cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 25279610     EISSN : 25498770     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Thariqah Journal Manager invites lecturers, researchers and students to submit best manuscript of his research to be published in Al-Thariqah: Journal of Islamic Education, Faculty of Islamic Religious, Islamic University of Riau. Manuscripts submitted within the scope of the sciences of Islamic religious education by prioritizing the theme of the actual article, the latest, not plagiarism, and preferably the results of library and field research.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
Kecerdasan Spiritual, Kepatuhan Peraturan dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Studi Fenomenologi Ajeng Linda Liswandari
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).6219

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji kecerdasan spiritual, kepatuhan peraturam dan pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah menengah atas. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan melibatkan guru, peserta didik dan guru bimbingan konseling sebagai informan penelitian. Data dikumpulakn dengan wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan display data, reduksi data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah peserta didik mematuhi peraturan sekolah berdasarkan teladan yang diberikan oleh guru berikut dengan kekonsistenan penegakan aturan yang dilaksanakan. Kecerdasan emosional peserta didik dapat aberkembang dengan mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan agama Islam yang dilakukan secara konstan dalam kehidupan sehari-hari. Guru pendidikan agama Islam mengembangkan keselarasan kecerdasan spiritual dengan pengetahuan berjalan secara holistik. Di samping itu menyamaratakan hukuman atau sanksi dengan jelas untuk pelanggar Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecerdasan spiritual yang dimiliki oleh peserta didik melalui penerapan oleh guru pendidikan agama Islam mampu mengembangkan kepatuhan pada aturan dalam kehdiupan. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan pendidikan Islam dalam membentuk kecerdasan spiritual dan kepatuhan
E-Learning System dalam Pembelajaran al-Islam Kemuhammadiyahan pada Pendidikan Tinggi: Efektivitas di Masa Pandemi Puspita Handayani; Sri Lestari Linawati; Mohammad Suryawenata
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).6499

Abstract

Penambahan kasus covid 19 diawal tahun 2021 meningkat 9000 kasus per hari. Kemendikbud yang awalnya menginstruksikan pembelajar tatap muka akhirnya harus dibatalkan dan tetap melaksanakan pembelajaran secara daring. Masalah yang muncul saat pembelajaran daring adalah belum siapnya sumber daya dosen dalam mendisain konten e-learning serta tidak seragamnya media daring yang digunakan, belum lagi kondisi mahasiswa yang bermasalah dengan jaringan internet. Tujuan Penelitian ini ingin mengungkap proses pembelajaran Al-Islam Kemuhammadiyahan di dua Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah yaitu Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Universitas Aisyiyah Yogjakarta di masa pandemi. Dengan menggunakan metode penelitian Kuantitatif menggali dan menganalisis data dengan pendekatan Statistik Deskriptif untuk mengungkapkan implementasi pembelajaran AIK melalui e-learning. Ternyata dari hasil penelitian ini bisa diketahui bahwa pembelajaran menggunakan E-learning pada matakuliah AIK belum bisa memberikan pemahaman pada mahasiswa, hampir 61,9% mahasiswa memberikan argument tidak paham dengan penjelasan menggunakan e-learning, 45,2% dosen hanya memberikan materi berupa tugas baca, dan 31% mahasiswa memberikan tanggapan pembelajaran AIK melalui e-learning tidak efektif.
Pengembangan Metode Pembelajaran Nilai Agama dan Moral di Era New Normal: Studi Kasus pada Pendidikan Anak Usia Dini Indah Daratista; Jaenullah Jaenullah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).6860

