cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengembangan Teknlogi Informasi dan Ilmu Komputer (J-PTIIK) Universitas Brawijaya merupakan jurnal keilmuan dibidang komputer yang memuat tulisan ilmiah hasil dari penelitian mahasiswa-mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Jurnal ini diharapkan dapat mengembangkan penelitian dan memberikan kontribusi yang berarti untuk meningkatkan sumber daya penelitian dalam Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 6,923 Documents
Sistem Pelacakan Kendaraan Umum menggunakan Teknologi LoRa berbasis IoT Cahya, Vicky Fadillah Eka; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan umum merupakan kendaraan yang bersifat publik dan dapat digunakan oleh semua orang. Kendaraan umum harus dilengkapi dengan sistem pelacakan sehingga pengguna dapat mengetahui keberadaan kendaraan tersebut dengan mudah. Sistem pelacakan konvensional dilakukan dengan menempatkan GPS pada seluruh armada kendaraan. Namun, metode ini dianggap kurang efisien karena biaya yang diperlukan untuk implementasi dan pemeliharaannya sangat besar. Sistem pelacakan kendaraan umum dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat BLE Beacon yang ditempatkan pada kendaraan. Kemudian pada beberapa tempat pemberhentian kendaraan diimplementasikan sebuah sistem untuk mendeteksi sinyal BLE yang dipancarkan oleh kendaraan, sistem tersebut diberi nama station node. Node-node tersebut terhubung dengan protokol komunikasi LoRa sehingga dapat saling mengirim dan menerima data. Pada station node yang berfungsi sebagai sink, terhubung dengan local server dengan protokol MQTT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh station node dapat mendeteksi sinyal BLE dari perangkat BLE Beacon yang ditempatkan pada kendaraan. Informasi tersebut dikirimkan dengan protokol LoRa sehingga data sampai di sink node. Persentase keberhasilan penerimaan data pada sink node yaitu 86,6% dari station node 1, 93,3% data dari station node 2, 100% data dari station node 3, dan 100% data dari station node 4. Data yang telah sampai di sink node dikirimkan menuju local server dengan tingkat keberhasilan 100%.
Penerapan Arsitektur BERT2BERT pada Model Respon Dialog Chatbot Berbahasa Indonesia dengan Dataset Berukuran Terbatas Lina, Femi Novia; Perdana, Rizal Setya; Fatyanosa, Tirana Noor
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efisiensi yang ditawarkan menjadikan chatbot sebagai salah satu solusi yang populer untuk beragam permasalahan. Misalnya, dalam konteks layanan akademik, chatbot dapat berperan menghemat sumber daya yang diperlukan dalam menyediakan jawaban pertanyaan yang bersifat rutin, tetapi masih sulit diterapkan karena kurangnya data. Arsitektur yang populer dalam tugas text generation diantaranya encoder-decoder dan decoder-only. Menggunakan arsitektur encoder-decoder, BERT2BERT memanfaatkan BERT pre-trained model yang digunakan untuk inisialisasi komponen encoder dan decoder (Rothe et al., 2020). Arsitektur ini telah digunakan dalam penelitian untuk membangun conversational model berbahasa Arab dan merupakan solusi yang baik untuk permasalahan kurangnya dataset (Naous et al., 2021). Penelitian ini mencoba menggunakan arsitektur BERT2BERT untuk membangun model respon chatbot berbahasa Indonesia dengan data terbatas dan untuk keperluan layanan akademik. Hasil dari penelitian ini adalah arsitektur BERT2BERT memberikan performa yang kurang dengan perplexity score yang diperoleh adalah 573.0654, sementara perplexity score dari model GPT2 adalah 61.2645. Skor cosine similarity juga lebih rendah di angka 0.4009 dibandingkan dengan model GPT2 dengan skor cosine similarity 0.7037. Meskipun begitu, model BERT2BERT memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan model encoder-decoder sejenis, BERT2GPT. Model dengan arsitektur encoder-decoder seperti BERT2BERT tidak unggul dalam penelitian ini kemungkinan dikarenakan sulitnya mendapatkan konteks dari data yang berukuran terbatas.
