cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Shautut Tarbiyah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Shautut Tarbiyah adalah satu dari banyak jurnal yang ada di IAIN Kendari yang membahas Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman.
Arjuna Subject : -
Articles 287 Documents
The Dynamics of Students' Learning Readiness in Primary Schools: A Portrait of Schooling in Rural Areas Jumasrin Jumasrin
Shautut Tarbiyah Vol 26, No 2 (2020): Education in Islamic Societies
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v26i2.2375

Abstract

This article aims to describe the learning readiness of students in rural areas. With the setting at SDN Pehanggo, the aspects that are explored include: student learning readiness, learning motivation, and parental attention. Through a qualitative approach with a narrative method, this study finds that: first, isolated geographic conditions do not hinder the student's education process, this condition has been going on for generations. The students showed high readiness in learning. Second, the success of the previous people motivated students to achieve success and even obsessed with achieving higher success. Limited learning facilities and facilities do not reduce their enthusiasm for learning, they are even considered a challenge to face. Third, parents pay very high attention to their children's education, as evidenced by their focus on the educational success of their children. As an implication of this study, it is important to point out that isolated geographical conditions in an area are not always a barrier to educational progress. Local communities need to be good models for school-age children to emulate. Likewise, the attention of parents plays an important role in preparing children to learn at school. Children's motivation to learn can be grown from the family by creating a good climate for learning, meeting the learning facilities needed. This study confirms that learning readiness is influenced by learning motivation and parental attention. Keywords:   Learning Readiness, Motivation, Attention of Parents, Rural Areas
Strategi Pengembangan dalam Pengelolaan Madrasah Badarwan Badarwan; Rustang Rustang
Shautut Tarbiyah Vol 27, No 1 (2021): Pendidikan Islam di Era 4.0
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v27i1.2941

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan dalam pengelolaan madrasah, di mana aspek-aspek yang dikaji adalah: 1) bagaimana visi pengembangan MAN Insan Cendekia Kendari; 2) bagaimana proses pengelolaan MAN Insan Cendekia Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode naratif, dimana data penelitian diceritakan berdasarkan urutan peristiwa pada situasi social. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa: Pertama, Pengembangan MAN Insan Cendekia mengarah pada terwujudnya sumberdaya manusia yang handal, secara fisik dan psikis, sehinga memiliki kesiapan dalam mengarungi kehidupan nyata di masyarakat secara luas. Kedua, proses pengelolaan MAN Insan Cendekia Kendari merupakan implementasi fungsi manajemen yang meliputi: 1) Perencanaan, yang dilakukan pada rapat kerja awal tahun terkait dengan program kegiatan. 2) Pengorganisasian, dalam bentuk struktur organisasi, dimana kepala madrasah membawahi lima wakil kepala madasah dan empat pembina asrama. 3) Pelaksanaan kegiatan, yaitu menggerakkan seluruh sumber daya sekolah untuk melaksanakan rencana-rencana madrasah. 4) Pengawasan oleh kepala madrasah, wakil kepala bidang keasramaan dan pembina asrama, guru piket dan guru asuh. 5) Evaluasi dilakukan secara bulanan dan tahunan, untuk mengetahui kesesuaian rencana dengan pelaksanaan. Implikasi studi ini adalah perlunya penelitian lebih lanjut tentang strategi menciptakan keunggulan bersaing di MAN Insan Cendekia Kendari. Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Pengelolaan Madrasah
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Terhadap Hasil Belajar Al-Qur'an Hadis Ditinjau Dari Self-Efficacy Muliyani Muliyani; Ardianto Azis
Shautut Tarbiyah Vol 26, No 2 (2020): Education in Islamic Societies
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v26i2.2227

