cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Tekonologi Proses dan Inovasi Industri (JTPII) merupakan sarana bagi para peneliti, perekayasa dan akademisi dalam menjembatani antara kajian teoritis dan penerapannya untuk pengembangan industri, khususnya bidang teknologi proses dan inovasi hasil produk. JTPII terbit dua kali dalam satu tahun, bulan Juli dan Desember. Redaksi menerima penulisan artikel karya tulis ilmiah hasil penelitian dan pengembangan (Litbang) atau artikel tinjauan.
Arjuna Subject : -
Articles 107 Documents
Verifikasi Metode Pengujian Sulfat Dalam Air dan Air Limbah Sesuai SNI 6989.20 : 2009 ardhaningtyas riza utami
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.683 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i1.2726

Abstract

Verifikasi metode pengujian sulfat dalam air dan air limbah secara turbidimetri yang mengacu pada SNI 6989.20 : 2009 telah dilakukan. Didapatkan Limit of Quantity (LOQ) = 1,921 mg/L, Method Detection Limit (MDL) = 0.6038 mg/L. Kurva kalibrasi untuk konsentrasi > 5 mg/L dan konsentrasi < 5 mg/L mempunyai derajat linearitas ( r ) =0.997 dan 0.998.  RSD presisi contoh = 3.187 %, sedangkan RSD reproducibility contoh = 2.60%. Hasil verifikasi metode tersebut memenuhi syarat keberterimaan, sehingga metode tersebut dapat diterapkan di laboratorium.
Respon Rasio Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) dan Tepung Terigu Terhadap Kadar Air, Serat Kasar dan Organoleptik Kue Brownies Kukus Hartati, Fadjar Kurnia
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri, Edisi Juli 2016
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.043 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v1i1.1769

Abstract

Keberadaan singkong sebagai bahan pangan lokal bisa diolah menjadi tepung mocaf dan menggantikan posisi tepung terigu. Tentu saja belum semua peran tepung terigu bisa digantikan sepenuhnya. Mocaf juga dapat menjadi bahan baku beragam kue kering, seperti cookies, nastar, kastengel, brownies, kue kukus dansponge cake. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui respon rasio tepung mocaf dan tepung terigu terhadap kadar air, kadar serat dan organoleptik kue brownies kukus. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola 1 faktor dan 5 kali ulangan, yaitu faktor rasio tepung mocaf dan tepung terigu (20:80; 40:60; 60:40; 80:20; 100;0). Hasil pengamatan menunjukkan bahwa rasio tepung mocaf dan tepung terigu pada pembuatan kue brownies kukus tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air tetapi memiliki pengaruh yang sangat nyata terhadap kandungan serat kasar. Sedangkan rasio tepung mocaf dan tepung terigu tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap organoleptik rasa, warna dan aroma tetapi memiliki pengaruh yang sangat nyata terhadap keempukan kue brownies kukus. Hasil uji efektifitas perlakuan rasio tepung mocaf dan terigu 40:60 merupakan perlakuan terbaik/tertinggi dengan nilai 0,72 sedangkan perlakuan terendahnya adalah perlakuan rasio tepung mocaf dan terigu 100:0 dengan nilai 0,37.
HARMONISASI METODE HYBRID DALAM PENENTUAN PUPUK BERSUBSIDI DI WILAYAH JAWA TIMUR Ilham Ilham
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 4, No 1 (2019): Vol. 4, No. 1, Juli 2019
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.262 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v4i1.5239

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kebutuhan pupuk yang ada di tiap kabupaten sekitar wilayah jawa timur. Sistem pendukung keputusan bertujuan mengukur serta mengevaluasi penjualan yang masih kurang dari 100% dari alokasi target penjualan. Untuk menindak lanjuti hasil evaluasi terhadap suatu kabupaten diterapkan dua metode hybrid, yaitu Analytic Hierarchy Proses  dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution untuk melakukan perangkingan terhadap penjualan pupuk bersubsidi.Dengan adanya harmonisasi metode hybrid ini dapat ditentukan kriteria beragam dan memecahkan masalah pengambilan keputusan yang menggunakan presepsi manusia dengan membandingkan bobot kepentingan sebagai input utamanya. Sistem pendukung keputusan menggunakan metode AHP dan TOPSIS mampu menganalisa dan menyimpulkan variabel perbandingan rencana, realisasi dan potensi penjualan di masing-masing kabupaten, hasil penelitian dari sampling propinsi Jawa Timur penjualan terendah adalah Lumajang dengan nilai 0,4993 karena penjualan masih kurang dari 100% yaitu 300 ton dari total rencana 1216 ton, dengan mengetahui penjualan yang kurang dari 100% di masing-masing kabupaten.
Studi Uji kekerasan Rockwell Superficial vs Micro Vickers Magdalena Feby Kumayasari; Arif Indro Sultoni
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.988 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i2.789

