cover
Contact Name
Yackob Astor
Contact Email
yackobastor@polban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
potensi@polban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Potensi : Jurnal Sipil Politeknik
ISSN : 14112949     EISSN : 25808133     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik merupakan hasil penelitian dalam ilmu ketekniksipilan yang dilakukan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung. Potensi: Jurnal Sipil Politeknik ini terindeks google scholar dengan nomor ISSN 2580-8133 (online).
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
Expansive Soil Stabilization Using Mud (Lapindo) and Asphalt Emulsion Resti Meysita Pramaesti; Syahril; Hendry
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 23 No. 2 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.731 KB) | DOI: 10.35313/potensi.v23i2.2549

Abstract

Most of Gedebage area consist of expansive soil and always greatly induce disturbance to structure of foundation. Nature properties of expansive soil is a high plasticity value, low soil shear strength, high swelling, and large potential for shrinkage. One solution for soil improvement is to use an additional material to stabilize this soil. Additional material uses locked emulsion asphalt 8% and mud from Lapindo area in variation of 3%, 6%, 9% and 12%. The results of testing the physical and mechanical properties after stabilization indicates increasing of density value around 68%. Plasticity index tends to decrease until 10% from CBR test. CBR values with curing time of 14 days are 8.1% for unsoaked and by 4.6% for soaked conditions.
The Effect of Vulcanic Ash and Tailing as Stabilization Materials in Soil Clay on CBR Value Achmad Abrar Haziri; Syahril
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 1 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.271 KB) | DOI: 10.35313/potensi.v24i1.2551

Abstract

Tanah adalah sub struktur untuk menopang struktur atas (misalnya konstruksi jalan, dll), seringkali menimbulkan masalah jika memiliki kualitas yang buruk pada sifat fisik tanah dan mekanik tanah. Dua masalah utama pada tanah lunak adalah penurunan yang berlebihan dan daya dukung yang rendah. Stabilisasi tanah merupakan salah satu metode yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik dan daya dukung atau kuat geser tanah dasar jalan, sehingga proses ini dapat meningkatkan daya dukung tanah dasar untuk menopang struktur atas. Makalah ini akan membahas peningkatan daya dukung tanah lempung lunak dengan menggunakan bahan tambahan berupa endapan abu vulkanik (AGV) dan tailing (TL) sebagai bahan substitusi seperti semen. Variabel komposisi material adalah abu vulkanik (AGV) 8% dan dicampur dengan tailing (TL) 4%, 5%, 6% dan waktu pemeraman selama 3 hari, 7 hari dan 14 hari.
Model Prioritas Penanganan Daerah Resapan Air (Recharge Area) di Wilayah Sungai Bengawan Solo Menggunakan Multi Criteria Decision Making dan Geographic Information System Sriyono, Edy
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 23 No. 2 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.68 KB) | DOI: 10.35313/potensi.v23i2.2618

Abstract

Penentuan daerah resapan air (DRA) dipengaruhi oleh 14 parameter. Ke 14 parameter ini oleh para ahli ditentukan parameter yang dominan. Parameter utama adalah kondisi geologi, jenis lapis tanah permukaan, curah hujan dan kondisi kelerengan lahan. Masing-masing parameter memiliki bobot pengaruh tergantung kondisi wilayahnya. Sesudah DRA dapat ditentukan maka dapat pula ditentukan prioritas penanganan DRA tersebut. Metode yang digunakan terdiri dari proses pengembangan model MCDM dan proses overlay layer SIG. Analisis pengambilan keputusan yang paling tepat yaitu: Analytic Hierarchy Process (AHP) serta Analytic Network Process (ANP). Overlay antar parameter dilakukan dengan Sistem Informasi Geografis dengan menggunakan bobot untuk mendapatkan skor akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 532.475,01 Ha DRA di Wilayah Sungai Bengawan Solo, terdiri dari 387.069,29 Ha Prioritas II dan 145.405,72 Ha Prioritas I. Luas total DRA sekitar 29,7% dari luar wilayah sungai. Dari hasil penentuan DRA, dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri utama: Air tanah mengalir vertikal ke bawah, Air merembes masuk mencapai muka air tanah, Singkapan batuannya adalah lolos air serta tak jenuh air, Umumnya berupa perbukitan, Umur air tanah relatif muda, Badan serta puncak kerucut yang berasal dari gunung api, Pada karst memiliki retakan serta lubang pelarutan. Terdapat pula beberapa kawasan permukiman yang berada di DRA
Analisis Stabilitas Lereng Akibat Beban Gempa 4,9 SR pada Kasus Longsoran Jalan Bandung-Tasik KM. 48 Kabupaten Garut Aditia Febriansya; Andri Krisnandi Somantri; Azwar Kays Kamal; Salma Fadhilah Suryadi; Alman Rahadiansyah Willianto
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 23 No 1 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1628.047 KB) | DOI: 10.35313/potensi.v23i1.3407

