cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Analisis Tinggi Muka Air Dan Debit Banjir Sungai Tateli Di Desa Tateli Tiga Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa Febrianti R. Siban; Jeffry S. F. Sumarauw; Cindy J. Supit
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Tateli merupakan salah satu sungai di Kecamatan Mandolang, yang pernah meluap dan membanjiri daerah yang dilewati oleh sungai Tateli yang sebagian besar merupakan pemukiman masyarakat. Analisis debit banjir dan elevasi tinggi muka air dimulai dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Adapun data hujan yang digunakan berasal dari pos hujan Tinoor. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum dari tahun 2008 s/d 2020. Pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Conservation Services, dan untuk kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan menggunakan uji debit puncak. Parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, initial discharge dan ratio to peak. Untuk batasan setiap parameter disesuaikan dengan nilai standar pada program komputer HEC-HMS. Hasil uji debit puncak menunjukan 3,0 m3/detik. Kemudian dilakukan analisis debit banjir dengan parameter terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS. Hasil simulasi menunjukan bahwa semua penampang sungai Tateli yang ditinjau tidak mampu menampung debit banjir rencana yang terjadi untuk tiap kala ulang. Kata kunci: sungai Tateli, hidraulika, HEC-HMS, HEC-RAS
Perencanaan Struktur Rumah Susun Penghargaan Kota Manado Menggunakan Metode Beton Pracetak Dengan Sistem Ganda Suh Rahmat; Ronny E. Pandaleke; Banu D. Handono
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah susun merupakan salah satu alternatif pemecahan masalah kebutuhan perumahan dan pemukiman terutama di daerah perkotaan. Hal ini mendorong para ahli konstruksi untuk melakukan inovasi konstruksi yang efektif dan efisien. Metode beton pracetak (precast) adalah teknologi konstruksi struktur beton dengan komponen yang dicetak terlebih dahulu pada suatu tempat (fabrication) dan dipasang dilokasi proyek (erection). Gedung Rumah Susun Penghargaan Kota Manado pada kondisi sebenarnya dirancang menggunakan metode konvensional (cast in-situ). Pemilihan metode pracetak didasari kecepatan pelaksanaan dikarenakan menggunakan metode konvensional tidak memungkinkan untuk dapat diselesaikan tepat waktu. Bangunan terdiri dari 4 lantai dengan panjang 61,25 m, lebar 17,50m, dan tinggi 15,55m. Letak gedung berada di Kota Manado, Sulawesi Utara, dimana nilai SDS dan SD1 sebesar 0,750 g dan 0,567 g dengan KDS “D”. Komponen struktur dengan Sistem Ganda menggunakan SRPMK dan SDSK. Pemodelan dan analisis struktur menggunakan Software dengan pemodelan 3D. Pedoman perencanaan yaitu SNI 1726:2019, 2847:2019, dan 1727:2020. Perencanaan dengan metode pracetak yaitu balok, kolom, dan pelat. Analisis dan perencanaan struktur gedung telah memenuhi persyaratan LRFD (Load and Resistance Factor Design) Kekuatan Rencana ≥ Kekuatan Perlu. Sambungan elemen struktur pracetak menggunakan sambungan basah (In-situ concrete Joint) mutu beton 60 MPa. Kata kunci: beton pracetak, sistem ganda, LRFD, sambungan basah
Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih Di Kelurahan Lahendong Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon Melalui Pemanfaatan Sumber Mata Air Zanoriri Valentsia R. Pantow; Cindy J. Supit; Jeffry S. F. Sumarauw