Perancangan dan Pembuatan Aplikasi Point of Sales UMKM berbasis Mobile menggunakan Framework Flutter (Studi Kasus: PW Café) Chandra, Ardhya Khrisna; Rahayudi, Bayu; Purnomo, Welly
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi yang sudah semakin maju menjadi jawaban atas masalah globalisasi yang semakin melekat dalam kehidupan manusia salah satunya adalah proses transformasi digital bagi UMKM. Penelitian ini meneliti tentang penerapan sistem Point of Sales di PW Café, yakni salah satu UMKM yang bergerak di bidang kuliner. Saat ini, UMKM tersebut masih menggunakan metode pembukuan dan pelaporan secara manual dan konvensional. Penelitian ini ditujukan untuk membantu proses transformasi digital yang mencakup proses pembayaran dan proses pelaporan penjualan secara digital guna meningkatkan efisiensi waktu operasional. Dengan adanya penelitian ini diharapkan operasional UMKM PW Cafe dapat terotomatisasi sehingga dapat meningkatkan kinerja operasional PW Cafe. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan salah satu metodologi dari Software Development Life Cycle (SDLC) yaitu Rapid Application Development (RAD) yang digunakan dari tahap analisis kebutuhan hingga kesimpulan. RAD dapat membantu perancangan dan pembangunan aplikasi dengan lebih cepat karena beberapa tahap yang ada di dalam metodologi RAD dapat dilakukan secara bersamaan. Hasil penelitian ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Dart beserta framework Flutter dengan bantuan dari Firebase untuk proses implementasi. Hasil implementasi berupa sebuah aplikasi mobile yang memiliki fitur utama untuk pencatatan penjualan langsung di dalam aplikasi. Penggunaan aplikasi dibandingkan dengan metode konvensional yang sudah berjalan, yang di mana dengan penggunaan aplikasi mendapat waktu rata-rata 11.75 detik dan rata-rata waktu metode konvensional adalah 27.75 detik. Hal ini menandakan bahwa penggunaan aplikasi memiliki waktu operasional lebih cepat dibanding menggunakan metode konvensional.
Sistem Klasifikasi Kelayakan Kondisi Ruang Laboratorium Patologi Klinik Berdasarkan Suhu dan Kelembapan Udara menggunakan Metode Naïve Bayes Syazwana, Selvia; Syauqy, Dahnial; Shaffan, Nur Hazbiy
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suhu dan kelembapan udara merupakan parameter penting yang perlu dipantau dan dikendalikan setiap hari di laboratorium, terutama di ruang laboratorium patologi klinik. Hal ini karena perubahan parameter tersebut dapat mempengaruhi efektivitas dan kualitas bahan sensitif, serta kesehatan dan kenyamanan pengguna laboratorium. Namun, pengukuran manual parameter ini kurang akurat. Karena itu, diperlukan sistem yang dapat mengukur suhu dan kelembapan udara dan mengklasifikasikan kelayakan kondisi ruang laboratorium. Penelitian ini bertujuan menyelesaikan permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya. Sistem ini terdiri dari node master (receiver) dan node slave (sender) yang menggunakan NodeMCU ESP8266 dan sensor DHT22. Node slave bertugas mengirimkan akuisisi data sensor melalui ESP-NOW ke node master. Node master akan menerima data, mengakuisisi data sensor sendiri, dan selanjutnya mengklasifikasikannya menggunakan metode Naive Bayes untuk menentukan kelayakan kondisi ruang laboratorium. Informasi dan alarm akan diberikan jika kondisi tidak layak agar pengguna segera memperbaiki kondisi ruang laboratorium. Hasil yang diperoleh dari pengujian rata-rata error sensor DHT22 pada kedua node relatif rendah dan cukup akurat yaitu suhu 0,42% dan kelembapan 1,38% untuk node master, serta suhu 0,43% dan kelembapan 2,22% untuk node slave. Hasil dari pengujian akurasi metode Naïve Bayes sebesar 80% dengan 120 data latih dan 40 data uji serta waktu komputasi rata-rata 143,58 ms.