Abstract

Pandemi covid-19 membuat semua jenis aktivitas dilakukan dari rumah sebagai upaya meminimalisir penyebaran virusnya. Dalam pelaksanaannya, pendidikan Agama Islam pada tingkat pendidikan anak usia dini yang dikenal dengan istilah Nilai Agama dan Moral, terdapat berbagai tantangan dalam proses pengembangan metode pembelajaran yang dilakukan pada masa new normal. Sehingga dengan adanya penelitian ini, pembelajaran nilai agama dan moral dapat dikembangkan pada berbagai metode pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif studi kasus, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data primer yang didapat dari hasil wawancara kepada kepala sekolah dan pendidik yang merupakan alumni pendidikan agama islam. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengatakan bahwa meskipun proses pembelajaran dilakukan secara daring, namun metodologi pembelajaran tetap digunakan oleh pendidik. Dengan menyesuaikan bahan pembelajaran serta situasi dan kondisi peserta didik di rumah, sehingga pendidik, peserta didik dan orang tua dapat melakukan proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran nilai agama dan moral
Pengembangan Karakter Sopan Santun Peserta Didik: Studi Kasus Upaya Guru Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aisya Ahmad
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).8753

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya guru madrasah aliyah dalam menanamkan sikap sopan santun melalui pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam serta mengetahui faktor pendukung dan dan penghambatnya dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan metode analisis data kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan observasi dengan kepala Madrasah Aliyah, guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Hasil penelitian ini adalah bahwa guru madrasah mengembangkan nilai spiritual dan moral tanpa menyampingkan akademis, sehingga guru senantiasa berupaya untuk menanamkan sikap sopan santun kepada peserta didik serta selalu merawat sikap beradab dalam dirinya di tengah suasana zaman yang modern. Langkah-langkah guru untuk menanam sikap sopan santun pada siswa MA Gewayantanah adalah sebagai berikut: adanya kajian mata pelajaran SKI dengan metode yang menarik, pembiasaan kegiatan keagamaan, mengadakan program ekstrakurikuler yang mendukung, pemberian contoh teladan yang baik dari semua masyarakat madrasah dan adanya kerjasama yang baik antara guru, wali murid dan masyarakat.
Implementasi Metode Pembelajaran Kuis Interaktif Berbasis Mentimeter pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Resti Nur Lailia Qodriani; Asrori; Rusman
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).9689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada penerapan metode pembelajaran kuis interaktif berbasis mentimeter untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan siswa kelas XI IPA 1 di SMA Muhammadiyah 1 Surabaya sebanyak 21 siswa. Dalam pelaksanaannya penelitian ini menggunakan satu tahapan pra-siklus dan dua tahapan siklus dengan tindakan yang berbeda. Pra siklus dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran ceramah, sedangkan dua siklus selanjutnya menggunakan metode pembelajaran kuis interaktif berbasis mentimeter dengan perlakukan yang berbeda. Penilaian melalui kuis akan dilakukan pada setiap siklusnya untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran kuis interaktif berbasis mentimeter. Hasil yang didapatkan pada pra siklus adalah rata-rata nilai siswa sebesar 45,7 dan hanya 14,3% siswa yang lolos mencapai KKM. Kemudian hasil belajar siswa pada kuis siklus pertama menjadi 72,4 dan tingkat kelulusan siswa mencapai 38,1%. Pada siklus terakhir hasil rata-rata nilai siswa yang didapatkan sebesar 91,4 dan tingkat kelulusan 100%, yang artinya semua siswa memenuhi KKM sebesar 75. Simpulan berdasarkan hasil penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran kuis interaktif berbasis mentimeter berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa
Aktivitas Belajar dan Motivasi Belajar: Apakah Efektif dalam Mengembangkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Peserta Didik Hikmah Hikmah; Abdul Qodir; Nurul Wahdah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10555