Abstract

Longsor yang terjadi pada lahan Perumahan Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut setelah terjadinya gempa 4,9 SR mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas kendaraan dari Bandung menuju Garut maupun sebaliknya. Longsor yang terjadi pada Jalan Bandung-Tasik KM. 48 tidak hanya mengganggu lalu lintas kendaraan, tetapi juga membahayakan pengguna jalan dan keselamatan penduduk di Perumahan Cijolang. Pada penelitian ini, penanganan lereng dirancang dengan mengubah geometrik lereng atau trap lereng (alternatif 1) dan penggunaan struktur penahan tanah soldier pile (alternatif 2), yang memenuhi persyaratan faktor keamanan berdasarkan SNI 8460:2017. Perangkat lunak GeoStudio 2016 digunakan untuk menganalisis kestabilan lereng kondisi eksisting dan untuk kedua alternatif tersebut. Faktor keamanan lereng sebelum dilakukannya penanganan terhadap longsor 0,903 pada kondisi jenuh dan gempa. Berdasarkan hasil perancangan, penanganan alternatif 1 menghasilkan faktor keamanan global 1,724 pada kondisi normal dan 1,163 pada kondisi gempa. Sedangkan, hasil perancangan alternatif 2 menghasilkan faktor keamanan global 1,658 pada kondisi normal dan 1,102 pada kondisi gempa. Berdasarkan hasil perancangan kedua alternatif tersebut, diharapkan dapat diaplikasikan di lapangan sehingga lahan longsor dapat digunakan kembali untuk pembangunan Perumahan Cijolang.
Perbaikan Tanah Dasar yang Berpotensi Terjadi Likuefaksi dengan Metode Stone Column pada Junction Tebing Tinggi Andri Krisnandi Somantri; Aditia Febriansya; Denira Putri Rizkiya; Rd. Nurul Fitriani Azhari
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 23 No 1 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.213 KB) | DOI: 10.35313/potensi.v23i1.3602

Abstract

Aktivitas lempeng Indo-Australia dan Eurasia sering menimbulkan gempa. Jenis tanah yang berada pada Junction Tebing Tinggi adalah pasir sedikit lanau dengan konsistensi yang sangat lepas. Nilai N-SPT pada BH 15-BH 18 sekitar 0-4 pada kedalaman 3 m-15,3 m dengan muka air tanah di kedalaman 1,2 m di bawah tanah dasar Junction Tebing Tinggi, Sumatera Utara membuat tanah pada daerah tersebut berpotensi likuefaksi. Analisis potensi likuefaksi yang penulis lakukan digunakan dengan tiga metode yaitu, Youd dan Idriss (2001), Robert dan Wride (1998), dan NCEER (1997) dengan menggunakan hasil CPT pada tanah dasar timbunan Junction Tebing Tinggi didapatkan hasil pada kedalaman di sekitar 3,4 m–17,8 m berpotensi likuefaksi. Analisis keamanan lereng diperhitungkan dan didapat hasil factor keamanan sebesar 1,4. Berdasarkan hasil tersebut dilakukan perkuatan pada tanah dasar timbunan Junction Tebing Tinggi. Tahap perkuatan dilakukan dengan menambahkan stone column berdiameter 1,2 m dengan kedalaman 10 m berjarak 1,5 m di sepanjang tanah dasar di bawah timbunan. Dengan perencanaan tersebut, didapatkan hasil bahwa tanah dasar sudah tidak berpotensi likuefaksi dan penurunan dapat tereduksi sebanyak 48-54% serta stabilitas lereng meningkat menjadi 2,6.
Evaluasi dan Perkuatan Struktur Kolom Beton Bertulang Akibat Kebakaran Nurul Hidayati
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 1 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.044 KB) | DOI: 10.35313/potensi.v24i1.3606

