cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Analisis Sistem Pantai Di Kabupaten Minahasa Shinly Q. Tampi; Hansje J. Tawas; Nicolaas J. A. Tangkudung
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.52882

Abstract

Sistem pantai merupakan suatu sistem untuk membantu memahami proses dan interaksi yang terlibat. Namun seperti yang kita tahu, tindakan manusia mempengaruhi keadaan keseimbangan dalam sistem pantai. Bentang alam pesisir merupakan sistem terbuka artinya energi dan materi dapat masuk dan keluar sistem. Penelitian ini bertujuan menetukan stratei penanganan kerusakan pantai yang berada di pantai timur Kabupaten Minahasa. Metode penelitian meliputi pengumpulan data, analisis data, pembobotan tingkat kerusakan daerah pantai dan tingkat kepentingan serta penentuan prioritas penanganannya. Hasil prioritas penanganan yaitu parameter kerusakan pada Pemukiman & Fasilitas Umum Prioritas A (amat sangat diutamakan) di E4 pantai Atep Oki dan E1 pantai Makalisung dan perubahan garis pantai prioritas B (diutamakan) di E2 pantai Bulo dan E5 pantai Atep Oki. Strategi penanganannya adalah penanaman mangrove, perbaikan dan pembangunan baunan pelindung, membatasi aktivitas sosial ekonomi yang dapat menimbulkan kerusakan pantai. Kata kunci: sistem pantai, perubahan garis pantai, tingkat kerusakan
Analisa Kinerja Simpang Empat Tak Bersignal (Studi Kasus: Simpang Jl. Bitung-Airmadidi) Widya Novelia; Sisca V. Pandey; Lucia I. R. Lefrandt
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.52883

Abstract

Perkembangan Kabupaten Minahasa Utara memberikan dampak perubahan yang sangat besar di berbagai sistem terutama di bidang sistem transportasi. Hal ini mengakibatkan ruas jalan akan mengalami kemacetan, antrian atau tundaan serta kemungkinan terjadi kecelakaan lalu lintas yang dapat menggangu kelancaran dan kenyamanan berkendara. Persimpangan lengan empat Jl. Airmadidi merupakan salah satu titik persimpangan yang mengalami banyak konflik. Maka dari itu, diperlukan untuk melakukan Analisa Kinerja Lalu Lintas pada persimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja lalu lintas pada persimpangan lengan tiga tak bersignal. Dengan mengetahui waktu tundaan dan tingkat pelayanan jalan pada persimpangan lengan empat Jl. Airmadidi mengacu pada metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 (MKJI 1997). Untuk melakukan simulasi digunakan software Simulation of urban Mobility (SUMO). Hasil dari penelitian didapat arus saat jam puncak yaitu dengan volume total kendaraan (QTOT) sebesar 988,7 smp/jam. Hasil perhitungan menunjukan bahwa kapasitas simpang (C) sebesar 2900 smp/jam, dengan derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,41 tundaan simpang (D) sebesar 7,41 det/smp dan peluang antrian yang terjadi adalah 8-20%% Level Of Service (LOS) yang di dapat yaitu LOS A, hasil simulasi pergerakan lalu lintas menunjukan bahwa simpang ini sebenarnya memiliki kondisi operasional yang baik tetapi pada keadaan sebenarnya simpang ini mengalami masalah kemacetan dikarenakan banyaknya hambatan samping. Kata kunci: persimpangan, kapasitas, tundaan, Level of Service (LOS), simulasi
Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Aplikasi Google Earth Dan PLAXIS 3D Virginia G. Saraun; Fabian J. Manoppo; Agnes T. Mandagi
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.52887

