cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2025)" : 80 Documents clear
Strategi Guru dalam Mengajarkan Pendidikan Seks untuk Anak dan Kendalanya Fadilah, Diajeng Ayu Eka; Muthmainah, Muthmainah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.4975

Abstract

Maraknya kasus pelecehan seksual yang melibatkan anak makin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan seksual yang dimulai sejak dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengajarkan pendidikan seks untuk anak dan kenadalanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan media google form. Populasi pengambilan data yaitu guru TK di   Sampel dalam penelitian ini adalah 67 guru yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengajarkan pendidikan seks untuk anak, guru paling banyak menggunakan metode bercerita (43,3%) dan metode bernyanyi (29,9%), dengan  media boneka dan video sebagai yang umum dipakai. Sebanyak 89,6% guru sudah melibatkan partisipasi orangtua dalam mengajarkan pendidikan seks. Adapun kendalanya yaitu guru kesulitan untuk menemukan media dan menemukan strategi komunikasi yang tepat untuk menyampaikan materi agar anak-anak mudah memahami materi pendidikan seks. Sehingga guru merasa perlu diadakannya pelatihan pembuatan media yang mendukung materi pendidikan seks anak usia dini dan strategi konkrit tentang contoh pertanyaan dan cara menjawab pertanyaan anak mengenai pendidikan seks.
Perkembangan dan Pendidikan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Rohmah, Umi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.5918

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi perkembangan dan pendidikan kognitif pada anak usia dini. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis strategi pengembangan kemampuan kognitif pada anak usia dini serta mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi proses tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research) melalui telaah literatur dari buku dan jurnal yang relevan dengan penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perkembangan kognitif pada anak usia dini dipengaruhi oleh lingkungan, minat dan bakat, serta faktor keturunan. Strategi pengembangan kemampuan kognitif dapat dilakukan melalui pendekatan bermain yang terstruktur dan melibatkan pendidikan berbasis stimulasi. Pendidikan memiliki peran signifikan dalam mendorong kemampuan bernalar kritis anak. Hasil ini memberikan implikasi pada pentingnya perancangan aktivitas pembelajaran yang menyenangkan dan efektif untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anak.
Optimizing the Maintenance and Utilization of Educational Play Tools in Early Childhood Education (Study of the Depok, Tangerang, Bogor) Suharsiwi, Suharsiwi; Farihen, Farihen; Zamzam, Rohimi; Budiarti, Erna; Solehudin, Rd. Heri; Susilahati, Susilahati; Herwina, Herwina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6149

Abstract

This study aims to evaluate the maintenance and utilization of Educational Game Tools (EGT) in early childhood education institutions located in Depok, Tangerang, and Bogor, Indonesia. Employing a mixed-methods approach, we collected data from 67 early childhood education teachers across 30 institutions through questionnaires, in-depth interviews, observations, and documentation. The quantitative analysis revealed that the average maintenance score of EGT was 76%, categorizing it as "good." Qualitative insights highlighted key maintenance practices, including routine inspections and prompt repairs, which are essential for ensuring the safety and functionality of the equipment. The findings underscore the importance of effective maintenance strategies in enhancing the educational environment and supporting children's holistic development. Recommendations for improving training programs for educators and increasing government support for EGT procurement and maintenance are also discussed.
Strategi Guru dalam Mengatasi Tantrum Anak Usia 4-5 Tahun Ariantari, Diva; Kartika, Wilda Isna; Heriansyah, Masnurrima
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku tantrum yang ditunjukkan dan strategi yang digunakan guru untuk mengatasi tantrum  anak  usia 4-5 tahun di KB Anyelir Samarinda. Menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian hasil pengumpulan data dikelompokkan lalu dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif yang dikemukakan oleh Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk perilaku tantrum yang ditunjukkan anak di KB Anyelir yaitu merupakan jenis verbal frustration tantrum dan temperamental tantrum dengan mengalami perilaku menangis dan menjerit dikarenakan anak tidak bisa menyampaikan keinginan perasaannya dan (2) Strategi guru dalam mengatasi tantrum anak usia dini yaitu memberikan ruang untuk anak meluapkan emosinya disertai pengawasan oleh guru sampai anak merasa tenang dan dapat berkomunikasi dengan guru mengenai penyebab dan keinginan anak yang tidak dapat tersampaikan olehnya. Dengan itu bisa ditarik sebuah Kesimpulan jika perilaku tantrum yang terjadi pada perilaku anak menjerit-jerit dan menangis dan pelaksanan guru mengatasi tantrum dengan memberi ruang untuk anak meluapkan emosinya disertai pengawasan.
Implementasi Pola Pembiasaan Pendidikan Agama Islam untuk Anak Usia Dini di Lingkungan Keluarga: Studi Kasus TK YAMMBA Jatibarang Sobah, Aini; Sunarso, Ali; Pranoto, Yuli Kurniawati Sugiyo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6207

Abstract

Pengembangan nilai moral agama erat kaitannya tentang budi pekerti seorang anak, sikap sopan santun, kemauan melaksanakan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Pola pembiasaan pendidikan agama Islam anak usia dini dalam keluarga yang baik sehingga nantinya mampu menjaga keimanannya untuk berbuat sesuai ajaran agama dan moralitasnya. Tujuannya untuk mengetahui  pola pembiasaan pendidikan agama islam untuk anak usia dini di lingkungan keluarga: studi kasus TK YAMMBA Jatibarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sampel dalam penelitian ini adalah anak TK YAMMBA Jatibarang Brebes. Hasil penelitian pada penelitian ini adalah pembiasaan pendidikan agama Islam anak usia dini melalui Profil Pelajar Pancasila dimensi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia pada kegiatan intrakurikuler diimplementasikan melalui lima model, yaitu: pembiasaan, keteladanan, pembinaan disiplin peserta  didik, pembelajaran partisipatif, dan program kegiatan sekolah.
Analisis Keterampilan Membaca Pemahaman dengan Model Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Problem Based Learning di SD Inklusi Hulkin, Muhammad; Nugraheni, Aninditya Sri; Suleman, Muh. Asharif; Karimah, Via Haiyun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6212