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok pada berbagai aktivitas manusia. Kebutuhan sehari – hari, seperti mencuci, memasak, mandi dan kebutuhan konsumsi membutuhkan keberadaan dan ketersediaan air yang cukup khususnya air bersih. Di Kelurahan Lahendong ini memiliki sumber mata air yang sering disebut Mata Air Zanoriri. Namun pemanfaatan air bersih ini belum bersifat menyeluruh, yang artinya belum semua anggota masyarakat Kelurahan Lahendong mendapat distribusi air dari sumber mata air tersebut . Meskipun termasuk daerah yang potensi, namun jika tidak di manfaatkan maka sumber daya air ini tidak akan bisa tersalur dengan baik pada masyarakat. Adapun metode – metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Lapangan dan Studi Literatur . Proyeksi pertumbuhan penduduk sampai tahun 2032 di hitung menggunakan 3 metode regresi, yaitu metode regresi lineer, regresi logaritma dan regresi ekspondensial. Dan berdasarkan hasil analisa, trend regresi terbaik dengan r (koefisien korelasi) yaitu 1 dan dengan koefisien Se yang bukan merupakan yang terbesar adalah analisa regresi linier dengan jumlah penduduk pada tahun 2030 mencapai 3347 jiwa. Untuk reservoir distribusi yaitu ( 11 x 11 x 13,7 ) m menggunakan pipa diameter 75 dan 50 mm . Kemudian air bersih akan didistribusikan ke penduduk secara gravitasi melalui Dua Belas (12) Hidran Umum yang tersebar di Kelurahan Lahendong dengan debit setiap hidran 0,25 liter/detik. Kata kunci: air bersih, sistem penyediaan, metode regresi, hidran umum
Analisis Kebutuhan Parkir Dan Kinerja Jalan Hotel Luwansa Manado Mercy M. M. Pangemanan; Meike M. Kumaat; Sisca V. Pandey
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan tata guna lahan dari pembangunan konstruksi Hotel Luwansa Manado mengakibatkan perubahan dalam sistem transportasi pada Jalan Pumorow. Hotel Luwansa Manado memiliki berbagai fasilitas dan lokasi yang cukup strategis sangat mendukung berbagai kegiatan dan tentunya dibutuhkan area parkir yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan lahan parkir Hotel Luwansa Manado, menganalisis kinerja arus lalu lintas di Jalan Pumorow, dan menganalisis pemodelan kinerja arus lalu lintas. Kapasitas ruang parkir di Hotel Luwansa Manado sebesar 101 SRP. Parkir maksimum terjadi pada hari Rabu, 31 Mei 2023 dengan volume 166 kendaraan, akumulasi 79 kendaraan, rata-rata durasi 5,27 jam, pergantian parkir 0,15 kend/petak/jam, nilai indeks parkir 78,22%, dimana jumlah ruang parkir yang dibutuhkan sebanyak 79,60 kendaraan. Hal ini menunjukan bahwa kapasitas ruang parkir di Hotel Luwansa Manado masih memenuhi area parkir yang ada. Jam puncak di Jalan Pumorow terjadi pada Rabu, 31 Mei 2023. Analisa menggunakan PKJI 2014 diperoleh nilai arus lalu lintas (Q) 1184 skr/jam, nilai kapasitas (C) 4890,24 skr/jam, dan nilai derajat kejenuhan (DJ) 0,24 yang menunjukan bahwa volume lalu lintas dikategorikan pada tingkat pelayanan A. Hasil dari simulasi PTV Vissim yang diuji menggunakan pengujian GEH menghasilkan nilai dibawah 5 yang diartikan tidak perlu dilakukan alternatif solusi. Kata kunci: parkir, kinerja arus lalu lintas, PKJI 2014, PTV Vissim
Analisis Rencana Anggaran Biaya Dan Anggaran Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Balai Kesehatan Ibu Dan Anak Kota Manado Davemark J. P. Lang; Tisano Tj. Arsjad; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan sebuah konstruksi membutuhkan analisa biaya untuk memperkirakan kebutuhan pengeluaran dan mendapatkan biaya yang paling efisien untuk sebuah konstruksi. Dalam suatu proyek, biaya menjadi faktor utama dan memegang peranan penting dalam berlangsungnya kegiatan proyek konstruksi. Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan salah satu tahap utama dalam sebuah proyek karena merupakan dasar untuk membuat penawaran system pembiayaan dan sebagai kerangka estimasi biaya yang akan dikeluarkan. Selain Rencana Anggaran Biaya (RAB), dalam pelaksanaan suatu proyek dikenal juga dengan sebutan Anggaran Pelaksanaan (Biaya Nyata). Anggaran Pelaksanaan ini dapat diartikan juga sebagai biaya nyata yang digunakan selama berlangsungnya proyek hingga selesai. Penelitian ini mengambil lokasi di Kota Manado yaitu pada Proyek Pembangunan Gedung Balai Kesehatan Ibu Dan Anak yang terletak pada Jalan Bethesda, Kleak, Kec. Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara. Penelitian ini dimulai sejak bulan Agustus 2022 sampai bulan Oktober 2022. Berdasarkan analisa nilai dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Anggaran Pelaksanaan (Biaya Nyata) dari pekerjaan-pekerjaan yang diteliti, didapat perbandingan atau selisih harga sebesar Rp. 287.690.000,00 ( Dua Ratus Delapan Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Ribu ) dengan presentase 7,86%. Dalam menyusun RAB, disarankan agar kontraktor memperhatikan selisih antara biaya penawaran dan biaya yang sebenarnya di lapangan agar tidak terlalu jauh berbeda. Apabila adanya penilitian lanjut untuk membandingkan biaya rencana dan juga biaya nyata dalam suatu proyek sebaiknya menggunakan harga upah dan bahan ditahun proyek berlangsung. Kata kunci: parkir; Rencana Anggaran Biaya, anggaran pelaksanaan, analisa biaya
Analisis Percepatan Waktu Dengan Metode Crashing Pada Proyek Pembangunan RSUD Pratama Di Kabupaten Deiyai, Papua Klata T. Masero; Tisano Tj. Arsjad; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan yang kurang terencana dan pengendalian yang tidak efektif sering kali menjadi penyebab kegagalan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur. Hal ini mengakibatkan ketidakefisienan dalam kegiatan proyek, keterlambatan penyelesaian, penurunan kualitas pekerjaan, dan peningkatan biaya pelaksanaan. Manajemen proyek melibatkan serangkaian kegiatan seperti perencanaan, penjadwalan, pelaksanaan, dan pengendalian untuk memastikan efisiensi dalam penggunaan waktu, biaya, dan kualitas produksi. Penjadwalan proyek mencakup faktor-faktor penting seperti alokasi waktu, biaya, tenaga kerja, dan aktivitas-aktivitas yang terlibat dalam pembangunan proyek. Microsoft Project adalah software yang digunakan untuk melakukan perencanaan, pengawasan, pengelolaan, dan pelaporan data untuk suatu proyek. Microsoft Project 2016 merupakan sistem perencanaan yang digunakan untuk menyusun dan membantu perencanaan penjadwalan (scheduling) suatu proyek. PDM adalah salah satu teknik penjadwalan yang termasuk dalam teknik penjadwalan Networking Planning atau rencana jaringan kerja. Berbeda dengan AOA yang menitikberatkan kegiatan pada anak panah. PDM menitikberatkan kegiatan pada node sehingga disebut juga sebagai Activity On Node / AON. Upaya untuk menganalisa biaya dan waktu untuk melakukan percepatan salah satunya dengan metode crash program. Metode crash program melakukan percepatan pada pekerjaan yang berada dilintasan kritis. Metode crash program yang digunakan yakni penambahan jam kerja dan penambahan tenaga kerja. Pada proyek pembangunan Gedung RSUD A PRATAMA di Deiyai Papua setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan metode crashing dengan alternatif percepatan penambahan jam kerja proyek dapat 29 hari, dipercepat 7 hari dari durasi awal 36 hari dan untuk penambahan tenaga kerja dipercepat 11 hari dari durasi awal 36 hari kini menjadi 25 hari. Kata kunci: perencanaan, penjadwalan, Microsoft Project, crashing, percepatan
