cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 454 Documents
PENYEDIAAN BAHAN BACAAN BERUPA BUKU SAKU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 5 MONTERADO Trisianawati, Eka; Djudin, Tomo; Katihada, Thomas
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.382 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v6i2.646

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyediaan bahan bacaan berupa buku saku terhadap hasil belajar siswa pada materi kalor di kelas VII SMP Negeri 5 Monterado. Bentuk penelitian yaitu kuasi eksperimen, dengan rancangan non equivalen pre-test post-test control group design. Tahapan penelitian meliputi: (1) Tahap observasi dan wawancara, yaitu mengobservasi tempat penelitian dan mewawancara guru mata pelajaran IPA; (2) Perencanaan, yaitu menyusun desain penelitian berdasarkan masalah yang ditemukan ditempat penelitian; (3) Validasi, yaitu penyusunan buku saku dan validasi buku saku serta validasi instrumen penelitian; (4) Penerapan, yaitu pemberian pre-test kemudian dilakukan penerapan pembelajaran berbantuan buku saku; dan (5) Evaluasi, yaitu pemberian post-test. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu teknik pengukuran, dengan alat pengumpul data berupa instrumen tes. Berdasarkan hasil validasi, buku saku layak digunakan dalam pembelajaran dan hasil penelitian menunjukkan penggunaan buku saku berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi kalor. Kata Kunci: buku saku, hasil belajar, kalor.
OPTIMALISASI DISPOSISI MATEMATIS MELALUI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI TEORI GRUP BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Jamiah, Yulis
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.213 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v6i2.641

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran disposisi matematis mahasiswa semestes V Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Untan, khususnya mahasiswa yang mengambil mata kuliah Struktur Aljabar. Untuk memperoleh gambaran tersebut diterapkan melalui pembelajaran menggunakan bahan ajar hasil pengembangan. Secara khusus, tujuan penelitian adalah: (1) Mengembangkan materi bahan ajar sehingga mahasiswa memperoleh wawasan yang fokus sesuai materi yang dikembangkan; dan (2) Mengungkapkan dan medeskripsikan disposisi matematis mahasiswa melalui penerapan pembelajaran menggunakan bahan ajar yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (development research methods) dengan komponen uji coba produk. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan angket. Teknik analisis data secara kualitatif dan kuantitatif yang saling melengkapi. Pembelajaran matematika yang dilengkapi dengan bahan ajar merupakan pembelajaran yang menciptakan suasana belajar efektif dan menyenangkan serta membangun sikap mental positif. Bahan ajar yang dikembangakan memfasilitasi mahasiswa untuk meningkatkan kepercyaan diri mahasiswa dalam memahami materi ajar. Kata Kunci: bahan ajar, disposisi matematis.
PERANAN DOSEN DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERORIENTASI PADAPENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MAHASISWA Darmawan, Handy; Trisianawati, Eka
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.408 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v3i2.699

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil keterampilan proses sains mahasiswa sebelum menggunakan pembelajaran berbasis masalah pada materi ekosistem, profil keterampilan proses sains mahasiswa setelah menggunakan pembelajaran berbasis masalah pada materi ekosistem, serta pengaruh penerapan pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan proses sains mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatifdengan subjek penelitian seluruh mahasiswa semester II (dua) Pendidikan Fisika yang mengambil mata kuliah Biologi Umum tahun ajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode tes untuk mengukur keterampilan proses sains mahasiswa, dan non tes melalui lembar observasi dan wawancara untuk mengukur peranan dosen dalam pembelajaran berbasis masalah. Hasil penelitian menunjukkan: (1) nilai rata-rata keterampilan proses sains mahasiswa sebelum pembelajaran didapatkan hasil 59,36, (2) nilai rata-rata keterampilan proses sains mahasiswa setelah pembelajaran didapatkan hasil 67,95, (3) terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap peningkatan keterampilan proses sains mahasiswa.Kata Kunci: Peranan Dosen, Pembelajaran Berbasis Masalah, Keterampilan Proses Sains
PENGARUH KONDISI KELAS, FASILITAS LABORATORIUM, DAN FASILITAS PENDUKUNG PEMBELAJARAN TERHADAP KENYAMANAN BELAJAR MAHASISWA Dharmayanti, Winna; Nurcahyo, Ratih Widya; Lestari, Isnania
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.35 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v6i2.647

