cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
PURWARUPA Jurnal Arsitektur
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
KAJIAN PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU PADA BANGUNAN MUSEUM GEOLOGI. STUDI KASUS : MUSEUM FOSSA MAGNA ghurotul muhajjalin, muhammad ghiyas; Satwikasari, Anggana Fitri
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 4, No 1 (2020): Purwarupa Vol 4 No 1 Maret 2020
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Kerusakan alam menjadi salah satu bencana besar bagi dunia, tidak terkecuali seperti pemanasan global, pembuangan limbah, polusi dan lain-lain. Begitu juga dengan bangunan, dimana bangunan menyumbang kerusakan pada lingkungan disekitarnya. Hal ini disebabkan banyaknya pemakaian kaca yang berlebih serta tidak memikirkan iklim dan masih banyak lagi. Berdasarkan permasalahan, tentu harus ada solusi untuk menghentikannya, setidaknya mengurangi konstribusi bangunan dalam perusakan lingkungan. Salah satu caranya adalah mendirikan sebuah bangunan dengan penerapan konsep arsitektur hijau. Arsitektur hijau merupakan sebuah konsep dimana bangunan yang akan didirikan harus memiliki kriteria yang mendukung alam sekitar. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk (1) memahami pengertian arsitektur hijau (2) mengetahui prinsip-prinsip arsitektur hijau pada museum (3) memahami penerapan konsep arsitektur hijau pada museum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu penggambaran atau menjelaskan fakta-fakta yang ada di lapangan dengan cara menganalisis serta membahasnya secara luas sehingga dapat menemukan hasil dan kesimpulan. Museum fossa magna Jepang memenuhi arsitektur hijau melalui penghematan energi, selaras dengann iklim setempat, lingkungan eksisting terjaga, memeuhi aspek universal, dan penggunaan material ekonomis. Kata Kunci: Kerusakan Alam, Arsitektur Hijau, Deskriptif Kualitatif ABSTRACT. Natural damage is one of the major disasters globally, including global warming, waste disposal, pollution, and others, likewise with buildings, where buildings contribute to damage to the surrounding environment. This is due to the excessive use of glass and not thinking about the climate and much more. Based on the problem, of course, there must be a solution to stop it, at least reduce the contribution of buildings in environmental destruction. One way is to build a building with the application of the concept of green architecture. Green architecture is a concept where buildings must implement criteria that support the natural surroundings. The purpose of this study is to (1) understand the notion of green architecture (2) know the principles of green architecture in the museum (3) understand the application of the concept of green architecture in the museum. The method used in this study is a qualitative descriptive method, which is a description or explains the facts that are in the field by analyzing and discussing them broadly so that they can find results and conclusions. The Japanese Magna Fossa Museum fills green architecture through energy savings, harmony with the local climate, the existing environment is maintained, fulfills universal aspects, and uses economical materials.  Keywords: Natural Damage, Green Architecture, Qualitative Descriptive
PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA DI CIREUNDEU DENGAN PENDEKATAN ANALOGI Agam Didik Ramadhan; Ari Widyati Purwantiasning; Finta Lissimia
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 3 (2019): Purwarupa Vol 3 No 3 Special Edition#2 Juli 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2784.209 KB)

Abstract

ABSTRAK. Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta merupakan sebuah sarana yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku. Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta berfungsi untuk mewadahi berbagai kegiatan yang berhubungan dengan membaca dan mengakses data yang diperlukan oleh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk mewujudkan suatu Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan pendekatan analogi yang membuka wawasan terhadap perencanaan dan perancangan perpustakaan di Indonesia. Rumusan permasalahan perancangan pencarian pengetahuan, bagaimana Perpustakaan dapat menjadi menjadi landmark di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta, bagaimana menerapkan pendekatan analogi dalam desain Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta. Metode yang digunakan dalam laporan ini menggunakan metode pengumpulan data, analisa, dan penusunan konsep. Dengan hal tersebut, maka Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta ini nantinya diharapkan menjadi Pepustakaan yang dapat mewadahi kebutuhan ruang dan menjadi landmark sehingga meningkatkan minat baca akademisi Universitas Muhammadiyah Jakarta di Cirendeu.Kata Kunci : Perpustakaan, Pusat, Universitas, Muhammadiyah, JakartaABSTRACT. Central Library of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta is a means provided for the maintenance and use of book collections. Central Library of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta Jakarta serves to accommodate various activities related to reading and accessing data required by all student of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta. The purpose of this project is to plan a Central Library of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta with an analogical approach as an insight into the knowledge of library planning in Indonesia. The formulation of the problem is knowledge research, how the Library can become a landmark in the Univrsitas Muhammadiyah Jakarta how to apply the analogical approach in the design of Central Library of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta. The methods in this report archived by data collection, analysis, and conceptualization methods. With that, the Central Library of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta is later expected to become a library that can accommodate the needs of space and become a landmark that increases academic reading interest in reading academics Univrsitas Muhammadiyah Jakarta, Cirendeu.Keywords : Library, Central, University, Muhammadiyah, Jakarta
PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA DI CIREUNDEU DENGAN PENDEKATAN ANALOGI Ramadhan, Agam Didik; Purwantiasning, Ari Widyati; Lissimia, Finta
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 3 (2019): Purwarupa Vol 3 No 3 Special Edition#2 Juli 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2784.209 KB)

