cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat artikel tentang hasil penelitian dan kajian mengenai Pendidikan Bahasa atau serumpunnya yang terbit setiap Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 545 Documents
Stilistika dalam Puisi Laboratorium Kasih Sayang Karya Vera Amanda dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Kajian Puisi Dini Hajjafiani; Ramadhan Kusuma Yuda; Yulita Ningsih
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.10677

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek stilistika dalam puisi Laboratorium Kasih Sayang karya Vera Amanda serta relevansinya terhadap pembelajaran kajian puisi di tingkat perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Laboratorium Kasih Sayang karya Vera Amanda dominan menggunakan metafora, personifikasi, dan citraan visual untuk memperkuat tema kasih sayang yang reflektif dan eksperimental. Penggunaan metafora membangun pemaknaan simbolik terhadap kasih sayang sebagai ruang pengujian batin, sementara personifikasi menghidupkan konsep abstrak menjadi lebih konkret dan ekspresif. Citraan visual memperjelas gambaran emosional yang ingin disampaikan penyair. Pemilihan diksi yang konotatif dan simbolik semakin mempertegas karakter puitis serta menciptakan suasana emosional yang mendalam dan kontemplatif. Secara keseluruhan, unsur stilistika yang digunakan menunjukkan kekhasan gaya penyair dalam mengolah bahasa secara estetis dan bermakna. Hasil penelitian ini relevan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran kajian puisi di tingkat perguruan tinggi. Kata Kunci: stilistika, relevansi, puisi
Through the Students’ Lens: Perceptions of Emotional Intelligence Informed Instruction and Communicative Engagement Adella Fita Amarsa Kasablanca; Yanuarius Yanu Dharmawan; Bayu Andika Prasatyo
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.10708

Abstract

Emotional factors significantly dictate the success of English Language Learners (ELLs) in navigating cognitively demanding tasks. While Emotional Intelligence (EI) is widely linked to academic achievement, its practical application as a deliberate instructional resource within specific local Indonesian contexts remains under-examined. (Objective) This case study aims to investigate how students perceive the development of core EI skills encompassing self-awareness, self-regulation, motivation, empathy, and social skills and how these perceptions shape their communicative engagement at Homey English. Employing a qualitative study design, data were collected through a questionnaire distributed to 25 ELLs, supported by classroom observations to assess learners' emotional responses and interaction patterns during EI-informed instruction. The findings revealed that most students exhibited high self-awareness and strong empathy, which directly contributed to increased self-esteem and supportive peer networks. However, self-regulation yielded moderate results, with only 34.6% of students fully able to handle academic stress, indicating that managing impulsivity requires explicit pedagogical intervention. Furthermore, learners demonstrated stable motivation and a high preference for collaborative problem-solving. These results imply that integrating explicit, context-sensitive EI routines into language instruction effectively minimizes the affective filter. By addressing emotional needs, teachers can foster a more resilient, interactive, and psychologically safe environment that significantly enhances learners' willingness to communicate.    
Penggunaan Gaya Bahasa Personifikasi pada Puisi "Memimpikan Hari Libur" Karya M. Aan Mansyur: Kajian Semantik Rafsanjani Rafsanjani
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.10751

