cover
Contact Name
Indriyanti
Contact Email
indriyanti.iyt@bsi.ac.id
Phone
+62274-4342536
Journal Mail Official
jurnal.pariwisata@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No.98, Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10450
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pariwisata
ISSN : 25282220     EISSN : 23556587     DOI : https://doi.org/10.31311/par
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal PARIWISATA Terbit pertama kali pada 2014. Jurnal ini dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran dan kajian analisis-kritis mengenai Kepariwisataan dan Destinasi Wisata. Dengan lingkup keilmuan pada bidang: 1. Destinasi Pariwisata 2. Kualitas Pelayanan 3. Perhotelan 4. Budaya 5. Makanan
Articles 190 Documents
MENGGALI POTENSI PEMANDU WISATA LOKAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENGALAMAN WISATAWAN: TINJAUAN KASUS DESA WISATA MEAT, KABUPATEN TOBA Pakpahan, Rosdiana; Purba, Debora S
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i1.21525

Abstract

ABSTRAK Keterbatasan sumber daya, kesenjangan pengetahuan, kurangnya pemahaman tentang keberlanjutan, dan perubahan tren dan preferensi wisatawan merupakan permasalahan yang terkait dengan kondisi kompetensi teknis pemandu wisata lokal di Desa Wisata Meat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kompetensi inti yang harus dimiliki oleh seorang pemandu desa wisata dan menganalisis kebutuhan dan harapan pengunjung dalam hal komunikasi dan pelayanan yang mereka harapkan dari pemandu desa wisata. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan tinjauan pustaka. Pada penelitian ini ditemukan bahwa jumlah kunjungan wisatawan yang terbatas ke Meat memerlukan perbaikan dan evaluasi terhadap pengalaman pariwisata, serta pemahaman etika pariwisata. Optimalisasi peran pemandu wisata lokal di Desa Wisata Meat, Kabupaten Toba, memiliki dampak positif pada pengembangan pariwisata, meskipun belum sepenuhnya dimaksimalkan, terutama di sektor ekonomi. Optimalisasi tersebut tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan pemandu tetapi juga menciptakan pengalaman pariwisata yang lebih memuaskan bagi pengunjung. Selanjutnya dapat dilakukan melalui pelatihan yang diadakan oleh Dinas Pariwisata atau perguruan tinggi yang sudah bekerjasama dengan desa wisata Meat. Dalam pengembangan keterampilan bisa melalui pengembangan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen waktu pemandu wisata itu sendiri. Lalu optimalisasi dengan memanfaatkan teknologi sebagai salah satu sumber promosi desa wisata maka akan memberikan manfaat yang bisa diterima oleh desa wisata melalui kunjungan wisata yang meningkat. Kata Kunci: Potensi, Kompetensi, Pemandu Wisata ABSTRACT This research discusses the development aimed at enhancing the technical competencies of Tour Guides in Meat Tourism Village. The research findings are outlined in several responses to the problem formulations, namely the technical competency conditions of local tour guides in Meat Tourism Village and the formulation of strategies to enhance the technical competencies of local tour guides in Meat Tourism Village. This research was conducted using descriptive analysis methods through interviews, observations, documentation, and literature review. Optimizing the role of local tour guides in Meat Tourism Village, Toba District, has a positive impact on tourism development, although not yet fully maximized, especially in the economic sector. The limited number of tourist visits to Meat necessitates improvements and evaluations of the tourism experience, as well as an understanding of tourism ethics. The optimization of the role of local tour guides in Meat Village not only contributes to the enhancement of knowledge and skills of the guides but also creates more satisfying tourism experiences for visitors. By designing diverse and appealing tour routes, tour guides are capable of presenting the holistic beauty of nature, history, culture, and local uniqueness. This provides opportunities to attract more tourists and enhance the destination's appeal. Keywords: Potensial, Competence, Tour Guide
PENGARUH KEARIFAN LOKAL TERHADAP MINAT PENGUNJUNG DI DESA WISATA NONGKOSAWIT Jannah, Desika Nur; Kristiansen, Herman Novry; Wibowo, Muhammad Satrio
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i1.21456