Abstract

ABSTRAK. Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta merupakan sebuah sarana yang disediakan untuk pemeliharaan dan penggunaan koleksi buku. Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta berfungsi untuk mewadahi berbagai kegiatan yang berhubungan dengan membaca dan mengakses data yang diperlukan oleh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk mewujudkan suatu Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan pendekatan analogi yang membuka wawasan terhadap perencanaan dan perancangan perpustakaan di Indonesia. Rumusan permasalahan perancangan pencarian pengetahuan, bagaimana Perpustakaan dapat menjadi menjadi landmark di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta, bagaimana menerapkan pendekatan analogi dalam desain Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta. Metode yang digunakan dalam laporan ini menggunakan metode pengumpulan data, analisa, dan penusunan konsep. Dengan hal tersebut, maka Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Jakarta ini nantinya diharapkan menjadi Pepustakaan yang dapat mewadahi kebutuhan ruang dan menjadi landmark sehingga meningkatkan minat baca akademisi Universitas Muhammadiyah Jakarta di Cirendeu.Kata Kunci : Perpustakaan, Pusat, Universitas, Muhammadiyah, JakartaABSTRACT. Central Library of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta is a means provided for the maintenance and use of book collections. Central Library of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta Jakarta serves to accommodate various activities related to reading and accessing data required by all student of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta. The purpose of this project is to plan a Central Library of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta with an analogical approach as an insight into the knowledge of library planning in Indonesia. The formulation of the problem is knowledge research, how the Library can become a landmark in the Univrsitas Muhammadiyah Jakarta how to apply the analogical approach in the design of Central Library of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta. The methods in this report archived by data collection, analysis, and conceptualization methods. With that, the Central Library of Univrsitas Muhammadiyah Jakarta is later expected to become a library that can accommodate the needs of space and become a landmark that increases academic reading interest in reading academics Univrsitas Muhammadiyah Jakarta, Cirendeu.Keywords : Library, Central, University, Muhammadiyah, Jakarta
PENERAPAN KARAKTERISTIK ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA PERANCANGAN PUSAT PELATIHAN SEPAK BOLA PSS SLEMAN Rizki Wijaya Pratama; Endy Marlinna
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 4, No 1 (2020): Purwarupa Vol 4 No 1 Maret 2020
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2257.208 KB)

Abstract

ABSTRAK. Penerapan karakteristik arsitektur kontemporer pada perancangan pusat pelatihan sepak bola PSS Sleman ditujukan untuk memberikan citra positif dan menarik sehingga dapat memunculkan potensi dan kreatifitas pemain dalam taktik bermain sepak bola, juga dianggap selaras dengan jiwa kontemporer dalam desain. Strategi desain penerapannya melalui bentuk gubahan massa bangunan yang dinamis dan ekspresif, ruang terkesan terbuka dengan bukaan bangunan yang banyak, fasad bangunan menggunakan material transparan dengan adanya secondary skin, dan pengolahan lansekap dengan adanya taman, jogging track, dan vegetasi juga penempatan zona hard scape maupun soft scape pada site. Kata kunci: Arsitektur Kontemporer, Desain, Pusat Pelatihan, Sepak Bola  ABSTRACT. The implementation of contemporary architectural characteristics in the design of PSS Sleman football training center aimed to give positive and attractive image to draw potentials and creativity of football players in playing football, as well as to be in harmony with the contemporary spirit in the design. The implementation is through dynamic and expressive building mass arrangement, open space with many openings in certain areas, building façade which used transparent material with secondary skin, and landscaping with garden, jogging track, and vegetation, as well as neat placement of hard scape and soft scape zones on the site. Keywords: Contemporary Architecture, Design, Training Center, Football
PENERAPAN KARAKTERISTIK ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA PERANCANGAN PUSAT PELATIHAN SEPAK BOLA PSS SLEMAN Pratama, Rizki Wijaya; Marlinna, Endy
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 4, No 1 (2020): Purwarupa Vol 4 No 1 Maret 2020
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2257.208 KB)