Abstract

Artikel ini untuk menguji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap hasil belajar hadis   ditinjau dari Self-Efficacy siswa kelas XI MIA Madrasah Aliyah Pesantren Ummusshabri Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment dengan menggunakan posttest design. Data postest ditabulasi dan dianalisis dengan melakukan analisis deskriptif data dan dianalisis secara inferensial. Uji asumsi yang harus dipenuhi dalam analisis statistik parametrik yang diperlukan sebagai dasar dalam pengujian hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka kesimpulan dalam peneleitian ini adalah sebagai berikut. 1) Terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TSTS terhadap hasil belajar Hadis ditinjau dari Self-efficacy siswa kelas XI MIA Sekolah Madrasah Aliyah Pesantren Ummusabri Kendari. 2) Terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TSTS terhadap hasil belajar Hadis ditinjau dari Self-efficacy tinggi siswa kelas XI MIA Sekolah Madrasah Aliyah Pesantren Ummusabri Kendari. 3) Terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TSTS terhadap hasil belajar Hadis ditinjau dari Self-efficacy sedang siswa kelas XI MIA Sekolah Madrasah Aliyah Pesantren Ummusabri Kendari. 4) Terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TSTS terhadap hasil belajar Hadis ditinjau dari Self-efficacy rendah siswa kelas XI MIA Sekolah Madrasah Aliyah Pesantren Ummusabri Kendari. Kata Kunci: Model TSTS, Hasil Belajar, Self-Efficacy
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Madrasah dan PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) Terhadap Kinerja Guru MTs Se-Kabupaten Kolaka Utara Akib Akib; Taufik Taufik
Shautut Tarbiyah Vol 27, No 1 (2021): Pendidikan Islam di Era 4.0
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v27i1.2843

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala madrasah, pendidikan dan latihan profesi guru terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Penelitian ini dilaksanakan di MTs se-Kabupaten Kolaka Utara dengan populasi sebanyak 73 orang yang secara keseluruhan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analis inferensial setelah memenuhi uji persyaratan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) kepemimpinan kepala madrasah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru; 2) pendidikan dan latihan profesi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru; 3) kepemimpinan kepala madrasah, pendidikan dan latihan profesi guru secara bersama-sama berpengaruh positif dan siginifikan terhadap kinerja guru. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penelitian lanjutan tentang pengaruh iklim sekolah terhadap kinerja guru, serta penelitian tentang kesiapan guru dalam transformasi pembelajaran berbasis teknologi.Kata Kunci:   Kepemimpinan kepala madrasah, PLPG (pendidikan dan latihan profesi guru), kinerja guru
Virus Traffic of Pandemic: Integrative Science Perspective Peribadi Peribadi; Samsul Samsul; Muhammad Arsyad; Juhaepa Juhaepa; Sarpin Sarpin; La Ode Montasir
Shautut Tarbiyah Vol 26, No 2 (2020): Education in Islamic Societies
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v26i2.2323

Abstract

This paper aims to narrate ontological status in the context of empiric and metaphysic realisms as the integral and interdependent paradigms through Karl Raimun Popper's version of deductive phenomenology approach.The existence of pandemic virus not only booms greatly mysteriously that is strongly worrying about the life of contemporary society, but also results in various kinds of prejudices and imaginative, sensual, and intellectual-spiritual perceptions. As a result, it is essential to be discussed from the integrative science perspective.Key Words: Traffic, Ontology, Covid 19 and Pandemy 
Analisis Potensi Program Studi Kimia Menuju Akreditasi Internasional oleh Royal Society Of Chemistry (RSC) La Ode Sumarlin; Ade Candra; Nurhasni Nurhasni
Shautut Tarbiyah Vol 27, No 2 (2021): Pendekatan Transdisipliner dalam Pendidikan Islam di Era 4.0
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v27i2.2688

Abstract

Industrial Revolution 4.0 (IR 4.0) telah memberikan dorongan baru untuk transformasi pendidikan. Oleh karena itu upaya setiap Perguruan Tinggi (PT) untuk meningkatkan kualitas programnya menjadi sangat penting sehingga tetap relevan dengan perubahan zaman yang makin menantang. Salah satu upaya untuk medapatkan pengakuan terhadap kualitas pengelolaan PT melalui proses akreditasi baik secara nasional maupun internasional.  Lembaga akreditasi internasional yang spesifik untuk Program Studi (PS) Kimia adalah Royal Society of Chemistry (RSC).   Oleh karena itu perlu identifikasi kesiapan PS Kimia Fakultas Sain dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuju akreditasi RSC. Data yang diperoleh berasal dari data angket yang disebarkan, wawancara langsung, studi pustaka, assesment lapangan dan Focus Group Discution (FGD). Data diolah dari berbagai sumber tersebut dan dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa kondisi PS kimia juga dalam mengikuti perkembangan revolusi industri 4.0 juga sangat kondusif baik dari sisi dukungan sumberdaya dengan kemampuan penggunaan teknologi informasi yang baik, kriteria akreditasi RSC pada beberapa kunci persyaratan utama telah dapat dicapai oleh PS Kimia, namun demikian perlu optimalisasi dalam beberapa faktor kunci lainnya khususnya aspek kurikulum dan Benchmarking. Namun perlu dilakukan lagi berbagai proses menuju akreditasi RSC seperti Identifikasi secara rinci beberapa aspek perbaikan kurikulum dan proses pembelajaran agar memenuhi kriteria akreditasi RSC, Evaluasi Belajar dan skill mahasiswa perlu mendapat perhatian khusus terutama dalam penerapan OBE (Output Base Education) serta Evaluasi praktikum secara menyeluruh sesuai standar RSC.
Pengelolaan Tenaga Pendidik pada Lembaga Pendidikan Nonformal Bidang Keagamaan Islam Syahrul Syahrul; Yuniarni Yuniarni
Shautut Tarbiyah Vol 26, No 2 (2020): Education in Islamic Societies
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v26i2.2162

