cover
Contact Name
Yackob Astor
Contact Email
yackobastor@polban.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
potensi@polban.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Potensi : Jurnal Sipil Politeknik
ISSN : 14112949     EISSN : 25808133     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik merupakan hasil penelitian dalam ilmu ketekniksipilan yang dilakukan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bandung. Potensi: Jurnal Sipil Politeknik ini terindeks google scholar dengan nomor ISSN 2580-8133 (online).
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
KAJIAN PERBAIKAN SUBGRADE DARI TANAH EKSPANSIF MENGGUNAKAN SPENT CATALYST RCC 15 DAN ABU BATOK KELAPA SAWIT Totok Hermawan; Syahril .
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 18 No 2 (2016): Potensi : Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v18i2.537

Abstract

Hasil pengujian pada lapisan Subgrade yang dilakukan di ruas jalan tol Cisumdawu khususnya pada STA 13+500 tergolong pada jenis tanah ekspansif. Kondisi Subgrade tersebut jika tidak segera diperbaiki maka dapat mengakibatkan berbagainya jenis kerusakan pada perkerasannya. Dalam penelitian perbaikan Subgrade yang dilakukan adalah menggunakan metode stabilisasi dengan Abu Batok Kelapa Sawit dan Spent Catalyst RCC 15. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pengaruh penambahan Abu Batok Kelapa Sawit dan Spent Catalyst RCC 15 terhadap kembang susut dan daya dukung sebagai lapisan Subgrade konstruksi perkerasan ruas jalan tol Cisumdawu. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan yaitu (1) Terjadi  penurunan nilai untuk kadar air optimum, Plasticity Index, Swelling Potential dan Swelling Pressure. (2) Terjadi Kenaikan nilai untuk Berat Isi Kering, CBR Unsoaked, CBR Soaked, CBR Peram, Permeabilitas, Ca-dd dan K-dd. (3) Tercapainya campuran bahan stabilisasi yang dapat digunakan sebagai perbaikan Subgrade pada tanah ekspansif untuk standar minimal Subgrade lapisan perkerasan jalan. (4) Belum tercapainya nilai yang optimum pada campuran bahan stabilisasi yang digunakan terhadap perubahan nilai karakteristik Subgrade. (5) Hasil pengujian secara statistik yang dilakukan didapatkan suatu hubungan yang yang berarti secara statistic.
Analisis Kebutuhan Sumber Daya Proyek pada Pekerjaan Kayu Cabana, Screen Lobby, Penyekat Ruangan dan Pergola Drop Off Berdasarkan Indeks Satuan Lapangan Ni Putu Indah Yuliana; Kadek Adi Suryawan
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 1 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v24i1.2579

Abstract

Saat ini penggunaan material kayu untuk pekerjaan arsitektural sudah menjadi hal yang lumrah. Namun ada masalah yang terjadi seperti kekurangan order material kayu, kesalahan order dimensi kayu, dan kekurangan tenaga kerja. Tujuan penelitian merencanakan kebutuhan sumber daya proyek untuk pekerjaan finishing kayu berdasarkan kondisi lapangan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan observasi langsung. Hasil penelitian diperoleh indeks kebutuhan bahan kayu bangkirai per m3 pekerjaan kayu cabana bagian kolom sebesar 0.020 m3, bagian balok sebesar 0.016 m3, bagian grill sebesar 0.067 m3, pekerjaan screen lobby 0.034 m3, pekerjaan penyekat ruangan sebesar 0.121 m3 dan 0.013 m3 serta pekerjaan pergola drop off sebesar 0.026 m3. Sedangkan untuk indeks per m2 diperoleh kayu cabana bagian kolom pekerja 0.174 OH, tukang kayu 0.116 OH dan mandor 0.058 OH, bagian balok 0.500 OH, tukang kayu 0.333 OH dan mandor 0.166 OH, bagian grill pekerja 0.542 OH, tukang kayu 0.361 OH dan mandor 0.180 OH, kayu screen lobby pekerja 0.260 OH, tukang kayu 0.521 OH dan mandor 0.260 OH, pekerjaan penyekat ruangan pekerja 1.340 OH, tukang kayu 0.893 OH dan mandor 0.446 OH serta pekerjaan pergola drop off pekerja 0.211 OH, tukang kayu 0.140 OH dan mandor 0.070 OH.
Validasi Nilai Ketidakrataan Jalan Menggunakan Aplikasi Android Road Bump Pro Ranna, Ranna Kurnia; Nugraha, Muhammad Iqbal
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 23 No. 2 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v24i1.2589