Abstract

Tidak semua permukaan tanah berbentuk bidang datar, Adapun permukaan tanah yang memiliki elevasi yang berbeda dengan permukaan tanah lainnya sehingga membentuk lereng dengan kemiringan tertentu. Lereng menjadi tidak stabil karena gaya penahan tidak seimbang dengan gaya pendorong sehingga mengakibatkan longsor. Ada beberapa metode dan aplikasi komputer yang bisa digunakan untuk menganalisis stabilitas lereng. Pada penelitian ini menggunakan aplikasi Plaxis 3D untuk menganalisis stabilitas lereng dan model deformasi yang terjadi dengan lokasi penelitian di lereng tambulinas Tomohon. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di dapat safety factor pada lereng eksisting dengan permukaan berdasarkan kontur dengan pemodelan material hardening soil sebesar 1,521 dan nilai deormasi 0,69 m sedangkan nilai safety factor pada lereng dengan permukaan tidak berdasarkan kontur dengan pemodelan material hardening soil sebesar 1,771 dan nilai deformasi 2,7 m. Sementara safety factor pada lereng eksisting dengan permukaan berdasarkan kontur dengan pemodelan material soft soil sebesar 1,302 dengan nilai deformasi 47,98 m sedangkan safety factor pada lereng eksisting dengan tidak berdasarkan kontur dengan pemodelan material soft soil sebesar 1,415 dengan nilai deformasi 60,6 m. maka didapat kesimpulan bahwa nilai safety factor dengan permukaan tidak berdasarkan kontur lebih tinggi daripada lereng eksisting berdasarkan kontur. Kata kunci: PLAXIS 3D, lereng, Hardening Soil, Soft soil
Evaluasi Efektivitas Lajur Tambahan Pada Ruas Jalan Akibat Pekerjaan Konstruksi (Studi Kasus: Proyek Peninggian Badan Jalan Tol Pondok Aren–Serpong) Fayza S. Alamri; Meike M. Kumaat; Semuel Y. R. Rompis
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.53154

Abstract

Jalan tol Pondok Aren-Serpong merupakan salah satu jalan tol yang menghubungkan kota Jakarta dan kota Tangerang Selatan yang memiliki mobilitas penduduk yang tinggi. PT Bintaro Serpong Damai selaku badan usaha jalan tol yang memegang konsesi jalan tol Pondok Aren-Serpong mengadakan proyek peninggian badan jalan dan pembangunan kolam retensi untuk mengatasi genangan yang terjadi saat curah hujan tinggi. Proyek konstruksi ini berdampak pada berkurangnya ruas jalan tol dan menyebabkan kemacetan pada jam-jam sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter arus lalu lintas pada area yang terdapat konstruksi selama jam sibuk, hubungan kecepatan kepadatan dan volume melalui model Greenshields, Greenberg, dan Underwood, kinerja lalu lintas menurut PKJI 2014 Jalan Bebas Hambatan, dan efektivitas lajur tambahan yang diterapkan dalam menangani kemacetan yang disebabkan oleh proyek konstruksi yang disimulasikan menggunakan aplikasi PTV Vissim. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik arus lalu lintas pada hari Senin tanggal 22 Mei 2023 yaitu volume kendaraan 5261 skr/jam pada pukul 06.30-06.45 WIB dengan kecepatan terendah 78,88 km/jam dan kepadatan tertinggi 66,70 skr/km. Model greenshields dipilih sebagai model terbaik dengan nilai koefisien determinasi 0,626 dan volume maksimum 6343,99 skr/jam, kecepatan saat arus bebas 112,97 km/jam, dan kepadatan saat kondisi macet total 224,63 skr/km. Kinerja lalu lintas pada area yang terdapat konstruksi yaitu derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,46 dimana masih dalam batas aman untuk jalan bebas hambatan. Kecepatan tempuh (VT) sebesar 100 km/jam dan waktu tempuh (TT) adalah 0,01 jam. Lajur tambahan yang diterapkan yaitu 4 lajur arah Jakarta dan 1 lajur arah Serpong menggunakan ruas milik PT MTN merupakan kondisi paling efektif dalam menangani kemacetan dengan hasil simulasi PTV Vissim kecepatan kendaraan rata-rata 75,36 km/jam, kepadatan 65,46 kend/km, Level of Service A, waktu tempuh 8,39 detik, tundaan 0,61 detik, dan panjang antrian 95,43 m sebelum memasuki area konstruksi. Kata kunci: jalan bebas hambatan, rekayasa lalu lintas, PKJI 2014, PTV Vissim
Desain Dan Analisa Struktur Kolom Beton Bertulang Gedung Bertingkat Berdasarkan SNI 2847-2019 Kezia M. Tampanguma; Reky S. Windah; Mielke R. I. A. J. Mondoringin
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.53493