Abstract

Artikel ini bertujuan menggambarkan pengelolaan tenaga pendidik pada lembaga pendidikan nonformal bidang keagamaan Islam, yang meliputi lima aspek kajian yaitu: 1) Perencanaan tenaga pendidik; 2) Pengorganisasian tenaga pendidik; 3) Pengarahan tenaga pendidik; 4) Pengembangan tenaga pendidik; dan 5) Pemberhentian tenaga pendidik. Penelitian ini dilakukan di TPQ Nurul Fitri Kendari melalui pendekatan kualitatif dengan metode naratif. Penelitian ini menemukan: pertama, perencanaan yang dilakukan melalui analisis faktor kebutuhan sumber daya pendidik kemudian menentukan kebutuhan sumber daya pendidik, perencanaan juga dilakukan pada rapat awal tahun di mana di dalamnya membahas hal-hal yang perlu dibenahi yaitu materi pembelajaran, sarana dan prasarana dan ujian santri. Kedua, Pengorganisasian dengan membagi setiap tenaga pendidik untuk bertanggungjawan terhadap level/kelas masing-masing sesuai dengan kualitas yang dimiliki dan memberikan tugas tambahan kepada guru untuk menduduki jabatan sebagai sekertaris dan bendahara. Ketiga, Pengarahan yang dilakukan oleh pimpinan mengacu pada dua aspek yaitu kedisiplinan dan tanggungjawab tenaga pendidik. Keempat, Pengembangan dilakukan melalui rotasi jabatan dan peembelajaran secara berkelompok yang melibatkan semua guru-guru TPQ. Kelima, Pemberhentian tenaga pendidik di dasari oleh kemauan dari guru itu sendiri dengan faktor yang berbeda-beda. Abstract            This article aims to describe the management of teaching staff in non-formal educational institutions in the Islamic religious sector, which includes five aspects of study, namely: 1) Planning for educators; 2) Organizing of educators; 3) Direction of educators; 4) Development of educators; and 5) Termination of educators. This research was conducted at TPQ Nurul Fitri Kendari through a qualitative approach with a narrative method. This study found: first, planning is carried out through the analysis of the factor of teacher resource needs, then determining the need for educators, planning is also carried out at the initial meeting of the year where it discusses things that need to be addressed, namely learning materials, facilities and infrastructure and examinations. Students. Second, Organizing by dividing each teaching staff to be responsible for their respective levels / classes according to their quality and giving additional assignments to teachers to occupy positions as secretary and treasurer. Third, the direction carried out by the leadership refers to two aspects, namely the discipline and responsibility of the teaching staff. Fourth, development is carried out through job rotation and group learning that involves all TPQ teachers. Fifth, dismissal of teaching staff is based on the willingness of the teachers themselves with different factors. Keywords: Management, Educators, NonFormal Education, TPQ
Determining the Direction of the Pesantren (Empowering Leadership Practice at PM Gontor 6 Putera, Southeast Sulawesi) Suryadi Suryadi; Syahrul Syahrul
Shautut Tarbiyah Vol 27, No 1 (2021): Pendidikan Islam di Era 4.0
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v27i1.2862

Abstract

This article aims to understand the practice of empowering leadership, which is more specific on the theme of determining the direction of pesantren. The aspects studied are: 1) creating a vision; 2) describes the big picture; and 3) establishing a strategy. The investigation was carried out in the form of critical ethnography, where data were obtained through a process of observation, interviews, and document review. Data analysis was carried out through the description, analysis, and interpretation stages. This study found that: Empowering Leadership in the context of determining the direction of the organization at PM Gontor 7 Putera is a process of determining the vision and mission, explaining the big picture, and setting strategy. The roles carried out include being a strategic architect who defines PM Gontor's vision and mission, through internal and external environmental analysis, guarding a shared vision, overseeing the process of achieving a common vision at the functional level, as a figure who transforms strategy, who carries out the strategic communication process and makes appropriate measures, aligning strategies, to implementation. This research suggests the importance of building empowering leadership, having a strong vision, understanding internal and external dynamics, all of which can be formulated in an organizational strategy.Keywords: Leadership, Empowerment, Vision, Strategy
The Principal's Strategy for Improving the Quality of Education: A Study at MTs Asy-Asyafiiyah Kendari Nadia Ayu Pratiwi
Shautut Tarbiyah Vol 26, No 2 (2020): Education in Islamic Societies
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v26i2.2399