Abstract

 ABSTRAK Pengembangan Desa Wisata Nongkosawit merupakan bagian dari upaya Pemkot Semarang untuk mengangkat kearifan lokal yang ada agar bisa menjadi destinasi wisata unggulan di Kota Semarang. Ketika seseorang mengunjungi sebuah destinasi, wisatawan mencari pengalaman yang unik dan autentik yang dapat memperkaya perjalanannya. Kearifan lokal mencakup beragam aspek budaya, tradisi, seni, dan cara hidup yang unik dari suatu daerah. Penelitian ini berujuan untuk mengetahui pengaruh kearifan lokal terhadap minat pengunjung di Desa Wisata Nongkosawit. Metode penelitian ini menggunakan penelitian dengan melakukan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif dilakukan, karena ingin mendapatkan data secara terukur dari angka yang didapatkan. Teknik pengambilan data dapat dilakukan dengan cara memberikan kuisioner atau angket yang ditujukan kepada responden. Hasil penelitian didapatkan dengan sajian data yaitu kearifan lokal memberikan hasil yang baik terhadap minat pengunjung dengan hasil uji t parsial didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kearifan lokal berpengaruh terhadap minat berkunjung di di Desa Wisata Nongkosawit-Semarang. Sedangkam implikasi dalam pengelolaan pariwisata, menekankan pentingnya memanfaatkan kearifan lokal dalam upaya untuk meningkatkan daya tarik dan minat wisatawan untuk mengunjungi suatu destinasi. Kata kunci: wisata; nongkosawit; kearifan lokal; minat pengunjung wisata. ABSTRACT The development of the Nongkosawit Tourism Village is part of the Semarang City Government's efforts to elevate existing local wisdom so that it can become a leading tourist destination in Semarang City. When someone visits a destination, tourists look for unique and authentic experiences that can enrich their trip. Local wisdom includes various aspects of culture, traditions, arts and ways of life that are unique to an area. The research aims to determine the influence of local wisdom on visitor interest in the Nongkosawit Tourism Village. This research method uses research using a quantitative approach. A quantitative approach was taken because we wanted to get measurable data from the numbers obtained. Data collection techniques can be done by giving questionnaires or questionnaires addressed to respondents. The research results were obtained by presenting data, namely that local wisdom gave good results on visitor interest, with the results of the partial t test obtaining a significance value of 0.001 which was smaller than 0.05. The conclusion in this research is that local wisdom influences interest in visiting the Nongkosawit-Semarang Tourism Village. Meanwhile, the implications for tourism management emphasize the importance of utilizing local wisdom in an effort to increase the attractiveness and interest of tourists in visiting a destination. Keywords: tourism; Nongkosawit; local wisdom; tourist interest.                                                               
PENGARUH EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI TAMAN LITERASI MARTHA CHRISTINA TIAHAHU Damayanti, Cindy; Rossi, Fetty Nurmala; Alfianto, Mochamad Amboro
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i1.19196

Abstract

ABSTRAK Kepuasan wisatawan merupakan hal yang penting bagi sebuah usaha bisnis wisata, dan kepuasan bisa didapatkan jika pengunjung mendapatkan pengalaman yang berkesan ketika berkunjung ke atraksi wisata. Oleh karena itu perlu adanya upaya strategi marketing melalui experiential marketing agar pengunjung mendapatkan kepuasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh experiential marketing terhadap kepuasan wisatawan di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pengunjung yang datang ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dengan sampel berjumlah 100 responden. Metode pengumpulan data dengan melakukan observasi dan menyebarkan kuesioner berdasarkan skala likert 1 sampai 4. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan experiential marketing berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Taman Literasi Martha Christina Tiahahu memiliki pengalaman yang diperoleh wisatawan dengan panca Indera, kualitas pelayanan yang diberikan oleh pengelola, serta kegiatan edukasi menarik, sehingga dapat menciptakan kepuasan karena memberikan pengalaman yang bermakana dan berkesan. Hal tersebut menunjukkan bahwa Taman Literasi Martha Christina Tiahahu telah berhasil menciptakan lingkungan yang menarik dan interaktif bagi masyarakat. Kata Kunci : Experiential marketing, Kepuasan Wisatawan, Wisata Literasi   ABSTRACT Tourist satisfaction is essential for business tourism, and it can happen if tourists have a memorable experience when visiting a tourist attraction. Therefore, there is a need for marketing strategy efforts through experiential marketing so that visitors get satisfaction. This study analyzes how experiential marketing influences tourist satisfaction at Martha Christina Tiahahu Literacy Park. This type of research is quantitative descriptive using multiple linear regression analysis. The population in this study were all visitors who came to Martha Christina Tiahahu Literacy Park, with a sample of 100 respondents. The data collection method is observing and distributing questionnaires based on a Likert scale of 1 to 4. The sampling technique uses purposive sampling. The results of this study show that experiential marketing has a significant effect on tourist satisfaction. The Martha Christina Tiahahu Literacy Park has the experience that tourists gain with the five senses, the quality of service provided by the management, and engaging educational activities, which can create satisfaction because it allows for a meaningful and memorable experience. It shows that Martha Christina Tiahahu Literacy Park has successfully created an exciting and interactive environment for the community. Keywords : Experiential Marketing, Tourist Satisfaction, Urban Tourism 
KETERSEDIAAN INTERNET TERHADAP PERILAKU PENGUNJUNG DAN PENGGUNAAN SMARTPHONE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI TAMAN MENTENG JAKARTA PUSAT Oktavia, Reno Catelya Dira; Amrullah, Amrullah; Enngriani, Mimi
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i1.20798