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis level aktivitas belajar siswa, motivasi belajar siswa, level hasil belajar PAI, mengukur kontribusi aktivitas belajar, motivasi belajar, dan mengukur kontribusi aktivitas belajar dan motivasi belajar secara simultan terhadap hasil belajar. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif jenis expost facto. Sampel penelitian berjumlah 52 siswa, teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan rumus rata-rata, analisis korelasi, regresi berganda dan koefisien determinan. Hasil menunjukkan bahwa level aktivitas belajar siswa dengan rerata 3, 885 dikategori tinggi, level motivasi belajar rerata 3,953 dikategori tinggi, level hasil belajar rerata 86,481 berada dikategori baik, aktivitas belajar berkontribusi terhadap hasil belajar PAI sebesar 23,3%, motivasi belajar berkontribusi terhadap hasil belajar sebesar 33,1%, aktivitas belajar dan motivasi berkontribusi terhadap hasil belajar PAI sebesar 56,4%, sisanya dipengaruhi variable lain. Dapat disimpulkan aktivitas belajar dan motivasi berkontribusi positif terhadap hasil belajar siswa. Diharapkan penelitian ini mampu memperbaiki konsentrasi belajar siswa melalui aktivitas belajar dan motivasi belajar, sehingga hasil belajar siswa menjadi lebih meningkat
Model Pengelolaan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Melibatkan Metode Cooperative Learning Liwaul Liwaul; Siti Mubaroqah; Pairin Pairin; Aris Try Andreas Putra
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10579

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pembelajaran berikir kritis siswa melalui model pembelajaran kooperatif Guru PAI pada Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitiatif dengan menetapkan sampel adalah Guru Sekolah Dasar di Kota Kendari sebanyak 144 responden Guru Pendidikan Agama Islam dengan instrument penyebaran Angket dengan teknik analisa data menggunakan Analisa Struktural Equational Model (SEM Amos). Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif berpengaruh posisif dan signifikan pada pembelajaran berpikir kritis peserta didik tingkat Sekolah Dasar, pembelajaran kooperatif sebagai upaya guru PAI Sekolah Dasar berperan sebagai mediator dan fasilitator untuk mengembagkan sikap (Soft Skill) dan mampu mengembangkan suasana kelas yang kondusif, dan memotivasi perserta didik berpikir kritis dalam menjelaskan materi belajar yang baik secara individu ataupun kelompok yaitu menyampaikan tujuan pembelajaran dengan baik, memotivasi kepada peserta didik, penyajian informasi dengan optimal, pembimbingan kelompok dengan intensif, memberikan evaluasi kegiatan pembelajaran dengan efisien, memberikan penghargaan secara universal (langsung) dapat berpengaruh positif dan signifikan pada pengelolaan pembelajaran berpikir kritis peserta didik dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa sebagai cara yang efektif dalam memahami dalam menafsirkan materi serta menganalisis konsep materi pelajaran, dapat menyajikan dan menjelaskan materi secara logis dan sistematis. Olehnya itu ditubuhkan komitmen pimpinan Sekolah Dasar dan Kementerian terkait untuk memfasilitasi dan menganjurkan Guru PAI untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif di sekolah Dasar.
Dinamika dan Tipologi Pondok Pesantren di Cirebon Fitri Meliani; Andewi Suhartini; Hasan Basri
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10629