Abstract

Pendidikan inklusi adalah sistem yang memperhatikan semua siswa, termasuk dengan kebutuhan khusus, agar belajar bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan membaca pemahaman siswa melalui penerapan model pembelajaran berdiferensiasi berbasis Problem Based Learning (PBL) di sekolah dasar Inklusi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di sekolah dasar Sorogenen 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PBL dengan pendekatan berdiferensiasi efektif meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa, termasuk motivasi, penguasaan kosakata, dan kepercayaan diri. Kendalanya meliputi keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan guru, dan tantangan penggunaan alat bantu audio. Solusi yang disarankan adalah menyederhanakan metode, memanfaatkan teknologi, dan meningkatkan kolaborasi guru. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pembelajaran berdiferensiasi bermuatan PBL mampu meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa apabila didukung dengan fasilitas yang memadai.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Santa Juliana Golo Bilas Angkur, Maria Fatima Mardina; Efrita, Sofia; Palmin, Beata
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang digunakan oleh guru dalam membina perkembangan sosial dan emosional anak usia 5-6 tahun. Studi ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melibatkan satu orang guru sebagai partisipan utama. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahapan utama, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi untuk mendorong perkembangan sosial dan emosional anak. Strategi tersebut meliputi metode pembiasaan, pendekatan pembelajaran kolaboratif, kegiatan kerja kelompok, keterlibatan anak dalam pembuatan aturan kelas, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan mendukung. Implementasi strategi-strategi ini membantu anak dalam mengembangkan keterampilan sosial, meningkatkan kesadaran emosional, serta membangun hubungan yang positif dengan teman sebaya dan lingkungan sekitar. 
Sinisa Children's Literacy Program: SWOT Analysis to Increase Reading Interest in Salatiga Hamudy, Moh Ilham A; Rifki, M Saidi; Hayuningtyas, Mukhlisha
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6290

Abstract

Early literacy plays a crucial role in building a strong foundation for children's reading and writing skills. In Salatiga, the Library and Archives Office (Dinpersip) initiated the Salatiga Early Literacy Awareness (Sinisa) program to cultivate children's reading interest from an early age. Although the program holds great potential, its implementation remains limited to book provision and does not fully address essential literacy aspects. This study evaluates the effectiveness of the Sinisa program and identifies the factors influencing its success using a descriptive approach and SWOT analysis (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). The findings indicate that the program's strengths lie in Dinpersip's active involvement, content relevance to local culture, and community collaboration. However, it faces several weaknesses, including budget limitations, suboptimal content, and the absence of a clear evaluation framework. Opportunities for program development include cross-sector collaboration and increasing literacy awareness, while the primary threats stem from digital media competition and the lack of commitment from the local government. As a novel contribution to early literacy studies, this research recommends implementing a Community-Based Literacy model that actively involves parents and communities to enhance the effectiveness of the Sinisa program. Additionally, strengthening strategic partnerships between Dinpersip, educational institutions, and communities is essential to fostering a conducive environment for sustained reading interest. These measures aim to optimize the Sinisa program in cultivating a literate generation in Salatiga. 
The Character of Early Childhood Education: Perspectives of Ki Hajar Dewantara and Maria Montessori Andrianto, Dedi; Kurniawan, Wakib
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6316

Abstract

This research explores the concept of character education for pre-school children based on the perspectives of Ki Hajar Dewantara and Maria Montessori. This research uses a qualitative approach with a comparative analysis method to highlight the similarities and differences of these two educational pioneers. Ki Hajar Dewantara emphasised the integration of local wisdom, independence, and moral values through the principles of ‘Ing Ngarsa Sung Tuladha’ (setting an example), ‘Ing Madya Mangun Karsa’ (building motivation), and ‘Tut Wuri Handayani’ (supporting from behind). In contrast, Maria Montessori focused on developing independence, discipline, and a sense of responsibility through structured learning environments, individualised learning plans, and the use of didactic materials. Despite their different cultural and historical contexts, both approaches share the common goal of fostering children's character as a foundation for lifelong development. The study concludes by emphasising the relevance of these two perspectives in designing a holistic character education model that addresses cognitive, emotional, and social dimensions for early childhood education.
Children's Character Education through Local Wisdom-Based Stories in Indonesia Miranda, Mega; Ambarwati, Ari; Badrih, Moh
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6447

Abstract

Children's character education is one of the important focuses in forming the next generation who are moral, resilient, and have integrity. This study analyzes the implementation of character education values through children's stories based on local wisdom. Stories based on local wisdom have great relevance in the context of today's education. , because it is able to provide contextual learning, rooted in national culture, and relevant to global challenges. This study aims to identify the character values contained in children's stories, and explore how local wisdom can enrich the learning process and character formation of children. By using qualitative approach and content analysis, this study analyzes children's stories that raise the theme of local wisdom from various regions in Indonesia. The results of the study show that children's stories based on local wisdom can be an effective means to instill values such as honesty, cooperation, responsibility, love of the homeland, and environmental awareness. In addition, these stories are relevant to be used as interactive and inspiring teaching materials in school learning or used for learning at home. This helps to form a strong character and a positive sense of identity. By integrating these values into education, children can learn to appreciate tradition while developing good attitudes in everyday life.