Abstract

Desain dan analisa struktur beton bertulang pada gedung bertingkat khususnya elemen kolom harus memenuhi persyaratan dasar yaitu kuat rencana harus lebih daru kuat perlu. Kolom harus didesain untuk dapat memikul gaya aksial, torsi serta momen lentur yang berkerja secara bersamaan. Struktur yang direncanakan adalah struktur gedung 8 lantai dengan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan struktur kolom bangunan bertingkat berdasarkan SNI 2847-2019 dengan konstruksi beton bertulang yang terdiri dari 8 lantai dan Panjang bangunan = 24 m, lebar = 18 m serta tinggi = 27,2 m. letak bangunan berada di Kota Manado, Sulawesi Utara dengan diketahui nilai SDS = 0,74 dan SD1 = 0,70. Menggunakan klasifikasi jenis tanah lempung yang termasuk kelas situs SE. perencanaan struktur kolom menggunakan mutu beton (f’c) = 41,50 MPa, (fy) = 420 MPa dan (fyt) = 400 MPa. Dimensi kolom untuk K1 yaitu 800 mm x 800 mm dan K2 yaitu 600 mm x 600 mm. Perencanaan struktur kolom untuk bangunan gedung mengacu pada SNI 2847:2019 serta perhitungan beban yang mengacu pada SNI 1727:2020 dan SNI 1726:2019 serta pemodelan dan analisis struktur kolom mengguakan bantuan software SAP 2000. Berdasarkan analisis dan desain yang dilakukan, struktur kolom telah memenuhi persyarata keamanan yang sesuai dengan SNI yang berlaku dimana elemen struktur kolom mampu menahan gaya momen, gaya aksial dan gaya geser yang bekerja pada penampang dan telah memenuhi SRPMK. Kata kunci: desain, analisa, struktur, kolom, SRPMK, SAP2000
Analisis Tinggi Muka Air Banjir Sungai Ponto Di Desa Ponto Kabupaten Minahasa Utara Gloria A. Palit; Jeffry S. F. Sumarauw; Liany A. Hendratta
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.53495

Abstract

Sungai Ponto adalah salah satu sungai yang berada di Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Sungai Ponto pernah meluap dan membanjiri kawasan pemukiman warga yang di lewati oleh sungai tersebut dan menyebabkan kerugian bagi warga yang tinggal di sekitar sungai. Oleh karena itu, dibutuhkan perhitungan debit banjir dan elevasi tinggi muka air dari Sungai Ponto. Analisis dimulai dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Data hujan yang digunakan berasal dari dua pos hujan, yaitu pos hujan MRG Araren-Pinenek dan pos hujan MRG Talawaan. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum tahun 2008 s/d 2021. Pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Conservation Services, dan untuk kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan menggunakan uji debit puncak. Parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, initial discharge dan ratio to peak. Untuk batasan setiap parameter disesuaikan dengan nilai standar pada program komputer HEC-HMS. Hasil uji debit puncak menunjukan 5,9 m3/detik. Kemudian dilakukan analisis debit banjir dengan parameter terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang. Hasil simulasi menunjukkan bahwa STA 0+025, STA 0+075, STA 0+100, STA 0+125, STA 0+150, STA 0+175, STA 0+200 tidak dapat menampung debit banjir untuk kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, 50 tahun, dan 100 tahun. Hanya STA 0+050 yang dapat menampung debit banjir untuk semua kala ulang rencana. Kata kunci: sungai Ponto, tinggi muka air, HEC-HMS, HEC-RAS
Pemanfaatan Air Sungai Malalayang Untuk Kebutuhan Air Baku Setelah Melalui Proses Pengolahan Dengan Eco-Enzyme Putri Dellisa Kadarin; Roski R. I. Legrans; Steeva G. Rondonuwu
TEKNO Vol. 21 No. 86 (2023): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v21i86.53587

