cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 2337621X     EISSN : 25810294     DOI : -
Journal of Fisheries and Marine Research (JFMR) is dedicated to published highest quality of research papers on all aspects of : Aquatic Resources, Aquaculture, Fisheries Resources Technology and Management, Fish Technology and Processing, Fisheries and Marine Social Economic and Marine Science. This journal is jointly published by Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University Malang Indonesia and Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (Ispikani). JFMR is a new journal but related to the past journal of Faculty of Fisheries and Marine Science that is Jurnal Penelitian Perikanan (JPP) with ISSN: 2337-621X (print version) and website link of www.jpp.ub.ac.id
Arjuna Subject : -
Articles 640 Documents
KARAKTERISTIK FISIK TANAH TAMBAK GARAM PAMEKASAN Onie Wiwid Jayanthi; Ary Giri Dwi Kartika; Allicya Imelda Putri; Siti Rosdyana Silmy; Wafiyudin Sari Mubarok; Siddiqoh .
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 2 (2021): JFMR VOL 5 NO.2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.6

Abstract

Garam salah satu komoditas strategis sebab garam merupakan bahan baku industri dan bahan pangan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas garam rakyat adalah kondisi fisik tanah tambak garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik tanah tambak garam di Pamekasan. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode diskriptif eksploratif yaitu dengan melakukan survei dan pengukuran kualitas serta pengambilan sampel tanah di tambak garam tersebut. Penentuan titik sampel dengan menetapkan tiga titik sampel pada tiap petak tambak garam yaitu pada petak bouzem, peminihan awal ulir, peminihan akhir, dan meja kristalisasi. Warna tanah tiap petak tambak garam menunjukkan warna tua yang mempengaruhi daya serap sinar matahari. Tekstur tanah pada peminihan berupa tanah lempung dan meja kristalisasi berpasir
STUDI AKTIVITAS ANTIDIABET CUKA BUAH MANGROVE PEDADA (Sonneratia alba) SECARA IN VIVO Mr. Hardoko; Bambang Budi Sasmito; Eka Nurul Fitriani
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 4, No 3 (2020): JFMR VOL 4 NO 3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2020.004.03.13

Abstract

Antidiabetic activity of a substance can be studied in vitro using an enzyme or in vivo using rats. This research aimed to study the antidiabetic activity of mangrove fruit vinegar in reducing the blood glucose of diabetic white rats. The research method used was an experimental method with treatment of fruit vinegar dose (0.2; 0.4; 0.6 ml / rat / day, positive control, negative control) and duration of fruit vinegar administration (0, 7, 14 and 21 days) on diabetic white rat. Results showed that pedada fruit vinegar was able to reduce the blood glucose of diabetic rats. The ability of vinegar to reduce blood glucose on diabetic rats was influenced by the dose and duration of administration of fruit vinegar. The dose of vinegar administration on the diabetic rats which gave the similar results to the drug glibenclamide (positive control) was 0.4 ml / rat / day with a duration of administration of  14 days.
PENGASAMAN LAUT DI PERAIRAN INDONESIA Camellia Kusuma Tito; Eko Susilo
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 2 (2021): JFMR VOL 5 NO.2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.29