Analisa Kinerja Breakwater Terhadap Gelombang Di Kawasan Pelabuhan Manado Andrew Y. Purnomo; M. Ihsan Jasin; Hansje J. Tawas
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Laut Manado merupakan sarana transportasi barang dan penumpang di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Keberadaan pelabuhan Manado berada di posisi yang strategis karena berada pada Ibukota Provinsi Sulawesi Utara sebagai pusat kegiatan pendidikan, pemerintahan, perdagangan, jasa, dan pengembangan kawasan wisata. Pada daerah pelabuhan, pemecah gelombang berfungsi untuk menenangkan gelombang di daerah kolam labuh. Dengan adanya pemecah gelombang ini, daerah perairan pelabuhan menjadi tenang dan kapal bisa melakukan aktifitasnya dengan mudah. Seiring dengan berjalannya waktu Perubahan kondisi alam mengakibatkan terjadinya kenaikkan elevasi muka air laut yang berpengaruh terhadap efektifitas kinerja breakwater di Pelabuhan manado. Maka dari itu diperlukan Analisa kinerja bangunan pemecah gelombang yang sudah ada berdasarkan analisis yang dilakukan untuk mengetahui bangunan breakwater tersebut masih termasuk aman atau tidak aman dari pengaruh gelombang.Analisa Kinerja Breakwater di Pelabuhan Manado dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder yang didapatkan dari BMKG Kota Bitung dan Pangakalan Utama TNI AL VIII Kairagi berupa data angin, pasang surut, juga melalui software penunjang yang ada. Hasil Penelitian menghasilkan bahwa Tinggi Gelombang (H)= 0, 645 meter dan Periode Gelombang (T) = 4,220 meter. Dan dari perhitungan sedimen, didapatkan nilai angkutan Sedimen Sejajar Pantai = 2649,953 m3/tahun dan nilai angkutan sedimen Tegak Lurus Pantai = 2621,200 m3/tahun. Kata kunci: pelabuhan laut Manado, elevasi muka air laut, breakwater
Analisis Variasi Gradasi Agregat Gabungan Terhadap Karakteristik Campuran Aspal Panas Pada Lapis Aspal Beton (AC-WC) Venli Dotulung; Lucia G. J. Lalamentik; Steve Ch. N. Palenewen
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gradasi agregat merupakan salah satu parameter yang mempengaruhi kekuatan suatu lapisan perkerasan. Secara teoritis, amplop gradasi gabungan untuk lapis permukaan AC-WC memiliki rentang dan variasi yang relatif banyak. Gradasi agregat dalam campuran beraspal yang memenuhi amplop gradasi memiliki banyak variasi yang menghasilkan campuran beraspal, sehingga penentuan gradasi yang menghasilkan campuran beraspal yang paling optimum perlu dilakukan pemeriksaan dan pengujian Marshall. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja campuran aspal panas laston AC-WC melalui pengujian Marshall dengan menggunakan beberapa variasi gradasi agregat untuk mendapatkan hasil yang optimal. Analisis dilakukan terhadap 3 variasi gradasi agregat dengan menggunakam material agregat quary ex-Lolak dan aspal pertamina pen 60/70. Masing-masing variasi menggunakan 5 variasi kadar aspal yaitu 5,0%, 5,5%, 6,0%, 6,5%, 7,0%, serta kadar aspal optimum sebesar 6,20%. Dari hasil analisis diperoleh variasi I diperoleh hasil dengan nilai karakteristik stabilitas, kelelehan, Marshall Quotient, dan stabilitas sisa perendaman tertinggi yaitu stabilitas sebesar 912,47 kg, kelelehan sebesar 3,34 mm, Marshall Quotient sebesar 273,06 kg/mm, serta stabilitas sisa perendaman sebesar 91,70%; Variasi II menghasilkan nilai VMA yang tertinggi yaitu sebesar 16,34%, sementara nilai tertinggi untuk VIM, VIM PRD, dan kepadatan dihasilkan oleh variasi III, dengan nilai masing-masing yaitu VIM sebesar 4,141%, VIM PRD sebesar 2,75% serta kepadatan sebesar 2,405 ton/m3.
