Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Al-Thariqah Journal Manager invites lecturers, researchers and students to submit best manuscript of his research to be published in Al-Thariqah: Journal of Islamic Education, Faculty of Islamic Religious, Islamic University of Riau. Manuscripts submitted within the scope of the sciences of Islamic religious education by prioritizing the theme of the actual article, the latest, not plagiarism, and preferably the results of library and field research.
Articles
223 Documents
Penanaman Karakter Islami Anak Usia Dini dalam Pendidikan Keluarga: Konstruksi Pemikiran Harry Santosa dan Irwan Prayitno
Dianing Sapitri;
Imas Kania Rahman;
Abdu Rahmat Rosyadi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10996
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep pendidikan karakter islami anak usia dini dalam keluarga dari pemikiran Harry Santosa dan Irwan Prayitno. Metode penelitian kualitatif berupa kajian pustaka dengan pendekatan concept analysis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, dalam menanamkan karakter islami sejak anak usia dini Harry Santosa memiliki konsep “mission of life” yang harus dimiliki orangtua dengan dasar keimanan dan Islamic Worldview, sehingga terbangun peradaban keluarga sesuai fitrah sebagai ayah dan ibu, juga harus memiliki visi pendidikan dengan menjadikan generasi Abdullah dan khalifatullah sesuai bakat dari bidang yang diminati anak. Kemudian Irwan Prayitno melengkapi dengan sebuah konsep “pengawasan dan komunikasi” yang harus dilakukan selama 24 jam dengan menjalin komunikasi yang baik kepada para pengasuh dan bergaul bersama anak sesuai potensi dasar perkembangan usia dini. Dengan demikian mendidik anak akan menjadi mudah melalui kesadaran dan kesucian jiwa. Diperlukan penelitian selanjutnya untuk membuat modul pendidikan karakter islami bergaul bersama anak berdasarkan misi hidup
Pembentukan Karakter Religius Berbasis Neurosains: Konstruksi Upaya Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Fadkhulil Imad Haikal Huda
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).11138
Penelitian ini bertujuan untuk konstruksi upaya guru dalam membentuk karakter religius berbasis neurosains dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan melakukan wawancara terstruktur mendalam kepada informan penelitian (guru pendidikan agama Islam, dan peserta didik). Data dianalis menggunakan display data, reduksi data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menghasilkan bahwa upaya guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan karakter religious berbasis neorosains adalah dengan mengenalkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Guru pendidikan agama Islam mengajarkan kepada peserta didik arti nilai pendidikan karakter yang berbasis agama sehingga dapat membentuk karakter yang saleh yang menyejukkan jiwa. Guru PAI di sekolah menjadi seorang role model atau suri teladan yang baik di hadapan peserta didik dalam membantuk siswa yang saleh, dan menjadi orang yang saleh. Guru membangun kesadaran emosional dalam mengenali emosi, mengelola emosi dan memberi motivasi diri kepada peserta didik mereka. Dengan demikian peserta didik dapat mengoptimalkan dan memfungsikan seluruh sistem jaringan pada otak secara maksimal sehingga menjadi insan-insan kamil yang memiliki daya berpikir yang paripurna. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan karakter religious peserta didik berbasis neurosains dalam pendidikan Islam
Tengku Inong dari Dayah Salafiah Aceh: Kearifan Lokal dalam Penguatan Pendidikan Karakter
Mohd. Nasir;
Wali al-Khalidi;
Muhibuddin Muhibuddin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).11255
Penelitian tentang Tengku Inong dan pendidikan karakter telah banyak dilakukan, namun mengaitkan dengan strategi kearifan lokal belum ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kearifan lokal Tengku Inong dalam mensukseskan program penguatan pendidikan karakter (PPK). Artikel ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnopedagogi pada tiga dayah salafiah (Darul Huda, RAMA, Bustanul Huda). Sumber data melalui wawancara 5 Tengku Inong dan 10 santriwati, observasi serta dokumentasi. Analisa data dilakukan secara kualitatif melalui tiga tahapan: reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan/verifikasi menggunakan teori hegemoni Antanio Gramsci. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga strategi Tengku Inong mendidik karakter: Pertama, melalui hareh/asisten tengku sebagai pengontrol yang menguatkan nilai religius; kedua, melalui beut seumeubet untuk menguatkan nilai integritas dan mandiri; ketiga dengan keuramat untuk menguatkan nilai gotong royong. Tengku Inong telah mensukseskan program PPK menggunakan stategi kearifan lokal. Pendidik perlu membangun konsep pendidikan karakter berbasis kearifan lokal seiring tingginya dekadensi moral dan melunturnya nilai lokalitas
Penerapan Model Project-based Learning ditinjau dari Kurikulum Merdeka dalam Mengembangkan Kreativitas Belajar Pendidikan Agama Islam