Abstract

Material beton bertulang yang terkena suhu tinggi dapat mengalami penurunan kekuatan, sehingga bangunan gedung yang sudah terpapar suhu tinggi perlu untuk dievaluasi kembali. Tingkat penurunan kekuatan material beton bertulang dapat dipastikan dengan melakukan evaluasi mutu material dengan metode pengujian sampel secara non-destructive maupun destructive. Hasil evaluasi mutu material tersebut kemudian dijadikan sebagai data awal untuk melakukan analisis kekuatan elemen struktur dengan cara analisis numeris menggunakan software SAP2000 v.20.2. Berdasarkan hasil analisis secara numeris, diperoleh bahwa terdapat 79% kolom di lantai 1 dan 17% kolom di lantai 2 yang perlu diberi perkuatan. Kolom-kolom tersebut mengalami overstress, dimana nilai PMM ratio kolom tersebut diatas 0,95. Maka, berdasarkan hasil tersebut, kolom-kolom tersebut sudah tidak mampu menahan gaya-gaya yang akan bekerja pada bangunan gedung. Metode perkuatan yang diberikan pada elemen struktur kolom pada penelitian ini adalah metode concrete jacketing. Kolom diberi penambahan dimensi sebesar 100x100 mm2 dan berdasarkan hasil analisis secara analitis diperoleh bahwa kolom yang telah diberi perkuatan concrete jacketing mampu menahan gaya-gaya yang bekerja pada gedung.
Stabilisasi Tanah Gambut Menggunakan Campuran Serbuk Cangkang Kerang dan Fly Ash Ditinjau dari Nilai CBR Tanah dan Tingkat Keasaman Tanah Tri Sartika; Ulfi Sepani; Sindi Atika Putri; Yayuk Apriyanti
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 1 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.234 KB) | DOI: 10.35313/potensi.v24i1.3613

Abstract

Tanah gambut merupakan salah satu jenis tanah yang daya dukung tanahnya rendah, sehingga perlu dilakukan stabilisasi tanah. Metode perbaikan tanah yang dilakukan pada penelitian ini adalah stabilisasi kimiawi menggunakan serbuk cangkang kerang dan fly ash. Serbuk cangkang kerang mengandung kalsium karbonat (CaCO3) yang akan mengikat partikel tanah dan fly ash yang memiliki kandungan silika (SiO2) memberikan pengaruh terhadap kenaikkan pH tanah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di Laboratorium, standar pengujian menggunakan Standar Nasional Indonesia. Pengujian dilakukan dengan menggunakan tanah gambut asli tanpa campuran dan tanah gambut yang telah dicampurkan serbuk cangkang kerang dengan persetase 15%, 18%, 21% dan fly ash 10%. Hasil penelitian menunjukkan adanya bahan tambah dapat meningkatkan nilai CBR tanah gambut dan mengubah tingkat keasaman tanah gambut. Nilai CBR tanah gambut meningkat seiring dengan bertambahnya persentase Serbuk Cangkang Kerang dan fly ash. Nilai CBR tertinggi terdapat pada persentase 21% Serbuk Cangkang Kerang dan 10% fly ash sebesar 4,938%, dibandingkan dengan nilai CBR tanah gambut asli sebesar 2,370%. pH tanah gambut asli yang didapat sebesar 2,87 dan pada pH tanah tambut yang telah ditambahkan Serbuk Cangkang Kerang dan Fly Ash sebesar 6.
Kinerja Perkerasan Jalan Menurut Pedoman IKP Pd-01-2016-B (Studi Kasus : Jalan Nasional Losari – Cirebon KM 26+500 – 30+000) Sihombing, Atmy Verani Rouly; Surbakti, Destiadi Pindonta; Fadilah, AM Khoirul; Ruth Esther Ambat; Sirait, Togar; Prayogo, R. Desutama Rachmat Bugi
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 23 No. 2 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1250.279 KB) | DOI: 10.35313/potensi.v23i2.3653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja perkerasan jalan dengan menggunakan pedoman indeks kondisi perkerasan (IKP) Pd-01-2016-B, untuk mengetahui kinerja perkerasan jalan berdasarkan kondisi strukturalnya, baik untuk perkerasan jalan lentur maupun kaku. IKP dapat menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi penanganan/pemeliharaan jalan baik secara preventif ataupun represif. Lokasi studi dilakukan pada ruas Jalan Nasional Losari – Cirebon KM 26+500 s/d 30+000, merupakan ruas jalan kelas I yang melayani kendaraan dengan sumbu terberat 10-ton, jenis perkerasan menggunakan substitusi lapis fondasi struktur perkerasan jalan tersebut menggunakan teknologi Cold Mix Recycling by Foam Bitumen (CMRFB) dan Cement Treated Recycling Base (CTRB). Sebagai jalan strategis yang sering dilalui oleh kendaraan berat, serta jenis perkerasan jalan yang tidak biasa atau berbeda dengan jalan lain pada umumnya, sehingga penilaian kondisi jalan pada ruas jalan tersebut perlu dilakukan secara teratur untuk mendapatkan penanganan yang tepat pada perencanaan pemeliharaan yang dilakukan secara preventif setiap tahunnya. Sehingga diharapkan kondisi jalan sesuai dengan standar pelayanan jalan nasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 3,5 km panjang jalan, kondisi jalan 39% Sangat Baik, 27% Baik, 21% Sedang, 9% Jelek, 3% Parah, dan 1% Sangat Parah. Jenis penanganan yang direkomendasikan adalah 39% pemeliharaan rutin, 27% pemeliharaan berkala, 21% peningkatan struktural, dan 13% rekonstruksi/ daur ulang.
KEMAMPUAN SUMUR RESAPAN SELAMA EMPAT PULUH HARI PADA AWAL MUSIM HUJAN WILAYAH STUDI: KELURAHAN MALEBER KOTA BANDUN Mutioro Sukmono
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 17 No 1 (2015): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v17i1.515