Analisis Perbandingan Performa Load Testing antara Lumen PHP dengan ExpressJS Javascript (Studi Kasus : Website MMD 2023) Pattiasina, Jovial; Putra, Widhy Hayuhardhika Nugraha; Farisi, Hariz
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan suatu teknologi berbasis cloud saat ini semakin banyak digunakan untuk mendukung aktivitas antar system. Web service terdiri dari suatu fungsi yang berfungsi untuk memecahkan suatu masalah. Hal tersebut membuat peneliti memberikan analisis perbandingan framework pada Lumen dan ExpressJs yang didukung oleh beberapa penelitian serupa. Peneliti juga memberikan gambaran perbandingan performa yang sebelumnya menggunakan Yii2 sehingga dengan perbandingan Yii2 dan Lumen yang dimana performa Lumen lebih baik jika dibandingkan dengan Yii2. Hal tersebut disebabkan Yii2 yang mengembalikan View sehingga menyebabkan keterlambatan dalam penyampaian informasi. Tujuan yang ingin dicapai peneliti yaitu hasil serta hipotesis perbandingan ExpressJs dengan Lumen sehingga bisa diambil kesimpulan. Beberapa parameter yang akan diujikan yaitu response time dan penggunaan resource CPU average, serta error yang dihasilkan ketika pengujian load berlangsung. Hasil dari response time akan digunakan sebagai pengambilan hipotesis menggunakan metode Wilcoxon. Setelah melakukan pengujian terhadap masing – masing framework menggunakan dua tools yaitu JMeter dan Artillery, peneliti mengambil kesimpulan bahwa framework ExpressJs memiliki response time yang lebih baik jika dibandingkan dengan Lumen. Hal tersebut dikarenakan sifat dari ExpressJs yang bisa berjalan secara konkurensi sehingga response time yang didapatkan lebih baik jika dibandingkan dengan Lumen. Tetapi lumen memiliki kestabilan yang baik jika dibandingkan dengan Express karena sifatnya yang sequential.
Analisis Perbedaan Perfoma Penggunaan LazyGrid dan RecyclerView dalam Menampilkan Koleksi Data Salman, Raditya Muhammad; Akbar, Muhammad Aminul; Afirianto, Tri
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 13 (2024): Publikasi Khusus Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dipublikasikan ke Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK)
Pengembangan Sistem Tiket dan Eskalasi Layanan (STELA) berbasis Android di Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (SETJEN DPR RI) Putranto, Rezky Donny; Rahayudi, Bayu; Purnomo, Welly
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (SETJEN DPR RI) merupakan unsur penunjang Dewan Perwakilan Rakyat yang berkedudukan sebagai Kesekretariatan Lembaga. Setjen DPR RI bertugas untuk mendukung kelancaran pelaksanaan wewenang dan tugas DPR RI di bidang persidangan, administrasi, dan keahlian. Pada Setjen DPR RI, Pusat Teknologi dan Informasi (Pustekinfo) bertanggungjawab untuk melakukan integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) seperti yang sudah diatur pada Perpres Nomor 95 Tahun 2018 untuk setiap instansi pemerintah. Oleh karena itu Pusat Teknologi dan Informasi membuat sebuah aplikasi untuk memberikan layanan teknologi informasi kepada seluruh aspek yang ada di lingkungan DPR RI. Aplikasi yang dibuat menyediakan beberapa pilihan cara bagi pengguna untuk mengirimkan laporan permintaan layanan melalui beberapa platform salah satunya menggunakan platform android. Sistem dibuat menggunakan metode waterfall dan akan tersambung satu sama lain dengan platform lainnya dengan menggunakan API. Kemudian dilakukan 3 metode pengujian pada aplikasi yang sudah selesai dibuat. Yaitu pengujian blackbox yang berhasil memenuhi semua kebutuhan fungsional dan non fungsional sistem. Kemudian pengujian efektivitas dan menghasilkan peningkatan waktu sebesar 60,9% dibandingkan sistem yang sudah ada. Dan terakhir dilakukan pengujian usability menggunakan System Usability Scale (SUS) dan mendapatkan nilai 71,07 dan masuk ke dalam kriteria acceptable.
Mekanisme Penyimpanan dan Eksekusi Distribusi Rule dengan Multiple Trigger Device pada Smart Home menggunakan Protokol MQTT Pranowo, Khansa Muhammad Garanadi; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smart home merupakan sebuah sistem yang menggunakan perangkat canggih untuk mengatur semua kebutuhan rumah seperti mematikan lampu, mengunci pintu, dan menutup selambu. Pada penggunaan sistem smart home seringkali dijumpai smart home yang menggunakan sistem Centralized Smart Home System (CSHS), dimana semua peralatan canggih dalam rumah dikontrol dengan terpusat. Masalah yang dihadapi ketika menggunakan sistem CSHS adalah ketika koneksi perangkat terputus dengan master station maka perangkat tidak akan dapat menjalankan program apapun. Maka dari itu, penilitian kali ini menggunakan protokol Message Queing Telemetry Transport (MQTT) dan menerapkan sistem Distributed Rule Execution Mechanism (DREM) yang dimana sistem bekerja dengan cara mendistribusikan rule yang disimpan dalam master station kepada masing masing service device sehingga ketika perangkat terputus atau mengalami gangguan sehingga tidak dapat terhubung dengan master station perangkat tetap dapat menjalankan program yang diinginkan. Tujuan dari penilitian kali ini adalah sistem dapat menyimpan rule yang telah terdistribusi dan mengeksekusi data rule yang tersimpan dalam device dengan menerima input dari multiple trigger device melalui protokol ESP-NOW. Hasil yang didapat dari penilitian kali adalah trigger device memiliki tingkat kesuksesan 100% mengirimkan data kepada service device, dan ketika service device menerima data tersebut device berhasil mengeksekusi data sesuai dengan rule yang disimpan.