Abstract

Penelitian pengasaman laut di Perairan Indonesia mulai berkembang sejak 10 tahun terakhir, meskipun tidak signifikan jika dibandingkan dengan penelitian serupa di luar Indonesia. Untuk mengkompilasi data hasil penelitian tersebut, telah dilakukan identifikasi publikasi dari bentuk paper, laporan kegiatan, laporan tugas akhir (skripsi/thesis/desertasi) maupun bahan presentasi seminar/workshop/focus group discussion. Dari identifikasi publikasi didapatkan 24 hasil penelitian yang relevan dengan topik pengasaman laut di Perairan Indonesia. Beberapa kegiatan penelitian dalam upaya untuk memprediksi implikasi pengasaman laut terhadap ekosistem perairan telah dilakukan dengan berbagai metode, jenis sampel, perlakuan dan parameter penelitian, serta lokasi yang juga berbeda, menunjukkan hasil yang bervariasi. Pemutakhiran kompilasi data hasil penelitian perlu dilakukan secara kontinu sehingga dapat menjadi acuan untuk pengembangan kegiatan penelitian pengasaman laut di Perairan Indonesia selanjutnya. There is growing concern of research on ocean acidification (OA) in Indonesian waters in the last 10 years. However, it still lack of information to similar studies overseas. To compile the data from OA research in Indonesian waters, research identification has been carried out from paper, activity reports, final project reports (thesis/dissertation) as well as seminar/workshop/presentation/focus group presentation materials. From the research identification, it was found 24 research results that relevant to the topic of OA in Indonesian waters. Several research activities, an effort to predict the implications of OA to aquatic ecosystems, have been carried out with various methods, samples, treatments, parameters, and different locations, showing varying results. Updating the compilation of research data needs to be carried out continuously, due to the needs of further development of OA research in Indonesian waters. 
PENGARUH LAMA WAKTU YANG BERBEDA PADA TRANSPORTASI BENIH IKAN KERAPU SUNU Plectropomus leopardus DENGAN SISTEM TERTUTUP Suko Ismi; Yasmina Nirmala Asih; Afifah Nasukha; Ni Wayan Widya Astuti
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 4, No 3 (2020): JFMR VOL 4 NO 3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2020.004.03.4

Abstract

Ikan kerapu sunu Plectropomus leopardus merupakan komoditas perikanan laut yang bernilai ekonomis tinggi dengan harga yang mahal. Benih telah dapat diproduksi mulai dipasarkan ukuran 3,0 cm, proses transportasi sangat diperlukan mengingat konsumen yang memerlukan benih kerapu sunu untuk usaha pendederan atau budidaya yang tempatnya jauh dari sumber benih. Penelitian ini bertujuan mengetahui sampai berapa lama waktu tempuh yang dapat menghasilkan benih dengan kelangsungan hidup tinggi dan kondisi ikan sehat. Transportasi benih ikan kerapu sunu dilakukan dengan sistem tertutup, dengan menggunakan mobil bergerak, setelah 6 jam perjalanan oksigen dalam kantong  plastik diganti, kemudian dikemas kembali seperti semula untuk melanjutkan perjalanan sesuai perlakuan. Benih ikan kerapu sunu yang digunakan ukuran 3,15±0,54 cm, dengan kepadatan 250 ekor per bok. Penelitian menggunakan   rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan,  dengan  perlakuan beda waktu transportasi: A.12 jam; B. 16 jam; C.20 jam; D. 24 jam dan E. 30 jam. Hasil menunjukan lama waktu transportasi pada perlakuan 12 jam hingga 24 jam  tidak berbeda nyata menghasilkan kelangsungan hidup 98,0 – 100%   tetapi berbeda nyata (P<0,05) dengan tranportasi selama 30 jam dengan kelangsungan hidup 79,9%.
STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON PADA PERAIRAN MAYANGAN PROBOLINGGO, JAWA TIMUR Aida Sartimbul; Felixtha Robertus Ginting; Dwi Candra Pratiwi; Erfan Rohadi; Nurul Muslihah; Dian Aliviyanti
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 1 (2021): JFMR VOL 5 NO.1
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.20