Abstract

Air sungai merupakan air permukaan yang banyak digunakan oleh masyarakat. Pencemaran pada air sungai dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti pembuangan limbah industri dan limbah domestik. Air sungai Malalayang di Kelurahan Bahu diduga tercemar karena limbah domestik yang dibuang langsung ke badan sungai, sehingga dapat menurunkan kualitas air dan terjadi pencemaran. Pengelolaan kualitas air sungai dapat dilakukan dengan penggunaan Eco-Enzyme. Eco-Enzyme merupakan ekstrak cairan yang dihasilkan dari fermentasi sisa sayuran dan kulit buah dengan substrat gula merah/molase dan air. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan cairan Eco-Enzyme dalam menurunkan kadar BOD, COD, dan TSS pada air sungai. Penelitian dilakukan dengan pemberian Eco-Enzyme pada air sungai masing-masing 1000 mL dengan konsentrasi Eco-Enzyme yang digunakan 0%, 2,5% dan 5% dalam 3 kali pengulangan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan analisa statistik berupa uji korelasi dan analisis keragamanan (ANOVA). Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa perlakuan dengan Eco-Enzyme berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar BOD, COD, dan TSS pada air sungai (Fhitung>F.05). Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan Eco-Enzyme yang berasal dari bahan organic meningkatkan nilai BOD, COD dan TSS pada air sungai yang merupakan air permukaan. Kata kunci: Eco-Enzyme, air sungai, BOD, COD, TSS
Analisis Perbandingan Rencana Anggaran Biaya Pada Proyek Pembangunan Gedung Mesin Dan Alat Sinar Pure Foods Bitung Menggunakan Metode SNI 2022 Dan Metode Kontraktor Gersania F. A. Gerung; Pingkan A. K. Pratasis; Tisano Tj. Arsjad
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.53628

Abstract

Proyek adalah suatu kegiatan yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas dengan sumber daya tertentu untuk menciptakan suatu produk yang direncanakan. Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan salah satu elemen penting dalam pelaksanaan proyek, sistem pembiayaan dan kerangka estimasi yang akan dikeluarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbandingan dan hasil estimasi yang lebih ekonomis dari perhitungan dengan menggunakan Metode Kontraktor dan Metode SNI 2022 pada proyek pembangunan Gedung Mesin dan Alat Sinar Pure Foods Bitung. Metode pengambilan data yang dilakukan dalam penulisan tugas akhir ini adalah dengan data Sekunder. Sumber data berupa data harga upah pekerja dan bahan/material, Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) serta rekapitulasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek diperoleh dari Kontraktor, dan sebagai pembanding untuk menyusun Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) diperoleh dari pedoman SNI 2022. Berdasarkan hasil analisis perhitungan rencana anggaran biaya pada proyek pembangunan Gedung Mesin dan Alat Sinar Pure Foods Bitung, diperoleh anggaran biaya dengan Metode SNI 2022 sebesar Rp. 764.597.333,51 dan Metode Kontraktor sebesar Rp. 749.307.520,22. Selisih yang didapatkan dari perhitungan dengan menggunakan Metode SNI 2022 dengan Metode Kontraktor sebesar Rp. 15.289.813,29, dan untuk persentase selisih perhitungannyaa adalah sebesar 2,00%. Dapat disimpulkan bahwa perhitungan rencana anggaran biaya menurut Metode Kontraktor yang lebih ekonomis dibandingkan dengan Metode SNI. Kata kunci: Rencana Anggaran Biaya (RAB), SNI 2022, AHSP, kontraktor
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Struktur Fire Station MP 72 PT. Freeport Indonesia Aldy Kristian; Pingkan A. K. Pratasis; Tisano Tj. Arsjad
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.53629