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketersediaan internet terhadap perilaku pengunjung melalui pengguna smartphone. Metode penelitian ini menggunakan analisis jalur karena adanya variabel mediasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung yang datang ke Taman Menteng Jakarta Pusat. Jumlah sampel sebesar 100 pengunjung menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan internet berpengaruh terhadap perilaku pengguna Smartphone, karena akses internet yang cepat dan stabil meningkatkan penggunaan smartphone dalam aktivitas media sosial, streaming video, dan pesan instan. Ketersediaan internet berpengaruh terhadap perilaku pengunjung, karena ketersediaan internet memberikan akses cepat terhadap informasi taman yang memengaruhi interaksi dan menciptakan komunitas virtual di sekitar Taman. Pengguna smartphone berpengaruh terhadap perilaku pengunjung, karena semakin banyak orang yang lebih fokus pada perangkat seluler, pengunjung lebih menikmati aktivitas digital daripada menikmati keindahan alam taman. Penggunaan smartphone sebagai perantara antara ketersediaan internet dan perilaku pengunjung berdampak pada pengguna smartphone yang terlibat dalam komunikasi virtual dengan teman dan keluarga. Untuk pengelola Taman Menteng, diharapkan menggunaka program tur virtual atau QR code dengan informasi tentang flora dan fauna, serta platform digital untuk kampanye edukasi lingkungan dan keberlanjutan. Untuk para pengunjung Taman Menteng menggunakan smartphone dengan bijak, ajak pengunjung lain untuk menjaga kebersihan dan fasilitas umum, dan nikmati keindahan alam sekitar.  Kata Kunci: Ketersediaan Internet, Pengguna Smartphone, Perilaku Pengunjung  ABSTRACT  The aim of this research is to determine the effect of internet availability on visitor behavior via smartphone users. This research method uses path analysis because of the existence of mediating variables. This type of research is quantitative descriptive. The population in this study were all visitors who came to Menteng Park, Central Jakarta. The sample size was 100 visitors using Accidental Sampling. The research results show that internet availability influences smartphone user behavior, because fast and stable internet access increases smartphone use in social media activities, video streaming and instant messaging. The availability of the internet influences visitor behavior, because internet availability provides fast access to park information which influences interaction and creates a virtual community around the park. Smartphone users influence visitor behavior, because more and more people are focusing more on mobile devices, visitors are enjoying digital activities more than enjoying the natural beauty of the park. The use of smartphones as an intermediary between internet availability and visitor behavior has an impact on smartphone users who engage in virtual communication with friends and family. The suggestion for Menteng Park managers in this research is to hold a virtual tour program Menteng Park managers are expected to use virtual tour programs or QR codes with information about flora and fauna, as well as digital platforms for environmental education and trekking campaigns. For visitors to Menteng Park, use smartphones wisely, help other visitors to maintain cleanliness and public facilities, and enjoy the natural beauty of the surroundings. Keywords: Internet Availability, Smartphone Users, Visitor Behavior
PENGARUH PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DESA WISATA LEMPUR KABUPATEN KERINCI PROVINSI JAMBI Fazriyas, Fazriyas; Ulfa, Maria; Fikri, Arief Zohiril
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i1.12498