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi kelas, fasilitas laboratorium, dan fasilitas pendukung pembelajaran terahadap kenyamanan belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto, dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester V prodi PTIK tahun ajaran 2016/2017 dengan sampel sejumlah 95 mahasiswa menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan skala Likert dengan alternatif empat jawaban. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa rata-rata pencapaian skor untuk variabel Fasilitas Kelas (X1) adalah 42,49; variabel Fasilitas Laboratorium (X2) adalah 47,22; variabel Fasilitas Pendukung Pembelajaran (X3) adalah 48,55; dan variabel Kenyamanan Belajar (Y) adalah 48,35. Hasil pengujian hipotesis menunjukan terdapat pengaruh antara Fasilitas kelas (X1) terhadap Kenyamanan Belajar (Y), yakni sebesar 3,8%. Selanjutnya terdapat pengaruh antara Fasilitas Laboratorium (X2) terhadap Kenyamanan Belajar (Y), yakni sebesar 6,2%. Terdapat pengaruh antara Fasilitas Pendukung (X3) terhadap Kenyamanan Belajar (Y), yakni sebesar 4,5%. Selanjutnya terdapat pengaruh bersama-sama antara Kondisi Kelas (X1), Fasilitas Laboratorium (X2) dan Fasilitas pendukung Pembelajaran (X3) terhadap Kenyamanan Belajar (Y) dengan kontribusi yang diberikan adalah 9,7%. Hal tersebut menjelaskan bahwa ketiga variabel bebas tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan varian Kenyamanan belajar sebesar 9,7%  sedangkan 90,3% lainnya dijelaskan oleh variabel yang tidak terdapat dalam penelitian. Kata Kunci: kondisi kelas, fasilitas laboratorium, fasilitas pendukung pembelajaran, kenyamanan belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA MATA PELAJARAN KKPI TERHADAP KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK SISWA Sii, Petrus; Verawardina, Unung; Arpan, Muhamad; Sulistiyarini, Dewi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.082 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v6i2.642

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) Kemampuan psikomotorik siswa pada mata pelajaran KKPI; dan (2) Apakah model pembelajaran inkuiri menghasilkan kemampuan psikomotorik siswa lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan rancangan posttest-only control group design. Lokasi penelitian di SMK Negeri 1 Ende, Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur. Sampel yang digunakan adalah kelas X(B) sebagai kelompok eksperimen dan kelas X(C) kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan psikomotorik siswa yang diterapkan model pembelajaran inkuiri nilai rata-rata sebesar 83,78 kategori sangat baik, sedangkan kemampuan psikomotorik siswa yang diterapkan pembelajaran konvensional nilai rata-rata sebesar 74,71 kategori baik. Kesimpulan dari hasil penelitian terbukti bahwa hasil kemampuan psikomotorik siswa yang diterapkan model pembelajaran inkuiri lebih tinggi maka hasilnya lebih baik dari pada siswa yang diterapkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci: model pembelajaran inkuiri, kemampuan psikomotorik.
EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI PECAHAN DITINJAU DARI ASPEK AFEKTIF SISWA SMP DI KABUPATEN KAYONG UTARA Prihatin, Iwit
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.027 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v3i2.700

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) manakah yang lebih baik, prestasi belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran TGT dengan pendekatan kontekstual atau dikenai model pembelajaran TGT tanpa pendekatan kontekstual; (2) manakah yang lebih baik, prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai aspek afektif tinggi, sedang atau rendah; (3) apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran dan aspek afektif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan design faktorial 2x3. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil sebagai berikut. (1) Prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran TGT dengan pendekatan kontekstual lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran TGT tanpa pendekatan kontekstual pada materi pecahan. (2) Prestasi belajar matematika siswa yang memiliki aspek afektif tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki aspek afektif sedang dan rendah, serta prestasi belajar matematika siswa yang memiliki aspek afektif sedang lebih baik daripada siswa yang memiliki aspek afektif rendah pada materi pecahan. (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan aspek afektif terhadap prestasi belajar matematika siswaKata kunci: Teams Games Tournament (TGT) dan Kontekstual, Prestasi Belajar, Aspek Afektif.
EKSPERIMENTASIMETODE DISKUSI DENGAN PENDEKATANQUANTUM LEARNING DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN SISWA Septianawati, Desty; Ardiawan, Yadi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.325 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v3i2.695

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) mana yang lebih efektif, pembelajaran menggunakan metode diskusi dengan pendekatan Quantum Learning (QL) atau pembelajaran konvensional; (2) mana yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, siswa dengan tipe kepribadian Sanguinis atau Phlegmatis; (3) mana yang lebih efektif untuk masing-masing tipe kepribadian siswa, pembelajaran menggunakan metode diskusi dengan  pendekatan QL atau pembelajaran konvensional.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan populasi seluruh siswa SMP Se-Kabupaten Lampung Timur. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 202 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi metode dokumentasi untuk mendapatkan nilai ujian akhir semester genap kelas VII sebagai data kemampuan awal; metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa; dan metode angket untuk data tipe kepribadian siswa. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis variansi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut.(1) Pembelajaran matematika menggunakan metode diskusi dengan pendekatan pembelajaran QL lebih efektif dibandingkan pembelajaran matematika menggunakan metode diskusi dengan pendekatan pembelajaran konvensional. (2) Pada siswa dengan tipe kepribadian Sanguinis maupun Phlegmatis memiliki prestasi belajar matematika yang sama. (3) Untuk masing-masing tipe kepribadian, pembelajaran menggunakan metode diskusi dengan pendekatan QL lebih efektif dibandingkan pembelajaran matematika menggunakan metode diskusi dengan pembelajaran konvensional. Kata kunci: Pendekatan Quantum Learning, Tipe KepribadianSanguinis dan Phlegmatis
SKRINING FITOKIMIA DAN ANALISIS KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS DARI EKSTRAK ETANOL BUAH LERAK (Sapindus rarak) Fajriaty, Inarah; I.H., Hariyanto; Saputra, Irfan Rian; Silitonga, Monica
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.864 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v6i2.650