Abstract

ABSTRAK. Penerapan karakteristik arsitektur kontemporer pada perancangan pusat pelatihan sepak bola PSS Sleman ditujukan untuk memberikan citra positif dan menarik sehingga dapat memunculkan potensi dan kreatifitas pemain dalam taktik bermain sepak bola, juga dianggap selaras dengan jiwa kontemporer dalam desain. Strategi desain penerapannya melalui bentuk gubahan massa bangunan yang dinamis dan ekspresif, ruang terkesan terbuka dengan bukaan bangunan yang banyak, fasad bangunan menggunakan material transparan dengan adanya secondary skin, dan pengolahan lansekap dengan adanya taman, jogging track, dan vegetasi juga penempatan zona hard scape maupun soft scape pada site. Kata kunci: Arsitektur Kontemporer, Desain, Pusat Pelatihan, Sepak Bola  ABSTRACT. The implementation of contemporary architectural characteristics in the design of PSS Sleman football training center aimed to give positive and attractive image to draw potentials and creativity of football players in playing football, as well as to be in harmony with the contemporary spirit in the design. The implementation is through dynamic and expressive building mass arrangement, open space with many openings in certain areas, building façade which used transparent material with secondary skin, and landscaping with garden, jogging track, and vegetation, as well as neat placement of hard scape and soft scape zones on the site. Keywords: Contemporary Architecture, Design, Training Center, Football
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR MODERN PADA DESAIN PESANTREN MUHAMMADIYAH Hendro Abdul Rasyid; Anisa Anisa; Luqmanul Hakim
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 4, No 1 (2020): Purwarupa Vol 4 No 1 Maret 2020
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Dalam sebuah kawasan Pendidikan dengan penggunaan lahan secara efektif bagi pengguna, perjalanan dengan berjalan kaki dapat lebih cepat ketimbang dengan kendaraan akibat sulit mencari lahan parkir. Pentingnya pedestrian dalam penataan Lingkungan pesantren karena aktivitas di ruang publik akan jauh lebih menyenangkan jika didukung dengan kondisi ruang itu sendiri. Jalur pedestrian lebih diminati pejalan kaki jika dipayungi rindang pepohonan. Pesantren yang hanya mengajarkan ilmu agama Islam saja umumnya disebut Pesantren Salaf. Sebagian besar pesantren salaf menyediakan asrama sebagai tempat tinggal para santrinya. Para santri, pada umumnya menghabiskan hingga 20 jam waktu sehari dengan penuh dengan kegiatan, dimulai dari salat shubuh di waktu pagi hingga mereka tidur kembali di waktu malam.Diambilnya di daerah Kota Bekasi sebagai lokasi yang akan dijadikan Kawasan Pembangunan Pesantren Muhammadiyah berkonsep Arsitektur Modern memiliki berbagai pertimbangan antara lain Kota Bekasi sebagai kota yang terus berkembang pesat di dunia pendidikan. Serta memiliki citra Kota yang iman dan ihsan, berkaitan dengan aktivitas Kota yang memiliki sisi religius sehingga memiliki banyak manfaat jika keberadaan Pesantren Muhammadiyah ini menjadi titik pusat pendidikan islam secara syariat islam. Kata Kunci: Kerusakan Alam, Arsitektur Hijau, Deskriptif KualitatifABSTRACT. In an Educational area with land use effectively for users, travel by foot can be faster than with the vehicle due to the problematic search for parking lots. The importance of pedestrian Environment setup in the boarding school because of his activities in public space will be much more fun if supported with the condition of the space itself. The path pedestrian promenade favored if it is enclosed under shady trees. A boarding school that teaches Islamic sciences courses is generally called Pesantren Salaf. Most of the dormitories of the pesantren salaf provide as the residence of the syudent (santri). The students, in General, spend up to 20 hours a day with full time with activities, beginning with the dawn prayers in the morning until they sleep again at night.Taken in Bekasi Town area as a location that will be used as a Development Area boarding school Muhammadiyah concept Modern architecture has different considerations, among others, the town of Bekasi as the city continues to proliferate in the world of education. The image of the city as well as have faith and ihsan, relating to the activity of a city that has a religious side, so have many benefits if the existence of this boarding school Muhammadiyah Islamic education central point being in Islamic jurisprudence. Keywords: Natural Damage, Grean Architecture, Qualitative Descriptive
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR MODERN PADA DESAIN PESANTREN MUHAMMADIYAH Rasyid, Hendro Abdul; Anisa, Anisa; Hakim, Luqmanul
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 4, No 1 (2020): Purwarupa Vol 4 No 1 Maret 2020
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Dalam sebuah kawasan Pendidikan dengan penggunaan lahan secara efektif bagi pengguna, perjalanan dengan berjalan kaki dapat lebih cepat ketimbang dengan kendaraan akibat sulit mencari lahan parkir. Pentingnya pedestrian dalam penataan Lingkungan pesantren karena aktivitas di ruang publik akan jauh lebih menyenangkan jika didukung dengan kondisi ruang itu sendiri. Jalur pedestrian lebih diminati pejalan kaki jika dipayungi rindang pepohonan. Pesantren yang hanya mengajarkan ilmu agama Islam saja umumnya disebut Pesantren Salaf. Sebagian besar pesantren salaf menyediakan asrama sebagai tempat tinggal para santrinya. Para santri, pada umumnya menghabiskan hingga 20 jam waktu sehari dengan penuh dengan kegiatan, dimulai dari salat shubuh di waktu pagi hingga mereka tidur kembali di waktu malam.Diambilnya di daerah Kota Bekasi sebagai lokasi yang akan dijadikan Kawasan Pembangunan Pesantren Muhammadiyah berkonsep Arsitektur Modern memiliki berbagai pertimbangan antara lain Kota Bekasi sebagai kota yang terus berkembang pesat di dunia pendidikan. Serta memiliki citra Kota yang iman dan ihsan, berkaitan dengan aktivitas Kota yang memiliki sisi religius sehingga memiliki banyak manfaat jika keberadaan Pesantren Muhammadiyah ini menjadi titik pusat pendidikan islam secara syariat islam. Kata Kunci: Kerusakan Alam, Arsitektur Hijau, Deskriptif KualitatifABSTRACT. In an Educational area with land use effectively for users, travel by foot can be faster than with the vehicle due to the problematic search for parking lots. The importance of pedestrian Environment setup in the boarding school because of his activities in public space will be much more fun if supported with the condition of the space itself. The path pedestrian promenade favored if it is enclosed under shady trees. A boarding school that teaches Islamic sciences courses is generally called Pesantren Salaf. Most of the dormitories of the pesantren salaf provide as the residence of the syudent (santri). The students, in General, spend up to 20 hours a day with full time with activities, beginning with the dawn prayers in the morning until they sleep again at night.Taken in Bekasi Town area as a location that will be used as a Development Area boarding school Muhammadiyah concept Modern architecture has different considerations, among others, the town of Bekasi as the city continues to proliferate in the world of education. The image of the city as well as have faith and ihsan, relating to the activity of a city that has a religious side, so have many benefits if the existence of this boarding school Muhammadiyah Islamic education central point being in Islamic jurisprudence. Keywords: Natural Damage, Grean Architecture, Qualitative Descriptive
PERANCANGAN STASIUN KERETA API DAN TERMINAL BUS TERPADU DI KOTA DEPOK DENGAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU wahyu hidayat; Ashadi Ashadi; Luqmanul Hakim
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 3 (2019): Purwarupa Vol 3 No 3 Special Edition#2 Juli 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1671.155 KB)