Abstract

ABSTRAKMasyarakat Desa Wisata Lempur telah memfungsikan Lembaga Adat Lekuk 50 Tumbi Lempur sebagai penanggung jawab utama kegiatan wisata di Lempur dan wilayah sekitarnya. Seiring berjalannya waktu, pengembangan ekowisata diharapkan memberikan perubahan bagi masyarakat pada aspek ekologi, ekonomi dan sosial. Setelah ditetapkannya Lekuk 50 Tumbi Lempur sebagai Desa Wisata pada tahun 2016, terjadi beberapa perubahan namun belum diketahui apakah hal tersebut disebabkan oleh kegiatan ekowisata yang dilakukan di desa. Penelitian ini secara khusus mengkaji pengaruh pengembangan ekowisata terhadap perubahan kondisi ekologi, ekonomi dan sosial setelah 5 tahun perjalanan pengelolaan ekowisata di Desa Wisata Lempur, Kabupaten Kerinci. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Responden diambil sebanyak 30 orang secara purposif  kemudian dilanjukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis dengan Uji T. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap perubahan kondisi ekologi, ekonomi dan sosial sebelum dan setelah adanya pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Desa Wisata Lempur. Hal ini berdasarkan hasil wawancara dan kuisioner yang kemudian diuji lanjut dengan uji t. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekowisata yang dilakukan membawa perubahan terhadap aspek ekologi, ekonomi dan sosial di Desa Wisata Lempur. Kata Kunci: Desa Wisata Lempur, Ekowisata, Lekuk 50 Tumbi, Masyarakat, Perubahan ABSTRACT The community of Lempur Tourism Village has enabled the Lekuk 50 Tumbi Lempur Traditional Institute as the main person in charge of tourism activities in Lempur and the surrounding area. Over time, the development of ecotourism is expected to provide changes for the community in ecological, economic and social aspects. After the stipulation of Lekuk 50 Tumbi Lempur as a Tourism Village in 2016, there have been some changes but it is not known whether this is caused by ecotourism activities carried out in the village. This study specifically examines the effect of ecotourism development on changes in ecological, economic and social conditions after 5 years of ecotourism management in Lempur Tourism Village, Kerinci Regency. This research method is a quantitative research method. Respondents were taken as many as 30 people purposively then continued with the Shapiro-Wilk normality test and hypothesis testing with the T test. The results of this study stated that there was a significant effect on changes in ecological, economic and social conditions before and after the development of community-based ecotourism in the Tourism Village. mud. This is based on the results of interviews and questionnaires which are then further tested with the t test. It can be concluded that the ecotourism activities carried out bring changes to the ecological, economic and social aspects of the Lempur Tourism Village. Keywords: Changes, Community, Ecotourism, Lempur Tourism Village, Lekuk 50 Tumbi 
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMPROMOSIKAN PARIWISATA DI DESA PERKEBUNAN BUKIT LAWANG Yanti, Dewi; Ramadhan, Ikhlas; Yunita, Dina; Lubis, Muhammad Rizki
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i1.21228

Abstract

ABSTRACT Social media has entered various aspects of people's lives, including influencing tourists in carrying out tourism activities in Perkebunan Bukit Lawang Village. The purpose of this study is to determine the role of social media in promoting tourism in Perkebunan Bukit Lawang Village, as well as to formulate efforts to optimize social media as a means of tourism promotion. This study uses a descriptive qualitative method by taking primary data in the form of observations and interviews with several tourism management involved in Perkebunan Bukit Lawang Village. Meanwhile, secondary data is in the form of village report documents for 2023. The results of the study show that the role of social media in promoting tourism in Perkebunan Bukit Lawang Village can be grouped into three major groups, namely social media is used as a tool for planning tourist trips, social media is used as a tool assistance during the tour, and social media is used as an evaluation tool for the tour that has been carried out. To optimize the role of social media in promoting tourism, management of tpurism in bukit lawang is needed regarding skills and knowledge in developing digital marketing strategi Keywords: Social Media, Tourism Promotion, Bukit Lawang ABSTRAK Media sosial telah memasuki berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk mempengaruhi wisatawan dalam melakukan aktivitas wisata di Desa Perkebunan Bukit Lawang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran media sosial dalam mempromosikan pariwisata di Desa Perkebunan Bukit Lawang, serta merumuskan upaya optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi pariwisata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengambil data primer berupa observasi dan wawancara terhadap beberapa pelaku wisata yang terlibat di Desa Perkebunan Bukit Lawang. Sedangkan data sekunder berupa dokumen laporan desa tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran media sosial dalam mempromosikan pariwisata di Desa Perkebunan Bukit Lawang dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok besar, yaitu media sosial digunakan sebagai alat perencanaan perjalanan wisata di Desa Perkebunan Bukit Lawang, media sosial digunakan sebagai alat pendampingan selama berwisata, dan media sosial digunakan sebagai alat evaluasi terhadap wisata yang telah dilaksanakan di Desa Perkebunan Bukit Lawang. Untuk mengoptimalkan peran media sosial dalam mempromosikan pariwisata, diperlukan pelatihan SDM mengenai keterampilan dan pengetahuan dalam mengembangkan strategi pemasaran digital terutama dengan menggunakan social media sesuai strategi yang telah disarankan.Kata Kunci: Media Sosial, Promosi Pariwisata, Bukit Lawang      
GUNDALA-GUNDALA SEBAGAI ATRAKSI WISATA BUDAYA DI KABUPATEN KARO Purba, Debora S; Pakpahan, Rosdiana; Nadeak, Tio RJ
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i2.23768

