cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel tentang hasil penelitian dan kajian mengenai Pendidikan Bahasa atau serumpunnya yang terbit setiap Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Domestic Violence in American Perspective: (Kya’s Characterization in the Novel ‘Where the Crawdads Sing’) Aam Alamsyah; Santosa Santosa; Zaenal Abidin; Sari Setiyani
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i1.5858

Abstract

Domestic violence is a prevalent problem, affecting children as the most vulnerable family members. It also contributes to irreparable psychological damage to human’s behavior in the future. As one of the literary works highlighting domestic violence, the novel entitled ‘Where the Crawdads Sings’ describes the suffering of the main character, who  experienced the unbearable violence committed by a mentally ill father. The present study highlights the above novel, which is frequently used as a reading source in the literature department of an English college. The study was qualitative, in which the researchers acted as the main instruments to elicit and interpret the data independently. There were three important variables illuminated in the study: a) the description of the main character, b) the values of the novel, and c) the potential use of the novel as the reading media in EFL.Despite the fact that the novel is engaging, the results show that one of the most crucial issues is the language employed in it. It is also noted that the protagonist, who is intended to be the primary character, is the one who succeeds in committing horrific crime. If the novel had been written in a more morally acceptable manner, it would not only have become a thriller for the addicts but also a valuable teaching tool and the perfect source for an EFL class, especially for adult students.
Variasi Bahasa Sosiolek pada Tuturan Percakapan Komunitas Motor Bekasi dan Pemanfaatannya sebagai Modul Ajar Nining Nursakinah; Uah Maspuroh; M. Januar Ibnu Adham
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i2.5916

Abstract

Penelitian ini menelaah variasi bahasa sosiolek dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada tuturan percakapan Komunitas Motor Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor pembentuk variasi bahasa sosiolek pada Komunitas Motor Bekasi serta merangkai modul ajar di jenjang SMA. Fokus penelitian ini membedah kelas kata berdasarkan percakapan penutur. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif dan metode padan. Sementara pendekatan penelitian mengaplikasikan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data digarap dengan observasi, dokumentasi, teknik rekam dan teknik simak libat cakap. Hasil penelitian memperoleh lima bentuk variasi bahasa sosiolek yaitu: (1) bentuk akrolek, (2) bentuk vulgar, (3) bentuk slang, (4) bentuk kolokial, dan (5) bentuk jargon. Adapun faktor-faktor pembentuk variasi bahasa sosiolek dalam Komunitas Motor Bekasi terdapat empat faktor yang ditemukan yaitu; (1) tingkat pendidikan, (2) jenis pekerjaan, (3) latar belakang keluarga, dan (4) lingkungan masyarakat. Hasil penelitian ini dimanfaatkan sebagai penyusunan modul ajar materi teks anekdot jenjang SMA.
Parents Attitude towards Heritage Language Maintenance Dini Hidayati; Bayu Andika Prasatyo
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i1.6212

Abstract

This study intends to examine parents' attitudes toward heritage languages, particularly explore strategies in maintaining the heritage language to their children. This study used qualitative research methods five parents couple are participants in this study. Data for this study were collected from participants and sources. Primary data comes from in-depth interviews with parents and supporting data comes from the questioners. In general, this study  language is as important as Indonesian and English. The results showing that 20% of parents are in agreement and 60% of parents strongly agree with this conclusion this demonstrates parents' positive attitudes, this show that parents have positive attitude, especially in their belief in maintaining their heritage language. In maintaining the heritage language, the majority of parents use almost the same strategies where the strategies are more ordinary things, natural things that are usually done at home. such as continuing to speak the heritage language, singing folk songs, and reciting folklore in the regional language. This finding is also reinforced by questionnaire data which shows that 60% of parents introduce folk songs, tell folk tales to their children. The social environment and digital sources like TV, online games and YouTube that does not use heritage language is also an obstacle for them in maintaining heritage language because it will be influenced to use more social language than heritage language. It is also an obstacle for them in maintaining heritage language. to their children.
Investigating an English Teacher’s Cognitive and Metacognitive Behavior: Thinking Aloud Protocols Analysis Helena Verusha Ali; Bayu Andika Prasatyo
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i1.6238

