cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Surya Medika
ISSN : 24607266     EISSN : 26552051     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
The publication of Jurnal Surya Medika certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 17 articles consisting of Pharmacy, Medical Laboratory Technology, and another Health Science topics.
Arjuna Subject : -
Articles 812 Documents
Faktor Risiko dan Efektivitas Terapi Antidiabetes pada Lansia: Literature Review: Risk Factors and Effectiveness of Antidiabetic Therapy in the Elderly: Literature Review Atika Atika; Mally Ghiinan Sholih; Pratama Immanuel Parlinggoman Sagala; Kharisma Zohratul Aulia; Muhammad Awallugina
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.11291

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya meningkat pada kelompok usia lanjut akibat perubahan fisiologis seperti penurunan sensitivitas insulin, disfungsi sel β pankreas, serta adanya komorbiditas yang memperburuk kontrol glikemik. Lansia dengan diabetes menghadapi tantangan yang kompleks dalam pemilihan terapi karena adanya penurunan fungsi organ dan risiko hipoglikemia yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko utama dan mengevaluasi efektivitas terapi antidiabetes pada lansia melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah narrative review dengan menelaah 30 artikel penelitian yang diterbitkan pada tahun 2015–2025 dari Google Scholar, PubMed, dan Mendeley dengan kriteria populasi lansia (≥60 tahun) yang membahas faktor risiko serta terapi farmakologis dan nonfarmakologis diabetes melitus tipe 2. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor individu seperti usia, indeks massa tubuh, dan status gizi merupakan determinan utama kejadian diabetes pada lansia, diikuti oleh faktor medis seperti hipertensi dan penyakit kardiovaskular, serta faktor perilaku seperti aktivitas fisik yang rendah. Terapi biguanid, khususnya metformin, menjadi pilihan paling umum karena efektivitas dan keamanannya. Kombinasi metformin dan insulin basal menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menurunkan kadar HbA1c dan memperbaiki kontrol glikemik dengan risiko hipoglikemia yang minimal. Kesimpulannya, terapi diabetes pada lansia perlu disesuaikan dengan kondisi klinis dan fungsi organ pasien untuk mencapai efektivitas optimal serta meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.
Optimalisasi Asuhan Kebidanan Komprehensif pada NY L Usia 29 tahun G3P1A1 Usia Kehamilan 33 Minggu dengan KEK di Puskesmas Cempaka Mulia: Optimization of Comprehensive Midwifery Care for NY L, 29 Years Old, G3P1A1, 33 Weeks of Pregnancy with KEK at Cempaka Mulia Community Health Center Rena Oki Alestari; Evy Kasanova; Neneng Safitri; Annisa Nur'aini
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.11519

Abstract

Latar belakang : Asuhan kebidanan komprehensif adalah layanan kesehatan yang diberikan secara berkelanjutan kepada ibu sejak masa kehamilan hingga masa KB. KEK ditandai dengan hasil pengukuran lila >23,5 cm pada ibu hamil, penyebabnya karena ketidakseimbangan antara asupan energi dan protein, sehingga kebutuhan gizi tubuh tidak terpenuhi dan dapat menimbulkan risiko komplikasi seperti sering terjadi perdarahan saat melahirkan, atau bahkan kematian.Tujua$n$ pen$elitia$n$: Dapat memberikan asuhan kebidanan yang lengkap dari kehamilan sampai kontrasepsi, menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney pada Ny. L berusia 29 tahun dengan kehamilan ektopik. Metode: jenis penelitian adalah case study dengan menggambarkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. L di Puskesmas Cempaka Mulia. Subjek penelitian adalah Ny. L Usia kehamilan 33 minggu. Penelitian menggunakan variabel bebas, lokasi di Puskesmas Cemapak Mulia Kab. Kotawaringin TImur pada Februari-April 2025. Hasil penelitian dianalisis menggunakan pendekatan manajemen asuhan 7 langkah varney dan pendokumentasian menggunakan SOAP. Hasil: Asuhan dimulai sejak kehamilan usia 33 minggu hingga 38 minggu, ditemukan lila 22 cm dengan kunjungan kehamilan 4 kali. Persalinan diusia 39 minggu berlangsung normal dengan lama kala I 5 jam, kala II 28 menit, kala III 5 menit, kala IV 2 jam. Kunjungan nifas 4 kali ditemukan asi ibu tidak lancar, kunjungan neonatus 3 kali, By. S dilakukan imunisasi dan Ny. L diberikan pelayanan KB. Kesimpulan: Asuhan Kebidanan komprehensif pada Ny. L G3P1A1 Usia 29 Tahun mendapatkan hasil fisiologis yang baik dan normal
Tinjauan Literatur Tentang Prevalensi dan Faktor Risiko Obesitas pada Remaja: Literature Review on Prevalence and Risk Factors of Obesity in Adolescents Dian Ana Mutriqah; Savira Angelia
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.11549

