cover
Contact Name
Nurul
Contact Email
journal.pendidikan@uniga.ac.id
Phone
+6282118190799
Journal Mail Official
journal.pendidikan@uniga.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Samarang No. 52A Hampor- Tarogong Garut,Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan UNIGA
Published by Universitas Garut
ISSN : 1907932x     EISSN : 25799274     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jp.v14i2
Jurnal Pendidikan adalah media ilmiah yang memuat gagasan ilmiah yang bersumber dari hasil penelitian, yang menyangkut tentang hal-hal yang berkenaan dengan model/ strategi/ bentuk pendidikan sebagai proses pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan/ atau kebiasaan sekelompok orang yang ditransfer melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Jurnal Pendidikan merupakan media publikasi hasil penelitian dan telaahan kajian pustaka dari berbagai kalangan pemerhati dan pemrakarsa tentang pendidikan dan bidang humaniora, agar memberikan kontribusi bagi perbaikan/ memajukan teori dan implementasi pada bidang pendidikan dan kemanusiaan.
Articles 243 Documents
Pemikiran Pendidikan Islam Modern Pada Masa Sayid Amir Ali Masripah, Masripah; Rahmat, Acep; Siti Marwah, Sopa; Ulfikriah, Sifa
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i2.3296

Abstract

Sayid Amir Ali adalah seorang reformis Muslim dari India yang telah mengambil tindakan untuk membangunkan umat Islam dari tidurnya. Memahami sifat permasalahannya sangatlah penting. Era Sayid Amir Ali menyaksikan diperkenalkannya gagasan ini ke dalam pendidikan Islam kontemporer. Pola pikir meminta maaf ini meluas ke seluruh Asia, Afrika, dunia Arab, India, dan Pakistan. Nada penyesalan para intelektual Muslim, yang mendorong umat Islam untuk memikirkan masa lalunya. untuk menunjukkan bahwa keimanan mereka adalah keimanan yang mendorong kemajuan dan bukan keimanan yang membawa kemunduran. Penelitian yang digunakan oleh penulis adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur (literature review) terkait Pemikiran Pendidikan Islam Modern Pada Masa sayid Amir Ali. Penelitian kualitatif ini menggunakan sumber data sekunder, atau data yang tidak langsung, berupa atau data-data yang sudah dikumpulkan lembaga pengumpulan data dan/atau telah dipublikasikan. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari referensi seperti jurnal, artikel, buku-buku referensi, dan sumber lainnya yang relevan dengan penelitian. Penelitian yang menggunakan teknik analisis deskriptif ini bertujuan untuk menjabarkan Pemikiran Pendidikan Islam Modern Pada Masa Sayid Amir Ali. Dengan dilakukan penelitian ini dapat memberikan pengetahuan baik kepada penulis maupun pembaca tentang topik yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini.Kata Kunci: Pemikiran, Pendidikan, Islam Modern
Pendidikan Konseling Dalam Mengidentifikasi Perilaku Menyimpang Mahasiswa Maulana, Muhamad Alif; Fauzi, Ahmad
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i2.3241

Abstract

Kegiatan dugem yang biasa dilakukan di tempat-tempat hiburan malam saat ini begitu banyak dilakukan oleh anak-anak muda. Kegiatan semacam ini biasa disebut clubing. Dugem banyak diminati oleh anak-anak muda dan juga mahasiswa karena kegiatan ini dianggap sebagai bentuk budaya modern dan juga sebagai bentuk ekspresi kebebasan jiwa muda. Latar belakang penyebab maraknya banyaknya mahasiswa yang menggemari clubing juga disebabkan adanya konformitas terhadap perilaku kelompok tempat individu tersebut bergaul. Selain sebagai bentuk konformitas terhadap kelompok, dugem juga dianggap sebagai bentuk pengaruh habitus yang terinternalisasi pada diri individu sebagai agen untuk membentuk perilaku sedemikian itu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan fenomena tentang mahasiswa yang gemar clubing khususnya di Kota Yogyakarta. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara terhadap tiga orang mahasiswa yang sesuai dengan kriteria pada penelitian ini. Setelah mendapatkan penjelasan terkait temuan mengenai latarbelakang fenomena terkait, penelitian ini juga berusaha memberikan alternatif intervensi konseling yang dapat digunakan sebagai rujukan oleh para konselor. Harapannya dengan adanya penelitian ini, konselor dapat merujuk pada teknik-teknik yang ditawarkan ketika mendapatkan konseli dengan permasalahan yang serupa.
Implementasi Kebijakan Peningkatan Kompetensi Guru Di Kabupaten Kulon Progo Nafisa, Inaya Ainun; Rizki, Amilia; Febriyanti, Arlinda; Anggraeni, Erika Findi; Kurniadevi, Amelya; Sholikhah, Ebni
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i1.2682

