan analisis persepsi informan dalam memberikan pendapat dan pengalaman mengenai pelaksanaan suplementasi vitamin A.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan suplementasi kapsul vitamin A di puskesmas Kota Pekanbaru sebelum pandemi sudah berjalan dengan baik namun terjadi perubahan drastis dalam pelayanan kesehatan dan pelaksanaan suplementasi vitamin A saat pandemi covid-19 sehingga menyebabkan penurunan cakupan pencapaian keberhasilan yang signifikan jauh dibawah target nasional sebesar 82%. Hal tersebut dipengaruhi oleh adanya kebijakan pembatasan kegiatan (PSBB) sehingga berdampak pada pelaksanaannya dan juga rasa takut dari kader dan masyarakat untuk melaksanakan pelayanan kesehatan saat pandemi covid-19 ini.Simpulan: Dibutuhkan penguatan kinerja tenaga kesehatan dan dukungan dari tokoh masyarakat dalam optimalisasi pelaksanaan suplementasi vitamin A saat pandemi covid-19 ini.
EXTRACT VIRGIN OLIVE OIL AS A NATURAL REMEDY IN REMOVING CRADLE CAP IN INFANTS Kholilah Lubis; Nofri Wardianti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i1.426

Abstract

Background: Cradle cap (Infantile Seborrhoeic Dermatitis), a form of dermatitis that manifested as patches of scale severity on the scalp of infants. The plaque is hard, thickness and tightly scale accompanied by red inflammation resembling a hat, cause itching, discomfort and causes stress to the parents with the prevalence rate of 3.5% in worldwide distribution. Extract Virgin Olive Oil (EVOO) have an anti-inflammatory, antioxidant, wound healing, skin ageing, and reduces the incidence of skin cancer.Purpose: The aim to determine the effect of EVOO with a duration time to recover the cradle cap.Method: This study was a queasy experiment with the control group (was not administration) and the intervention group (was given four drops of EVOO). The population was 21 infants and only five infants with cradle caps in the Siulak Mukai Public Medical Centre area, Kerinci Regency, Jambi. The sampling technique used the purposive sampling technique for as many as 10 samplings. Infants are aged 1-4 months; cradle cap confirmed in the head with a low degree (less than 10%) from the infant's head's frontal area and parietal areas. The statistical analysis used an independent sample t-test.Result: There were significant differences between the two groups in the duration of recovered the cradle cap (p = 0.000). Further analysis demonstrated a favourable effect of the intervention group with duration time to recovered 10.20 days than the control group is 27.60 days.Conclusion: EVOO is recommended to remove cradle caps in infants and nourish hair by making the infant's scalp moist by preventing oxidative damage.
PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU SEHAT PASIEN HIPERTENSI Tika Ramadanti; Evi Hasnita; Oktavianis Oktavianis
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i1.427

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2017 tercatat kabupaten Sijunjung berada pada urutan 6 tertinggi kasus hipertensi yaitu dengan jumlah kasus sebesar 1.749 kasus dan angka ini mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Permasalahan umum pada pasien hipertensi adalah kurangnya pemahaman serta perilaku sehat responden dalam mengontrol tekanan darah.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Metode Demonstrasi Langsung dan Media Aplikasi Whatsapp Terhadap Perilaku Sehat Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Kabupaten Sijunjung Tahun 2018.Metode: Jenis penelitian ini mixed method, populasi pada penelitian ini sebanyak 811 orang yaitu pasien hipertensi pada wilayah fokus penelitian dan pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional sampling dengan besaran sampel sebanyak 30 orang. Informan pada penelitian ini ditetapkan 1 orang anggota keluarga pasien yaitu sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara mendalam.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas penyuluhan kesehatan menggunakan metode demonstrasi dan dengan media aplikasi wahtsapp dengan beda rata-rata 6,2 dan p = 0,021 dimana metode demonstrasi lebih efektif dalam meningkatkan perilaku sehat pada pasien hipertensi. Hasil analisis kualitatif juga menunjukkan bahwa perbedaan mencolok antara kedua kelompok adalah pada perilaku merokok dimana pada kelompok demonstrasi langsung terlihat responden lebih mampu untuk mengubah perilaku sehat dalam mengurangi dan menghentikan kebiasaan merokok.
KAJIAN PENGGUNAAN MISOPROSTOL ORAL DAN VAGINA SEBAGAI PENGINDUKSI PERSALINAN Adji Prayitno Setiadi; Yosi Irawati Wibowo; I Gede Yudi Anggara; I Made Yogista Dhitama
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i1.428