Abstract

ABSTRAK Gundala-Gundala adalah seni pertunjukan tradisional masyarakat Karo di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang memadukan tarian, musik, dan nilai spiritual dengan filosofi mendalam. Sebagai warisan budaya yang otentik, Gundala-Gundala memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi atraksi wisata budaya yang berkelanjutan. Atraksi wisata budaya merupakan potensi yang besar dalam mempertahankan eksistensi kebudayaan di suatu tempat. Pengunjung yang mendatangi destinasi memiliki ketertarikan yang besar terhadap perbedaan budaya dari budaya tempatnya berasal. Gundala – Gundala pada umumnya dihadirkan dalam setiap acara-acara besar adat maupun kenegaraan di Kabupaten Karo. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan bahwa budaya merupakan atraksi utama yang mampu mewujudkan keberlanjutan sebuah destinasi wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gundala-Gundala memiliki daya tarik unik bagi wisatawan, terutama dalam menghadirkan pengalaman budaya yang otentik. Masyarakat lokal memiliki antusiasme tinggi dalam mendukung pelestarian tradisi ini, namun pengembangannya masih menghadapi beberapa kendala, seperti minimnya dokumentasi, kurangnya fasilitas pendukung, dan terbatasnya promosi. Untuk mengoptimalkan potensi Gundala-Gundala, diperlukan strategi yang meliputi peningkatan infrastruktur, promosi berbasis digital, keterlibatan komunitas lokal, serta pelestarian budaya melalui pendidikan dan dokumentasi. Dengan langkah-langkah ini, Gundala-Gundala dapat menjadi ikon budaya yang tidak hanya melestarikan tradisi masyarakat Karo, tetapi juga mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Karo. Kata kunci: Gundala-Gundala, Atraksi, Wisata Budaya ABSTRACT Gundala-Gundala is a traditional performance art of the Karo community in Karo Regency, North Sumatra, which blends dance, music, and spiritual values with profound philosophy. As an authentic cultural heritage, Gundala-Gundala has great potential to be developed into a sustainable cultural tourism attraction. Cultural tourism attractions play a significant role in preserving the existence of local traditions. Visitors to a destination are often deeply interested in cultural differences compared to their own. Gundala-Gundala is commonly performed during major traditional ceremonies and state events in Karo Regency. This article aims to describe how culture can serve as a key attraction to achieve the sustainability of a tourism destination. The research employs a qualitative approach using in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings indicate that Gundala-Gundala offers a unique appeal to tourists, especially in delivering an authentic cultural experience. The local community shows high enthusiasm in supporting the preservation of this tradition. However, its development faces several challenges, including limited documentation, inadequate supporting facilities, and minimal promotion. To optimize the potential of Gundala-Gundala, strategies are needed that encompass improving infrastructure, implementing digital-based promotion, involving local communities, and preserving the culture through education and documentation. With these steps, Gundala-Gundala can become a cultural icon that not only preserves the traditions of the Karo community but also supports sustainable tourism development in Karo Regency. Keywords : Gundala-gundala, Attraction, Cultural Tourism
ANALISIS KINERJA GSA UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN TAMU MELALUI REVIEW OTA DI HOTEL CAVINTON Atmoko, T. Prasetyo Hadi; Widyaningsih, Heni
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i2.23104