Abstract

Pengukuran kondisi ketidakrataan jalan umumnya menggunakan alat Roughometer atau Hawkeye. Pada beberapa daerah, kedua alat ini belum banyak digunakan karena pengukuran tersebut membutuhkan biaya operasional yang relatif tinggi dan umumnya hanya digunakan untuk pengukuran untuk jalan dengan lalu lintas tinggi seperti di jalan tol, jalan nasional atau jalan provinsi. Alternatif pengukuran IRI yang lebih ekonomis salah satunya dengan menggunakan aplikasi berbasis Android Road Bump Pro Pengukuran ini akan lebih cocok digunakan untuk jalan kota atau jalan kabupaten karena anggaran survei dan sumber daya manusia yang terbatas. Kelebihan aplikasi ini adalah penggunaannya yang relatif mudah karena tidak membutuhkan keahlian dan perangkat khusus. Penelitian ini dilakukan untuk memvalidasi nilai IRI keluaran Road Bump Pro pada permukaan beton aspal dan permukaan beton semen. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Road Bump Pro saat ini belum layak digunakan untuk pengukuran IRI karena perbedaan nilai IRI Road Bump Pro cukup signifikan jika dibandingkan nilai IRI Roughometer maupun IRI Hawkeye. Hal ini disebabkan getaran yang ditangkap sensor pada smartphone dipengaruhi banyak faktor sehingga memerlukan penyesuaian faktor koreksi alat dan kalibrasi yang lebih rinci terhadap jenis dan kondisi kendaraan yang digunakan.
Analisis Tebal Lapis Tambah Perkerasan Lentur Mengunakan Metode Manual Desain Perkerasan 2017 Studi Kasus: Jalan Raya Serang-Cilegon Lukman, Arbi Parianta; Mahendra, M. Oka; Claudia, Gina
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 23 No. 2 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Department of Civil Engineering, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v23i2.3597

Abstract

Sebagai jalur yang dinilai paling strategis dalam menunjang perekonomian nasional dan jumlah lalu lintas yang tinggi khususnya pada jaringan jalan pantura dapat menyebabkan menurunnya sisa umur pada perkerasan jalan. Kendaraan bermuatan berat mendominasi arus lalu lintas di sepanjang jalan tersebut. Dengan banyaknya kendaraan berat maka akan mempengaruhi kondisi struktural perkerasannya. Pemeriksaan secara rutin dan berkala harus dilakukan untuk mengontrol kondisi kelayakannya. Pemeriksaan struktural perlu dilakukan pada jalan dengan muatan beban kendaraan yang berat untuk mengetahui bagaimana kondisi dari struktur perkerasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan overlay perkerasan jaringan jalan Pantura Ruas Jalan Serang-Cilegon berdasarkan metode non destructive menggunakan alat pengukur lendutan perkerasan yaitu Falling Weight Deflectometer (FWD). Output dari alat ini kemudian digunakan untuk menghitung kebutuhan tebal lapis tambah dengan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan (MDP) tahun 2017 berdasarkan surat edaran No.04/SE/Db/2017. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: tebal overlay 50 mm meskipun memenuhi kriteria ketahanan terhadap deformasi permanen, akan tetapi tidak untuk memenuhi kriteria ketahanan terhadap retak fatique. Sehingga tidak bisa dijadikan rujukan. Ada 2 opsi yang dapat digunakan, tebal 70 mm jika menggunakan overlay tipis aspal beton campuran bergradasi rapat dengan pen 60/70 atau tebal 80 mm jika menggunakan overlay campuran aspal beton pen 60/70.
Pengaruh Penambahan Serat Sagu Terhadap Kuat Tekan Beton Non Pasir Arusmalem Ginting; Prasetya Adi; Bing Santosa; Mekitizon Kambu
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 1 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v24i1.3677