Abstract

Kompetensi guru merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu. Namun, masih ditemukan rendahnya kompetensi guru di Kabupaten Kulon Progo, khususnya pada jenjang SMP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan peningkatan kompetensi guru melalui program-program yang dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata–rata hasil UKG SMP di kabupaten Kulonprogo masih dibawah rata-rata nilai UKG DIY, yaitu 68,03. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo sudah mengimplementasikan beberapa program peningkatan kompetensi guru SMP seperti Bimtek MGMP, Diklat Pendidikan Inklusi, dan Bimtek Karya tulis. Faktor pendukung program tersebut adalah dukungan dan kolaborasi yang baik dari berbagai pihak. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu keterbatasan kuota peserta, kurangnya motivasi guru, dan minimnya pendampingan serta tindak lanjut pasca dilaksanakannya program.
Persepsi Calon Guru Terhadap Pentingnya Aspek “Religion” Pada Pembelajaran IPA Berbasis Pendidikan STREAM Rahmaniar, Andinisa
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 18, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v18i1.4031

Abstract

Indonesia mengalami perubahan Kurikulum dari tahun 1984 dan 2022. Pada kurikulum yang terbaru yaitu Kurikulum Merdeka, pembelajaran ditekankan pada sikap, kognitif, dan keterampilan. Pembentukan karakter peserta didik diharapkan dapat terbentuk menjadi lebih baik. Pendidikan STREAM (Sains, Teknologi, Religion, Engineering, Art, Matematika) selaras dengan tujuan dan prinsip pembelajaran khususnya IPA pada Kurikulum Merdeka. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan persepsi calon guru terhadap pentingnya aspek Agama pada Pembelajaran IPA berbasis Pendidikan STREAM. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif dengan memberikan survey kepada 30 calon guru. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah guru memahami pembelajaran IPA berbasis Pendidikan STREAM walaupun belum sepenuhnya. Integrasi aspek agama dalam sains dianggap penting untuk pengembangan karakter dan moral siswa. Perencanaan pembelajaran terintegrasi ini memerlukan kolaborasi antar guru, serta bahan ajar dan penilaian harus sesuai dengan capaian pembelajaran dalam Kurikulum
Studi Literatur: Penilaian Kompetensi Keberlanjutan dan Hasil Belajar Education for Sustainable Development (ESD) Purnamasari, Shinta; Nurawaliyah, Siti
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i1.2553

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil studi literatur sistematis terkait penilaian kompetensi keberlanjutan dan hasil belajar education for sustainable development (ESD). Langkah-langkah yang dilakukan dalam studi literatur sistematis ini meliputi pemilihan topik, pemilihan dan seleksi literatur yang relevan dengan topik, analisis dan sintesis tulisan, serta pengorganisasian tulisan. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa terdapat delapan kompetensi keberlanjutan dan tiga domain hasil belajar ESD yang harus dicapai dalam penerapan atau implementasi ESD. ESD sangat relevan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran IPA. Dalam implementasi ESD pada pembelajaran dilakukan penilaian terkait kompetensi keberlanjutan dan hasil belajar ESD. Penilaian harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan seluruh domain hasil belajar tanpa terkecuali. Terdapat beberapa jenis penilaian yang cocok untuk digunakan dalam penilaian kompetensi keberlanjutan dan hasil belajar ESD, seperti studi kasus, portofolio, penilaian berbasis proyek, jurnal reflektif, dan skala Likert.
Pengendalian Jiwa Anak Usia Dini dan Remaja Serta Penerapannya Dalam Pendidikan Islam Nurazizah, Mia Siti; A'yuni, Muhammad Rijaal Qurrota; Nurfalah, Samsu
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v16i1.2718