Abstract

Latar belakang: Misoprostol telah digunakan secara luas sebagai penginduksi persalinan, walaupun di beberapa negara masih off-label. Oleh karenanya, pembaharuan data terkait misoprostol perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung praktek berbasis bukti.Tujuan: menyediakan kajian profil misoprostol terkait dengan indikasi, efektivitas dan efek sampingnya.Metode: Kajian naratif dengan penelusuran pada PubMed (Medline), CINAHL, dan Science Direct untuk mendapatkan artikel penelitian acak terkontrol terkait misoprostol oral/vaginal sebagai penginduksi persalinan pada periode 1 Januari 2014 sampai 20 Juni 2020.Hasil: Terdapat 9 artikel yang membandingkan misoprostol vaginal (MV) versus misoprostol oral (MO) (atau placebo atau dinoprostone). Misoprostol terutama digunakan sebagai penginduksi persalinan pada kondisi kehamilan post-datism, atau adanya komplikasi maternal/fetal. MV terlihat lebih efektif terkait ‘kejadian persalinan per-vaginam dalam 24 jam’ dibandingkan MO (1 penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan, p<0,001). Sedangkan terkait dengan ‘tingkat operasi sesar’, masih menunjukkan hasil yang bervariasi. Efek samping maternal terkait hiperstimulasi uterus dan takisistole menunjukkan kecenderungan yang lebih tinggi pada MV. Efek samping pada fetus, seperti meconium-stained liquor dan abnormalitas denyut jantung fetus, cenderung lebih tinggi pada MV, di mana masing-masing terdapat 1 penelitian yang menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,004 dan p=0,047, secara berurutan).Simpulan: Misoprostol vaginal tampak memberikan profil  efektivitas yang lebih baik, namun terdapat kecenderungan risiko efek samping yang lebih tinggi; sehingga, pemberian oral memiliki potensi sebagai alternatif.
EFEKTIVITAS FAMILY INTERVENTIONS DALAM MENURUNKAN RISIKO RELAPS PADA PASIEN SKIZOFRENIA: A SYSTEMATIC REVIEW Dewi Wulandari; Budi Anna Keliat; Rr. Tutik Sri Hariyati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i3.430

Abstract

Latar belakang masalah: Skizofrenia merupakan gangguan psikiatri yang menimbulkan disabilitas yang cukup luas serta dicirikan oleh suatu siklus kekambuhan. Family interventions memfasilitasi pemulihan pasien skizofrenia di masyarakat dan meningkatkan keterlibatan keluarga dalam pengobatan sehingga efektif dalam mengurangi risiko relaps dan rehospitalisasi.Tujuan: Tujuan dari studi ini adalah melakukan systematic review terhadap artikel hasil penelitian yang menguji efektivitas family interventions terhadap risiko relaps pasien skizofrenia.Metode: Metode yang digunakan adalah pencarian pada database Proquest, ScienceDirect, dan Wiley Online yang dipublikasikan 10 tahun terakhir (2011-2021) untuk mengidentifikasi penelitian eksperimen yang relevan. Kata kunci yang digunakan adalah schizophrenia or psychosis AND “family intervention” or “family psychoeducation”, AND prevent relapse or recurrence.Hasil: Telaah terhadap 8 artikel menunjukkan bahwa family interventions dapat mengurangi gejala, risiko relaps dan rehospitalisasi, serta meningkatkan keterampilan sosial.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue