cover
Contact Name
Franky R.D Rengkung
Contact Email
frankyrengkung@unsrat.ac.id
Phone
+6281311100340
Journal Mail Official
jurnalpolitico@unsrat.ac.id
Editorial Address
Jalan Kampus Bahu Malalayang Manado Kode Pos 95115
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Politico: Jurnal Ilmu Politik
ISSN : 23025603     EISSN : 29639018     DOI : -
Core Subject : Social,
The POLITICO journal contains various articles related to developments and dynamics that occur in the world of politics. Writings or articles published in the POLITICO Journal can be the results of research or scientific opinions related to political science both in theory and practice.
Articles 511 Documents
Perilaku Masyarakat Pemilih Pada Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun 2018 Tamameu, Gorbi
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 11 No. 3 (2022): Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v11i3.44364

Abstract

ABSTRAK Artikel ini mengkaji tentang perilaku pemilih masyarakat Desa Kiama Barat Kecamatan Melonguane pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilkada)Kabupaten Kepulauan Talaud tahun 2018. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, kajian dilakukan dengan memfokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemilih masyarakat Desa Kiama Barat dalam menentukan preferensi pilihan mereka pada Pilkada tahun 2018. Temuan penelitian menggambarkan bahwa perilaku pemilih Desa Kiama Barat lebih banyak dipengaruhi oleh faktor rasionalitas. Hal ini terlihat dari bagaimana mereka mendasarkan preferensi memilih mereka pada faktor prestasi dan juga popularitas dari pasangan terpilih, tanpa melihat latar belakang atau faktor historis. Alasan masyarakat ketika memilih pasangan calon dari prestasi yang ada, karena masyarakat ingin melihat pembangunan dan juga kerja nyata dari pasangan calon yang mereka pilih. Kata Kunci: Perilaku Pemilih ABSTRACT This article examines the voting behavior of the people of West Kiama Village, Melonguane District in the Election of Regent and Deputy Regent (Pilkada) of Talaud Islands Regency in 2018. Using descriptive qualitative methods, the study was conducted by focusing on the factors that influence voter behavior of the people of West Kiama Village in determine their choice preferences in the 2018 Pilkada. The research findings illustrate that the behavior of West Kiama Village voters is more influenced by rationality factors. This can be seen from how they base their voting preferences on the achievement factor and also the popularity of the chosen couple, regardless of background or historical factors. The reason for the community when choosing a candidate pair is because the community wants to see the development and also the real work of the candidate pair they choose. Keywords: Voter Behavior
Politik Identitas Pada Kesetaraan Gender Dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gorontalo Tahun 2020 Katili, Nopyan; Potabuga, Jamin; Rengkung, Franky
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 11 No. 3 (2022): Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v11i3.44365

Abstract

ABSTRAK Artikel ini akan mengkaji keberadaan politik identitas khususnya terkait dengan kesetaraan gender yang terjadi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Gorontalo tahun 2020. Dengan menggunakan metode kualitatif artikel ini akan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi, serta sejauh mana politik identitas khususnya yang terkait dengan kesetaran gender berkembang dan terjadi pada Pilkada tahun 2020. Temuan penelitian menggambarkan bahwa politik identitas yang terjadi di Kabupaten Gorontalo banyak di sebabkan oleh faktor agama dan budaya. Faktor agama sangat mempengaruhi karena mayoritas masyarakat Kabupaten Gorontalo memeluk agama Islam, dimana berkembang stigma bahwa pemimpin itu seharusnya laki-laki. Selain itu budaya yang berkembang di masyarakat Gorontalo dimana sangat minim perempuan yang mau bertarung untuk menjadi pemimpin, karena itu dipahami sebagai haknya kaum pria. Walaupun sebenarnya sudah ada perundangan yang mewajibkan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen namun minimnya kaum perempuan yang bersedia menjadi kendala untuk mewujudkan hal tersebut. Kata Kunci: Politik Identitas; Kesetaraan Gender; Pemilihan Kepala Daerah ABSTRACT This article will examine the existence of identity politics in particular related to gender equality that occurred in the Regional Head Election (Pilkada) in Gorontalo Regency in 2020. Using qualitative methods this article will describe the factors that influence, and the extent to which identity politics, especially those related to Gender equality develops and occurs in the 2020 Pilkada. The research findings illustrate that identity politics that occurs in Gorontalo Regency is mostly caused by religious and cultural factors. The religious factor is very influential because the majority of the people of Gorontalo Regency embrace Islam, where there is a growing stigma that the leader should be a man. In addition, the culture that developed in the Gorontalo community where there are very few women who want to fight to become leaders, because it is understood as the right of men. Even though there is actually a law that requires women's representation of 30 percent, the lack of women who are willing to be an obstacle to make this happen. Keywords: Identity Politics; Gender equality; Regional Head Election
Partisipasi Masyarakat Pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2020: (Identifikasi Penyebab Masyarakat Tidak Menggunakan Hak Pilihnya) Roring, Erika Angela; Lapian, Marlien T.; Lambey, Trintje
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 11 No. 3 (2022): Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v11i3.44366

Abstract

ABSTRAK Artikel ini merupakan hasil identifikasi penyebab mengapa masyarakat khususnya masyarakat di Kecamatan Dimembe banyak yang tidak menggunakan hak pilihnya (Golput) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 di Kabupaten Minahasa Utara. Dengan menggunakan metode kualitatif penelitian ini akan mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi pemilih mengapa mereka tidak menggunakan hak pilih mereka pada Pilkada di Kabupaten Minahasa Utara tahun 2020. Temuan penelitian menggambarkan bahwa masyarakat yang tidak menggunakan hak pilih mereka terkategori sebagai masyarakat yang golput awam. Hal itu disebabkan karena mereka masih apatis yang artinya tidak ada ketertarikan di bidang politik, ditambah dengan anggapan bahwa suara mereka tidak terlalu berpengaruh. Selain faktor apatisme, yang juga mempengaruhi para pemilih yang mempunyai hak pilih namun tidak menggunakannya adalah pertimbangan dari kebutuhan ekonomi, disamping kurangnya pendekatan politik dari para calon. Kata Kunci: Pemilihan Kepala Daerah; Hak Pilih ABSTRACT This article is the result of identifying the causes why many people, especially people in Dimembe District, do not use their voting rights (Golput) in the 2020 Regional Head Election (Pilkada) in North Minahasa Regency. Using qualitative methods, this study will identify various factors that influence voters why they do not exercise their voting rights in the regional elections in North Minahasa Regency in 2020. The research findings illustrate that people who do not exercise their voting rights are categorized as ordinary people who abstain. This is because they are still apathetic, which means they have no interest in politics, coupled with the assumption that their voices are not very influential. In addition to the apathy factor, which also affects voters who have the right to vote but do not use it, is the consideration of economic needs, in addition to the lack of political approach from the candidates. Keywords: Regional Head Election
Strategi Politik Pasangan Tatong Bara - Nayodo Kurniawan Pada Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Kota Kotamobagu Tahun 2018 Paputungan, Fikran Wardiman
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 11 No. 3 (2022): Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v11i3.44367