Abstract

ABSTRAK. Kawasan terminal depok merupakan kawasan padat transportasi pada waktu siang hari yang diakibatkan oleh berhentinya angkot di sembarang tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Oleh karna itu, terminal bus dan stasiun kereta api merupakan solusi untuk mengatasi kemacetan di kawasan kota Depok. Dengan adanya terminal maka jumlah angkutan umum dapat ditata agar tidak ada angkutan umum yang berhenti di sembarang tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Terminal bus yang akan direncanakan adalah terminal dalam kota dan antar kota. Konsep yang akan direncanakan dalam mendesain suatu kawasan transportasi di kota Depok adalah menggabungkan dua moda transportasi yaitu stasiun kereta api dan terminal bus dalam satu kawasan dengan konsep arsitektur hijau yang saling berhubungan dengan fasilitas-fasilitas yang memadai dan lengkap. Permasalahan yang dihadapi dalam merancang adalah bagaimana merancang dan merencanakan stasiun kereta api dan terminal terpadu di kota Depok yang sesuia dengan konsep-konsep arsitektur hijau. Kata Kunci: Arsitektur Hijau, Depok, Stasiun Kereta Api, Terminal Bus ABSTRACT. Depok Terminal is an intensive area of transportation during the day which is caused by the stop of public transportation in any place to pick the passengers up and down. Because of it, bus terminal and train station are the solution to resolve the traffic’s problem in Depok. By the terminal, the number of public transportation can be arranged so that there is no public transportation stop in any place. Bus terminal which will be planned is an inner city and inter city terminals. The concept that will be planned in design of transportation area in Depok is combining two kinds of the public transportation which are train station and bus terminal in an area with green architecture concept which are connected to the complete facilities. The problem which is faced in designing is how to create and plan the train station and integrated terminal in Depok in accordance with the green architecture concept. Keywords: Green Architecture, Depok, Railway Station, Bus Station
PERANCANGAN STASIUN KERETA API DAN TERMINAL BUS TERPADU DI KOTA DEPOK DENGAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU hidayat, wahyu; Ashadi, Ashadi; Hakim, Luqmanul
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 3, No 3 (2019): Purwarupa Vol 3 No 3 Special Edition#2 Juli 2019
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1671.155 KB)