Analisis Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Ruas Jalan Trans Sulawesi di Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang Violeta A. Rarung; Sisca V. Pandey; Meike M. Kumaat
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor hambatan samping merupakan salah satu penyebab terjadinya kemacetan lalu lintas yang dapat mempengaruhi tingkat kerja permasalahan suatu ruas jalan. Kapasitas pada jalan Trans Sulawesi di Kelurahan Buyungon Kecamatan Amurang ini tidak sesuai dengan volume lalu lintas dan banyaknya kegiatan masyarakat di tepi jalan, sehingga dampak yang ditimbulkan akan berpengaruh terhadap arus lalu lintas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja lalu lintas dengan menghitung kapasitas jalan, derajat kejenuhan, tundaan, dan LOS. Penelitian ini juga untuk mendapatkan data volume lalu lintas, data kecepatan, data geometrik dan pengaruh hambatan samping. Analisis data menggunakan metode PKJI 2014 dan simulasi lalu lalu lintas menggunakan aplikasi PTV Vissim. Survey penelitian dilakukan selama tiga hari yaitu pada hari Jumat, 25 November 2022, Sabtu, 26 November 2022, dan Senin, 28 November 2022 pada pukul 08.00 – 20.00 WITA dengan interval waktu 15 menit. Hasil analisis yang diperoleh nilai volume lalu lintas (Q) tertinggi pada hari Senin, 28 November 2022 pada periode waktu 16.00 – 17.00 WITA sebesar 1203.6 skr/jam, nilai kapasitas (C) adalah sebesar 2134.458 skr/jam, dengan nilai derajat kejenuhan (Dj) pada segmen 1 sebesar 0.320 dan segmen 2 sebesar 0.252 didapat LOS B, yang berarti kondisi arus lalu lintas stabil. Pengaruh hambatan samping rendah dengan hambatan samping sebesar 247/jam. Hasil vissim dapat dilakukan alternatif pelebaran geometrik jalan didapat LOS A sehingga kinerja jalan meningkat. Kata kunci: hambatan samping, kinerja ruas jalan, PKJI 2014
Analisis Kondisi Perkerasan Jalan Dengan Metode PCI Dan Tindakan Penanganannya (Studi Kasus : Ruas Jalan Wosia – Lina Ino) Gloria Theressia; Joice E. Waani; Theo K. Sendow
TEKNO Vol. 21 No. 85 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh beban lalu lintas pada ruas jalan wosia-Lina Ino sejak jalan tersebut baru dibuka, mengidentifikasi kondisi kerusakan yang terjadi beserta rekomendasi penanganan. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah Metode PCI sehingga penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menilai kondisi perkerasan sebagaimana yang ditetakan dalam Rencana Strategis Preservasi Jalan Jembatan 2020, yang merupakan salah satu sistem penilaian kondisi berdasarkan jenis, tingkat kerusakan yang terjadi dan dapat digunakan sebagai acuan pemeliharaan. Pada penelitian ini data primer diperoleh melalui survey secara visual dan pengukuran secara langsung yaitu data dimensi kerusakan jalan yang terbagi dalam beberapa segmen. Untuk data volume lalu lintas diperoleh berdasarkan survey 10 jam perhari selama 4 hari berturut. Sedangkan data sekunder berupa data dimensi ruas jalan diperoleh melalui instansi terkait. Berdasarkan hasil penelitian nilai indeks pelayanan (IP) mengalami penurunan tiap tahunnya dimana pada 2011 sebesar 4,2 dan pada 2022 sebesar 3,35 sehingga disarankan agar segera dilakukan program preservasi jalan, nilai PCI keseluruhan untuk ruas jalan ini adalah sebesar 55,96 Cukup (Fair) yang menunjukkan bahwa kondisi struktur perkerasan perlu dilakukan penanganan untuk meningkatkan kemampuan pelayanannya. Dan alternatif penanganan untuk kerusakan yang direkomendasikan adalah dilakukan pekerjaan overlay setelah dilakukan patching di beberapa titik kerusakan. Kata kunci: PCI, kerusakan perkerasan, CESA