Abstract

Latar belakang: Obesitas pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat global yang terus meningkat dalam lima tahun terakhir. (World Health Organization, 2025) melaporkan bahwa pada tahun 2022 terdapat lebih dari 390 juta anak dan remaja usia 5–19 tahun yang mengalami kelebihan berat badan, termasuk sekitar 160 juta yang obesitas. Melihat tren peningkatan prevalensi obesitas serta kompleksitas faktor penyebabnya, diperlukan kajian literatur yang komprehensif untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian obesitas pada remaja. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi serta faktor-faktor yang memengaruhi obesitas pada remaja berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir (2020–2025). Metodelogi: Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur review sistematis, yaitu meninjau dan menganalisis hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil: terdapat 5 faktor dominan yang berulang dan saling berkaitan, pola makan tinggi kalori dan rendah serat, aktivitas fisik rendah dan gaya hidup sedentari, faktor sosial ekonomi dan pengaruh keluarga, durasi tidur yang tidak memadai, faktor psikologis seperti stres.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R Usia 24 Tahun G2P1A0 dengan Resiko Tinggi Jarak Kehamilan < 2 Tahun di Puskesmas Baamang I Kabupaten Kotawaringin Timur: Comprehensive Midwifery Care for Mrs. R 24 Years Old, G2P1A0 with High-Risk Pregnancy and Interpregnancy Interval < 2 Years at Baamang I Community Health Center East Kotawaringin Regency Evy Kasanova; Lidia Widia; Neneng Safitri; Rena Oki Alestari
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.11707

Abstract

Tujuan Penulisan: Memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif kepada Ny. R dengan jarak kehamilan <2 tahun di Puskesmas Baamang I Kotawaringin Timur. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Subjek adalah Ny. R yang menerima asuhan kebidanan komprehensif di Puskesmas Baamang I pada Januari–April 2025. Penelitian mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi sesuai standar pelayanan kebidanan. Hasil: Asuhan dilakukan sejak kehamilan trimester III usia 34 minggu dengan 4 kali kunjungan antenatal, pertolongan persalinan, 3 kali kunjungan bayi baru lahir, 4 kali kunjungan masa nifas, dan 1 kali kunjungan KB. Hasil menunjukkan kondisi ibu dan bayi dalam keadaan baik selama masa asuhan. Kesimpulan: Asuhan kebidanan komprehensif berhasil dilaksanakan pada Ny. R mulai dari kehamilan trimester III hingga pelayanan KB, dengan hasil kondisi ibu dan bayi baik.
Analisis Peran Bidan dalam Meningkatkan Partisipasi Wanita Usia Subur Terhadap Program Keluarga Berencana Jangka Panjang di Samba Danum: Analysis of Midwives’ Roles in Enhancing the Participation of Women of Reproductive Age in Long-Acting Family Planning Programs in Samba Danum Ivana Devitasari; Nita Kusuma Lindarsih; Bella Bella; Meyska Widyandini
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.11736