Abstract

ABSTRAK Artikel ini mendeskripsikan strategi yang dimainkan oleh pasangan Tatong Bara dan Nayodo pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Kota Kotamobagu tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang fokus mengidentifikasi strategi pasangan ini dalam memenangkan Pilwako Kota Kotamobagu pada tahun 2018. Temuan penelitian menggambarkan terdapat beberapa strategi yang mainkan oleh pasangan calon ini saat bertarung pada pilwako tersebut. Ada yang berbentuk strategi defensif dan ada yang berbentuk strategi ofensif. Adapun strategi yang dimainkan diantaranya adalah dengan mempertahankan dan merawat wilayah-wilayah yang menjadi basis pendukung pasangan ini agar tidak bisa direbut pasangan calon lain, membentuk tim pemenangan yang profesional, solid, berintegritas, dan meminimalisir potensi untuk menjadi lawan dengan cara memborong semua dukungan partai politik. Strategi lainnya yang membuat pasangan ini berhasil adalah memanfaatkan keunggulan sebagai calon patahana dengan memanfaatkan dukungan birokrasi yang kuat. Kata Kunci: Strategi Politik: Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota: Kota Kotamobagu ABSTRACT This article describes the strategy played by the couple Tatong Bara and Nayodo in the election of the Mayor and Deputy Mayor (Pilwako) of Kotamobagu City in 2018. This study uses a qualitative method, which focuses on identifying the strategy of this pair in winning the Pilwako Kotamobagu City in 2018. The research findings describe there are several strategies played by this pair of candidates when fighting in the pilwako. Some are in the form of a defensive strategy and some are in the form of an offensive strategy. The strategies played include maintaining and caring for the areas that are the basis for supporting this pair so they cannot be taken over by other candidate pairs, forming a professional, solid, integrity winning team, and minimizing the potential to become opponents by buying up all political party support. . Another strategy that has made this pair successful is to take advantage of their superiority as a candidate for fracture by taking advantage of strong bureaucratic support. Keywords: Political Strategy: Election of Mayor and Deputy Mayor: Kotamobagu
Implementasi Kebijakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dalam Pengarusutamaan Gender Di Sulawesi Utara Rivie, Varencia; Pati, Agustinus; Rengkung, Franky
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 11 No. 3 (2022): Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v11i3.44368

Abstract

ABSTRAK Artikel ini mengkaji implementasi kebijakan yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Utara, terkait dengan pengarusutamaan gender. Dengan menggunakan metode kualitatif penelitian ini akan fokus mengkaji terkait dengan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses implementasi kebijakan tersebut. Kajian dilakukan dengan menggunakan pendekatan yang dikemukakan oleh George C. Edwards III (1980) tentang indikator dalam mengevalusi sebuah kebijakan. Temuan penelitian menggambarkan dari sisi komunikasi dan struktur birokrasi yang dimiliki Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Utara sudah dapat dikatakan baik dan memadai. Namun dari sisi sumber daya manusia yang masih kurang. Hal ini diperparah dengan minimnya dana yang tersedia. Dengan data tersebut dapat disimpulkan bahwa proses implementasi kebijakan tersebut belum berjalan sebagaimana dengan yang diharapkan. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan; Pengarusutamaan Gender ABSTRACT This article examines the implementation of policies carried out by the Office of Women's Empowerment and Child Protection of North Sulawesi Province, related to gender mainstreaming. By using qualitative methods, this research will focus on examining the various obstacles faced in the process of implementing the policy. The study was conducted using the approach proposed by George C. Edwards III (1980) regarding indicators in evaluating a policy. The findings of the study illustrate that in terms of communication and bureaucratic structure owned by the Office of Women's Empowerment and Child Protection of North Sulawesi Province, it can be said to be good and adequate. However, in terms of human resources are still lacking. This is exacerbated by the lack of available funds. With these data it can be concluded that the process of implementing the policy has not gone as expected. Keywords: Policy Implementation; Gender Mainstreaming
Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pemilihan Walikota Dan Wakil Walikota Manado Tahun 2020 Kusen, Ferrel C.; Lapian, Marlien T.; Lambey, Trintje
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 11 No. 3 (2022): Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v11i3.44369