Abstract

Buah lerak secara empiris digunakan untuk menurunkan berat badan, penyakit kulit, dan menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penapisan fitokimiadan profil kromatogram buah lerak. Buah lerak diekstraksi secara bertingkat menggunakan rangkaian alat Soxhlet dengan pelarut etanol 96%. Golongan metabolit sekunder diidentifikasi dengan skrining fitokimia dan KLT. Uji skrining fitokimia untuk golongan alkaloid dengan Mayer dan Dragendorff, flavonoid diuji dengan uji Schinoda, kuinon diuji dengan KOH, saponin diuji dengan indeks busa, indeks ikan, dan indeks hemolitik, tannin dan fenol diuji dengan FeCl3, steroid/terpenoid diuji dengan Liebermann-Burchard. Pengujian KLT menggunakan fase diam plat silika gel GF254 dan fase geraketil asetat:metanol:aquadest (77:13:10) dilakukan pada sinar UV 254nm dan 366nm dengan penampak bercak H2SO4 10%. Hasil penelitian ekstrak buah lerak mengandung alkaloid, saponin, tanin, kuinon, fenol, steroid/terpenoid. Nilai indeks ikan 8000, indeks busa 20000 dan indeks hemolitik 2500. Uji KLT menunjukkan adanya senyawa saponin yang ditandai dengan warna ungu. Kata kunci: Ekstrak Etanol Buah Lerak (Sapindus rarak), Kromatografi Lapis Tipis (KLT), Skrining Fitokimia.
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KOMPETENSI PROFESIONAL DOSEN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PADA IKIP PGRI PONTIANAK Nurbani, Nurbani; Fatmawati, Erni; Lesmana, Chandra; Koriaty, Sri
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.011 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v6i2.643

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) Kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, dan motivasi mahasiswa Prodi PTIK; (2) Persepsi mahasiswa tentang kompetensi pedagogik terhadap motivasi; (3) Persepsi mahasiswa tentang kompetensi profesional terhadap motivasi; (4) Persepsi mahasiswa tentang kompetensi pedagogik dan profesional secara bersama-sama terhadap motivasi.Penelitian menggunakan metode ex post facto. Populasi berjumlah 539 mahasiswa. Teknik sampel menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling dengan sampel 226 orang. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Tingkat kecenderungan kompetensi pedagogik pada kategori sangat baik, kompetensi profesional pada kategori sangat baik, motivasi pada kategori baik; (2) Terdapat pengaruh kompetensi pedagogik terhadap motivasi dengan nilai koefisien regresi r= 0,667 dan sumbangan efektif sebesar 44,4%; (3) Terdapat pengaruh kompetensi profesional terhadap motivasi dengan perolehan nilai koefisien regresi r= 0,759 dan sumbangan efektif variabel kompetensi profesional sebesar 57,7%; dan (4) terdapat pengaruh kompetensi pedagogik dan profesional secara bersama-sama terhadap motivasi dengan nilai koefisien regresi r = 0,762 dan sumbangan efektif secara bersama-sama sebesar 58%.Kata Kunci: kompetensi, pedagogik, profesional, motivasi belajar.
EFEKTIVITAS REMEDIASI MENGGUNAKAN BACAAN ALTERNATIF BERBENTUK REFUTATION TEXT PADA MATERI PENJUMLAHAN PECAHAN Muchtadi, Muchtadi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.584 KB) | DOI: 10.31571/saintek.v3i2.701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas remediasi menggunakan bacaan alternatif berbentuk refutation text pada materi penjumlahan pecahan dikelas VII SMP Negeri 14 Pontianak dengan indikator keberhasilan ditentukan oleh pencapaian hasil belajar yang tuntas secara klasikal, aktivitas siswa aktif dan respon siswa yang baik. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan bentuk penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII dengan sampel satu kelas yang diperoleh menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil analisis data menunjukkan remedias imenggunakan bacaan alternatif berbentuk refutations text dikatakan efektif dengan indikator pencapaian ketuntasan belajar siswa setelah diberikan remediasi menggunakan bacaan alternatif berbentuk refutation text secara klasikal lebih tinggi dari standar ketuntasan belajar mengajar yang ditetapkan di sekolah tersebut, aktivitas siswa dikatakan aktif selama diberikan remediasi menggunakan bacaan alternatif berbentuk refutation text karena jumlah persentase siswa yang aktif selama pembelajaran berlangsung lebih dari jumlah persentase siswa yang tidak aktif., respon siswakelasVII SMP Negeri 14 Pontianak terhadap pembelajaran menggunakan bacaan alternatif berbentuk refutation textadalah positif.Kata Kunci: Efektifitas Remediasi menggunakan Refutations text, Ketuntasan, Aktivitas, dan Respon.

Page 9 of 46 | Total Record : 454


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains (In Press) Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains More Issue