Abstract

Salah satu cara konservasi air tanah adalah dengan sistem  resapan air hujan yaitu dengan memasukan kembali secara artifisial (buatan) air hujan yang jatuh di permukaan tanah. Untuk kawasan pemukiman, cara ini dapat dikatakan merupakan pilihan utama karena mempunyai tingkat efisiensi tinggi serta dampak negatif yang minimum, hingga sering diistilahkan ″ membangun reservoir tanpa menggusur penduduk ″.  Pada penelitian ini, dibuat sumur resapan di saluran air hujan dengan diameter 10 cm dan kedalaman 2.10 m yang berlokasi di Kelurahan Maleber Kecamatan Andir Kotamadya Bandung, yang merupakan wilayah padat hunian. Dengan  memberikan debit tertentu  pada saluran  air hujan di lokasi penelitian dimana sumur resapan dibuat, diukur air yang dapat diresapkan oleh sumur resapan dan diukur tinggi air di sumur resapan. Penelitian ini dilakukan di lapangan agar data yang didapat merupakan data sebenarnya dari lokasi penelitian, tetapi untuk data tanah dilakukan pengujian di laboratorium mekanika tanah. Dari hasil pengukuran di lokasi selama penelitian, air yang diresapkan oleh sumur resapan adalah 0.2435 m3, tinggi muka air dengan formula yang diusulkan Sunjoto mendekati tinggi muka air hasil pengukuran. Nilai koefisien permeabilitas adalah  0,00002846 m/det, sehingga dapat dibuat sumuran dengan jarak 10 m antara sumur resapan untuk dapat menaikan muka air tanah dangkal secara optimal.
A STUDY OF CHANNEL WATER CURRENT VELOCITY METER WITH HORIZONTAL AND VERTICAL AXIS PROPELLER TYPE Rahmat Permana; Bambang Agus Kironoto; Istiarto .
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 17 No 1 (2015): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v17i1.516

Abstract

Current meter adalah salah satu alat ukur kecepatan air. Pada umumnya current meter yang ada di pasaran dibuat oleh pabrik-pabrik di luar negeri dan dalam negeri. Pada rancang bangun ini dibuat alat ukur kecepatan air di saluran dengan tipe propeller poros horisontal dan vertikal terbuat dari bahan resin yang diperkuat dengan bahan fiberglass, sensor putaran menggunakan read switch, pencatat putaran (counter) menggunakan panel meter dengan 7 segmen yang menampilkan 4 angka dan dilengkapi dengan pewaktu yaitu berupa timer switch dengan durasi maksimum 5 menit. Berdasarkan hasil yang didapat dengan penerapan berbagai bahan dan modul yang digunakan  dalam rancang bangun ini dapat terintegrasi dengan baik. Current meter tipe propeller poros horisontal dapat beroperasi pada kisaran kecepatan 0,040 – 2,500 m/s dan tipe propeller poros vertikal dapat beroperasi pada kisaran kecepatan 0,100 – 1,250 m/s.

Page 11 of 19 | Total Record : 188


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 2 (2025): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 27 No. 1 (2025): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 26 No. 2 (2024): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 26 No. 1 (2024): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 25 No. 2 (2023): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 25 No. 1 (2023): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 25 No 1 (2023): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 2 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 1 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 23 No. 2 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 23 No 1 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 22 No 2 (2020): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 22 No 1 (2020): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 21 No 2 (2019): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 21, No 1 (2019): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 21 No 1 (2019): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 20, No 2 (2018): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 20 No 2 (2018): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 20 No 1 (2018): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 20, No 1 (2018): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 19, No 2 (2017): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 19 No 2 (2017): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 19, No 1 (2017): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 18, No 2 (2016): Potensi : Jurnal Sipil Politeknik Vol 18 No 2 (2016): Potensi : Jurnal Sipil Politeknik Vol 18, No 1 (2016): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 17, No 1 (2015): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 17 No 1 (2015): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 15 No 2 (2013): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 15 No 1 (2013): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 12 No 1 (2010): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik More Issue