Abstract

ABSTRAK Artikel ini mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi preferensi pemilih dalam berpartisipasi pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Manado tahun 2020. Dengan menggunakan metode kualitatif artikel ini akan mengidentifikasi dan mengkaji berbagai faktor yang mempengaruhi preferensi masyarakat pemilih khususnya yang ada di Kecamatan Malalayang Kota Manado, dalam menentukan pilihan mereka pada Pilwako Kota Manado tahun 2020. Temuan penelitian menunjukan faktor yang mempengaruhi preferensi masyarakat pemilih dalam menentukan pilihannya cukup beragam. Terjadi percampuran antara pendekatan sosiologis, pendekatan psikologis, dan pilihan yang rasional. Namun jika diprosentasikan, preferensi mereka lebih didasarkan pada pendekatan psikologis, dimana mereka lebih melihat latar belakang pasangan calon dari siapa partai yang mendukungnya. Kata Kunci: Partisipasi Politik; Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Manado ABSTRACT This article identifies the factors that influence voter preferences in participating in the 2020 Manado Mayor and Deputy Mayor (Pilwako) election. Using a qualitative method, this article will identify and examine various factors that influence voters' preferences, especially in Malalayang District, Manado City. , in determining their choice in the 2020 Mayoral Election of Manado City. The research findings show that the factors that influence the preferences of the voting community in determining their choice are quite diverse. There is a mixture of sociological approach, psychological approach, and rational choice. However, if they are presented as a percentage, their preferences are based more on a psychological approach, where they look more closely at the background of the candidate pair from which party supports it. Keywords: Political Participation; Election of Mayor and Deputy Mayor of Manado
Fungsi Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa Dalam Pengelolaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa Palandeng, Leonardo Maykel; Pioh, Novie R.; Tulung, Trilke Erita
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 11 No. 3 (2022): Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v11i3.44370

Abstract

Artikel ini mengkaji peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Ranoketang Tua, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, terkait dengan pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilakukan. Dengan menggunakan metode kualitatif kajian ini akan mengidentifikasi penyebab mengapa fungsi pengawasan Badan Permusyaratan Desa (BPD) terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2021 di Desa Rnanoketang Tua, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan tidak berjalan baik. Temuan penelitian menggambarkan penyebab utama tidak jalannya fungsi pengawasan BPD terhadap pengelolaan APBDes di Desa Ranoketang Tua Kecamatan Amurang adalah terkait dengan pedoman teknis, fasilitas dan sosialisasi tentang fungsi pengawasan sebagai tugas BPD yang kurang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Selain itu adanya permasalahan tunjangan bagi anggota BPD yang dianggap minim, serta Sumber Daya Manusia (SDM) anggota BPD yang kurang memiliki kapabilitas. Hal ini di perparah dengan adanya sikap pemerintah desa yang jarang melibatkan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pengembangan Desa (Musrembangdes).   Kata Kunci: Fungsi Pengawasan; Badan Permusyawaratan Desa; APBDes     ABSTRACT This article examines the role of the Village Consultative Body (BPD) in Ranoketang Tua Village, Amurang District, South Minahasa Regency, related to the implementation of the supervisory function carried out. Using qualitative methods, this study will identify the reasons why the supervisory function of the Village Consultative Body (BPD) on the management of the 2021 Village Revenue and Expenditure Budget (APBDes) in Rnanoketang Tua Village, Amurang District, South Minahasa Regency is not working well. The research findings describe the main cause of the failure of the BPD's supervisory function on the management of the APBDes in Ranoketang Tua Village, Amurang District, which is related to technical guidelines, facilities and socialization of the supervisory function as a BPD task that is not given by the South Minahasa Regency Government. In addition, there are problems with allowances for BPD members who are considered minimal, as well as Human Resources (HR) for BPD members who lack the capability. This is exacerbated by the attitude of the village government that rarely involves the community in Village Development Planning Deliberations (Musrembangdes).   Keywords: Supervision Function; Village Consultative Body; APBDes
Prospek Hubungan Bilateral Indonesia-Australia Adilang, Vickly S.M; Tulung, Trilke E.
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 11 No. 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v11i4.45236