Abstract

The waters of Mayangan, Probolinggo are waters that have ports with the status of the Coastal Fisheries Port (PPP). The existence of PPP Mayangan, Probolinggo can negatively influence the quality of the water in these waters. Phytoplankton as a primary producer in a waters very much depends on water quality fluctuations that occur in aquatic ecosystems. The role of phytoplankton as a bioindicator gives an idea of the condition of the water quality contained in a waters. This study aims to determine the structure of the phytoplankton community as a bioindicator of water quality in the waters of Mayangan, Probolinggo. Phytoplankton sampling and water quality were conducted in situ. Depth of data was obtained through the National Batimetri website, Geospatial Information Agency (BATNAS BIG). Phytoplankton samples were taken by horizontal method, water quality samples were also taken by repetition 3 times. Data analysis using Pearson Correlation analysis with the help of SPSS 16.0 application. The results showed the average value of air quality in the waters of Mayangan, Probolinggo was 36.76 ° C, pH 7.19, salinity 33.5 ppt, brightness 6.48 m, nitrate 0.023 mg / l, phosphate 0.022 mg / l , and a depth of 5.26 m. The most commonly found phytoplankton are Chaetoceros and Skeletonema in which both genera are included in Harmful Alga Bloom (HAB). Based on the correlation analysis test, water transparancy was positively correlated with the abundance of phytoplankton in the waters of Mayangan, Probolinggo. 
Study of Fishery Commodities Cold Chain System at Malang City Ahmad S.F.Q.R. Mubarok; A.W Perdana; B.B Sasmito; B. Kusuma; E. Waluyo; M.T Aji; S.T.M Sulthoniyah
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 2 (2021): JFMR VOL 5 NO.2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.20

Abstract

Fishery commodity distribution system has not been widely studied. Cold chain system must be applied in fishery product distribution system. The study of the cold chain system will be discussed more in this study using a qualitative descriptive approach. The research was carried out with special research procedures related to the COVID 19 protocol. Qualitative data were taken by means of observations and interviews with respondents from fish mongers in traditional markets, Mlijo traders (mobile vegetable vendors) and consumers. The results showed that traditional markets are the sources of food supply in Malang City. The distribution chain shows that Mlijo traders play a major role in distributing fishery products directly to consumers. Consumers are very dependent on Mlijo traders in terms of purchasing daily food ingredients. The cold chain system has not been implemented well in traditional markets, while the cold chain system has been not applied by Mlijo traders.
IDENTIFIKASI KOMUNITAS DIATOM YANG BERASOSIASI PADA MAKROALGA PADINA SP. DI PERAIRAN PULAU PRAMUKA DAN SEMAK DAUN MELALUI PENDEKATAN METAGENOMIK Ardian Cahyo Pambudi; Eri Bachtiar; Yuniarti MS; Fiddy Semba Prasetiya
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 1 (2021): JFMR VOL 5 NO.1
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.11

Abstract

Analisis diversitas diatom yang berasosiasi dengan makroalga dapat dimanfaatkan sebagai bahan referensi dalam kegiatan pengelolaan dan konservasi wilayah pesisir. Data yang dihasilkan juga berguna untuk membaca kualitas lingkungan dan bioprospeksi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat diversitas komunitas diatom yang berasosiasi dengan Padina sp di Pulau Pramuka dan Semak Daun. Kedua pulau memiliki karakteristik yang berbeda, Pulau Pramuka yang berpenghuni dan terdapat berbagai macam aktivitas masyarakat, sedangkan Pulau Semak Daun tidak berpenghuni. Penelitian ini dilaksanakan pada September 2019 – Mei 2020 di Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi Molekuler, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Proses Next Generation Sequencing (NGS) dilakukan oleh Novogene Co., Ltd di Singapura menggunakan primer Rbcl 646F – 998R dengan target amplicon 331 bp. Hasil penelitian didapatkan kelimpahan tertinggi pada ordo Bacillariales di semua stasiun (41 – 49%), disusul dengan ordo Fragilariales dan Naviculales.Nilai OTUs tertinggi terdapat pada stasiun 4 (508), disusul dengan stasiun 3 (500), 1 (481), dan 2 (471). Indeks Shannon dan Simpson berada di kisaran >5 dan 0 < D < 0.5, yang berarti di semua stasiun memiliki keanekaragaman yang tinggi dan memiliki dominansi yang rendah.
KARAKTERISITIK FISIKOKIMIA BIHUN BERAS SUBSTITUSI PARSIAL TEPUNG RUMPUT LAUT Eucheuma cottoni Mr. Hardoko; Anies Chamidah; Mikchaell A.P. Panjaitan; Ain Nun Fakhur Haryady
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 2 (2021): JFMR VOL 5 NO.2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.17