Abstract

This study seeks to demonstrate the importance of clarity and accuracy in post-editing activity, From the perspective of metacognitive and cognitive processes proposed by Wenden' (1991).The research design of this study is a qualitative design. The data were two different translated texts. The post-editing activity was conducted online via Zoom meeting. This article uncovered that there are three types of cognitive and three types of metacognitive strategies implemented by the post-editor. ). Further, the findings also show that the post-editor’s metacognitive strategies include planning (i.e., reconsidering written text), monitoring (i.e., checking and verifying the text), and evaluating (i.e., revising the text.
Penerapan Permainan Games.co.id Terintegrasi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Menulis Anekdot Siswa SMA Teddy Afriansyah
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi yang hingga saat ini semakin canggih perlu diimplementasikan penggunaanya di dalam kegiatan pembelajaran guna meningkatkan motivasi peserta didik supaya tidak bosan ketika belajar. Namun, problematika di kehidupan nyata terlihat ketika tenaga pengajar yaitu guru masih menggunakan gaya belajar yang monoton, hanya sekedar ceramah panjang yang membuat peserta didik bosan dan mengantuk. Bahkan guru setidaknya perlu adanya inovasi terbaru dari cara gaya mengajarnya yang diiringi dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. Strategi belajar itu akan diterapkan di dalam salah satu metode yang membuat peserta didik bisa berpikir kritis yaitu Problem Based Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan proses penerapan permainan Games.co.id terintegrasi Problem Based Learning pada pembelajaran menulis anekdot siswa SMA dan 2) Mendeskripsikan peningkatan kreativitas siswa SMA dalam menulis anekdot dengan penerapan permainan Games.co.id terintegrasi Problem Based Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ilmiah ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapat yaitu proses pembelajaran dengan penerapan permainan ular tangga berbasis Problem Based Learning berjalan dengan lancar dengan didapat 50% siswa berhasil sampai ke garis finish dari 10 siswa yang mengikuti permainan ular tangga tersebut. Lalu, hasil belajar siswa berupa tes menulis serta mempresentasikan hasil anekdot telah mendapatkan beragam nilai yang diperoleh, mulai dari nilai yang bagus hingga nilai yang terbilang cukup dan tidak kurang. Terakhir, permainan ular tangga berbasis Problem Based Learning ini dapat melatih siswa dalam meningkatkan kemampuan menulis anekdot dengan sangat terampil dan kreatif.
Tindak Tutur Ilokusi dan Strategi Kesantunan dalam Pidato Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji Novi Muharrami; Patriantoro Patriantoro; A. Totok Priyadi
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i2.6585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi dan strategi kesantunan dalam pidato Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji pada Peluncuran Aplikasi SRIKANDI dan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah. Penulis menganalisis bentuk dan jenis tindak tutur ilokusi, strategi bertutur, dan konteks situasi bertutur yang dilakukan oleh gubernur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah kata-kata yang bersumber dari transkrip pidato. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumenter dan dianalisis dengan cara induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 46 jenis tindak tutur ilokusi. Bentuk ilokusi yang didapat adalah asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Strategi kesantunan yang digunakan adalah bertutur tanpa basa basi, kesantunan positif, kesantunan negatif, dan bertutur tersambar. Strategi kesantunan yang digunakan cenderung condong ke dalam strategi kesantunan negatif pada peluncuran aplikasi SRIKANDI, sebaliknya pada rapat bersama Menteri Dalam Negeri strategi kesantunan penutur condong ke arah positif. Konteks situasi berlatar tempat sama yaitu di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalimantan Barat dengan genre pidato yang disampaikan dalam suasana serius dan formal. Adapun partisipan atau mitra tutur teridentifikasi berbeda sesuai topik pembahasan pidato.
Nyintak Pedarok, Pengobatan Tradisional Suku Dayak Kerabat di Kabupaten Sekadau Herlina Herlina Herlina
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i2.6613