Abstract

Hubungan kerjasama Indonesia dengan Australia di bidang perdagangan telah dilakukan sejak dulu. Dengan menggunakan metode deskripitif kualitatif, penelitian ini akan fokus untuk mengetahui prospek hubungan bilateral Indonesia-Australia khususnya di bidang perdagangan daging sapi. Penelitian ini akan menggambarkan bagaimana kebijakan Indonesia dengan Australia, serta bentuk kerjasama Indonesia dan Australia dalam bidang impor daging sapi. Temuan penelitian menggambarkan bahwa daging sapi merupakan produk yang sangat dibutuhkan di Indonesia. Permintaan daging sapi Indonesia terus meningkat tetapi tidak sejalan dengan kemampuan penyediaan daging sapi nasional. Pemerintah Indonesia harus melakukan Impor guna memenuhi kebutuhan konsumsi daging sapi nasional. Indonesia memilih Australia sebagai negara pengimport daging sapi terbesar, dengan alasan karena jarak kedua negara sangat dekat. Faktor lain yang di perhitungkan seperti lamanya perjalanan, jumlah pasokan sapi, dan aspek kehalalan khusus untuk daging sapi beku. Impor daging sapi beku selama ini tidak ekonomis jika dilakukan dari negara-negara lain, karena biaya transportasi yang mahal dan lama perjalanan. Di samping itu kapasitas pasokan sapi negara selain Australia terbatas. Memang, impor sapi Australia ke Indonesia mengalami kondisi yang fluktuatif dari masa ke masa, karena ketersediaan masih kurang dibandingkan tingginya permintaan daging sapi. Namun data hasil penelitian menunjukan, volume dan nilai impor daging sapi di Indonesia cenderung meningkat, maka dapat disimpulkan bahwa prospektif import daging sapi dari Australia ke Indonesia untuk jangka pendek dan panjang akan terus dilakukan. Kata Kunci: Prospek; Hubungan Bilateral; Perdagangan; Daging Sapi; Indonesia; Australia ABSTRACT The cooperation between Indonesia and Australia in the trade sector has been carried out for a long time. By using a qualitative descriptive method, this research will focus on knowing the prospects of Indonesia-Australia bilateral relations, especially in the beef trade. This study will describe how Indonesia's policy with Australia, as well as the form of cooperation between Indonesia and Australia in the field of beef imports. Research findings illustrate that beef is a product that is very much needed in Indonesia. The demand for Indonesian beef continues to increase but is not in line with the national beef supply capability. The Indonesian government must carry out imports to meet the needs of national beef consumption. Indonesia chose Australia as the largest beef importer country, with the reason that the two countries are very close. Other factors that are taken into account include the length of the trip, the number of beef supplies, and the special halal aspect for frozen beef. Imports of frozen beef have so far been uneconomical if done from other countries, due to high transportation costs and long travel times. In addition, the cattle supply capacity of countries other than Australia is limited. Indeed, imports of Australian cattle to Indonesia experience fluctuating conditions from time to time, because the availability is still lacking compared to the high demand for beef. However, the research data shows that the volume and value of beef imports in Indonesia tend to increase, so it can be concluded that the prospective import of beef from Australia to Indonesia for the short and long term will continue to be carried out. Keywords: Prospect; Bilateral relations; Trading; Beef; Indonesia; Australia
Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara Dalam Peningkatan Pembangunan Perkampungan Dan Wilayah Pesisir Kading, Valentin; Pioh, Novie R.; Waworundeng, Welly
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 11 No. 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v11i4.45244