Abstract

This article aims to describe: 1) the strategy of the madrasah head in improving the quality of education in MTs Asy-Syafiiyah Kendari; 2) supporting and inhibiting factors in improving the quality of education in MTs Asy-Syafiiyah Kendari; 3) the impact of implementing the Madrasah Kapala strategy on improving the quality of education in Ass-Asyafiiyah Kendari MTs. This research is a qualitative research, in which data is collected through interviews, observations, and document studies. The collected data is analyzed through the process of data reduction, data display, and data verification. The results showed: 1) the principal's strategy in improving the quality of education is seen in the vision and policies of quality-oriented schools, exploring student competencies, developing teacher competencies, and establishing partnerships; 2) a supporting factor in improving the quality of education is the leadership of the principal who focuses on the quality and support of the community. While the inhibiting factors are quality awareness not yet evenly distributed to all school residents; 3) The principal's strategy has an impact on the recognition of MTs Asy-Syafiiyah by the community, increasing graduation rates, increasing work partners, improving the development of students' talent interests, and increasing teacher competency. Keywords: Madrasah Head Strategy, Quality of Education
Persepsi Generasi Milenial terhadap Model Pendidikan Islam Berbasis Keterampilan Abad 21 Nur Alim; Isnada Waris Tasrim; Syahrul Syahrul
Shautut Tarbiyah Vol 27, No 2 (2021): Pendekatan Transdisipliner dalam Pendidikan Islam di Era 4.0
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/str.v27i2.3033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi generasi milenial terhadap model pendidikan Islam berbasis keterampilan abad 21. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif, yang dilakukan pada mahasiswa angkatan 2018 yang lahir pada kurun waktu antara 2000 – 2001 dari 9 program studi di IAIN Kendari, berjumlah 40 partisipan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner, yang dianalisis secara kualitatif dan dilaporkan secara deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara umum partisipan sebagai generasi milenial memiliki persepsi positif terhadap model pendidikan Islam berbasis keterampilan abad 21. Mereka berpendapat bahwa model pendidikan Islam berbasis keterampilan abad 21 belum sepenuhnya terlaksana disebabkan oleh faktor ketersediaan fasilitas dan kompetensi tenaga pendidik yang belum sesuai yang diharapkan, sehingga beragam upaya yang mereka lakukan untuk menguasai keterampilan tersebut. Untuk itu direkomendasikan kepada guru dan dosen untuk memperkaya proses pembelajaran dengan berbagai kegiatan yang mengasah 4 keterampilan abad 21 agar mereka lebih terlatih dan ketersediaan fasilitas penunjang perlu mendapatkan prioritas.Kata Kunci:   Generasi milenial, model pendidikan Islam, keterampilan abad 21

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 31 No. 1 (2025): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tra Vol. 30 No. 2 (2024): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tra Vol 30, No 2 (2024): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 29, No 2 (2023): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 29, No 1 (2023): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 28, No 2 (2022): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 28, No 1 (2022): Transdisciplinary Approach in Islamic Education in the 4.0 era (Pendekatan Tran Vol 27, No 2 (2021): Pendekatan Transdisipliner dalam Pendidikan Islam di Era 4.0 Vol 27, No 1 (2021): Pendidikan Islam di Era 4.0 Vol 26, No 2 (2020): Education in Islamic Societies Vol 26, No 1 (2020): Education in Islamic Societies Vol 25, No 2 (2019): Kependidikan Vol 25, No 1 (2019): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 39, No 24 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 38, No 24 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 24, No 2 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 24, No 2 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 24, No 1 (2018): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 23, No 2 (2017): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 23, No 1 (2017): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 22, No 2 (2016): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 22, No 1 (2016): Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 21, No 2 (2015): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 21, No 1 (2015): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 20, No 2 (2014): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 20, No 1 (2014): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 19, No 2 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 19, No 1 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 18, No 2 (2012): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 18, No 1 (2012): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 17, No 2 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 17, No 1 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 16, No 2 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 16, No 1 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 15, No 2 (2009): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan Vol 15, No 1 (2009): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan More Issue