Abstract

Beton non pasir adalah beton ringan berpori yang dibuat dengan menghilangkan pasir dari campuran beton normal. Beton non pasir dapat digunakan sebagai dinding. Salah satu cara untuk melakukan perkuatan beton adalah dengan penambahan serat. Limbah dari pengolahan sagu yang berupa serat belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian tentang penggunaan serat sagu pada beton non pasir masih jarang sehingga perlu untuk dilakukan. Rasio berat split terhadap semen yang digunakan pada penelitian ini adalah 4, dan faktor air semen 0,35. Penambahan serat sagu 0%, 0,5%, 1,0%, 1,5% dan 2,0% terhadap berat semen. Benda uji berbentuk silinder sebanyak 3 buah setiap variasi, dan dengan jumlah total benda uji 15 buah silinder. Setelah beton non pasir berumur 28 hari dilakukan pengujian kuat tekan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: penambahan serat mengakibatkan penurunan workability beton non pasir. Penambahan serat sagu sebesar 0,5% dan 1% meningkatkan kuat tekan. Penambahan serat sagu sebesar 1,5% dan 2% mengakibatkan penurunan kuat tekan. Kuat tekan tertinggi tercapai pada penambahan serat sagu sebesar 0,5%. Penambahan serat sagu sebesar 0,5% sampai 2% tidak signifikan pengaruhnya terhadap berat isi beton non pasir.
Pemanfaatan Portland Composite Cement pada Campuran Shotcrete dengan Silica Fume dan Ground Granulated Blast Furnace Jul Endawati
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 1 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v24i1.3664

Abstract

Penggunaan shotcrete sebagai bahan konstruksi di banyak negara telah menjadi suatu hal yang menarik, karena potensi penghematan dalam biaya dan waktu konstruksi. Shotcrete juga diterapkan dalam konstruksi dan pemeliharaan struktur yang kompleks. Dalam aplikasinya, campuran shotcrete cenderung memanfaatkan Ordinary Portland Cement, sedangkan ketersediaan OPC di pasaran saat ini salah satunya sudah digantikan oleh Portland Composite Cement. Penelitian ini meninjau karakter campuran shotcrete dengan PCC sebagai pengikat utamanya dan dengan bahan tambah Silica Fume (SF) dan Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS), secara eksperimental, dengan meninjau jumlah air campuran, waktu pengikatan, length change serta kuat tekan benda uji . Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan PCC pada campuran shotcrete mempengaruhi jumlah air campuran. Waktu pengikatan awal paling cepat terjadi pada sampel uji dengan komposisi 92,5% PCC + 7,5% SF, sedangkan waktu pengikatan awal paling lama ditunjukkan oleh campuran 87,5% PCC + 12,5% SF, yaitu 165 menit. Kuat tekan terbesar diperoleh dari hasil pengujian campuran 88,7% PCC= 6,3% SF + 5% GGBFS. Hasil pengujian length change menunjukkan karakter yang tidak sama. Sebagian besar benda uji mengalami susut, dengan susut terbesar pada benda uji M5. Kuat lentur terbesar dimiliki oleh campuran M2 (6,95 Mpa), sedangkan terkecil dimiliki oleh campuran M5, yaitu sebesar 3,97 MPa.
Pengaruh Upgrading Bangunan Pelimpah terhadap Tinggi Jagaan Eksisting Tubuh Bendungan Kedung Ombo Gerald Guntur Pandapotan Siregar
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 2 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v24i2.3709