Abstract

Artikel ini mengkaji kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Tenggara. Dengan metode kualitatif kinerja DPRD akan dilihat dari bagaimana upaya yang dilakukan dalam meningkatkan pembangunan perkampungan dan pesisir di Desa Borgo Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara. Kinerja DPRD akan diukur dengan menggunakan pendekatan yang dikemukakan oleh Dwianto, 2006, tentang indikator mengukur kinerja, yaitu: produktifitas, kualitas layanan, akuntabilitas, dan responsifitas. Hasil penelitian menunjukkan kinerja DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara dilihat dari 4 (empat) indikator tersebut belum dapat menunjukan kinerja yang baik. Kata Kunci: Kinerja; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah: Minahasa Tenggara ABSTRACT This article examines the performance of the Regional House of Representatives (DPRD) of Southeast Minahasa Regency. With the qualitative method, the performance of the DPRD will be seen from the efforts made in improving the development of villages and coastal areas in Borgo Village, Belang District, Southeast Minahasa Regency. DPRD performance will be measured using the approach proposed by Dwianto, 2006, regarding indicators for measuring performance, namely: productivity, service quality, accountability, and responsiveness. The results of the study show that the performance of the DPRD of Southeast Minahasa Regency seen from the 4 (four) indicators has not been able to show good performance. Keywords: Performance; Regional House of Representatives: Southeast Minahasa
Pola Rekrutmen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Pada Pemilihan Anggota Legislatif Kota Manado Tahun 2019 Taarama, Deigratya F; Wilar, Wiesje; Rengkung, Franky
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 11 No. 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v11i4.45249

Abstract

Artikel ini mengkaji pola rekruitmen yang dilakukan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap calon anggota legislatif Kota Manado pada tahun 2019. Dengan menggunakan metode kualitatif, kajian ini akan menggambarkan pola rekrutmen yang dilakukan oleh PDIP Kota Manado. Temuan penelitian menggambarkan bahwa PDIP dalam melakukan rekrutmen calon melalui 3 (tiga) tahapan yaitu tahapan penjaringan calon, tahapan penyaringan dan seleksi calon yang telah dijaring, dan tahapan penetapan calon. Hal itu dilakukan karena PDIP menginginkan calon yang diutus partai merupakan calon yang berkualitas dan memang pantas untuk dicalonkan sebagai anggota legislatif. Kata Kunci: Rekrutmen; Anggota Legislatif; PDIP; Manado ABSTRACT This article examines the recruitment pattern carried out by the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDIP) against candidates for the Manado City legislature in 2019. Using a qualitative method, this study will describe the recruitment pattern carried out by the Manado City PDIP. The findings of the study illustrate that PDIP in recruiting candidates goes through 3 (three) stages, namely the selection stage of candidates, the screening and selection stages of candidates who have been recruited, and the stages of determining candidates. This was done because PDIP wanted the candidates sent by the party to be qualified candidates and deserved to be nominated as members of the legislature. Keywords: Recruitment; Legislative Members; PDIP; Manado

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): Januari 2026 Vol. 13 No. 1 (2024): Januari 2024 Vol. 12 No. 4 (2023): Oktober 2023 Vol. 12 No. 3 (2023): Juli 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Januari 2023 Vol. 11 No. 4 (2022): Oktober 2022 Vol. 11 No. 3 (2022): Juli 2022 Vol. 11 No. 2 (2022): April 2022 Vol 11, No 1 (2022): Januari 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): Januari 2022 Vol 10, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 10, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 10, No 2 (2021): April 2021 Vol 10, No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10, No 4 (2021): Repository Vol 10, No 2 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 9, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 9, No 2 (2020): April 2020 Vol 9, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 8, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 8, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 8, No 3 (2019): November 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 2 (2019): April 2019 Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 8, No 1 (2019): Februari 2019 Vol 7, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 7, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 7, No 3 (2018): November 2018 Vol 7, No 2 (2018): Juni 2018 Vol 7, No 2 (2018): April 2018 Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 6, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 6, No 2 (2017): Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 5, No 1 (2016): Februari 2016 Vol 4, No 2 (2015): Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): Februari 2015 Vol 3, No 2 (2014): April 2014 Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 2, No 2 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013 Vol 2, No 1 (2013): Februari 2013 More Issue