Penyimpanan dan Distribusi Multiple Rule dengan Protokol MQTT pada Master Station Smart Home Djodi, Samuel; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smart home merujuk pada kumpulan perangkat rumah yang saling terhubung dalam suatu jaringan agar dapat dikendalikan dan dipantau dari jarak jauh sehingga memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah. Arsitektur smart home yang umum digunakan adalah Centralized Smart Home System (CSHS) yang memungkinkan kendali perangkat secara terpusat melalui aturan yang ditetapkan pengguna, yang dikenal sebagai rule smart home. Meskipun CSHS mudah dikonfigurasi, terdapat kelemahan pada sistem berupa kegagalan sistem terpusat yang terjadi apabila "master station" sebagai pusat pengendali sistem mengalami gangguan yang menyebabkan keseluruhan sistem mengalami kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini berdasarkan penelitian sebelumnya yang melakukan distribusi rule kepada perangkat yang terhubung dengan master station melalui protokol MQTT yang masih terbatas pada satu kondisi perangkat (single rule) dalam setiap rule. Pada penelitian ini dikembangkan mekanisme penditribusian dan penyimpanan rule dengan lebih dari satu kondisi dalam setiap rule (multiple rule) yang diimplementasikan pada master station yang dijalankan pada layanan cloud untuk meningkatkan ketersediaan. Hasil penelitian mencakup mekanisme pencarian rule yang sesuai dengan data perangkat terkini dan mendistribusikannya ke perangkat penyedia layanan serta mengimplementasikan mekanisme untuk menangani kegagalan sistem terpusat dengan mendistribusikan semua aturan ke seluruh perangkat penyedia layanan. Semua implementasi ini berhasil diuji pada layanan Google Compute Engine.
Pengembangan Sistem Pengaduan Masyarakat berbasis Website (Studi Kasus : Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung) Fanoja, Galang; Arwani, Issa; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Karangtalun yang berada di Kabupaten Tulungagung merupakan desa yang sudah memperoleh nilai IDM (Indeks Desa Membangun) sebesar 0,9 yang berarti desa tersebut memperoleh predikat mandiri dari pemerintah sehingga dapat dipastikan bahwa Desa Karangtalun memiliki infrastuktur internet yang sangat baik, namun untuk saat ini namun mekanisme pengaduan masyarakat hanya dapat dilakukan dengan mengadu secara langsung kepada pamong desa atau datang secara langsung ke Balai Desa. Hal ini menyebabkan proses pengaduan masyarakat menjadi tidak efisien dan menyebabkan permasalahan tak kunjung selesai. Dari permasalahan tersebut dikembangkan sebuah sistem pengaduan masyarakat daring untuk mempermudah masyarakat dalam mengirim pengaduan dan membantu pemerintah desa dalam mengelola pengaduan dan memberikan pelayanan publik yang baik. Aplikasi berbasis website ini akan dikembangkan menggunakan metode waterfall dan framework laravel untuk bagian database akan menggunakan MySQL dan menggunakan API OpenStreetMap sebagai penyedia data lokasi dan penentuan koordinat lokasi yang akan divisualisasikan oleh leaflet. Pada tahap pengujian sistem akan menggunakan black-box untuk pengujian fungsional dan User Acceptance Testing untuk pengujian nonfungsional pada sistem. Hasil black-box mendapatkan hasil 100% yang menunjukkan bahwa sistem memenuhi kebutuhan fungsional sedangkan pada pengujian User acceptance testing (UAT) mendapatkan hasil 90.1% yang menunjukkan bahwa aplikasi dapat diterima oleh pengguna dan sudah memenuhi kebutuhan nonfungsional.