Abstract

Pengujian menggunakan mesin uji kekerasan Microvickers membutuhkan preparasi yang cukup sulit. Hal ini membuat banyak produsen yang lebih menyukai menggunakan pengujian Rockwell T karena proses yang lebih mudah dan cepat. Namun, pada kenyataannya pengujian Rockwell tidak dapat digunakan pada benda uji dengan ketebalan yang cukup tipis dasn lunak , sehingga mengakibatkan banyak sampel yang tidak lolos uji saat diuji menggunakan alat uji kekerasan microvickers pada tingkat kekekerasan lunak. Pada penelitian ini akan dilakukan perbandingan pengujian dengan dua metode kekerasan yang berbeda. Hal ini bertujuan agar mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil pengujian terhadap benda yang sama. Kekerasan yang digunakan adalah Rockwell superficial 15 T dan 30 T dengan Microvickers 2 kgf. Dari penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil uji kekerasan antara kedua metode itu, jika dilakukan pemolesan yang benar terhadap benda uji yang akan dilakukan menggunakan microvickers.
Perbandingan Sensor, Komunikasi Data, Aplikasi Monitoring untuk pengembangan Modul IoT pengukuran Suhu Aneke Rintiasti; Aan Anto Suhartono
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 4, No 1 (2019): Vol. 4, No. 1, Juli 2019
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1331.066 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v4i1.5243

Abstract

Saat ini Industri Tembakau masih banyak menggunakan tenaga manusia dalam proses produksinya. Proses fermentasi tembakau adalah menumpuk daun pada luasan dan ketinggian tertentu (disebut juga dengan staple) untuk diperolehnya proses pematangan daun secara alamiah hal inilah yang menentukan kualitas daun termasuk aroma dan rasa yang dikehendaki. Pengukuran suhu dilakukan secara manual dengan memasukkan thermometer raksa kedalam pipa yang diletakkan diantara tumpukan daun tembakau. Dari hasil percobaan diantara ketiga sensor tersebut DHT-22 ternyata lebih akurat dan presisi dalam hasil pengukuran dibanding thermistor dan juga LM35. untuk jangkauannya DHT 22 cukup simpel seperti halnya LM35 yang tinggal langsung menghubungkan ke dalam arduino. Tidak seperti thermistor yang harus ada rangkaian tambahannya terlebih dahulu. Biaya Per titik untuk Wifi menggunakan NodeMCU lebih ekonomis dibandingkan dengan RF menggunakan Zigbee. Jarak Transmit : zigbee maksimal 100 m. Verifikasi Sensor DHT 22 memenuhi. Lokasi tiap stapel dapat diketahui dari IP tiap nodeMCU.
Pemanfaatan Sludge Limbah Industri MSG Sebagai Bahan Baku Pupuk Organik ardhaningtyas riza utami
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri, Edisi November 2016
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.569 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v1i2.1915

Abstract

Sludge Limbah MSG banyak mengandung bahan organic dan unsur hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Pemanfaatan sludge limbah MSG sebagai bahan baku pupuk organic perlu ditambahkan kotoran sapi dan fosfat. Penambahan kotoran sapi dan fosfat dapat meningkatkan kandungan C organic dan nilai C/N ratio. Variasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah variasi komposisi antara P2O5 : Limbah MSG : Kotoran Sapi, yaitu : 40:30:30 ; 30:40:30 dan 40:20:40. Komposisi yang memberikan hasil terbaik adalah 30 bagian fosfat : 40 bagian sludge limbah MSG : 30 bagian kotoran sapi. Komposisi tersebut dapat menghasilka C/N rasio sebesar 21,9.
Desain Sistem Kontrol Rotator Antena untuk Menggerakkan Antena 2 Sumbu Kurdianto, Kurdianto
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri, Edisi Juli 2016
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.043 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v1i1.1763