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gaya bahasa personifikasi dan makna pada puisi “Memimpikan Hari Libur” karya M. Aan Mansyur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakannya itu pendekatan semantik. Sumber datanya: Sebuah puisi “Memimpikan Hari Libur” karya M. Aan Mansyur, diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama. Data primer berupa kutipan-kutipan kata dan kalimat pada puisi. Teknik pengumpulan data dengan studi dokumenter. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri sebagai instrument utama. Kemudian data diolah melalui analisis, menginterpretasi, dan menyimpulkan hasil analisis data berdasarkan permasalahan gaya bahasa personifikasi di setiap kutipan puisi. Hasil pembahasan pada puisi “Memimpikan Hari Libur karya M. Aan Mansyur, ditemukan sebanyak 10 data dalam penggunaan gaya bahasa personifikasi dan 5 data lainnya terkait kedalaman makna kias dalam kajian semantik. Implementasi juga terdapat pada pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA dan SMP yaitu pembelajaran gaya bahasa, menulis dan membaca puisi. Pada perguruan tinggi yaitu memahami kajian teks kebahasaan dan karya sastra. Kata Kunci: gaya bahasa personifikasi, puisi, semantik
Analisis Sintaksis pada Tuturan Lisan Mahasiswa Asal Pontianak dalam Situasi Akademik Floriana Ignesia Desty; Fitri Wulansari; Eti Ramaniyar
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.10839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur sintaksis pada tuturan lisan mahasiswa asal Pontianak saat berinteraksi dalam situasi akademik formal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain linguistik korpus skala kecil, data dikumpulkan melalui teknik rekam dan catat dari presentasi makalah serta diskusi kelas di lingkungan perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga fenomena sintaksis utama: pelesapan afiksasi pembentuk kelas kata yang mengubah valensi verba, pergeseran urutan kata (inversi subjek-predikat) yang didorong oleh topikalikasi, serta intrusi partikel fatis dialek lokal yang memodifikasi modus klausa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa tuturan akademik mahasiswa Pontianak tidak murni menggunakan ragam baku, melainkan membentuk interlanguage sintaksis yang terpengaruh oleh sistem tata bahasa Melayu Pontianak. Interferensi ini bukan sekadar defisit kompetensi berbahasa, melainkan strategi adaptasi kognitif dan pragmatis dalam mengelola beban wacana akademik.
Dinamika Bahasa Dayak Bakati: Alih Kode dan Campur Kode di Desa Tubajur, Bengkayang Mai Yuliastri Simarmata; Rini Agustina
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.10863

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan bentuk campur kode, 2) mendeskripsikan bentuk alih kode, dan 3) mengetahui faktor penyebab terjadinya campur kode serta alih kode dalam bahasa Dayak (Bakati) di Desa Tubajur, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk deskriptif, berlatar di Desa Tubajur, dengan sumber data dari tiga informan utama serta masyarakat desa. Teknik pengumpulan data meliputi teknik dokumenter, simak libat cakap, dan wawancara, dengan alat bantu berupa alat perekam, pedoman wawancara, dan kartu data. Keabsahan data diuji melalui triangulasi metode dan triangulasi sumber, sedangkan teknik analisis data menggunakan model interaktif. Data yang diperoleh menunjukkan terdapat 24 data campur kode yang terdiri dari penyisipan kata bahasa Dayak Bakati (3 data), penyisipan kata bahasa Indonesia (4 data), penyisipan kata ulang bahasa Dayak Bakati (2 data), penyisipan kata tunggal bahasa Indonesia (1 data), penyisipan baster (1 data), dan penyisipan frasa (13 data). Sementara itu, ditemukan 21 data alih kode yang meliputi alih kode bahasa Dayak Bakati dengan bahasa Indonesia (9 data), alih kode bahasa Indonesia dengan bahasa Dayak Bakati (7 data), alih kode bahasa Dayak Bakati dengan bahasa Inggris (3 data), serta alih kode bahasa Dayak Bakati dengan bahasa gaul/slang (1 data). Kata kunci : Campur Kode dan Alih kode, Bahasa Dayak Bakati, Pendekatan Sosiolinguistik   Abstract This study aims to: 1) describe the forms of code-mixing, 2) describe the forms of code-switching, and 3) identify the factors causing code-mixing and code-switching in the Dayak (Bakati) language in Tubajur Village, Teriak District, Bengkayang Regency. This study used a descriptive qualitative method, set in Tubajur Village, with data sources from three key informants and the village community. Data collection techniques included documentary techniques, informal discussions, and interviews, with the aid of a recorder, interview guide, and data cards. Data validity was tested through method and source triangulation, while data analysis used an interactive model. The data obtained showed 24 code-mixing items consisting of Dayak Bakati word insertions (3 items), Indonesian word insertions (4 items), Dayak Bakati redundant word insertions (2 items), Indonesian single word insertions (1 item), baster insertions (1 item), and phrase insertions (13 items). Meanwhile, 21 code-switching data were found, including code-switching between Dayak Bakati and Indonesian (9 data), code-switching between Indonesian and Dayak Bakati (7 data), code-switching between Dayak Bakati and English (3 data), and code-switching between Dayak Bakati and slang (1 data).   Keywords: Code Mixing and Code-Switching, Dayak Bakati Language, Sociolinguistic Approach
Representasi Ilokusi dalam Tradisi Mangupa pada Horja Godang Etnis Batak Angkola: Telaah Pragmatik Dewes Agustina Naibaho; Warisman Sinaga; Jekmen Sinulingga; Flansius Tampubolon; Asriaty r Purba
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reveal the representation of illocutionary speech acts in the Mangupa tradition during the Horja Godang ceremony of the Batak Angkola community. Mangupa is a verbal expression of blessings and hopes delivered by traditional leaders within the sacred context of customary rituals. This research employs a descriptive qualitative approach, utilizing observation, interviews, and documentation methods. Data analysis is based on Searle's theory of illocutionary acts, which includes five categories: representative, directive, expressive, commissive, and declarative. The findings show that the utterances in Mangupa contain various types of illocutionary acts functioning to guide, bless, and affirm social status within the community. These utterances not only carry linguistic meaning but also hold social and cultural power that reinforces the value system of the Batak Angkola people. Furthermore, the structure of Mangupa utterances is highly influenced by customary norms and the Dalihan Na Tolu principle. This study confirms that the Mangupa tradition is a complex form of indigenous communication practice that embodies noble values. It contributes to the development of culturally-based pragmatic studies and supports the preservation of Indonesia’s oral cultural heritage.
Penggunaan Bahasa dalam Forum Adat Martahi Godang Masyarakat Batak Angkola: Kajian Sosiolinguistik Risky Pratama siregar; Immanuel Bintang Cristopher Batubara; Asriaty r Purba; Dani Maichel Gultom; Hod Burju Pakpahan
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.10905