Abstract

Pesantren merupakan lembaga ritual keagamaan, pembinaan akhlak, pendidikan Islam, sekaligus lembaga sosial yang telah mengalami berbagai tantangan zaman yang disesuaikan dengan dinamika pertumbuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang tipologi dan dinamika Pesantren di Cirebon dari masa ke masa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah buku Babad Cirebon Carub kandha naskah Tangkil, dan data sekunder didapatdari buku dan jurnal yang berkaitan dengan tipologi dan dinamika Pesantren di Cirebon. Berdasarkan penelitian pustaka yang dilakukan penyusun, didapatkan data tipologi pesantren yang terdapat di Cirebon terdiri dari pesantren salaf dan khalaf. Sebelum masa penjajahan, pesantren secara keseluruhan masih bertipe salaf, namun setelah ada akulturasi pendidikan formal berjenjang dari Belanda, maka mulai bermunculan pesantren khalaf, yang terdiri pendidikan sekolah dan luar sekolah. Pesantren modern baru bermunculan di Cirebon di awal abad 19. Contoh Pesantren Salaf di Cirebon adalah Pesantren Benda Kerep, dan contoh Pesantren Khalaf adalah Pesantren Buntet. Pesantren salaf di Cirebon hingga saat ini cenderung menutup diri pada modernisasi dan masih menggunakan sitem pembelajaran tradisional, tidak ada jenjang pendidikan formal, dan menghindari inovasi teknologi. Sedangkan pesantren khalaf di Cirebon sebaliknya, mendirikan sekolah berjenjang dan melakukan inovasi dalam pembelajaran. Baik pesantren salaf maupun khalaf adalah bagian sejarah dan budaya pendidikan Islam dengan kearifan lokal Indonesia dan perlu dilestarikan dan dikembangkan oleh masyarakat Indonesia.
Nyadran Tradition in Cepokokuning Village: Educational Construction of Local Wisdom in Islamic Values M. Yasin Abidin; Rofiqotul Aini; Andung Dwi Haryanto
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10636

Abstract

This study intends to explain the series of nyadran traditions in Cepokokuning village, and to find out the community’s understanding of the integration of Islamic values ​​and local wisdom into the nyadran tradition. The design of this research method is qualitative with a phenomenological approach. The findings of this study conclude that before the covid-19 pandemic, the construction of local wisdom on Islamic values ​​in the nyadran tradition in Cepokokuning Village before the covid-19 pandemic was shown in goat slaughtering activities on the banks of the river near the dam, praying together, and pilgrimages in the area. the graves of the ancestors, salvation at crossroads (baritan), and watching puppet entertainment together in front of the Cepokokuning village hall. Meanwhile, during the Covid-19 pandemic, the nyadran tradition was carried out as usual, but the slaughter of goats was only attended by representatives of the residents, ziyarah (nyekar) was carried out independently, salvation (baritan) was held at the mosque, while puppet entertainment activities were abolished. The understanding of the people of Cepokokuning Village towards the values ​​of local wisdom and Islamic values ​​in the nyadran tradition is shown in the earth alms tradition which they believe is a wasilah for health and safety. According to them, the nyadran tradition has been practiced for generations and does not conflict with local wisdom and sharia values. The Islamic values ​​found in the nyadran tradition are togetherness, harmony, egalitarian, mutual cooperation, deliberation, alms, draw closer to Allah as gratitude to Him
Pengembangan E-Modul Berbasis Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar Islam Hidayati Azkiya; M. Tamrin; Arlina Yuza; Ade Sri Madona
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan validitas dan praktikalitas e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural di sekolah dasar Islam. Jenis penelitian ini adalah research and development dengan menggunakan model pengembangan 4-D yaitu define, design, development, dan disseminate. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi oleh 3 orang dosen ahli yaitu ahli materi, ahli desain, ahli bahasa, dan angket respon pendidik dan peserta didik. Penelitian ini menghasilkan bahwa aspek kelayakan isi dan keterpaduan e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural dalam penilaian dosen ahli materi adalah sangat valid. Komponen penyajian dan kegrafisan e-modul dalam pandangan dosen ahli desain sangat layak dipergunakan. Penilaian dari dosen ahli bahasa meliputi aspek kebahasaan pada e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural adalah sangat valid. Secara keseluruhan dari penilaian dosen ahli memiliki kelayakan yang sangat baik. Praktikalitas e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural di sekolah dasar Islam oleh pendidik dan peserta didik diamati sangat praktis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan e-modul berbasis nilai-nilai pendidikan multikultural di sekolah dasar Islam sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Disarankan untuk dapat mengembangkan e-modul pembelajaran berbasis nilai-nilai pendidikan karakter pada materi lainnya di sekolah dasar Islam

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah (on progress) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Al-Thariqah Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Al-Thariqah Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Al-Thariqah More Issue