Abstract

ABSTRAK. Kawasan terminal depok merupakan kawasan padat transportasi pada waktu siang hari yang diakibatkan oleh berhentinya angkot di sembarang tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Oleh karna itu, terminal bus dan stasiun kereta api merupakan solusi untuk mengatasi kemacetan di kawasan kota Depok. Dengan adanya terminal maka jumlah angkutan umum dapat ditata agar tidak ada angkutan umum yang berhenti di sembarang tempat untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Terminal bus yang akan direncanakan adalah terminal dalam kota dan antar kota. Konsep yang akan direncanakan dalam mendesain suatu kawasan transportasi di kota Depok adalah menggabungkan dua moda transportasi yaitu stasiun kereta api dan terminal bus dalam satu kawasan dengan konsep arsitektur hijau yang saling berhubungan dengan fasilitas-fasilitas yang memadai dan lengkap. Permasalahan yang dihadapi dalam merancang adalah bagaimana merancang dan merencanakan stasiun kereta api dan terminal terpadu di kota Depok yang sesuia dengan konsep-konsep arsitektur hijau. Kata Kunci: Arsitektur Hijau, Depok, Stasiun Kereta Api, Terminal Bus ABSTRACT. Depok Terminal is an intensive area of transportation during the day which is caused by the stop of public transportation in any place to pick the passengers up and down. Because of it, bus terminal and train station are the solution to resolve the traffic’s problem in Depok. By the terminal, the number of public transportation can be arranged so that there is no public transportation stop in any place. Bus terminal which will be planned is an inner city and inter city terminals. The concept that will be planned in design of transportation area in Depok is combining two kinds of the public transportation which are train station and bus terminal in an area with green architecture concept which are connected to the complete facilities. The problem which is faced in designing is how to create and plan the train station and integrated terminal in Depok in accordance with the green architecture concept. Keywords: Green Architecture, Depok, Railway Station, Bus Station
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA BANGUNAN WEST KOWLOON STATION HONGKONG M.Arifandy Abdul Gani; Yeptadian sari
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 5, No 1 (2021): Purwarupa Vol 5 No 1 Maret 2021
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Sarana Transportasi kereta api sering digunakan dalam aktifitas keseharian masyarakat dalam berpergian dari satu tempat ketempat lainnya serta aktifitas bekerja diluar dan didalam kota. Keunggulan dari kereta yaitu penghematan lahan yang ditempati dan hemat energi dalam pencemaran lingkungan. Berjalannya waktu dari masa kemasa, saat ini stasiun kereta api mengalami perubahan yang pesat, baik itu bentuk dan konsep bangunan. Sala satunya konsep arsitektur futuristik yang memiliki bentuk dari penggunaan kemajuan teknologi yang digunakan. Bangunan Stasiun dengan penerapan bentuk arsitektur futuristik dapat menjadikan bangunan dengan unsur-unsur arsitektur futuristik yang khas dan berkarakter. Dari hal tersebut sehingga munculnya permasalahan mengenai bagaimana penerapan bentuk arsitektur futuristik pada bangunan stasiun kereta api. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa metode deskriptif kualitatif dengan tahapan analisis bentuk teori berdasarkan unsur-unsur arsitektur futuristik terhadap penerapan bangunan studi kasus dan hasil akhir berupa kesimpulan dari bentuk penerapan konsep arsitektur futuristik terhadap bangunan stasiun dilihat dari bentuk unsur-unsur arsitektur futuristik berupa efisiensi energi bangunan, menggunakan kemajuan teknologi pada bangunan, nihilism bangunan, dan anatomi bangunan. Kata Kunci: arsitektur futuristik, stasiun kereta api, teknologi, transportasi