Abstract

This study examines the linguistic practices in the Martahi Godang traditional forum of the Batak Angkola community using a qualitative-descriptive method through observation, interviews, and documentation. The research addresses four main questions: the position of Martahi Godang as a cultural domain, patterns of code-switching, the relationship between kinship structure and language use, and the strategies of politeness and traditional metaphors. The study employs Fishman’s theory of language domains and language maintenance, along with sociolinguistic concepts of code-switching, politeness, and ritual language. The findings reveal that Martahi Godang functions as a discursive space that sustains the Angkola language through hierarchical, metaphor-rich, and symbolically grounded forms of speech. Code-switching between Angkola and Indonesian occurs for clarification and emphasis, while Angkola remains dominant in ritual segments and the delivery of moral messages. The kinship structure of mora–kahanggi–anak boru strongly shapes speaking rights, lexical choices, and politeness strategies. The consistent use of Angkola within the forum fulfills Fishman’s four indicators of language maintenance: stable domain, intergenerational transmission, symbolic prestige, and ritual function. Thus, Martahi Godang serves as a key institution in preserving the vitality of the Angkola language and cultural identity
Pemanfaatan AI dalam Analisis Kesalahan Fonetik Arab dan Strategi Perbaikan Bacaan Tahfidz MTsN 3 Boyolali Mikyal Kaisa Rasyid; Tulus Musthofa
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.10916

Abstract

Ketepatan pelafalan tata bunyi Arab, yang mencakup penguasaan makharijul huruf dan shifatul huruf, merupakan syarat mutlak untuk mencegah terjadinya lahn jali (kesalahan fatal yang mengubah makna dasar) saat membaca teks suci Al-Qur'an. Namun, realita menunjukkan siswa madrasah masih sering melakukan kesalahan pelafalan akibat pengaruh kuat tata bunyi bahasa ibu, seperti bahasa Jawa dan Indonesia. Di sisi lain, kemajuan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) Generatif dengan pemrosesan bahasa alami menawarkan potensi besar sebagai asisten analitis, meskipun pemanfaatannya di tingkat madrasah menengah masih sangat minim. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesalahan pelafalan, menganalisis akar penyebabnya melalui bantuan AI Generatif, serta merumuskan strategi perbaikan bacaan Tahfidz siswa MTsN 3 Boyolali. Subjek utama dalam penelitian ini difokuskan secara khusus pada siswa kelas VII dan guru program Tahfidz. Data dikumpulkan melalui pengamatan partisipatif, perekaman suara saat setoran hafalan (talaqqi), dan wawancara mendalam. Hasil utama penelitian ini memetakan penyimpangan fonetik siswa dan menyajikan diagnosis AI terkait faktor penyebab kesalahan pelafalan. Dari analisis tersebut, dirumuskan rancangan strategi pembelajaran inovatif berupa penerapan teknik pengenalan kata berpelafalan mirip (pasangan minimal) dan latihan tata bunyi terstruktur (phonetic drill). Strategi ini siap diterapkan oleh para pendidik guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an siswa secara efektif, terarah, serta optimal.
Hybrid Code Mixing dalam Lirik Lagu "Anak Medan" Asriaty R Purba; Yustina Jindi Lusmiran Simamora; Basri Natan Sitanggang; Murni Simarmata; Dian Berkati Rebeka Purba
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.10960