Dewi Anggelia;
Ika Puspitasari;
Shokhibul Arifin
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).11377
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Project Based Learning di SMA Muhammadiyah 4 Surabaya ditinjau dari Kurikulum Merdeka dan bagaimana kreativitas siswa dalam pembelajaran Agama Islam melalui Project Based Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan study kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran yang diterapkan sudah sesuai dengan capaian kreativitas dan kurikulum merdeka, karena peserta didik dapat menerima Project Based Learning sebagai model pembelajaran yang membantu mereka dalam mengembangkan kreativitas mereka dalam pembelajaran sesuai kurikulum merdeka. Dengan demikian terdapat rekomendasi untuk peneliti yang lain, bahwa dalam penelitian ini hanya mengulas sebagian kecil permasalahan yang berhubungan dengan Project Based Learning dan kreativitas siswa, disarankan untuk peneliti yang lain dapat melakukan penelitian lebih lanjut dan dilaksanakan dengan lebih baik. Rekomendasi untuk pendidik, diharapkan bisa mempersiapkan model pembelajaran ini dengan lebih terkonsep agar capaian kreativitas peserta didik dapat lebih maksimal
Pengembangan Anak Cerdas Istimewa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Melibatkan Metode Contextual Teaching and Learning
Siti Maryam;
Ilzamudin Ilzamudin;
Muhajir Muhajir
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).11430
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Contextual Teaching and Learning (CTL) pada pembelajaran pendidikan agama Islam dalam mengembangkan anak cerdas istimewa (CI). Penelitian ini merupakan penelitian mixed method dengan menjadikan guru-guru sebagai informan sekaligus juga literatur yang berkaitan dengan fokus penelitian. Data dikumpulkan dengan observasi dan wawancara terhadap informan dan mengkonstruk literatur yang relevan, kemudian dianalisis dengan content analysis mixed method. Penelitian ini menghasilkan bahwa anak cerdas istimewa dapat dikembangkan dengan metode pembelajaran Contektual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Efektivitas metode CTL dalam pembelajaran pendidikan agama Islam dimaknai sebagai metode yang dapat mengarahkan keberhasilan belajar pada anak Cerdas Istimewa, memberikan kemudahan belajar berdasarkan minat serta pengalaman nyata anak, dan mendorong usaha kerja sama dalam kegiatan belajar mengajar antara pendidik dengan anak didik. Temuan penelitian ini dapat dilakukan pengembangan metode CTL untuk mengembangkan anak CI diterapkan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di berbagai sekolah di Indonesia
Analisis Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Aprizal Ahmad;
Muh. Jafar;
Hendri Hendri;
Al-Qanit Qurba;
Resva Ingriza
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).11523
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis implementasi model pembelajaran kooperatif tipe scramble dalam materi perilaku taat, kompetisi kebaikan, dan etos kerja, iman kepada kitab-kitab Allah SWT, dan perilaku jujur (syaja’ah). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis konsep. Penelitian ini menghasilkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe scramble merupakan model pembelajaran yang melibatkan peserta didik aktif dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran kooperatif tipe scramble diimplementasikan dalam materi perilaku taat, kompetisi kebaikan, dan etos kerja, iman kepada kitab-kitab Allah SWT, perilaku jujur (syaja’ah) yang membuat pembelajaran berkualitas, berdaya saing, bersahabat dengan siswa, dan mengembangkan berpikir kreatif. Maka model pembelajaran kooperatif tipe scramble dapat mengembangkan proses pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti. Implikasi penelitian ini adalah pengembangan pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti di masa depan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble
Kecakapan Kepala Madrasah dalam Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Berorientasi Higher Order Thinking Skill
Muhammad Khairul Rijal;
Muhammad Nasir;
Rabiatul Adawiyah Syarief
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2023.vol8(1).8124
Manajemen mutu madrasah memiliki peran dalam penguatan karakter peserta didik. Untuk itu dibutuhkan kecakapan kepala madrasah. Penelitian ini berusaha mengungkap kecakapan kepala madrasah dalam implementasi penguatan pendidikan karakter berorientasi HOTS di empat madrasah Kalimantan Timur, dengan pendekatan kualitatif. Temuan di lapangan menggambarkan Peran kepala madrasah yang tercermin dari kecakapan dalam: Memberi pengaruh (keteladanan); mengimplementasikan visi yang berbasis pada penguatan karakter berorientasi HOTS; menggerakkan warga sekolah untuk mewujudkan penguatan karakter berorientasi HOTS; memberikan motivasi kepada warga sekolah untuk mewujudkan penguatan karakter berorientasi HOTS; menciptakan kondisi kerja yang menjunjung team work untuk mewujudkan penguatan karakter berorientasi HOTS. Selain itu, Visi, misi, dan tujuan pendidikan di madrasah telah menggambarkan orientasi pada penguatan pendidikan karakter dan diturunkan kedalam budaya madrasah serta menjadi branding madrasah kepada masyarakat. Dibutuhkan Program Penguatan kepemimpinan visioner, fungsi pengawasan dan evaluasi berkala terhadap kepala madrasah dalam rangka penguatan pendidikan karakter di madrasah yang berorientasi HOTS