Abstract

This research aims to explain oral literature, especially nyintak pedarok as a traditional medicine for the Dayak Kerabat tribe in Sekadau Regency. In this case, the author analyzes the mantra and meaning of nyintak pedarok. The research method used is descriptive. The form of qualitative research is qualitative. The research approach used is a structural approach. Based on research that has been conducted, nyintak pedarok is a type of traditional medicine that lives among the Dayak Kerabat of Penyapat, in Sekadau Regency, West Kalimantan. This treatment is carried out to treat diseases that cannot be cured medically. This disease is called pedarok. In the treatment of nyintak pedarok there is a simple mantra and it contains the philosophy of life of the Dayak Kerabat community. So, it can be concluded that nyintak pedarok is a simple healing ritual which contains simple mantras and the meaning of beliefs towards the world in it.
Hubungan antara Penguasaan Tata Bahasa Indonesia dengan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi pada Siswa Kelas X Eti Sunarsih; Tika Aprianti; Lili Yanti
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara penguasaan tata bahasa Indonesia dengan kemampuan menulis teks eksposisi pada siswa kelas x. Sasaran penelitian ini adalah kelas X di SMA Negeri 1 Semparuk. Penelitian ini mencakup beberapa submasalah, yaitu pendeskripsian penggunaan tata bahasa dalam menulis teks eksposisi, pendeskripsian kemampuan menulis teks eksposisi siswa, pendeskripsian hubungan antara penguasaan tata bahasa Indonesia dengan kemampuan menulis teks eksposisi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimen. Prosedur pelaksanaan penelitian melibatkan penggunaan tes penelitian sebagai alat pengumpul data. Teknik pengumpul data meliputi teknik pengukuran dan teknik dokumentasi dengan menggunakan tes dan dokumentasi sebagai alat pengumpul data. Data yang dianalisis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis penelitian kuantitatif. Validitas dan reliabilitas data diverifikasi melalui diskusi dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia, dosen program studi bahasa Indonesia, serta memastikan kecukupan referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan tata bahasa Indonesia pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Semparuk dikategorikan cukup dengan nilai rata-rata 64,53. Selain itu, terdapat hubungan yang cukup signifikan antara penguasaan tata bahasa Indonesia dengan kemampuan menulis teks eksposisi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Semparuk. Hal ini dapat dilihat dari nilai hitung "r" yang lebih besar dari nilai koefisien korelasi pada taraf signifikansi 5%, sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kata kunci: Penguasaan Tata Bahasa Indonesia, Menulis Teks Eksposisi
Analisis Kesalahan Membaca Diftong dan Klaster pada Siswa SDN Kelas 2 SDN 1 Tahoa Nurul Haeniah; Syarifuddin Tundreng; Nanda Saputra
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan siswa membaca permulaan dalam membaca kata yang berpola atau berkomposisi diftong dan klaster. Diharapkan hasil penelitian ini menjadi bahan revisi dan petunjuk guru untuk membetulkan bacaan siswa yang masih kurang tepat atau salah. Subjek penelitian ini terdiri dari 8 siswa pilihan kelas 2 SD Negeri 1 Tahoa. Metode penelitan yang di gunakan ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data dengan menyimak suara subjek penelitian saat membaca lalu membandingkan dengan bunyi/lafal diftong dan klaster yang lazim. Bentuk kesalahan membaca diftong seperti, 1) Membaca setengah bunyi atau tidak membaca satu fonem pada diftong, 2) Mengubah diftong menjadi bunyi monoftong; vokal lain, dan 3) Membalikkan urutan bunyi diftong. Bentuk kesalahan membaca klaster seperti, 1) Menyelipkan bunyi vokal (i, e, dan a), 2) Membaca satu persatu fonem konsonan klaster, dan 3) Tidak membaca salah satu fonem klaster.      
Collaborative Writing: an Effective Teaching Strategy to Teach Writing Paragraphs Mukminatus Zuhriyah; Sayid Ma'rifatulloh; Maskhurin Fajarina; Ria Kamilah Agustina; Sakhi Herwiana
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The students’ writing ability was low because they were reluctant to cooperate with their friends when writing. Therefore, the researchers were interested in investigating the effectiveness of collaborative writing for teaching writing paragraphs in this post-pandemic. This study used a pre-experimental design, a one group pre-test post-test research design. Twenty-five students of an English department in a private university in East Java became the population as well as the sample. Pre-test and post-test of writing a paragraph were used to collect the data. The researchers used a descriptive statistics and a paired-sample test to analyze the data. The results show that the students’ writing average score increased from 68.6 to 81.2. Meanwhile, the result of a paired- sample test tells that sig. (2-tailed) was 0.000. It means that the implementation of collaborative writing was effective to teach writing paragraphs. Hopefully, the EFL teachers use collaborative writing in their writing classes.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa More Issue