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja guest service agent dalam meningkatkan kepuasan tamu melaui review online travel agent di Hotel Cavinton, dan untuk mengetahui kualitas pelayanan guest service agent dalam melayani tamu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, literatur, dan dokumentasi. Kinerja guest service agent untuk meningkatkan kepuasan tamu ditinjau dari review online travel agent di Hotel Cavinton Yogyakarta mendapat review memuaskan, pelayanan yang diberikan juga sudah sesuai standar operasional prosedur. Review yang dianggap memuaskan 90 %, dan aspek spesifik dari SOP yang dipenuhi 88 %. Temuan ini dapat membantu hotel dalam meningkatkan kepuasan tamu dibuktikan dengan ulasan positif yang diberikan oleh tamu, yang menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar operasional prosedur. Tindakan seperti memberikan upgrade room, VIP notice, dan voucher coffee time berkontribusi pada peningkatan kepuasan tamu sehingga tamu datang kembali menginap di Cavinton Hotel. Secara keseluruhan, kualitas pelayanan yang diberikan oleh staff guest service agent dinilai baik oleh tamu, yang mencakup keramahan, siap membantu, dan fasilitas yang memadai. Kata kunci: kinerja, guest service agent, review ABSTRACT This study aims to determine the performance of guest service agents in increasing guest satisfaction through online travel agent reviews at Hotel Cavinton, and to determine the quality of guest service agents in serving guests. The method used in this study is qualitative data analysis with observation, literature, and documentation data collection methods. The performance of guest service agents to increase guest satisfaction is reviewed from online reviews of travel agents at Hotel Cavinton Yogyakarta received satisfactory reviews, the services provided are also in accordance with standard operating procedures. Reviews that are considered satisfactory 90%, and specific aspects of SOPs that are fulfilled 88%. These findings can help hotels in increasing guest satisfaction as evidenced by the positive reviews provided by guests, which show that the services provided are in accordance with standard operating procedures. Actions such as providing room upgrades, VIP notices, and coffee time vouchers contribute to increasing guest satisfaction so that guests often come back to stay at Cavinton Hotel. Overall, the quality of service provided by the guest service agent staff is rated well by the guests, which includes friendliness, helpfulness, and adequate facilities. Keyword: Performance, Guest Service Agent, Review
STRATEGI PENGEMBANGAN WAYANG WONG GOLEK MENAK SEBAGAI IKON PARIWISATA BERKELANJUTAN DI YOGYAKARTA Ashartono, Rakhmat; Sila Hayatri, Maria Ana
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i2.21861

Abstract

ABSTRAK Perkembangan dunia yang terus merujuk pada perubahan pola mobilitas yang menuntut variatifnya kebutuhan dalam sektor pariwisata, kebutuhan ini berlandaskan dengan motivasi wisatawan yang beragam dengan latar belakang para wisatawan. Mempelajari hal baru khususnya pada kebudayaan yang bisa dirasakan oleh wisatawan merupakan salah bentuk dari kebutuhan yang menjadi alasan bagi wisatawan untuk melakukan aktivitas wisata. Wayang wong golek menak merupakan salah satu jenis wisata berbasis budaya dengan menikmati pesona mahakarya seni pertunjukan tari khas jawa yang merupakan seni tari yang berasal dari provinsi Yogyakarta. Di tengah kebiasan baru dan perkembangan zaman yang semakin pesat, wisata budaya dengan aktivitas seni tari ini terus bereksistensi dan menjadi sebuah ikon pariwisata maka penelitian yang dilakukan oleh peneliti menganalisis strategi untuk mengembangkan mahakarya seni tari pertunjukan dari wayang wong golek menak untuk terus berkelanjutan dan menjadi sebuah ikon pariwisata yang ada di Yogyakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi dan wawancara secara langsung serta sumber informasi lainnya seperti penelitian terdahulu yang mendukung penelitian ini sebagai bentuk evidence data. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis SWOT yang melihat beberapa komponen berdasarkan faktor internal maupun fakor eksternal sehingga peneliti dapat mengetahui kelebiham, kekurangan, peluang hingga ancaman yang nantinya dapat dianalisis untuk menciptakan strategi dalam pengembagan seni pertunjukan wayang wong golek menak. Kata Kunci: Analisis SWOT, Wisata Berkelanjutan, Wayang Wong Golek Menak ABSTRACT The development of the world that continues to refer to changes in mobility patterns that demand varied needs in the tourism sector, this need is based on the motivation of tourists who vary with the background of the tourists. Learning new things, especially in culture that can be felt by tourists is one form of need that is the reason for tourists to carry out tourism activities. Wayang wong golek menak is one type of culture-based tourism by enjoying the charm of the masterpiece of Javanese dance performance art which is a dance art originating from the province of Central Java. In the midst of new habits and the rapid development of the times, cultural tourism with dance activities continues to exist and become a tourism icon, so the research conducted by researchers analyses the strategy to develop a masterpiece of dance performance art from wayang wong golek menak to continue to be sustainable and become a tourism icon in Yogyakarta. The method used in this research uses qualitative methods by conducting direct observations and interviews as well as other sources of information such as previous research that supports this research as a form of data evidence. This research uses SWOT analysis techniques that look at several components based on internal and external factors so that researchers can find out the strengths, weaknesses, opportunities and threats that exist in Yogyakarta. Keywords: SWOT Anlysis,Cultural Tourism, Wayang Wong Golek Menak
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN MEDIA INSTAGRAM SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN (STUDI PADA WISATA EDUKASI KAMPUNG BAMBOO) Ghani, Yosef Abdul; Fadlillah, Denaldy Mughni
Jurnal Pariwisata Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/par.v11i2.19983