Abstract

Limpasan adalah salah satu mode kegagalan yang paling serius terutama pada bendungan yang dapat menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan material. Rencana peningkatan tampungan pada Waduk Kedung Ombo dengan meninggikan mercu pelimpah menggunakan flap gates setinggi 2 meter tanpa meninggikan tubuh bendungan perlu di evaluasi mengingat tinggi jagaan eksisting hanya 1 meter. Tinjauan hidrologi dan hidraulik dilakukan dengan menggunakan data – data hidrologi terbaru dan menggunakan bantuan Program HEC-HMS dan HEC-RAS. Untuk bangunan pelimpah berpintu harus mempertimbangkan kondisi dimana terjadi operasi yang tidak normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa puncak banjir tertinggi pada kala ulang PMF berada pada elevasi +94.50 meter dimana elevasi puncak ini masih di bawah elevasi muka air banjir desain (+95.00). Tinggi jagaan dihitung dari elevasi mercu tubuh bendungan (+96.00 meter) ke elevasi puncak banjir (+94.50 meter) adalah sebesar 1.50 meter. Apabila tinggi jagaan dikurangi dengan nilai reduksi akibat operasi pintu yang tidak normal sebesar 0,50 meter maka tinggi jagaan menjadi 1.00 meter. Tinggi jagaan akibat rencana peningkatan tampungan dengan tinggi jagaan eksisting menunjukkan elevasi yang sama sehingga dapat disimpulkan bahwa tubuh bendungan tidak akan mengalami limpasan.
Analisis Laju Infiltrasi dan Kekuatan Porous Paving Block Substitusi Fly Ash dan Cangkang Kerang Darah Devita Mayasari; Tri Yuhanah; Yulisya Zuriatni
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 2 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v24i2.4120

Abstract

Pengendalian genangan salah satunya dilakukan dengan mengoptimalkan penyerapan air ke dalam tanah. Porous paving block memiliki nilai porositas tinggi karena memiliki kemampuan meloloskan air yang lebih tinggi. Penelitian ini melakukan pembuatan porus paving block dengan bahan limbah fly ash (FA) substitusi semen dan cangkang kerang darah (CK) sebagai agregat kasar. Perbandingan bahan pembuatan paving block porous 4; 3; 2,5; 2 dan 1,5 dengan semen disubtitusi 30 % FA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari. Laju infiltrasi porous paving block melalui koefisien permeabilitas diuji pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan porous paving block, yaitu V1 sebesar 14,83 MPa, V2 sebesar 1,5 MPa, V3 sebesar 4,66 MPa, V4 sebesar 4,58 MPa, V5 sebesar 8,75 MPa, V6 sebesar 4,50 MPa. Nilai koefisien permeabilitas rata-rata porous paving block masing-masing V1 = 0,0045 cm/s, V2 = 0,0048 cm/s, V3 = 0,0040 cm/s, V4 = 0,0038 cm/s, V5 = 0,0051 cm/s, V6 = 0,0050 cm/s. Penggunaan perbandingan cangkang kerang darah 1(0,7PC + 0,3FA) : 2 CK mencapai koefisien permeabilitas yang optimum.
Evaluasi Jenis Kerusakan Jalan menggunakan Metode PCI dan Bina Marga (Studi Kasus : Jalan Gunung Agung Denpasar) Dewa Ayu Putu Adhiya Garini Putri; Ida Bagus Suryabrata; Putu Ariawan; I Komang Agus Ariana
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 2 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v24i2.4139