Memahami Guru Pendidikan Islam dengan Manusia: Wawasan Kritis Pemikiran al-Ghazali dan Plato Menuju Guru Profesional Islami
Mohammad Karimulla;
Ajeng Khodijah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2023.vol8(1).9256
Penelitian ini bertujuan mengkonstruk guru pendidikan Islam professional ditinjau dari konsep manusia dalam pandangan Al-Ghazali dan Plato untuk membangun guru professional Islami masa depan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konsep, yang mengkonstruk pemikiran manusia dari dua sumber primer yaitu “Ihya Ulumuddin” dan “Republik”, dan dinalisis dengan display data, reduksi data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep manusia dalam membangun guru pendidikan agama Islam untuk mewujudkan guru professional Islami dalam pemikiran Al-Ghazali dan Plato adalah nilai-nilai humanisme sebagai dasar bagi guru untuk mencapai kebahagiaan sempurna. Berdasarkan hal ini, maka guru pendidikan agama Islam ideal-professional adalah; selalu membersihkan jiwa agar menjadi teladan; tidak menomorsatukan upah sebab yang terpenting adalah kebahagiaan di akhirat; taat beribadah sebagai bentuk mencintai Tuhan; cerdas; menasihati murid untuk menjaga keutamaan jiwanya; mengajak murid untuk meluruskan niat; mengarahkan murid untuk beribadah sebagai bentuk mencintai Tuhan; mengarahkan mencari ilmu dan mengoptimalkan fungsi akal; memiliki sifat kasih sayang; dan memahami karakteristik muridnya. Di masa depan, diperlukan penelitian eksperimen untuk mengembangkan guru professional Islami berbasis nilai-nilai kemanusiaan
Konstruksi Berpikir Kritis dalam Pendidikan Islam: Analisis Tafsir Maudhu’i Berdasarkan Al-Qur’an
Muslim Fikri;
Elya Munfarida
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2023.vol8(1).11469
Pola pendidikan pedagogik telah menghambat daya kritis peserta didik sehingga membatasi kreativitas mereka. Sudah selayaknya keterampilan berpikir kritis ditingkatkan seiring dengan perkembangan dunia pendidikan. Al-Qur’an selalu menganjurkan keutamaan berpikir dalam kehidupan manusia, dan banyak ayat dalam al-Qur’an yang mengajak manusia untuk berpikir (ulul albab). Tujuan penelitian ini guna mempelajari secara lebih rinci pada: pendidikan berpikir kritis dalam al-Qur’an; dan implikasi berpikir kritis dalam al-Qur’an pada pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian pustaka (library research). Upaya pengumpulan datanya menggunakan data primer dan data sekunder. Serta menganalisis ayat-ayat literasi dalam al-Qur’an menggunakan metode content analysis dengan pendekatan tafsir maudhu’i (tafsir tematik). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan berpikir kritis dalam al-Qur’an adalah proses berkesinambungan yang mengikat pengetahuan melalui tafakkur, tafaqquh, tadzakkur dan tadabbur. Sedangkan implikasi pendidikan kritis dalam pendidikan Agama Islam kontemporer melalui konsep taksonomi Bloom dan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), semakin kritis berpikir peserta didik diharapkan semakin paham konsep penciptaan dan semakin dekat dengan Allah
Integrasi Ilmu dan Iman dalam Kurikulum: Studi Kasus pada Sekolah Dasar Islam Terpadu
Siti Rohmah Kurniasih;
Erni Haryanti;
A. Heris Hermawan
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-thariqah.2023.vol8(1).11607
Penelitian ini bertujuan untuk menggali terkait implementasi integrasi ilmu dan iman dalam kurikulum Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) untuk membentuk peserta didik yang bukan hanya memiliki kecerdasan intelektual tetapi juga memiliki kekuatan spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui kegiatan wawancara terhadap wakil kepada sekolah dan 3 orang guru, observasi, dan dokumentasi melalui buku dan arsip yang relevan dengan rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian ini implementasi integrasi ilmu dan iman dalam kurikulum Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dilaksanakan melalui beberapa strategi yaitu merancang rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang terintegralistik, menyajian materi pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu dan iman, membuat bahan ajar yang mengintegrasikan ilmu dan iman, dan pelaksanaan evaluasi pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu dan iman. Integrasi ilmu dan iman pada kurikulum mampu mengembangkan potensi intelektual dan spiritual peserta didik secara maksimal. Besar harapan peneliti, konsep integrasi ilmu dan iman ini dapat mewarnai seluruh proses pendidikan di lembaga pendidikan di Indonesia baik di sekolah yang memiliki ciri khas islami, maupun lembaga pendidikan umum