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis media Instagram dan strategi pemasaran melalui media instagram di Kampung Bamboo. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif observasional melalui studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa kendala yang dihadapi Kampung Bamboo dalam mengelola akun Instagram meliputi minimnya kreasi akun yang menyebabkan strategi pemasaran belum optimal dan kurangnya pemahaman tentang cara-cara yang efektif dalam mengelola media sosial instagram. Konten hanya diunggah ketika ada kegiatan atau kunjungan wisatawan, sehingga produksi konten terbatas pada saat ada kegiatan yang berlangsung dan kunjungan wisatawan yang terjadi. Dalam penelitian ini, hasil IFAS menunjukkan total skor matriks adalah 2,835 sedangkan EFAS menunjukkan total skor matriks adalah 2,5458. Hasil ini men menunjukkan posisi pemasaran digital Kampung Bamboo melalui Instagram berada pada sel V dengan Strategi yang dapat dilakukan adalah pertahankan dan pelihara (hold and maintain), upaya yang bisa dilakukan adalah mengoptimalkan konten jalin interaksi aktif dengan pengikut, manfaatkan hashtag dan geo-tag yang relevan, berkolaborasi dengan influencer lokal untuk memperluas jangkauan dan memperkuat citra merek, analisis rutin untuk memahami perilaku pengikut dan memperbaiki strategi pemasaran, perkuat keterlibatan offline, serta kembangkan jaringan dan kerjasama dengan mitra pariwisata lokal guna meningkatkan eksposur dan mencapai audiens yang lebih luas dan memelihara agar hal tersebut terus dilakukan. Kata Kunci : Pemasaran Digital, Instagram, Kunjungan, Wisata Edukasi. ABSTRACT This research aims to analyse Instagram media and marketing strategies through Instagram media in Kampung Bamboo. The approach in this research is qualitative with observational descriptive method through case study. The results showed that the obstacles faced by Kampung Bamboo in managing Instagram accounts include the lack of account creation which causes the marketing strategy to not be optimal and the lack of understanding of effective ways to manage Instagram social media. Content is only uploaded when there are activities or tourist visits, so content production is limited to when there are activities taking place and tourist visits that occur. In this study, the IFAS results show the total matrix score is 2.835 while EFAS shows the total matrix score is 2.5458. These results show that Kampung Bamboo's digital marketing position through Instagram is in cell V with the strategy that can be carried out is to hold and maintain, efforts that can be made are optimising content, establishing active interactions with followers, utilising relevant hashtags and geo-tags, collaborating with local influencers to expand reach and strengthen brand image, regular analysis to understand follower behaviour and improve marketing strategies, strengthening offline engagement, and developing networks and cooperation with local tourism partners to increase exposure and reach a wider audience and maintaining that it continues to be done. Keywords: Digital Marketing, Instagram, Visits, Educational Tourism.