Abstract

Penelitian ini menelusuri fenomena Campur Kode hybrid pada lirik lagu populer "Anak Medan" oleh Trio Lamtama, yang didefinisikan sebagai penggunaan kombinasi minimal tiga bahasa: Bahasa Indonesia (ID), Batak Toba (DA), dan Bahasa Inggris (EN). Penelitian kualitatif deskriptif ini, biasanya menggunakan kajian sosiolinguistik dengan data lirik yang dikumpulkan melalui metode observasi bebas terlibat cakap (SBLC), bertujuan mengidentifikasi tipe-tipe dan menganalisis peran sosiolinguistik Campur Kode hybrid dalam memperkuat identitas regional seperti dalam lirik lagu 'Anak Medan'. Hasilnya menunjukkan bahwa Campur Kode hybrid signifikan muncul, seperti penambahan istilah 'happy' atau 'main cantik' dalam struktur kalimat Batak/Indonesia/Inggris. Fenomena ini dipicu oleh faktor sosiolinguistik seperti faktor pembicara (menarik perhatian dan menunjukkan status), faktor bahasa (strategi kultural untuk jangkauan audiens lebih besar), dan faktor ekspresi perasaan (menyampaikan emosi, seperti kesetiaan persahabatan). Secara sosiokultural, Campur Kode hybrid berfungsi efektif untuk mempertahankan Bahasa Batak sebagai identitas tradisional, sekaligus menunjukkan modernitas dan keterbukaan melalui Bahasa Indonesia dan Inggris. Makna yang terwujud mencakup elemen emosional (persahabatan tulus) dan budaya, merefleksikan masyarakat Batak masa kini yang menerima unsur eksternal (pengaruh luar) tanpa mengabaikan identitas aslinya. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang model pengelompokan Campur Kode hybrid dan cara lirik lagu mencerminkan identitas yang beragam serta perubahan bahasa sosial yang terjadi di Medan.
Asal Usul Batu Gagawak Sastra Lisan dari Dusun Pojan, Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak Loselvia Loselvia; Sri Kusnita; Netti Yuniarti; Elva Sulastriana
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.11094

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur intrinsik dalam cerita rakyat Asal-Usul Batu Gagawak di Dusun Pojan, Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak. Kajian terhadap struktur intrinsik penting dilakukan untuk memahami unsur pembangun cerita sekaligus mendokumentasikan sastra lisan sebagai warisan budaya masyarakat Dayak Kanayatn. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan pendekatan struktural. Data penelitian berupa cerita rakyat yang berjudul Asal-Usul Batu Gagawak. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan merupakan masyarakat yang berasal dari dusun Pojan Kecamatan  Sompak. Hasil penelitian menunjukkan tema cerita berkaitan dengan akibat perbuatan yang tidak menghargai orang lain serta kepercayaan terhadap hukuman atas pelanggaran nilai adat dan moral. Tokoh terdiri atas nenek, cucu, tukang masak, landak, dan anjing. Cerita menggunakan alur maju, latar di kawasan Batu Gagawak antara Sidik dan Pojan, sudut pandang orang ketiga serba tahu, serta amanat tentang pentingnya menghormati sesama dan menjunjung nilai adat.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Bahasa More Issue