Abstract

Seiring dengan perkembangan remaja, baik dari segi kognitif, afektif, maupun psikomotoriknya, jiwa yang terdapat pada diri seorang remaja akan terus berkembang sesuai dengan bertambahnya umur mereka. Begitupun di saat meningkatnya kemampuan abstraksi dan daya kritisnya, para remaja sering kali melihat agama dari sisi rasio semata-mata, bahkan tanpa melalui penghayatan. Hal ini berbeda dengan masa kanak-kanak yang menerima ajaran agama secara konkret. Dalam keadaan inilah, konflik sering terjadi ketika adanya pandangan yang berbeda antara ajaran agama yang diterimanya dengan kenyataan-kenyataan yang ada di lingkungannya. Adapun tujuannya untuk mengetahui cara mengendalikan jiwa remaja di saat mereka dalam keadaan meningkatnya daya kritis terhadap ajaran agama yang didapatkan menurut pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi pustaka. Pengumpulan datanya melalui sumber-sumber kitab, buku, dan artikel tentang masalah yang dibahas. Remaja merupakan salah satu objek dari pendidikan Islam. Selain dirinya sendiri dan hawa nafsunya yang harus mengendalikan diri, ada 3 (tiga) elemen ekstern yang dapat membantu mengendalikan dan menerapkan perilaku remaja, yaitu melalui keluarga (orang tua), melalui guru yang ada di sekolah, dan melalui masyarakat, baik perorangan maupun kelompok sosial.
Pengembangan Profesionalisme Guru Pada Sekolah Penggerak Ariyanti, Ariyanti Ariyanti
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i2.2717

Abstract

Pengembangan profesional guru bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Tanpa partisipasi aktif guru, pendidikan menjadi tidak berarti, materi, dan esensinya akan hilang. Secara khusus, jika ada tim guru inovatif yang dapat mendukung sistem yang baik, maka kualitas lembaga pendidikan akan meningkat. Apalagi jika guru tidak menguasai isi bahan ajar, rencana pembelajaran, dan profesional perlu mempunyai empat kemampuan, yaitu: pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan profesionalisme guru pada sekolah penggerak dari aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pengembangan profesionalisme guru pada SDIT Anak Sholeh Mandiri terdiri 4 tahap yaitu: 1) Perencanaan dengan dilakukannya rapat kerja (raker) awal tahun ajaran baru, 2) pengengorganisasian dengan melalui dua tahap, yaitu: pengklasifikasian kegiatan dan pembagian tugas. 3) pelaksanaan yang dilakukan dalam bentuk kinerja bardasarkan program kerja, 4) pengawasan dalam bentuk penilaian dalam mengevaluasi kinerja oleh pimpinan sekolah dalam bentuk laporan lisan dan laporan tertulis.
Meningkatkan Pemahaman Konsep IPS Melalui Penerapan Model CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending) Siti Anisah, Ani; Maratusholihah, Mila
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i1.2675