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026 Vol 10 No 01 (2026): Januari 2026 Vol 10 No 4 (2026): April 2026 Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026 Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026 Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025 Vol 9 No 12 (2025): Desember 2025 Vol 9 No 11 (2025): November 2025 Vol 9 No 10 (2025): Oktober 2025 Vol 9 No 9 (2025): September 2025 Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025 Vol 9 No 6 (2025): Juni 2025 Vol 9 No 5 (2025): Mei 2025 Vol 9 No 4 (2025): April 2025 Vol 9 No 3 (2025): Maret 2025 Vol 9 No 2 (2025): Februari 2025 Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025 Vol 8 No 13 (2024): Publikasi Khusus Tahun 2024 Vol 8 No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 8 No 9 (2024): September 2024 Vol 8 No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024 Vol 8 No 6 (2024): Juni 2024 Vol 8 No 5 (2024): Mei 2024 Vol 8 No 4 (2024): April 2024 Vol 8 No 3 (2024): Maret 2024 Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024 Vol 8 No 1 (2024): Januari 2024 Vol 7 No 13 (2023): Publikasi Khusus Tahun 2023 Vol 7 No 9 (2023): September 2023 Vol 7 No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 7 No 7 (2023): Juli 2023 Vol 7 No 6 (2023): Juni 2023 Vol 7 No 5 (2023): Mei 2023 Vol 7 No 4 (2023): April 2023 Vol 7 No 3 (2023): Maret 2023 Vol 7 No 2 (2023): Februari 2023 Vol 7 No 1 (2023): Januari 2023 Vol 7 No 14 (2023): Antrian Publikasi Vol 6 No 13 (2022): Publikasi Khusus Tahun 2022 Vol 6 No 12 (2022): Desember 2022 Vol 6 No 11 (2022): November 2022 Vol 6 No 10 (2022): Oktober 2022 Vol 6 No 9 (2022): September 2022 Vol 6 No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 6 No 7 (2022): Juli 2022 Vol 6 No 6 (2022): Juni 2022 Vol 6 No 5 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 4 (2022): April 2022 Vol 6 No 3 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 2 (2022): Februari 2022 Vol 6 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 5 No 13 (2021): Publikasi Khusus Tahun 2021 Vol 5 No 12 (2021): Desember 2021 Vol 5 No 11 (2021): November 2021 Vol 5 No 10 (2021): Oktober 2021 Vol 5 No 9 (2021): September 2021 Vol 5 No 8 (2021): Agustus 2021 Vol 5 No 7 (2021): Juli 2021 Vol 5 No 6 (2021): Juni 2021 Vol 5 No 5 (2021): Mei 2021 Vol 5 No 4 (2021): April 2021 Vol 5 No 3 (2021): Maret 2021 Vol 5 No 2 (2021): Februari 2021 Vol 5 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 5 No 13 (2021) Vol 4 No 13 (2020): Publikasi Khusus Tahun 2020 Vol 4 No 12 (2020): Desember 2020 Vol 4 No 11 (2020): November 2020 Vol 4 No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 4 No 9 (2020): September 2020 Vol 4 No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 4 No 7 (2020): Juli 2020 Vol 4 No 6 (2020): Juni 2020 Vol 4 No 5 (2020): Mei 2020 Vol 4 No 4 (2020): April 2020 Vol 4 No 3 (2020): Maret 2020 Vol 4 No 2 (2020): Februari 2020 Vol 4 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 3 No 12 (2019): Desember 2019 Vol 3 No 11 (2019): November 2019 Vol 3 No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 3 No 9 (2019): September 2019 Vol 3 No 8 (2019): Agustus 2019 Vol 3 No 7 (2019): Juli 2019 Vol 3 No 6 (2019): Juni 2019 Vol 3 No 5 (2019): Mei 2019 Vol 3 No 4 (2019): April 2019 Vol 3 No 3 (2019): Maret 2019 Vol 3 No 2 (2019): Februari 2019 Vol 3 No 1 (2019): Januari 2019 Vol 2 No 12 (2018): Desember 2018 Vol 2 No 11 (2018): November 2018 Vol 2 No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 2 No 9 (2018): September 2018 Vol 2 No 8 (2018): Agustus 2018 Vol 2 No 7 (2018): Juli 2018 Vol 2 No 6 (2018): Juni 2018 Vol 2 No 5 (2018): Mei 2018 Vol 2 No 4 (2018): April 2018 Vol 2 No 3 (2018): Maret 2018 Vol 2 No 2 (2018): Februari 2018 Vol 2 No 1 (2018): Januari 2018 Vol 2 No 8 (2018) Vol 2 No 6 (2018) Vol 1 No 12 (2017): Desember 2017 Vol 1 No 11 (2017): November 2017 Vol 1 No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 1 No 9 (2017): September 2017 Vol 1 No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 1 No 7 (2017): Juli 2017 Vol 1 No 6 (2017): Juni 2017 Vol 1 No 5 (2017): Mei 2017 Vol 1 No 4 (2017): April 2017 Vol 1 No 3 (2017): Maret 2017 Vol 1 No 2 (2017): Februari 2017 Vol 1 No 1 (2017): Januari 2017 More Issue