Abstract

Latar Belakang: Cakupan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di wilayah Samba Danum masih berada di bawah target program Keluarga Berencana, meskipun bidan memiliki peran strategis sebagai tenaga kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Rendahnya partisipasi wanita usia subur (WUS) dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kurangnya pemahaman, keberadaan mitos, hambatan budaya, serta keterbatasan fasilitas layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran bidan dalam meningkatkan partisipasi WUS terhadap program KB jangka panjang di Samba Danum. M$etode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan terdiri atas lima bidan, delapan WUS, dan dua tokoh masyarakat sebagai informan triangulasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles & Huberman melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama terkait peran bidan, yaitu: (1) peran sebagai edukator melalui penyuluhan terstruktur dan komunikasi interpersonal yang disesuaikan dengan konteks budaya; (2) peran sebagai konselor yang membantu WUS dalam mengambil keputusan terkait MKJP dengan mengatasi ketakutan, mitos, dan kurangnya dukungan pasangan; serta (3) peran sebagai pelaksana layanan MKJP yang telah kompeten namun masih terkendala sarana dan logistik. Kolaborasi dengan Puskesmas dan tokoh masyarakat terbukti mendukung peningkatan penerimaan MKJP.
Pemahaman Kader Posyandu Tentang Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bagi Balita di Posyandu Kemuning Pusdikarhanud: Understanding of Posyandu Cadres About Supplementary Feeding (PMT) for Toddlers at Posyandu Kemuning Pusdikarhanud Dita Wasthu Prasida
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12002

Abstract

Masalah gizi balita merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan serius. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah salah satu intervensi gizi penting yang bertujuan meningkatkan status gizi balita. Peran kader posyandu sangat krusial dalam mendukung pelaksanaan program PMT, sehingga pemahaman mereka sangat menentukan keberhasilan program. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman kader Posyandu Kemuning tentang PMT. Metode kualitatif fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman kader dalam pelaksanaan PMT. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: pemahaman konsep, pelaksanaan, dan tantangan kader dalam menjalankan PMT. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman kader Posyandu Kemuning tentang PMT. Metode kualitatif fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman kader dalam pelaksanaan PMT. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: pemahaman konsep, pelaksanaan, dan tantangan kader dalam menjalankan PMT.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stimulasi Perkembangan Anak Usia 18-24 Bulan: An Overview of Toddler Mother’s Knowledge Level Regarding Developmental Stimulation for Children Aged 18-24 Months Chrisdianti Yulita; Leni Duriani; Merry Delyka
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12214

Abstract

Latar Belakang: Stimulasi pada anak merupakan rangsangan yang dilakukan sejak didalam kandungan, dilakukan untuk merangsang semua sistem indera seperti pendengaran, penglihatan, penciuman, pengecapan dan perabaan. Stimulasi berguna agar potensi anak berkembang, sehingga hal ini perlu mendapatkan perhatian. Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur, sebagai hasil dari proses pematangan. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu balita tentang stimulasi perkembangan anak usia 18 - 24 bulan di Puskesmas Kalampangan Kota Palangka Raya. Metode: Menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 35 responden, dengan teknik sampling adalah accidental sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisa data menggunakan editing, coding, dan tabulating. Hasil: Tingkat pengetahuan ibu balita tentang stimulasi perkembangan anak usia 18 – 24 bulan dari 35 responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 11 orang (31%), berpengetahuan cukup sebanyak 17 (49%) orang, dan berpengetahuan kurang sebanyak 7 (20%) orang.
Analisa Faktor Sosial dan Psikologis yang Mempengaruhi Keteraturan Kunjungan Antenatal Care pada Ibu Hamil di Daerah Aliran Sungai Kahayan Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya: Analysis of Sosial and Psychological Factors Influencing the Regularity of Antenatal Care Visit inPregnant Women in the Kahayan River Basin, Pahandut District Palangka Raya City Rabiatunnisa Rabiatunnisa; Mujahadatuljannah Mujahadatuljannah
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12227