Abstract

Pelacakan (tracking) muatan roket dapat dilakukan dengan menggunakan antena disertai dengan sistem kontrol rotator antena yang berfungsi untuk menggerakkan antena secara 2 (dua) sumbu yaitu sumbu x dan sumbu y. Sumbu x merupakan sudut azimut dan sumbu y merupakan sudut elevasi. Sistem kontrol rotator antena dapat bergerak disebabkan ada perintah dari mikrokontroller yang menerima pesan perintah dari aplikasi kontrol antena berbasis android untuk menggerakan sudut elevasi dan sudut azimut nya. Pesan perintah dari aplikasi kontrol antena berbasis android terhadap mikrokontroler diterima melalui relay modul yang terdapat 4 (empat) channel yaitu channel 1 dan 2 berfungsi menggerakkan antena dengan sudut elevasi atas dan bawah, channel 3 dan 4 berfungsi menggerakkan antena dengan sudut azimut kanan dan kiri. Terjadi nya sinkronisasi tersebut disebabkan komunikasi melalui bluetooth yang terpasang pada sistem kontrol rotator antena dan aplikasi kontrol antena berbasis android..
Desain Antar Muka Aplikasi Informasi Terdokumentasi ISO 9001:2015 Aneke Rintiasti
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.254 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i2.3402

Abstract

Implementasi dan sertifikasi sistem manajemen Mutu (Quality Management System) (QMS), terutama untuk usaha kecil dan menengah, melibatkan, volume dokumen dan catatan yang cukup besar yang berkaitan dengan jumlah dan pekerjaan karyawannya. Makalah ini membahas solusi organisasi dan pemantauan yang efisien, dengan fokus pada pengelolaan informasi terdokumentasi , yang bisa mendukung organisasi dalam menerapkan system manajemen mutu SNI ISO 9001:2015 yang efektif dan efisien pada perusahaan kecil dengan menghadirkan solusi perangkat lunak.Kata Kunci : informasi terdokumentasi, sistem manajemen mutu, SNI ISO 9001:2015
PENGARUH KENAIKAN SUHU DAN WAKTU PADA INSULASI TAMBAHAN SETRIKA LISTRIK DARI BAHAN KERAMIK (THERMOSTAT SETRIKA) deny suryana
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.591 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v2i1.2754

Abstract

Telah dilakukan studi lama waktu pengujian kenaikan suhu pada insulasi tambahan setrika listrik dari bahan keramik (Thermostat Setrika). Tujuan dari makalah ini untuk memberikan rekomendasi pada rentang lama waktu pengujian pada titik kritis bagian thermostat yang menggunanaan keramik sebagai insulasi tambahan sesuai dengan metode uji keselamatan produk setrika listrik. Untuk tujuan ini, dilakukan variasi lama pengujian dari 1 jam, 1 jam 30 menit dan 2 jam menggunakan alat rekam kenaikan suhu setiap 2 detik. Metode pengukuran di dasarkan pada standart SNI/IEC 60335-2-35:2009. Studi ini menunjukan bahwa variasi lama waktu pengujian tidak berpengaruh signifikan terhadap kenaikan suhu pada insulasi tambahan dari bahan keramik.
Analisa Daya dan Emisi Konduksi pada Terminal Utama Lampu LED PJU Agung Yanuar Wirapraja; Ika Prawesty Wulandari
Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri Vol 4, No 2 (2019): Vol. 4, No. 2, November 2019
Publisher : Balai Riset Dan Standardisasi Industri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.06 KB) | DOI: 10.36048/jtpii.v4i2.5689

Abstract

Pembangunan infrastruktur saat ini lebih berfokus pada pembangunan jalan raya, meliputi jalan bebas hambatan (TOL). Pertumbuhan pembangunan jalan raya berbanding lurus dengan penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU) di berbagai ruas jalan raya. Hal ini membuat konsumsi energi listrik untuk penerangan jalan semakin besar. Penggunaan jenis lampu LED dan penambahan fitur dimmer untuk penerangan jalan raya menjadi solusi untuk mengurangi konsumsi energi listrik. Penelitian ini secara khusus menganalisa emisi konduksi yang dihasilkan oleh lampu LED penerangan jalan umum yang dilengkapi dengan fitur auto dimming. Penelitian ini menggunakan dua kelompok lampu LED peneragan jalan umum (PJU) yaitu lampu PJU dengan auto dimming dan lampu PJU tanpa dimming. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah mengetahui konsumsi daya dan emisi konduksi lampu LED PJU dengan dimming dan tanpa dimming. Metoda pengujian mengacu pada CISPR 15 yaitu mains terminal disturbance voltage. Konsumsi daya listrik lampu LED PJU dengan dimming lebih rendah jika dibandingkan dengan lampu PJU tanpa dimming. Konsumsi daya lampu LED PJU lebih rendah ≤ 8% jika dibandingkan dengan lampu PJU tanpa dimming. Semua lampu LED PJU dengan dimming memenuhi persyaratan uji emisi konduksi pada terminal utama pada CISPR 15. Pada lampu LED PJU tanpa dimming terdapat 2 buah lampu yang tidak memenuhi persyaratan uji emisi konduksi pada CISPR 15.

Page 7 of 11 | Total Record : 107