Abstract

Noodle vermicelli is one of Indonesia's traditional noodle products made from rice flour and the vermicelli is characterized by breaking easily. This research aimed to make the vermicelli stronger and more fibrous by substituting E cottonii seaweed. The method used was an experimental method in the form of E cottonii substitution treatment of 25%, 30%, and 35% w / w. The results show that the substitution of E cottonii seaweed in the manufacture of vermicelli noodles can increase the power of vermicelli breaking, rehydration power, and the color of the vermicelli becomes red (oHue 42,35-44,53), but the brightness decreases. The most preferred substituted vermicelli is substituted with 25% E. cottonii with a preference level of 3.55 (likes) from a hedonic scale of 1-5. The substituted vermicelli noodles with E cottonii were selected to meet SNI 01-2975-2006, fracture strength 3.03N (increase by 11.4%), water absorption capacity 128.42% (increase 68.6%), and yield 54.80%, and contains 6.26% dietary fiber.
Uji Daya Hambat Ekstrak Kasar Daun Johar (Cassia siamea L.) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa Mira Leyana; Heny Suprastyani; Sri Andayani
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 1 (2021): JFMR VOL 5 NO.1
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.2

Abstract

Dampak penggunaan antibiotik dapat menyebabkan resistensi terhadap patogen. Alternatif digunakan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengubah pengobatan bahan alami yang mengandung senyawa aktif antibakteri yang lebih ramah lingkungan. Salah satu bahan alami adalah daun johar (Cassia siamea L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kasar daun johar yang dapat menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan Uji MIC (Minimum Inhibition Concentration) dan Uji Disk. Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan, 2 kontrol dan 3 ulangan. Perlakuan menggunakan ekstrak kasar daun johar (C.siamea L.) dengan dosis 110 ppm, 135 ppm, 160 ppm, 185 ppm dan 210 ppm. Hasil penambahan dosis ekstrak kasar (C. siamea L.) terhadap zona hambat menunjukkan pola linier dengan persamaan y = 8,1725 + 0,0093x dan R2 = 0,935. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kasar daun johar (C. siamea L.) dapat menghambat pertumbuhan P. aeruginosa, bakteri menunjukkan bahwa diameter rata-rata zona bening meningkat sejalan dengan penambahan ekstrak.
PENGGUNAAN CITRA LANDSAT 8 UNTUK MEMETAKAN LUAS SEBARAN HUTAN MANGROVE DI SEGARA ANAKAN, CILACAP, JAWA TENGAH Andik Isdianto; Oktiyas Muzaky Luthfi
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 5, No 2 (2021): JFMR VOL 5 NO.2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.2

Abstract

Mangrove adalah tumbuhan yang mampu beradaptasi pada kondisi ekstrim utamanya pada daerah yang memiliki kadar garam tinggi. Identifikasi luasan hutan mangrove perlu dilakukan untuk mengetahui potensi sumberdaya yang ada disana. Hal ini dikarenakan mangrove sebagai tempat daerah asuhan (nursery grounds), tempat mencari makan (feeding grounds), dan daerah pemijahan (spawning grounds) berbagai jenis ikan. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui luas sebaran hutan mangrove pada Segara Anakan, Cilacap Jawa Tengah. Metode pengolahan citra satelit dengan cara digitasi menggunakan software ArcMap dan Envi tanpa melakukan validasi data ke lapangan. Analisa citra satelit  menggunakan perbandingan warna pada band NIR Citra satelit Landsat 8. Untuk membedakan mangrove dan non mangrove dengan melakukan  digitasi dan menghitung luas pada atribut tabel Arcmap. Hasil akhir terlihat luasan mangrove cilacap mencapai 12.005 Ha yang mengindikasikan terjadi perubahan luasan hutan mangrove dari tahun 2013 sebesar 4005 Ha.