Abstract

Tingginya arus lalu lintas pada jalan Gunung Agung Denpasar merupakan salah satu jalan kolektor kelas utama yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi yang sehingga menyebabkan peningkatan kerusakan jalan area tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengevaluasi perbandingan metode Pavement Condition Index dengan Bina Marga. Pada tahap survei, ruas Jalan Gunung Agung sepanjang 2,46 km dibagi menjadi 25 bagian. Berdasarkan hasil survei pada 25unit sampel Jalan Gunung Agung didapat kerusakan berupa Pelepasan Butir (Raveling) terjadi sebesar 72,91%, Retak Memanjang (Longitudinal Cracking) terjadi sebesar 11,26%, Tambalan (Patching) 10,35%., Lubang (Potholes) 2,39%., Amblas (Depression) 1,532%., Alur (Rutting) 0,907%, Retak Buaya (Aligator Crack) 0,607%, Pengausan (Weathering) terjadi sebesar 0,028%. Program penanganan Jalan Gunung Agung Denpasar pada metode PCI didapatkan penanganan tambalan dan lapis tambahan pada segmen 2-6 dan segmen lainnya berada dalam penanganan pemeliharaan rutin. Sedangkan pada metode Bina Marga didapatkan penanganan berkala hanya pada segmen 3,4 dan 6 serta segmen lainnya berada dalam penanganan rutin. Dari hasil perbandingan antara kedua metode tersebut, hasil yang didapat memiliki hasil yang hampir sama. Namun dikarenakan pada metode PCI memiliki analisa yang lebih mendetail dan obyektif terkait segala aspek kerusakannya, maka disarankan untuk menggunakan program pemeliharaan berdasarkan hasil metode Pavement Condition Index.
Pengaruh Metode Penggabungan Gradasi Agregat Terhadap Porositas, Stabilitas, dan Permeabilitas Campuran Beraspal Porus Atmy Verani Rouly Sihombing; Nursyafril; Antonius Siswanto; Aditia Febriansya; Reza Phalevi Sihombing
Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 2 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/potensi.v24i2.4570

Abstract

Perancangan campuran beraspal pada skala penelitian, untuk meminimalisir kesalahan pada umumnya menggunakan nilai tengah/rencana dari spesifikasi gradasi agregat, kondisi penggabungan agregat ini disebut dengan gradasi ideal. Berbeda dengan kondisi di lapangan, agregat digabungkan berdasarkan fraksi agregat yang tersedia di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan metode penggabungan gradasi agregat tersebut (ideal dan gabungan agregat grafis rochlust tipe A) terhadap performa dari campuran beraspal porus, yaitu porositas, stabilitas, dan permeabilitas berdasarkan pedoman aspal porus Pusjatan, 2012 dengan uji validitas menggunakan one-way Analysis of Variance Tukey-Kramer statistical groupings. Material yang digunakan adalah aspal pen 60/70 dan agregat Batujajar, split (fraksi agregat kasar), screen (fraksi agregat halus), abu batu, dan filler. Proporsi hasil penggabungan agregat lapangan (rochlust tipe A) yaitu 33% split, 64% screen, 2 % abu batu dan 1% filler. Masing – masing campuran aspal porus dibuat pada kadar aspal 6% (@ 6 sampel). Hasil dari pengujian porositas maksimum campuran gradasi ideal (CIM) yaitu 25,22 % dan campuran gradasi gabungan (CGM) 20,35%, stabilitas CIM 462,2 kg dan CGM 513,5 kg, permeabilitas maksimum campuran gradasi ideal porus (CIP) yaitu 0,122 cm/det dan campuran gradasi gabungan (CGP) 0,121 cm/det. Secara signifikan gradasi ideal mempengaruhi porositas dan permeabilitas, sedangkan gradasi penggabungan mempengaruhi stabilitas.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 2 (2025): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 27 No. 1 (2025): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 26 No. 2 (2024): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 26 No. 1 (2024): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 25 No. 2 (2023): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 25 No. 1 (2023): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 25 No 1 (2023): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 2 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 24 No 1 (2022): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol. 23 No. 2 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 23 No 1 (2021): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 22 No 2 (2020): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 22 No 1 (2020): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 21 No 2 (2019): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 21, No 1 (2019): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 21 No 1 (2019): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 20 No 2 (2018): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 20, No 2 (2018): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 20 No 1 (2018): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 20, No 1 (2018): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 19, No 2 (2017): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 19 No 2 (2017): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 19, No 1 (2017): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 18, No 2 (2016): Potensi : Jurnal Sipil Politeknik Vol 18 No 2 (2016): Potensi : Jurnal Sipil Politeknik Vol 18, No 1 (2016): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 17 No 1 (2015): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 17, No 1 (2015): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 15 No 2 (2013): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 15 No 1 (2013): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik Vol 12 No 1 (2010): Potensi: Jurnal Sipil Politeknik More Issue