Abstract

Antenatal Care (ANC) merupakan pelayanan kesehatan penting untuk memantau kondisi ibu dan janin serta mendeteksi dini risiko dan komplikasi kehamilan. Keteraturan kunjungan ANC dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama faktor sosial dan psikologis ibu hamil. Faktor sosial seperti tingkat pendidikan, pekerjaan, dan dukungan suami, serta faktor psikologis seperti sikap dan motivasi, dapat menentukan perilaku ibu dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sosial dan psikologis yang memengaruhi keteraturan kunjungan Antenatal Care pada ibu hamil di Daerah Aliran Sungai Kahayan, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang tinggal di wilayah DAS Kahayan dan tercatat di wilayah kerja Puskesmas Pahandut, dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, serta multivariat menggunakan regresi logistik berganda.
Efektivitas Sayuran Lokal Sebagai Galactagogue Terhadap Produksi ASI: Literature Review: Effectiveness of Local Vegetables as Galactagogues on Breast Milk Production: a Literature Review Ana Paramita; Angga Arsesiana
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12228

Abstract

Produksi air susu ibu (ASI) yang cukup sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan bayi, namun banyak ibu mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan ASI. Berbagai upaya nonfarmakologis, termasuk konsumsi sayuran lokal, mulai digunakan sebagai strategi untuk meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas sayuran lokal sebagai galactagogue pada ibu menyusui berdasarkan bukti ilmiah yang tersedia.Metode yang digunakan adalah literature review sistematis, dengan pencarian artikel ilmiah yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir melalui basis data elektronik, meliputi studi eksperimental dan observasional mengenai konsumsi daun katuk, daun pepaya, pepaya muda, bayam, dan bunga pisang. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan peningkatan volume ASI setelah konsumsi sayuran lokal, dengan mekanisme kerja diduga melalui stimulasi hormon prolaktin dan oksitosin serta peningkatan kadar senyawa bioaktif yang mendukung laktasi. Peningkatan produksi ASI cenderung lebih nyata pada intervensi yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, meskipun terdapat variasi hasil yang dipengaruhi oleh durasi konsumsi, jumlah sayuran, dan faktor individu ibu. Temuan ini konsisten dengan laporan penelitian lokal maupun internasional yang menunjukkan bahwa sayuran lokal dapat berfungsi sebagai galactagogue alami.
Pemetaan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Kereng Bangkirai: Mapping of Chronic Energy Deficiency (CED) Among Pregnant Women at UPTD Kereng Bangkirai Health Center Vini Rima Pratiwi; Rina Istiyani; Simon Petrus; Gina Ayu Wulandari; Itriana Itriana; Nisriyana Nafisah; Diana Nasywa Nabilah
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12404

Abstract

Kekurangan Energi Kronik pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang berpotensi meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan memengaruhi kesehatan ibu serta janin, sehingga diperlukan pemetaan untuk mengetahui distribusi kejadian secara lebih jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan distribusi kejadian Kekurangan Energi Kronik pada ibu hamil berdasarkan karakteristik status gizi, usia, jarak kehamilan, dan pendidikan di wilayah kerja. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui analisis univariat dan pemetaan wilayah menggunakan data ibu hamil tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki status gizi normal, mayoritas berada pada kelompok usia dan jarak kehamilan tidak berisiko, serta distribusi pendidikan relatif seimbang, sementara kasus Kekurangan Energi Kronik masih ditemukan dengan variasi antar wilayah dan distribusi bulanan yang fluktuatif. Pembahasan menunjukkan bahwa faktor demografis dan sosial berperan dalam memengaruhi kondisi gizi ibu hamil serta perlunya pendekatan komprehensif melalui edukasi dan intervensi gizi. Kesimpulannya, pemetaan kejadian Kekurangan Energi Kronik dapat menjadi dasar dalam perencanaan program kesehatan untuk meningkatkan deteksi dini dan memperkuat upaya pencegahan guna menurunkan risiko masalah gizi pada ibu hamil.