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial pada umumnya dianggap sebagai materi yang  bersifat asosiatif, artinya peserta didik hanya menghafal dan mencatat dan mempelajari materi tersebut. Pandangan negatif terhadap IPS tersebut perlu diperbaiki agar peserta didik   termotivasi dalam mempelajari Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep mata kuliah Konsep Dasar IPS pada mahasiswa. Untuk meningkatkan pemahaman konsep IPS tersebut, peneliti mencoba menerapkan Model CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, dan Extending). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini  adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan  desain Kurt Lewin yang terdiri dari empat siklus, yaitu planing, acting, observing, dan reflecting. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa PGMI yang berjumlah 32 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada siklus I, nilai rata-rata pemahaman konsep peserta didik adalah 67,55%, pada sklus tersebut terdapat peningkatan 68,9%. Pada Siklus ke 2, nilai rata-rata hasil belajar mahasiswa menggunakan model CORE mengalami peningkatan yaitu 69,9%, sementara pada siklus ke 3 terjadi peningkatan dengan nilai rata-rata 71,9%. hal itu membuktikan bahwa model pembelajaran CORE yang diterapkan pada setiap siklus mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam penguasaan dan pemahaman konsep materi IPS. Karena Model CORE dalam prosesnya selalu menekankan pada aktivitas belajar agar mendalami dan menggali suatu ide melalui pengorganisasian materi, sehingga ide tersebut dihubungkan dari informasi lama ke dalam informasi baru dan mampu meningkatan pemahaman konsep mahasiswa secara signifikan.
Studi Deskriptif Tentang Infrastruktur Manajemen Bimbingan Konseling di Tingkat Sekolah Dasar Khoeriyah, Faizatul
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 18, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v18i1.3326

Abstract

Keberhasilan keterlaksanaan layanan bimbingan dan konseling didukung oleh ketersediaan infrastruktur atau sarana dan prasarana bimbingan dan konseling yang memadai. Salah satu keberhasilan layanan bimbingan dan konseling, ditunjang dengan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan ketersediaan insfrastruktur atau sarana dan prasarana manajemen bimbingan dan konseling di tingkat Sekolah Dasar yang berada di Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Subjek penelitian adalah 16 SD/MI yang berada di Pekalongan. Teknik pengumpulan data menggunakan Angket dan Observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Ketersediaan ruang bimbingan dan konseling yang belum ada dan belum memadai sesuai standar yaitu berukuran 8 x 9 m; (2) Terdapat 7 dari 16 sekolah yang memiliki ruang administrasi, (3) Terdapat 3 dari 16 sekolah tersedia ruang konseling individu dan kelompok, (4) Keterbatasan tenaga ahli di bidang bimbingan dan konseling, (5) Tenaga Kerja Bimbingan Konseling pada 15 sekolah sebanyak 93,8%   tidak memiliki tenaga bimbingan konseling atau hanya 6,3% atau 1 sekolah memiliki tenaga bimbingan konseling . Hambatan pengembangan sarana dan prasarana bimbingan dan konseling pada aspek pembiayaan dan lahan. Implikasi bagi guru kelas yang harus memberikan layanan bimbingan dan konseling di tuntut memiliki kreativitas dalam pelaksanaan layanan dengan fasilitas terbatas tanpa mengorbankan pelayanan optimal bagi pserta didik.
Efektivitas Media Virtual Piano Terhadap Pemahaman Mahasiswa PGSD Pada Teori Dasar Piano Akmal, Rudi; Fatonah, Nurul
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 17, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpu.v17i1.2419

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas media virtual piano terhadap pemahaman mahasiswa PGSD pada materi tangga nada. Dalam penelitian ini, kami menggunakan kelompok eksperimen  dengan metode desain pretest-posttest. Penelitian ini tidak menggunakan kelas perbandingan, tetapi menggunakan tes awal untuk memastikan efektivitas media piano virtual dapat ditentukan. Pada penelitian ini subjek terlebih dahulu dilakukan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa sebelum disuguhi media virtual piano. Subjek pada penelitian ini sebanyak 35 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan instrumen tes. metode analisis data dengan menggunakan uji parametik peningkatan N-gain dan Paired Samples Test. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretes dengan skor postes setelah perlakuan dengan nilai sign 2-tailed 0,000 ≤ 0,05. Kemudian terdapat peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman teori dasar piano mahasiswa yang menggunakan pembelajaran dengan media virtual daripada pembelajaran langsung. terlihat bahwa pembelajaran dengan Media Virtual piano memberikan peningkatan yang signifikan dengan rataan N-gain sebesar 0,72 dan masuk pada kategori tinggi.