Abstract

Metode pelaksanaan adalah metode yang menggambarkan penguasaan penyelesaiain pekerjaan yang sistematis dari awal sampai akhir pekerjaan , yang meliputi tahapan/urutan pekerjaan , dan juga uraian /cara kerja dari setiap jenis kegiatan pekerjaan . Salah satu fungsi metode pelaksanaan pekerjaan adalah untuk menentukan cara untuk melakukan pekerjaan dan juga untuk menentukan sarana yang mendukung pekerjaan sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Oleh kerena itu dalam metode pelaksanaan kita juga perlu memahami tentang manajemen kontruksi , Manajemen Konstruksi adalah suatu metode/system atau proses pengelolaan proyek konstruksi paada seluruh tahap proyek (perencanaan,perancangan, lelang/tender, dan pelaksanaan) secara terpadu, sistemati dan efisien untuk mencapai tujuan dari proyek secara optimal. Jika kita sudah tau tentang itu maka saat pelaksanaan proyek bisa berjalan dengan lancar. Jadi dalam Pembangunan fire Station kita harus tau metode pelaksanaan pekerjaan yang akan dilkakukan disana, apakah metode pekerjaan yang dilakaukan itu sudah sesuai atau tidak dengan standar yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini hanya difokuskan dalam metode pelaksanaan fire station MP 72 PT.Freeport Indonesia yang meliputi pekerjaan pondasi , pekerjaan kolom , pekerjaan sloof, dan pekerjaan lantai. Metode pelaksanaan pekerjaan tersebut apakah sudah sesuai dengan standart atau tidak. Kata kunci: metode pelaksanaan, pondasi, kolom, sloof, lantai
Perencanaan Struktur Beton Bertulang Gedung Hotel 6 Lantai Dengan Denah Berbentuk “L” Muhammad Q. Minabari; Ronny E. Pandaleke; Steenie E. Wallah
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.53679

Abstract

Dalam merencanakan struktur gedung bertingkat dengan bentuk tidak beraturan, misalnya denah bangunan berbentuk I, U, L, dan sebagainya, dimana bentuk bangunan yang tidak beraturan atau asimetris tersebut memiliki titik berat yang letaknya tidak berada tepat di tengah bangunan, terlebih bangunan berada di wilayah dengan resiko kegempaan yang tinggi, sangat penting untuk dilakukan perencanaan sebaik mungkin dengan memperhitungkan faktor ketahanan gempa. Struktur gedung yang direncanakan adalah struktur beton bertulang dengan denah bangunan berbentuk “L” yang merupakan gedung hotel, terdiri dari 6 lantai kerja, dengan panjang bangunan 34,00 m, lebar 39,00 m, dan tinggi 24,00 m yang terletak di kota Manado, Sulawesi Utara, dengan nilai SDS dan SD1 di kota Manado adalah sebesar 0,748 dan 0,563. Jenis tanah yang dikategorikan berdasarkan hasil sondir tanah adalah jenis tanah sedang, dimana termasuk di dalam kategori desain seisimik “D”, sehingga direncanakan komponen struktur menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Pemodelan dan analisis struktur menggunakan Software. Berdasarkan hasil analisis, desain, dan kontrol terhadap struktur gedung beton bertulang yang mengalami ketidakberaturan struktur telah memenuhi persyaratan. Komponen struktur dengan penulangannya dapat menahan gaya lentur dan gaya geser yang bekerja pada penampang, dan telah mengikuti persyaratan pendetailan dalam SRPMK untuk mendapatkan struktur yang bersifat daktail. Sehingga untuk persyaratan perencanaan bangunan menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus telah terpenuhi. Kata kunci: perencanaan struktur, beton bertulang, ketidakberaturan, SRPMK